Bacaterus / Film Bencana / 15 Film Tentang Bencana Alam yang Wajib untuk Ditonton

15 Film Tentang Bencana Alam yang Wajib untuk Ditonton

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Film memang menjadi kiblat buat para movie mania dalam menikmati suguhan cerita. Pasalnya lewat film, kita bisa melihat bagaimana semua cerita bisa diramu dengan apik. Mulai dari cerita aksi, horor, komedi, thriller, romansa atau bahkan mix antara horor-komedi, komedi-aksi, komedi-romansa dan sebagainya.

Tapi apa jadinya kalau thriller, drama, aksi hingga romansa digabung menjadi satu? Wuih pastinya oke banget yah? Nah, film bergenre ganda campuran tersebut biasanya kita temui di film-film berbau bencana, dimana ada situasi tegang (thriller), adegan aksi di mana-mana, lalu ditambah bumbu-bumbu drama dan romansa.

Kenapa begitu? Sebab film bencana selalu menayangkan bagaimana orang-orang yang terlibat di dalamnya mau tak mau menghadapi situasi yang mencakup semua genre di atas. Jadi, kalian mesti memasukan ‘disaster movie‘ menjadi salah satu tipe film yang wajib ditonton yah!

Pasalnya, selain mendapatkan beberapa genre seperti yang sudah disebutkan diatas, film bencana biasanya menampilkan pelajaran-pelajaran penting yang patut kita tiru, misalnya bagaimana cara untuk bertahan hidup, bagaimana cara menjaga emosi dan sebagainya.

Penasaran sama ‘disaster movie‘ apa aja yang menjadi favorit para movie mania? Bacaterus.com sudah merangkumnya ke dalam 15 film tentang bencana alam terbaik di dunia berikut ini.

1. Lo Impossible [2012]

film tentang bencana alam lo impossible

* sumber: cineycomedia.com

Film asal Spanyol, Lo Impossible atau The Impossible adalah film tentang bencana alam yang diangkat dari kisah nyata, lho. Film ini memuat kisah keluarga Belon yang berjuang untuk bertahan hidup saat gelombang Tsunami dahsyat menerjang Samudera Hindia tahun 2004 silam. Saat itu, keluarga ini sedang berada di Negeri Gajah Putih, Thailand dalam rangka berlibur.

Naomi Watts, Ewan McGregor hingga Tom Holland didapuk memainkan tokoh utama di film besutan J.A Bayona ini. Akting mereka tentu tak perlu diragukan lagi. Para penonton yang menyaksikan film bahkan mampu merasakan betapa ngerinya suasana saat itu lewat akting yang mereka bawakan. Film yang satu ini berhasil meraih pendapatan box office senilai $198.1 juta.

2. The Wave [2015]

film tentang bencana alam the wave

* sumber: www.daftarfilm2017.web.id

  • Rilis: 2015
  • Genre: Drama, Thriller
  • Produksi: Film Väst
  • Sutradara: Roar Uthaug
  • Pemeran: Kristofer Joner, Ane Dahl Torp, Jonas Hoff Oftebro

Film tentang bencana alam arahan Sutradara Roar Uthaug (Tomb Raider) ini juga layak banget untuk ditonton. The Wave mengisahkan seorang ahli geologi bernama Kristian Eikjord (Kristofer Joner) yang sedang bertugas di sebuah desa wisata bernama Geiranger. Tepatnya di Arkenset Monitoring Station yang berada di Gunung Arkenset. Ia mendapati sensor pendeteksi air yang menghilang di beberapa lokasi.

Tak disangka, bencana tsunami setinggi kurang lebih 80 meter menerjang Geiranger. Kristian bersama putrinya Julia (Edith Haagenrud-Sande) yang sedang berada di rumah mereka, terpisah dari sang istri Idun (Ane Dahl Torp) dan anak lelakinya Sondre (Jonas Hoff Oftebro) yang berada di sebuah hotel di Geiranger.

Kristian dan Julia kembali ke sana untuk menyelamatkan Idun dan Sondre. Akankah mereka kembali bertemu? Saksikan kisahnya langsung dalam film The Wave. Film ini berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Sound Design, Best Visual Effects dan Best Norwegian Film in Theatrical Release di ajang Amanda Awards yang dihelat tahun 2016 silam.

3. Contagion [2011]

film tentang bencana alam contagion

* sumber: www.nytimes.com

  • Rilis: 2011
  • Genre: Drama, Action, Thriller
  • Produksi: Warner Bros.
  • Sutradara: Steven Soderbergh
  • Pemeran: Gwyneth Paltrow, Matt Damon, Anna Jacoby-Heron

Merebaknya virus Corona (Covid-19) membuat beberapa film yang memuat kisah tentang bencana berupa wabah kembali naik daun. Selain The Flu (2013) film Contagion besutan sutradara Steven Soderbergh juga kembali diminati penonton.

Film ini mengisahkan tentang penyebaran virus mematikan yang dapat membunuh manusia dalam hitungan jam. Salah satu korbannya adalah Bett Emhoff (Gwyneth Paltrow) istri dari Mitch Emhoff (Matt Damon). Beth meninggal secara mengenaskan akibat tertular virus yang kabarnya berasal dari China tersebut. Bukan hanya di Amerika Serikat, virus ini juga menyebar ke beberapa belahan dunia lainnya.

China sendiri memiliki jumlah korban terbanyak yang terjangkiti virus ini. Akankah para tokohnya berhasil bertahan di tengah pandemi virus yang kabarnya berasal dari hewan babi dan juga kelelawar ini? Oh ya, selain Matt Damon dan Gwyneth Paltrow, beberapa aktris dan aktor kenamaan lain juga bermain di film ini. Di antaranya ada Jude Law (The Grand Budapest Hotel), Marion Cotillard (Allied) sampai Kate Winslet (Titanic).

4. Knowing [2009]

film tentang bencana alam knowing

* sumber: www.guiadelocio.com

  • Rilis: 2009
  • Genre: Drama, Mystery, Sci-Fi
  • Produksi: Escape Artists, DMG Entertainment
  • Sutradara: Alex Proyas
  • Pemeran: Nicolas Cage, Rose Byrne, Chandler Canterbury, Lara Robinson

Aktor kawakan Nicolas Cage berperan sebagai Profesor John Koestler yang mencoba memecahkan teka-teki dari angka-angka yang ditulis oleh seorang gadis bernama Lucinda di tahun 1950-an silam. Kertas berisikan tulisan Lucinda dimasukkan dalam kapsul waktu dan dibuka kembali di tahun 2009.

Anak dari Profesor John Koestler, Caleb, mendapatkan kertas tersebut dan membawanya ke rumah. John yang penasaran akhirnya mencoba memecahkan angka yang ditulis Lucinda di kertas tersebut. Tak disangka, angka itu merupakan prediksi terjadinya bencana-bencana mengerikan, tak terkecuali akhir dari bumi atau kiamat yang bermula dari munculnya badai matahari.

Usaha John untuk mencari Lucinda tak membuahkan hasil karena Lucinda sudah meninggal dunia. Lalu, apa yang akan dilakukan John selanjutnya? Tonton langsung kisah John Koestler di film tentang bencana alam, Knowing.

5. Umizaru 3 (Bravehearts) [2012]

umizaru 3

* sumber: email-spam-filter.blogspot.com

  • Rilis: 2012
  • Genre: Action
  • Produksi: Robot
  • Sutradara: Hachumi Eiichiro
  • Pemeran: Ito Hideaki, Ihara Tsuyoshi, Sato Ryuta

Selanjutnya, ada film Umizaru 3. Film produksi Jepang ini memang tidak ada duanya. Diadaptasi dari serial Umizaru, kini rumah produksi Toho mengangkatnya ke layar lebar.

Dibintangi sederet bintang ternama seperti Hideaki Ito, Ai Kato, Ryuta Sato, Shohei Miura, Saburo Tokito dan masih banyak lainnya. Setelah sukses dengan Umizaru, Umizaru 2: Limit of Love, Umizaru 3: The Last Messages, kali ini Umizaru 4: Bravehearts menceritakan sebuah bencana yang menimpa salah satu maskapai penerbangan ternama di Jepang, Global Wings Airlines.

Daisuke Senzaki (Ito Hideaki) merupakan satuan unit pemadam kebakaran Jepang bersama dengan sahabatnya Yoshioka (Ryuta Sato). Setelah kejadian badai yang menghancurkan sebuah kilang minyak di laut pada film sebelumnya (The Last Message), Mereka berdua berkumpul di rumah keluarga kecil Senzaki untuk merayakan naiknya jabatan mereka berdua.

Kanna (Ai Kato), istri Senzaki, mengundang Yoshioka dan pacarnya Mika (Riisa Naka) untuk makan malam. Suasananya sangat akrab sekali. Saat itu Mika mengatakan bahwa dirinya akan bertugas ke Hawaii (Mika adalah pramugari untuk maskapai Global Wings), lantas Kanna, Yoshioka dan Senzaki pun mensupport Mika yang terlihat enggan untuk berangkat.

Hari H pun tiba, Mika akhirnya bertolak ke Hawaii. Naas, saat pesawat berada di ketinggian puluhan ribu kaki, salah satu jet pesawat meledak hingga mengakibatkan rusaknya bagian lambung juga sayap. Mau tak mau, pilot menerbangkan pesawat kembali ke Haneda Airport.

Yoshioka dan Senzaki yang saat itu sedang latihan setelah bergabung dengan Japan Coast Guard (JCG) mendengar kejadian tersebut, mereka akhirnya ditugaskan untuk menyelematkan 365 penumpang ketika pesawat mendarat darurat di Haneda.

Sayang, pesawat tidak berhasil mendarat di landasan malah harus melakukan water landing. Dari sinilah aksi Yoshioka dan Senzaki dimulai. Mereka mati-matian berusaha menyelamatkan seluruh penumpang, kru serta pilot sebelum pesawat tenggelam.

Lewat film ini, kita akan melihat bagaimana penumpang saling bantu satu sama lainnya, ketika ada penumpang yang terjepit kursi. Mereka tidak meninggalkan penumpang itu sendirian, mereka saling bantu dengan pramugari untuk mengeluarkan semua orang dari pesawat sampai tim penyelamat datang.

Kita juga bisa belajar bagaimana sikap teman seharusnya. Ini bisa dilihat ketika Yoshioka tak bisa bergerak akibat tertimpa luggage bag sehingga ikut tenggelam bersama pesawat. Namun Senzaki dan kawan-kawan langsung menyelam untuk membantunya. Overall, film ini sukses membuat penontonnya berdecak kagum.

6. Armageddon [1998]

Armageddon

* sumber: d23.com

  • Rilis: 2012
  • Genre: Action, Adventure, Sci-Fi
  • Produksi: Touchstone Pictures, Jerry Bruckheimer Films, Valhalla Motion Pictures
  • Sutradara: Michael Bay
  • Pemeran: Bruce Willis, Billy Bob Thornton, Ben Affleck

Dalam membuat film bencana yang bertaburan bola api, mayat bergelimpangan, pemandangan mengerikan hingga hancurnya sebuah negara, Michael Bay-lah jagonya. Dirinya benar-benar memiliki konsep yang sudah dipikirkan secara matang saat akan membuat film hasil garapannya.

Salah satu hasilnya ya Armageddon ini, film tersukses berkat visual efek yang mumpuni di jamannya. Film ini dibuka dengan hancurnya pesawat NASA yang sedang hinggap di sebuah satelit guna memperbaiki instalasi yang rusak. Tiba-tiba ratusan meteor sebesar bola basket menghujani pesawat ulak-alik tersebut hingga bubuk.

Pemandangan ini terlihat oleh para pemerhati meteor di kantor NASA dan langsung ditelaah. Saat sedang asyik mencermati kenapa meteor itu bisa jalan-jalan di jalur yang bukan orbitnya, seluruh orang di NASA dikejutkan dengan adanya badai meteor susulan yang akan mengunjungi sepanjang pesisir pantai timur Amerika. Walhasil, New York, Boston, Manhattan habis tertumbuk meteor.

Usut punya usut, hujan meteor itu merupakan ucapan selamat datang dari sang meteor asli berukuran 696.200 km persegi (seukuran wilayah Texas, USA) yang akan singgah di bumi 18 hari lagi. Kelewat edan, para petinggi negara adidaya itu pun lantas mencari akal untuk menghancurkan meteor raksasa itu.

Bekerjasama dengan NASA akhirnya di dapatlah para tukang bor profesional; Harry Stamper (Bruce Willis), A. J. Frost (Ben Affleck), Charles Chapple (Will Patton), Rockhound (Steve Buscemi), J. Otis Kurleen (Michael Clarke Duncan), Oscar Choice (Owen Wilson), Fred Noonan (Clark Brolly) dan Lev Andropov (Peter Stormare).

Mereka ditugaskan untuk mengebor meteor dan menaruh bom di dalamnya sehingga meteor tersebut bisa hancur dan terbelah dua melintasi bumi tanpa menabraknya. Usaha mereka berhasil walau tak semua dari mereka bisa kembali ke bumi.

Emosi para movie mania akan dilebur saat Harry berkorban untuk seluruh umat manusia juga untuk A.J. supaya dirinya bisa menjaga putri kesayangannya Grace Stampler (Liv Tyler).

Dipadu padankan dengan instrumental dari soundtrack Armageddon ‘I Don’t Wanna Miss A Thing’-nya Aerosmith, film ini bikin air mata berguguran dan emosi kita yang menonton akan terkuras habis! Dear Michael Bay, you’re the best!

7. The Flu [2013]

the flu 2013 film

* sumber: jogja.tribunnews.com

  • Rilis: 2013
  • Genre: Action, Drama, Sci-Fi
  • Produksi: iLoveCinema, iFilm Corp.
  • Sutradara: Kim Sung-su
  • Pemeran: Jang-hyuk, Soo-ae, Park Min-ah

Bosan dengan film garapan Hollywood? Kini saatnya Korea beraksi! Yak! Lewat film berjudul Flu ini, Korea berhasil menembus pasar dunia. Banyak komentar positif mengenai film ini. Pasalnya, kejadian yang ada di dalam film benar-benar bisa terjadi apabila kita tidak peka terhadap keadaan juga kesehatan diri sendiri.

Film arahan Kim Sung-su ini menceritakan bagaimana kisruhnya seluruh wilayah di Korea Selatan setelah terkena virus H5N1 (avian influenza atau lebih dikenal dengan flu burung).

Sebuah aktifitas trafficking terjadi di Korea Selatan, membawa sekitar puluhan imigran gelap dari Filipina menuju negeri ginseng hanya menggunakan kontainer. Tujuh hari dalam perjalanan, salah satu imigran terkena flu dan menginfeksi semua yang ada di dalamnya.

Ketika kontainer sampai di Korea lalu dibuka oleh pihak yang membeli para imigran tersebut, seluruh orang di dalamnya sudah meninggal dan hanya menyisakan 1 imigran saja bernama Mossai (Lester Avan Andrada).

Berhasil kabur dari sang trafficker, Mossai bersembunyi di sebuah gedung apartemen yang dihuni oleh gadis kecil bernama Mir (Park Min-ha) dan ibunya Kim In-hae (Soo Ae). Sayang, virus sudah bersarang di salah satu trafficker bernama Byoung-Woo (Lee Sang-Yeob). Dirinya menebarkan virus itu pada orang lain dengan cepat hanya dengan batuk dan bersin saja.

Tak selang berapa lama setelah Mossai melarikan diri, ratusan kasus virus H5N1 mulai masuk ke rumah sakit seluruh Korea tiap jamnya! Parahnya, Mir juga terkena virus tersebut membuat Kim In-Hae bingung bukan kepalang.

Dibantu oleh seorang pemadam kebakaran, Kang Ji-Koo (Jang Hyuk), Kim In-Hae mati-matian berusaha melindungi anaknya supaya tidak dikarantina bersama orang yang terjangkit virus H5N1 lainnya. Mereka bersama dengan ribuan orang yang negatif sangat terkejut saat melihat tumpukan mayat yang dibakar di dalam stadion berjumlah sangat banyak.

Akhirnya seluruh masyarakat Korea mendesak pemerintah untuk menemukan obat penawar supaya virus H5N1 bisa hilang. Nah, saat nonton film ini saya yakin teman-teman akan reflek menutup hidung dan mulut ketika para cameo di dalam film sedang batuk atau bersin. Pasalnya, efek virus dari film ini terkesan nyata!

8. The Day After Tomorrow [2004]

The Day After Tomorrow (2004)

  • Rilis: 2004
  • Genre: Action, Adventure, Sci-Fi
  • Produksi: Centropolis Entertainment, Lions Gate Films, Mark Gordon Company
  • Sutradara: Roland Emmerich
  • Pemeran: Jake Gyllenhaal, Dennis Quaid, Emmy Rossum

Bila melihat tagline filmnya saja, jujur Saya merinding sendiri. Roland Emmerich memasang kata-kata yang menurut Saya ngeri ‘Where You Will Be? (Dimanakah Kau Akan Berada?). Film ini benar-benar menggambarkan murka alam. Tidak heran sih mengingat kita suka semena-mena memperlakukan mereka dan akhirnya membuat pemanasan global menjadi tak terkendali, membuat banjir, kebakaran hutan, dll.

Tahukan kalian? Selama pembuatan film ini berlangsung, Roland bersama seluruh kru mengikuti misi pengurangan emisi karbon. Mereka berjanji untuk tetap menjaga tempat yang mereka pakai untuk syuting tetap bersih.

Film dibuka dengan adegan belahnya dataran es di benua Antartika. Disusul pengumpulan seluruh ilmuwan meteorologis dan geofisika di New Delhi untuk membicarakan masalah pecahnya es di Antartika tersebut yang diakibatkan oleh pemanasan global.

Saat konferensi tersebut selesai, sebuah tempat penelitian iklim di Skotlandia menangkap pemandangan ganjil. Sebuah alat yang berfungsi untuk menangkap suhu air laut turun sebesar 13 derajat celsius dengan sangat cepat.

Hal ini langsung diberitahu pada Jack Hall (Dennis Quaid), seorang paleoclimatologist, yang sudah memprediksi kejadian ini. Tak lama, Jack meresponnya dan mencocokan dengan data yang ada.

Alangkah terkejutnya dia saat melihat hasil penelitiannya, badai besar akan menutup sebagian negara bagian di dunia. Salah satunya Manhattan, tempat dimana anaknya Sam (Jake Gyllenhaal) bersama kedua temannya, Laura Chapman (Emmy Rossum) dan Brian Pakrs (Arjay Smith) sedang mengikuti dasalomba dengan seluruh sekolah pilihan di Amerika.

Panik, Jack pun berniat menolong Sam yang terperangkap di Manhattan yang kini telah membeku setelah terhantam tsunami setinggi dada patung Liberty. Bergabung dengan Jason Evans (Dash Mihok) dan Frank Harris (Jay O. Sanders), Jack menerjang badai untuk menjemput Sam.

Rentetan kejadian mengerikan namun sarat makna berhasil mengaduk perasaan para penonton! Apalagi saat Sam harus berhadapan dengan serigala dan mata badai ketika dirinya mencoba mengambil obat untuk Laura yang terancam keselamatannya akibat infeksi darah. Dijamin dag-dig-dug!

9. The Perfect Storm [2000]

The Perfect Storm

  • Rilis: 2000
  • Genre: Action, Adventure, Drama
  • Produksi: Baltimore Pictures, Radiant Productions
  • Sutradara: Wolfgang Petersen
  • Pemeran: George Clooney, Mark Wahlberg, John C. Reilly

Tahun 1991 silam, ada sebuah peristiwa di mana nelayan yang melawan ombak besar di lautan. Ceritanya cukup populer hingga dijadikan sebuah film The Perfect Storm pada tahun 2000. Dikisahkan, seorang nelayan yang punya masalah karena tangkapan ikannya tidak terlalu banyak. Ia merasa direndahkan oleh sang majikan.

Karena itulah, ia memutuskan untuk mengajak crew-nya untuk memancing lagi, padahal mereka baru saja tiba dari memancing di lautan. Tentu saja ada pro dan kontra, tapi pada akhirnya mereka pun menyetujuinya dengan dijanjikan tangkapan yang memuaskan.

Sayangnya, hasil tangkapan mereka masih sama saja dan justru makin sedikit. Karena ambisius sang kapten, mereka masih tetap memancing ikan di lautan, hingga akhirnya ombak besar menerjang. Sulit untuk bertahan hidup di atas lautan dengan ombak besar. Bagaimana kisah selanjutnya? Langsung tonton filmnya, ya!

10. Deep Impact [1998]

deep impact 1998

* sumber: letterboxd.com

  • Rilis: 1998
  • Genre: Action, Drama, Romance
  • Produksi: Paramount Pictures, DreamWorks Pictures, The Manhattan Project, Zanuck/Brown Productions
  • Sutradara: Mimi Leder
  • Pemeran: Robert Duvall, Tea Leoni, Elijah Wood

Cerita film ini hampir sama sebenarnya dengan cerita di film Armageddon, dimana seluruh umat di dunia terancam musnah akibat kejatuhan meteor. Namun bila di film Armageddon kota hancur dan luluh lantak akibat ledakan, maka Deep Impact hancur akibat terjangan tsunami.

Tapi kedua film ini sama-sama rame buat ditonton kok! Baik Michael Bay maupun Mimi Leder meramu film mereka masing-masing dengan apik dan baik.

Film sendiri dimulai dengan ditemukannya objek baru oleh seorang anak muda bernama Leo Biederman (Elijah Wood) ketika dirinya menghadiri kegiatan pencarian bintang di Richmond, Virginia. Seluruh data akhirnya dikirim untuk diteliti kepada guru astronominya.

Alangkah terkejutnya sang guru ketika melihat data yang dikirim oleh Leo. Ternyata objek tersebut adalah meteor. Guru tersebut akhirnya bergegas untuk memberitahu pada NASA. Naas, di tengah perjalanan, sang guru meninggal akibat kecelakaan sehingga berita adanya meteor tidak tersampaikan hingga satu tahun kemudian.

Pemerintah yang akhirnya tahu akan hal ini lantas menyebut penemuan meteor itu sebagai E.L.E (Extinction Level Event). Namun, seorang reporter MSNBC bernama Jenny Lerner (Téa Leoni) salah mengartikannya dengan Ellie.

Ini membuat Jenny mengira bahwa salah satu pemerintah ada hubungan dengan seseorang benama Ellie. Setelah diusut, akhirnya Jenny tahu kalau Ellie itu sebenarnya E.L.E, sehingga membuat gempar banyak pihak.

Akhirnya pemerintah meluncurkan pesawat ulak-alik bernama Messiah yang bertujuan untuk menghancurkan meteor tersebut. Sialnya, meteor yang akan menuju bumi ada 2 sehingga Messiah akan menghancurkan meteor berukuran besar saja.

Namun sayang, ketika meteor besar bisa musnah, meteor lainnya berhasil sampai di bumi. Menghantam samudera Atlantik sehingga menghempaskan jutaan kubik air laut ke daratan. Saat menonton adegan air masuk kedalam kota, kami yakin kalian akan terperangah mengingat besarnya tinggi air yang datang!

11. San Andreas [2015]

San Andreas [2015]

  • Rilis: 2015
  • Genre: Action, Drama, Adventure
  • Produksi:  New Line Cinema, Village Roadshow Pictures, RatPac-Dune Entertainment, Flynn Picture Co.
  • Sutradara: Brad Peyton
  • Pemeran: Dwayne Johnson, Carla Gugino, Alexandra Daddario

Film tentang bencana alam yang tayang pada tahun 2015 ini sangat menarik untuk ditonton. Pasalnya, efek CGI (Computer Graphic Image) yang ditampilkan oleh sang sutradara, Brad Peyton, benar-benar terlihat sangat nyata dan menakjubkan! Sehingga kita seolah-olah ikut berada dalam film tersebut.

Cerita bermula saat terjadinya longsor di San Fernando Valley, mengakibatkan seorang pengemudi bernama Keren harus terbanting akibat mobilnya terguling dan masuk jurang. Untungnya mobil Keren tersangkut diantara bebatuan.

Di sinilah Ray (Dwayne Johnson) pertama kali memulai aksinya. Dia adalah seorang pilot helikopter penyelamat untuk Departemen Pertahanan. Berkat usaha Ray, Keren pun bisa diselamatkan.

Cerita akhirnya berganti, dimana Blake (Alexandrea Daddario), putri Mike dari pernikahan yang tak bertahan lama dengan Emma (Carla Gugino) menelponnya. Blake meminta Ray datang ke rumah kekasih baru ibunya, Daniel (Ioan Gruffudd), untuk mengantarkan sepeda miliknya. Setelah selesai, dia mendapat panggilan untuk segera meninggalkan tempat kediamannya menuju Nevada.

Di sana terjadi gempa bumi berskala 7.1 SR yang menghancurkan bendungan Hoover dan mengakibatkan seorang ilmuwan, Dr. Kim Park (Will Yun Lee) meninggal. Sedangkan ilmuwan lainnya, Lawrence (Paul Giamatti) terkejut akan hal ini. Pasalnya gempa yang terjadi di Nevada merupakan tombol start gempa lainnya yang akan menuju ke Los Angeles dan San Francisco.

Tanpa tahu akan ancaman yang bakal dialami semua orang di California, Daniel dan Blake bertolak ke San Francisco untuk mendatangi kampus Blake. Namun karena urusan pekerjaan, Blake harus ikut Daniel dulu ke kantornya baru setelahnya mereka akan pergi bersama.

Di kantor Daniel, Blake bertemu dengan seorang pria bernama Ben (Hugo Johnstone-Burt) dan adiknya, Ollie (Art Parkinson). Sedangkan ibu Blake, Emma sedang bertemu dengan mantan istri Daniel, Susan (Kylie Minogue) di sebuah restoran yang berada di top floor sebuah gedung.

Tak lama berselang, gempa pun terjadi. Gempa berkekuatan 9 skala ritcher menghancurkan seluruh wilayah di Los Angeles dan San Francisco. Ray yang saat itu sedang beroperasi menggunakan helikopter tahu kalau saat itu istrinya dalam bahaya langsung mencarinya. Masalah yang dihadapi Ray semakin besar saat dirinya tahu kalau keselamatan putrinya, Blake, juga sedang terancam.

Gempa yang mengguncang Los Angeles itu hanyalah permulaan, karena kejadian itu menimbulkan efek domino. Dimana semua bencana akan datang satu per satu; mulai dari datangnya tsunami, longsor, dan banjir bandang. Film ini sangat cocok ditonton bersama keluarga. Selain menjadi hiburan, film San Andreas kerap memberikan pelajaran berharga mengenai keluarga juga harapan.

12. Dante’s Peak [1997]

dante's peak film tentang bencana alam

* sumber: style.tribunnews.com

  • Rilis: 1997
  • Genre: Action, Thriller, Adventure
  • Produksi: Pacific Western Productions
  • Sutradara: Roger Donaldson
  • Pemeran: Pierce Brosnan, Linda Hamilton, Jamie Renee Smith

Meski ini termasuk film jadul yang rilis tahun 1997, tapi rasanya memang tidak boleh melewatkan Dante’s Peak dalam daftar film bencana alam terbaik. Film yang diarahkan oleh sutradara Roger Donaldson ini sangat menarik ditoton dengan alur cerita yang sangat baik.

Dikisahkan seorang vulkanologis yang mengalami shock akibat rekannya harus merenggang nyawa saat bertugas. 4 tahun berlalu, Dr. Harry Dalton pun kembali menjalankan tugasnya sebagia vulkanologis, ia mengemban pekerjaan untuk mengecek kondisi gunung berapi di kota kecil, Dante’s Peak.

Awalnya, tidak ada kejadian aneh. Namun setelah seminggu, ternyata gunung berapi tersebut aktif. Lebih paniknya lagi, kota Dante’s Peak belum sempat dievakuasi karena atasan Dr. Harry Dalton tidak memercayai bahwa Dante’s Peak aktif kembali. Dengan keadaan kacau balau, kota kecil tersebut harus segera dievakuasi.

Sayangnya, Dalton harus terjebak dalam kondisi di mana ia juga harus menyelamatkan ibu dari sang Walikota, Rachel Wando. Ibu walikota tersebut ternyata menolak untuk dievakuasi, padahal rumahnya terletak sangat dekat dengan gunung berapi. Kira-kira, berhasilkah mereka menyelamatkan Ibunya Rachel?

13. Into The Storm [2014]

into the storm film

* sumber: www.warnerbros.com

  • Rilis: 1997
  • Genre: Action,Drama, Adventure
  • Produksi: New Line Cinema, Village Roadshow Pictures, Broken Road Productions
  • Sutradara: Steven Quale
  • Pemeran: Richard Armitage, Sarah W. Callies, Matt Walsh

Film ini sepertinya 11-12 dengan film pendahulunya Twister. Namun, efek yang disuguhkan oleh film Into The Storm ini terbilang lebih baik dari film Twister. Maklum saja film Twister kan keluar tahun 1996, sedangkan Into The Storm keluar tahun 2014. Menurut opini Saya pun, penampilan bencana yang dilihatkan oleh film Into The Storm juga lebih kejam ketimbang Twister. Oke, let’s talk about this movie!

Into The Storm diawali dengan cerita sekelompok orang yang sedang kongkow di dalam sebuah mobil SUV. Saat sedang asyik mengobrol, tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang sangat kencang disertai putusnya kabel listrik. Suasana hangat tiba-tiba berubah menjadi kengerian ketika pemandangan tornado menghampiri dan menghempaskan mobil mereka.

Kejadian ini menjadi liputan utama di seluruh televisi di Silverton, Oklahoma. Trey (Nathan Kress) dan kakaknya Donnie (Max Deacon) yang saat itu sedang merekam dokumentasi guna disimpan dalam time capsule yang akan dibuka 25 tahun mendatang, langsung bersemangat untuk menilik kejadian topan langka yang terjadi di daerahnya.

Namun semuanya harus ditunda mengingat hari itu ada graduasi di SMA Silverton tempat Trey dan Donnie bersekolah. Mereka berdua ditugaskan oleh Ayah mereka Gary Fuller ( Richard Armitage) yang juga wakil kepala sekolah untuk mengabadikan momen graduasi tersebut.

Namun apa yang terjadi diluar dugaan mereka, tak sengaja mereka bertemu dengan pemburu topan yang terdiri dari seorang meteorologis, Allison Stone (Sarah Wayne Callies), Peter Moore (Matt Walsh), Daryl Karley (Arlen Escaperta), Jacob Hodges (Jeremy Sumpter) dan Lucas (Lee Whittaker). Mereka memberitahu bahwa ada badai topan tipe EF5 yang mematikan mengarah ke sekolah.

Bisa ditebak, kan? Kepanikan masal terjadi dimana-mana. Belum lagi Donnie terjebak saat membantu teman yang ia sukai Katyln (Alycia Debnam-Carey) di sebuah pabrik, membuat suasana semakin runyam.

Lewat film ini, kita dihimbau untuk selalu siaga akan bencana yang bisa saja terjadi tiba-tiba supaya kita dapat menekan angka kematian dan kerusakan yang dapat ditimbulkannya.

14.  2012 [2009]

2012 film

* sumber: akurat.co

  • Rilis: 1997
  • Genre: Action, Sci-Fi, Adventure
  • Produksi: Columbia Pictures, Centropolis Entertainment, Farewell Productions, The Mark Gordon Company
  • Sutradara: Roland Emmerich
  • Pemeran: John Cusack, Thandle Newton, Chiwetel Eljofor

Masih ingat dengan ramalan suku Maya dimana kalender mereka dipercaya menjadi patokan umur bumi? Ini sempat membuat heboh masyarakat seluruh dunia. Pasalnya banyak yang menyebut bahwa tahun 2012 peradaban manusia akan musnah.

Belum lagi bertepatan di tahun itu juga, NASA mengeluarkan berita mengenai adanya letupan badai matahari (solar flare) atau Coronal Mass Ejection (CME) – lontaran massa korona paling kuat dalam kurun waktu 150 tahun, membuat berita ‘kiamat’ semakin santer teredengar.

Berangkat dari sinilah, sutradara kondang, Rolland Emmerich, mengangkat cerita ‘wafatnya’ dunia ke dalam sebuah film epik berjudul 2012. Bercerita mengenai goyahnya lempengan dunia akibat naiknya suhu di inti bumi. Ini terjadi setelah adanya badai matahari yang mengakibatkan lapurnya semen penahan lempengan dunia supaya tetap stabil.

Pemerintah yang tahu akan hal ini jauh-jauh hari langsung mengambil siasat guna mengantisipasi musnahnya seluruh umat bumi. Pemerintah membuat sebuah bahtera yang bisa menampung sekitar 100.000 orang ‘pilihan’ saja; ilmuwan, dokter, arsitek dan orang-orang yang dianggap mampu membuat dunia baru.

Sekilas film ini mengingatkan kita kembali pada cerita Nabi Nuh. Namun nyatanya, ada saja oknum yang menjual tiket untuk masuk bahtera pada kaum biliuner seharga € 1 billiun. Tak lama setelah proyek pembuatan bahtera hampir rampung, kejadian mengerikan terjadi bertautan.

Dimulai dari hancurnya seluruh daratan di Amerika akibat remuknya lempengan di sana. Seluruh kota mulai dari Los Angeles hingga Washington luluh lantak masuk kedalam perut bumi. Disusul dengan hancurnya Jepang akibat gempa bumi berskala epik dan adanya megatsunami setinggi 2000-an meter yang menghapus seluruh muka bumi akibat berhentinya lempengan yang sempat bergerak.

Parahnya lagi, medan magnet bumi tidak berfungsi, mengakibatkan seluruh lempengan berubah posisi. Di akhir cerita dikatakan, dataran tertinggi di bumi bukan lagi pegunungan Himalaya, tetapi pegunungan Drakensberg di Cape of Good Hope, Afrika Selatan.

Dalam film tentang bencana alam ini kita bisa melihat bagaimana keluarga saling menjaga (divisualisasikan lewat John Cusack dkk), orang-orang menjadi egois dan memanfaatkan keadaan (Oliver Platt), juga seluruh survivor yang bertahan untuk hidup walaupun harus mengorbankan nyawa mereka (Thomas McCarthy, Beatrice Rosen).

15. Poseidon [2006]

poseidon 2006

* sumber: www.rogerebert.com

  • Rilis: 2006
  • Genre: Action, Drama, Adventure
  • Produksi: Virtual Studios, Irwin Allen Productions, Next Entertainment, Radiant Productions, Synthesis Entertainment
  • Sutradara: Wolfgang Petersen
  • Pemeran: Richard Dreyfuss, Kurt Russell, Emmy Rossum

Film tentang bencana alam yang diangkat dari novel karya Paul Gallico berjudul ‘The Poseidon Adventure’ ini mengingatkan kita tentang bencana laut Titanic. Walaupun beda cerita, tapi kedua film tersebut sama-sama menceritakan kejadian besar yang menimpa kapal pesiar mewah di tengah laut.

Adalah Robert Ramsey (Kurt Russel), mantan walikota New York, bersama putrinya Jennifer Ramsey (Emmy Rossum) dan kekasihnya Christian (Mike Vogel). Mereka bertiga menumpang Posedion dalam perjalanan pulang dari London kembali ke New York dengan melintasi samudera Atlantik Utara.

Perjalanan mereka bertepatan dengan perayaan tahun baru besar-besaran di atas kapal. Tak disangka, pelayaran yang seharusnya berjalan mulus harus berubah menjadi kejadian mengerikan saat gelombang besar (tidal wave) tiba-tiba muncul dan menghantam kapal, membuat Poseidon berputar terbalik.

Dihadapkan dengan pilihan hidup dan mati, Robert, Jennifer dan Christian bergabung dengan penumpang lainnya, Elena (Mía Maestro), penumpang gelap yang ikut naik Posedion untuk menjenguk adiknya yang sakit di New York berkat bantuan Valentin (Freddy Rodriguez), pelayan yang bekerja di Poseidon.

Dylan Johns (Josh Lucas) seorang gambler profesional, Maggie James (Jacinda Barrett) seorang single parents yang membawa anak semata wayangnya Connor James (Jimmy Bennett) dan yang terakhir adalah Richard Nelson (Richard Dreyfuss) seorang arsitek yang sedang patah hati karena kekasihnya meninggalkan dirinya.

Mereka semua melintasi belasan lantai dengan ratusan halang rintang demi keluar dari kapal besar tersebut. Perjalanan mereka untuk selamat tidaklah mudah, banyak dari anggota survivor harus kehilangan nyawa setelah terhantam ubin, tertimpa mesin hingga tenggelam.

Sang sutradra, Wolfgang Petersen, benar-benar membuat cerita Poseidon ini menarik. Dalam beberapa scene, kita bisa melihat sifat asli manusia apabila tertekan; ada yang rela berkorban dan ada juga yang mementingkan keselamatannya sendiri walau akhirnya meninggal secara tragis.

Selain itu, emosi kita juga akan diaduk saat melihat bagaimana ribuan penumpang harus tergulung air hingga meninggal di dalam ballroom. Sensasi tegang juga akan dirasakan saat kita melihat scene di mana para survivor terjebak di ventilator gate yang tidak bisa dibuka padahal air mulai masuk kedalamnya. Seru sekali!

Itu tadi lima belas film tentang bencana alam terbaik versi Bacaterus. Dijamin deh, gak ada satu film pun yang bosan untuk ditonton! Semuanya masuk Box Office! So, tunggu apalagi? Ambil semangkuk popcorn, tonton filmnya dan rasakan sensasi seluruh genre-nya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

4 Responses

  1. bagus buat ditonton sama keluarga

  2. sebagai referensi tambahan,gan
    The Perfect Storm (mark walhberg) sama Dante’s Peak (Pierce Brosnan)

    1. Terima kasih atas masukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *