Bacaterus / Film Artis Mandarin / 8 Film Stephen Chow Terbaik yang Bisa Bikin Ngakak

8 Film Stephen Chow Terbaik yang Bisa Bikin Ngakak

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Saat menonton sebuah film yang dibintangi Stephen Chow, kamu mungkin punya ‘perasaan buruk’. Bukan ‘seburuk’ itu, tapi kita mungkin akan curiga dan langsung membayangkan betapa kocaknya film yang ia bintangi. Itu memang wajar karena ia dijuluki sebagai ‘King of Comedy’.

Tidak semua filmnya mengocok perut memang, tapi image Stephen sebagai seorang aktor komedi memang begitu melekat padanya. Aktif sebagai aktor sejak tahun 1988, Stephen Chow telah menorehkan namanya sebagai salah satu aktor Hong Kong kawakan yang selalu mampu memuaskan para penggemarnya. Dan sekarang kita akan menengok daftar beberapa film terbaiknya.

1. Kung-fu Hustle (2004)

Kung-fu Hustle

* sumber: www.flickeringmyth.com

Tidak terbantahkan rasanya jika film ini disebut-sebut sebagai salah satu film terbaik Stephen Chow. Kisahnya sendiri menceritakan tentang dua orang pemuda, Sing dan Bone yang bermaksud untuk bergabung dalam sebuah geng yang sangat ditakuti bernama Axe Gang.

Namun justru yang terjadi adalah sebaliknya. Karena Sing menempatkan geng tersebut dalam masalah, akhirnya ia sendiri diburu oleh para anggota Axe Gang.

Yang membuat film Kung-fu Hustle menjadi salah satu film terbaik Stephen Chow adalah bukan hanya karena aktingnya yang menawan, tapi secara keseluruhan film ini memang mampu menghibur para penonton.

Para kritikus juga menyebut casting dalam film ini dirasa sangat tepat, sehingga film yang termasuk dalam daftar 10 film Hong Kong dengan pendapatan paling besar ini dapat meraih hati banyak orang.

2. A Chinese Odyssey (1995)

A Chinese Odyssey

* sumber: theasiancinemacritic.com

Film ini memiliki dua bagian, yaitu A Chinese Odyssey Part One: Pandora’s Box dan A Chinese Odyssey Part Two: Cinderella. Bagian pertama, A Chinese Odyssey menceritakan kisah Sun Wukong yang berreinkarnasi menjadi pemimpin sekelompok bandit yang bernama Joker. Sementara bagian keduanya, meneruskan kisah Wukong dan Pandora’s Box.

Sekali lagi, para penonton maupun kritikus memuji film ini karena keindahan kisah yang mampu ditampilkan oleh sutradara film komedi Hong Kong kawakan, Jeffrey Lau.

Bukan hanya cerita, tapi pemilihan kostum hingga musik yang disuguhkan begitu memorable. Selain itu, tentu saja film ini melibatkan elemen kung-fu, komedi dan juga tidak ketinggalan unsur tragedi yang menyentuh, sehingga sangat layak untuk disaksikan.

3. Shaolin Soccer (2001)

Shaolin Soccer

* sumber: www.sfgate.com

Film ini merupakan film yang disutradarai sekaligus dibintangi oleh Stephen Chow sebagai pemeran utamanya. Bukan hanya sutradara dan aktor utama, ia juga memproduseri dan menulis kisahnya, sama dengan Kung-fu Hustle.

Shaolin Soccer mengisahkan tentang seorang mantan biksu shaolin yang kembali bertemu dengan saudara-saudara seperguruannya setelah guru mereka meninggal dunia.

Mereka pun memutuskan untuk mememanfaatkan kemampuan bela diri mereka untuk bermain sepakbola dan memperkenalkan ilmu yang mereka dapatkan kepada dunia. Rasanya film ini layak disebut sebagai salah satu film terbaik Stephen.

4. King of Comedy (1999)

King of Comedy

* sumber: www.asiangrup.com

Mo lei tau adalah sebutan untuk komedi slapstik dalam bahasa Mandarin. Dan unsur mo lei tau sendiri dapat kita temukan dalam film-film komedi Stephen Chow.

Namun dalam King of Comedy, kita akan lebih menemukan sebuah konsep drama komedi daripada humor slapstik. Dan, sekali lagi, Stephen Chow menjadi sutradara dalam filmnya bersama Lee Lik-chi, aktor sekaligus sutradara yang kemudian justru berselisih jalan dengan Stephen.

King of Comedy secara tidak langsung bisa dikatakan sebagai sebuah otobiografi dari perjalanan awal karir Stephen Chow. Itu karena kisahnya menceritakan tentang pria bernama Wan Tin-sau yang tengah meniti karir sebagai seorang bintang film komedi.

Di sini kita dapat melihat tipikal humor Stephen yang kadang agak ‘berlebihan’ seperti hidung atau mata yang berdarah. Ya, adegan yang sering membuat kita terbahak-bahak itu.

5. From Beijing With Love (1994)

From Beijing With Love

* sumber: mubi.com

Kesuksesan film A Chinese Odyssey yang melambungkan nama Stephen Chow memang harus diakui bukan hanya karena sang aktor tampil sebagai pemeran utamanya, namun tentu saja, peran Jeffrey Lau sebagai sutradara tangan dingin memang tidak dapat dipungkiri. Tapi bagi para pengamat dan penggemar, From Beijing With Love lah yang berhasil membuat Stephen diakui sebagai seorang aktor kawakan.

From Beijing With Love mengisahkan tentang bagaimana seseorang dengan kode nama Golden Gun mencuri satu-satunya tengkorak dinosaurus yang dimiliki oleh pemerintah Tiongkok. Agen 007 kemudian dikirim untuk mendapatkan kembali tengkorak tersebut dan bertemu seorang wanita bernama Lee Heung-kam yang ternyata merupakan kaki tangan Golden Gun. Singkatnya, From Beijing With Love sebenarnya adalah merupakan parodi dari film James Bond.

6. The God of Cookery (1996)

The God of Cookery

* sumber: windowsonworlds.com

Banyak film-film terbaik Stephen Chow yang lahir dari kreasinya sendiri, terutama dari kerjasamanya dengan Lee Lik-chi. Sayang keduanya kemudian berbeda faham sehingga memilih berjalan masing-masing.

Salah satu hasil karya duet Stephen dengan Lee adalah The God of Cookery. Dan lagi-lagi, Stephen bertindak sebagai sutradara, aktor, penulis bahkan produser untuk filmnya sendiri.

Film ini mengisahkan tentang seorang aktor sekaligus pebisnis bernama Stephen Chouw (huruf Mandarin untuk namanya dibuat berbeda dengan nama aslinya) yang tampil sebagai seorang juri dari perlombaan masak yang bernama God of Cookery. Chouw sendiri bukan orang baik-baik dan ia menghadiri perlombaan ini dengan tujuan agar ia tampak keren.

Baik pengamat maupun penggemar menilai bahwa film ini menunjukan kedewasaan Stephen sebagai seorang aktor. Bahkan, God of Cookery adalah film pertamanya yang mampu menampilkan sesuatu yang terasa ‘dalam’ dan tema yang bisa dikatakan gelap.

7. Forbidden City Cop (1996)

Forbidden City Cop

* sumber: www.theloophk.com

Memasuki tahun 90-an adalah masa dimana Stephen Chow telah mampu menuangkan kreatifitasnya sendiri karena dia mulai membintangi, sekaligus menjadi sutradara untuk film-filmnya.

Setelah Flirting Scholar dan Love on Delivery, ia juga membuat dan berperan sebagai bintang utama Forbidden City Cop. Jika diterjemahkan langsung dari judul aslinya yang merupakan bahasa Mandarin, film ini berjudul Imperial Secret Agent 008. Sepertinya Stephen menyukai James Bond.

Kali ini, Stephen berperan sebagai Ling Ling-Fat, salah satu dari empat bodyguard pribadi kaisar Tiongkok. Meski mendapat kepercayaan dari kaisar, Ling Ling-Fat sebenarnya tidak memiliki kemampuan bela diri, namun mampu membuat berbagai perelengkapan yang canggih.

Bagi para fans, film ini bukan hanya sekedar menampilkan humor yang mengocok perut, tapi juga ada drama yang menyentuh di dalamnya.

8. Fight Back To School (1991)

Fight Back To School

* sumber: www.theloophk.com

Zhou Xingxing merupakan anggota dari satuan elit Special Duties Unit milik Royal Hong Kong Police. Ia pun terancam untuk dikeluarkan dari satuan tersebut akibat tidak menghargai rekan satu timnya dalam menjalankan tugas.

Namun pada akhirnya, seorang polisi senior mengirimnya ke Edinburgh College, di mana ia harus menyelidiki sebuah kasus pencurian senjata revolver.

Film ini merupakan film Hong Kong yang paling banyak meraup keuntungan pada tahun 1991. Sekali lagi, Stephen Chow membuktikan kelasnya sebagai ‘The King of Comedy’.

Meskipun aktingnya dalam film Flirting Scholar dan Hail The Judge dianggap sangat baik, tapi menurut para penggemar, kualitas akting Stephen di sini berada di atas kedua film tersebut.

Harus diakui, Stephen Chow memang aktor Hong Kong papan atas yang memiliki ide dan kreatifitas yang begitu luar biasa. Tidak heran jika dia dikenal sebagai seorang sineas multi talenta. Ada saja kreasinya yang mampu untuk membuat orang selalu ingin menyaksikan aksinya di layar lebar.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *