Bacaterus / Film Fiksi Ilmiah / 20 Film Sci-Fi Terbaik yang Sangat Seru dan Wajib Ditonton

20 Film Sci-Fi Terbaik yang Sangat Seru dan Wajib Ditonton

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Science-fiction adalah sebuah genre di dunia literatur dan perfilman yang mengusung konsep masa depan (futuristic), lengkap dengan pameran teknologinya, dibalut dengan kisah fiktif yang mayoritas mampu membuat otak berpikir keras dan jantung berdegup kencang.

Sedahsyat itukah efek sebuah novel atau film science-fiction? Jika memang novel atau film sci-fi itu bagus, pasti akan memiliki dampak dan kepuasan tersendiri bagi para pembaca atau penontonnya.

Sejarah literatur sci-fi sendiri sudah terentang sejak zaman dahulu kala, ketika manusia sudah memenuhi bumi. Hampir setiap peradaban melahirkan kisah-kisah sci-fi klasik yang di kemudian hari menginspirasi para penulis sci-fi modern.

Salah satu yang paling tertua mungkin kisah epic Gilgamesh dari kebudayaan Mesopotamia. Cerita yang kurang lebih hampir serupa dengan kisah banjir besar di zaman Nabi Nuh ini diakui oleh para pakar sci-fi sebagai literatur sci-fi tertua. Kemudian ada Mahabharata dari kebudayaan India, dimana perang Bharatayuda dipercaya memiliki unsur perang nuklir di masanya.

Kebudayaan Yunani Kuno pun tidak ketinggalan melahirkan perjalanan luar angkasa lewat karya-karya sastrawan Aristophanes, kebudayaan Jepang dengan kisah The Tale of the Bamboo Cutter yang menceritakan adanya peradaban di Bulan, dan tentu saja Kisah 1001 Malam dari Arabia dengan karpet terbang milik Aladin.

Perfilman Hollywood sendiri sudah mulai membuat film-film sci-fi sejak era 1930an, meski tampilannya belum bisa dibilang bagus, tetap saja menjadi film klasik. Salah satu yang paling monumental adalah Metropolis yang dirilis di tahun 1927. Film ini dianggap sebagai tonggak dan pemicu film-film sci-fi berikutnya.

Lalu apa saja film-film sci-fi terbaik hingga saat ini? Dari ratusan bahkan ribuan film bergenre serupa, kami pilihkan 20 film sci-fi terbaik yang dianggap mewakili tema-tema yang ada di genre ini.

1. Inception

Inception

Setelah sukses dengan serial Batman-nya, Christopher Nolan memproduksi film yang sudah lama dipendam sejak tahun 2002. Idenya adalah melakukan pencurian dengan memasuki mimpi seseorang.

Penonton pasti akan dibuat pusing dengan lapisan-lapisan mimpi yang harus diterobos oleh tim yang dipimpin oleh Leonardo DiCaprio ini yang kesemua mimpi itu saling mempengaruhi terutama dalam kehidupan nyata. Agar bisa menikmati ceritanya, otak kita harus fresh dan fokus kepada film.

Deretan aktor tenar memenuhi film ini, mulai dari Leonardo DiCaprio, Ellen Page, Joseph Gordon-Levitt, Marion Cotillard, Ken Watanabe, Tom Hardy, Cilian Murphy, Tom Berenger dan Michael Caine. Banyak terobosan teknologi dan special-effects yang dihadirkan, seperti perkelahian di hallway hotel yang berputar-putar dan kota yang seolah-olah melipat.

2. The Matrix Trilogy

The Matrix

  • Tahun Rilis: 1999 – 2003
  • Genre: Action, Sci-Fi
  • Produksi: Warner Bros Pictures, Village Roadshow Pictures
  • Sutradara: The Wachowskis
  • Pemeran: Keanu Reeves, Carrie-Anne Moss, Laurence Fishburne

The Wachowski Brothers menciptakan dunia cyberpunk yang menakjubkan lewat The Matrix dan dua sequel-nya, The Matrix Reloaded dan The Matrix Revolutions. Neo, yang dianggap sebagai “the one”, adalah sosok yang dianggap bisa meruntuhkan kekuasaan tirani berupa mesin dan menyelamatkan umat manusia.

Cerita yang penuh dengan filosofi dari agama-agama dan karya-karya klasik ini sangat rumit untuk diikuti, bahkan hingga ke akhir filmnya masih membuat penonton berpikir dengan maksud yang disampaikan film ini. Dengan adegan action dan martial arts yang mutakhir, salah satunya inovasi adegan “bullet time”, akan menjamin penonton betah dan mengikuti petualangan Neo dalam membebaskan umat manusia.

3. Star Wars Franchise

Star Wars Series

  • Tahun Rilis: 1977 – Now
  • Genre: Action, Adventure, Fantasy, Sci-Fi
  • Produksi: 20th Century Fox, Lucas Film
  • Sutradara: George Lucas; Irvin Kershner, Richard Marquand, J. J. Abrams; Dave Filoni; Gareth Edwards; Ron Howard
  • Pemeran: Carrie Fisher, Harrison Ford, Liam Neeson, Hayden Christensen, Ian McDiamid, Kenny Baker, Daisy Ridley, John Boyega, dll.

Bagi kamu yang tidak mengikuti film-film Star Wars, mungkin kamu bakal merasa bingung. Kunjungi artikel urutan timeline saga Star Wars ini untuk memberimu panduan mengenai film-film yang wajib ditonton.

Star Wars Franchise menghasilkan begitu banyak film. Bagi pecinta film Sci-Fi, tentu saja Star Wars adalah series yang wajib untuk diikuti. Secara garis besar, film-film Star Wars menceritakan tentang kehidupan di luar angkasa beserta drama dan intrik yang ada di dalamnya. Alien dan robot adalah hal yang lumrah dalam film-film Star Wars.

Sama seperti kehidupan di dunia manusia, kehidupan di luar angkasa dalam Star Wars Franchise turut menghadirkan tokoh “baik” maupun “jahat”.

4. Interstellar

Interstellar

  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Adventure, Drama, Sci-Fi
  • Produksi: Legendary Pictures, Syncopy, Lynda Obst Productions
  • Sutradara: Christopher Nolan
  • Pemeran: Matthew McConaughey, Anne HathawayJessica Chastain

Christopher Nolan sepertinya tidak akan membiarkan penonton film-filmnya berhenti berpikir bahkan setelah filmnya usai. Interstellar adalah salah satu film sci-fi terbaik yang mengungkap dahsyatnya alam semesta terutama luar angkasa yang belum terjamah dan masih berupa filsafat dan teori-teori fisika nan ilmiah.

Berusaha menerjemahkan teori dari fisikawan Kip Thorne menyangkut wormhole, black hole, relativitas waktu dan hal-hal diluar akal sehat manusia normal ditampilkan dalam satu film yang akan membuat kening kita akan berkerut, terutama bagi yang tidak paham dengan teori-teori di atas.

Satu yang terlupakan untuk mengungkap semua permasalahan yang masih menyisakan tanda tanya di akhir film, yaitu tidak adanya peran Tuhan bagi alam semesta ini. Penonton harus kuat untuk memahami sehingga tidak terjerumus menjadi atheis.

5. Back to the Future Trilogy

Back to the Future Trilogy

* sumber: letterboxd.com

  • Tahun Rilis: 1985 – 1990 (3 Film)
  • Genre: Adventure, Comedy, Sci-Fi
  • Produksi: Universal Pictures, Amblin Entertainment
  • Sutradara: Robert Zeneckis
  • Pemeran: Michael J. Fox, Christopher Lloyd, Lea Thompson, Thomas F. Wilson

Pernahkah kamu membayangkan serunya kembali ke masa lalu dengan mesin waktu? Hal tersebut sudah dirasakan oleh Marty (Michael J. Fox), pemuda berusia 17 tahun yang merasa hidupnya membosankan.

Suatu hari, Marty dipanggil oleh temannya yang seorang ilmuwan, Dr. “Doc” Emmet Brown (Christopher Lloyd). Doc sebuah mesin waktu temuannya dan bermaksud untuk mendemonstrasikan. Marty tak sengaja mengaktifkan mesin waktu itu dan membuatnya pergi ke tahun 1955.

Secara tak sengaja, Marty justru menghalangi pertemuan orang tuanya. Sekarang tugas Marty adalah meyakinkan Doc muda bahwa dirinya datang dari masa depan karena mesin waktu temuannya dan membuat ayah ibunya bersatu kembali di masa lampau.

6. Alien Series

Alien Franchise

  • Tahun Rilis: 1979 – 2017
  • Genre: Horror, Sci-Fi
  • Produksi: 20th Century Fox
  • Sutradara: Ridley Scott; James Cameron; David Fincher; Jean-Pierre Jeunet
  • Pemeran: Tom Skerritt, Sigourney Weaver, Veronica Cartwright, Harry Dean Stanton

Kisah horror di luar angkasa ini pertama kali dibuat oleh sineas Ridley Scott di tahun 1979 yang tidak butuh waktu lama menjadi franchise film yang komersil juga berkualitas. Film Alien ini mendorong karir Sigourney Weaver sebagai aktris papan atas di Hollywood.

Diproduksi dengan sedetil mungkin, termasuk bentuk dan karakter sang alien yang juga membutuhkan waktu lama dari beberapa desainer dan konsep artis dalam membuatnya.

Dilanjutkan di tahun 1986 oleh sineas James Cameron yang meningkatkan kadar action dibandingkan horror-nya, Aliens sukses juga meraih box-office dan beberapa penghargaan. Film berikutnya, Alien 3 yang dirilis pada tahun 1992, mengalami banyak masalah selama masa pra-produksi, syuting dan pasca-produksinya. Sehingga sutradara film ini, David Fincher, tidak mengakui film ini adalah karyanya.

Film keempatnya yang melengkapi kisah sci-fi luar angkasa ini dirilis di tahun 1997. Alien: Resurrection membangkitkan kembali karakter Ripley yang sudah mengakhiri hidupnya di film sebelumnya sebagai makhluk cloning. Tidak ada yang istimewa dari film yang disutradarai oleh Jean-Pierre Jeunet ini.

Usaha untuk membangkitkan karakter alien di keempat film diatas coba dilakukan di film AVP: Alien vs. Predator (2004) dan sequel-nya Alien vs. Predator: Requiem (2007) yang mempertemukan sang alien dengan predator dan mengangkat mitologi Mesir Kuno sebagai asal-usul sang alien. Sayangnya, franchise crossover ini banyak menuai kritikan dan cibiran dari moviegoers dan kritikus film.

Ridley Scott sebagai pencetus alien kembali turun tangan untuk membawa sosok ini kembali berjaya. Prometheus (2012) mengawali kisah prequel yang rencananya akan dibuat trilogy. Film ini banyak menuai pujian meski ending-nya dibuat menggantung dan tidak banyak menampilkan sosok alien. Kita tunggu saja di dua film berikutnya.

7. 2001: A Space Odyssey

2001 A Space Odyssey

  • Tahun Rilis: 1968
  • Genre: Adventure, Sci-Fi
  • Produksi: Stanley Kubrick Productions
  • Sutradara: Stanley Kubrick
  • Pemeran: Keir Dullea, Gary Lockwood, William Sylvester

Meskipun bukan film baru, “2001: A Space Odyssey” adalah film sci-fi terbaik pada masanya. Bisa dibilang bahwa ini merupakan film yang berjalan tanpa plot. Relevansi antara satu cerita dengan cerita lain dalam film ini sulit dihubungkan.

Singkatnya, film ini menceritakan tentang awal mula kehidupan manusia dan kehidupan di luar angkasa. Nampaknya, film ini memang tidak dibuat untuk dimengerti, melainkan hanya sekadar untuk seni.

Jika kamu termasuk penyuka film tanpa plot yang diracik dengan baik, “2001: A Space Odyssey” adalah film yang mungkin kamu sukai. Namun, jika kamu mendambakan sebuah film sci-fi dengan cerita yang seru seperti “Star Wars” atau “The Avengers”, maka lupakan niat untuk menonton film ini.

8. Blade Runner

Blade Runner

  • Tahun Rilis: 1982
  • Genre: Action, Sci-Fi, Thriller
  • Produksi: The Ladd Company, Shaw Brothers, Blade Runner Partnership
  • Sutradara: Ridley Scott
  • Pemeran: Harrison Ford, Rutger Hauer, Sean Young

Nama Philip K. Dick sebagai penulis kisah-kisah sci-fi terangkat lewat film yang disutradarai oleh Ridley Scott dan dibintangi oleh Harrison Ford ini. Bernuansa noir dengan tema yang sering disebut sebagai cyberpunk, Blade Runner tampil sebagai salah satu film sci-fi terbaik yang pernah diproduksi Hollywood. Bercerita tentang pasukan pemburu replikan yang kembali ke Bumi. Bagi Ridley Scott sendiri, film ini dianggap olehnya sebagai film terbaiknya.

Karya-karya Philip K. Dick yang juga telah diangkat ke layar lebar antara lain: Total Recall (1990), Minority Report (2002), Impostor (2002), Paycheck (2003), A Scanner Darkly (2006) dan The Adjustment Bureau (2011). Kesemua film tersebut dibintangi oleh para aktor terkenal dan banyak mendapat respon positif dari para kritikus film dan para ilmuwan.

9. Jurassic Park Series

Jurassic Park Series

  • Tahun Rilis: 1993 – Now
  • Genre: Action, Adventure, Sci-Fi
  • Produksi: Amblin Entertainment, Legendary Entertainment
  • Sutradara: Steven Spielberg; Joe Johnston; Collin Trevorrow; J. A. Bayona
  • Pemeran: Sam Neill, Laura Dern, Jeff Goldblum, Richard Attenborough, Chris Patt

Tak ada yang lebih seru dibanding menonton semua film Jurassic Park. Film ini selalu laris di pasaran karena mengangkat cerita yang lain dari yang lain. Seperti yang bisa kamu tebak, film-film Jurassic Park menceritakan tentang dinosaurus. Alur cerita berkonsentrasi pada taman hiburan yang berisi berbagai spesies dinosaurus. Beberapa di antaranya adalah dinosaurus yang diciptakan sendiri oleh manusia.

Pada dasarnya, dinosaurus bukanlah makhluk yang bersahabat. Beberapa spesies tertentu justru tak segan mengacau atau membunuh manusia karena naluri keganasannya. Dalam film ini selalu saja ada problem di mana dinosaurus yang seharusnya berada di kandangnya lolos dan menimbulkan kekacauan yang tidak sepele.

10. The Terminator Franchise

The Terminator Franchise

  • Tahun Rilis: 1984 – 2019
  • Genre: Action, Adventure, Sci-Fi
  • Produksi: Orion Pictures,  TriStar Pictures, Warner Bros. Picture,  The Halcyon Company
  • Sutradara: James Cameron; Jonathan Mostow; McG; Alan Taylor; Tim Miller
  • Pemeran: Arnold Schwarzenegger, Linda Hamilton, Christian Bale, Lee Byung-hun

Mengikuti franchise film-film The Terminator tidak serumit Star Wars Series. Pasalnya, film-film The Terminator tidak lebih dari 10 judul sehingga masih mudah diikuti. Film ini juga konsisten dalam mengusung Arnold Schwarzenegger sebagai tokoh utamanya dari seri pertama hingga yang mutakhir.

The Terminator mengangkat cerita tentang kerusakan di bumi akibat ulah robot-robot. Mengambil setting tahun 2029, film awal The Terminator menceritakan bahwa robot-robot ingin menguasai bumi dan sudah tampak seperti manusia asli.

Para robot mendapat perlawanan dari manusia yang bernama John Connor. Kemudian, robot-robot jahat tadi menciptakan robot dengan nama “Terminator” untuk membunuh Ibu John agar John tidak dilahirkan ke dunia.

11. District 9

District 9

* sumber: letterboxd.com

  • Tahun Rilis: 2009
  • Genre: Action, Sci-Fi, Thriller
  • Produksi: QED International, WingNut Films, TriStar Pictures
  • Sutradara: Neill Blomkamp
  • Pemeran: Sharlto Copley, David James, Jason Cope

Kalau membicarakan alien tentu kita akan membayangkan makhluk luar angkasa dengan rupa yang aneh tapi memiliki kemajuan teknologi yang berkali-kali lipat lebih canggih dibanding manusia. “District 9” tidak akan mengajakmu untuk melihat kecanggihan alien.

20 tahun lalu pesawat luar angkasa terlihat di Johannesburg, Afrika Selatan. Para manusia yang menangkap pesawat tersebut menemukan sekelompok alien sakit dan kekurangan gizi di dalam pesawat tersebut. Akhirnya, para alien itu diizinkan tinggal di bumi, tapi di dalam camp khusus milik pemerintah.

Alien ini dipaksa untuk hidup di tempat yang sangat kumuh di bumi. Namun, di tempat kumuh itu alien-alien itu menemukan ‘keluarganya’.

12. Arrival

Arrival

* sumber: keshavujoodha.me

  • Tahun Rilis: 2016
  • Genre: Drama, Mystery, Sci-Fi
  • Produksi: FilmNation Entertainment, Lava Bear Films, 21 Laps Entertainment
  • Sutradara: Denis Villeneuve
  • Pemeran: Amy Adams, Jeremy Renner, Forest Whitaker

Arrival” adalah film sci-fi yang cukup berat. Kelihatannya film ini terlihat sederhana karena berfokus pada usaha manusia yang mencoba memahami bahasa alien yang singgah ke bumi. Sayangnya, film itu tak sesederhana yang kamu bayangkan, sobat.

Dr. Louise Banks (Amy Adams) adalah seorang ahli bahasa yang baru saja ditinggal mati putrinya. Bersamaan dengan hal tersebut, pesawat luar angkasa mendarat di Montana, Amerika Serikat dan 12 lokasi lain di dunia. Komunikasi antara alien yang berada di dalam pesawat luar angkasa menemui hambatan karena bahasa alien dan manusia sangat berbeda.

Pemerintah mengutus Louise untuk berkomunikasi dengan alien tersebut guna mengetahui tujuan mereka datang ke bumi. Mempelajari bahasa alien tak semudah yang dibayangkan. Apalagi Louise mulai merasakan kekuatan aneh ketika mempelajari bahasa alien.

13. E.T. the Extra-Terrestrial

E.T. the Extra-Terrestrial

  • Tahun Rilis: 1982
  • Genre: Family, Sci-Fi
  • Produksi: Universal Studios, Amblin Entertainment
  • Sutradara: Steven Spielberg
  • Pemeran: Henry Thomas, Drew Barrymore, Peter Coyote

Film sci-fi terbaik yang pernah dibesut Steven Spielberg ini menjadi icon dengan posternya yang menggambarkan telunjuk anak manusia bertemu dengan telunjuk alien, saat ini telah menjadi klasik. Kisah alien baik hati yang tersesat di Bumi dan berteman dengan anak-anak kecil, sangat cocok untuk ditonton oleh seluruh anggota keluarga.

Selain menjadi blockbuster di tahun 1982, film ini juga banyak menuai pujian dari para kritikus film dan sudah menjadi klasik saat ini. Adegan sepeda terbang melintasi bulan kemudian menjadi icon bagi perusahaan Amblin Entertainment milik Steven Spielberg. Drew Barrymore cilik ikut berperan di film ini.

14. Avatar

Avatar

  • Tahun Rilis: 2009
  • Genre: Action, Adventure, Fantasy, Sci-Fi
  • Produksi: 20th Century Fox, Lightstorm Entertainment, Dune Entertainment, Ingenious Film Partners
  • Sutradara: James Cameron
  • Pemeran: Sam Worthington, Zoe Saldana, Sigourney Weaver

Film sci-fi terbaik dengan lokasi di Planet Pandora ini memakan waktu yang sangat lama untuk mencapai layar lebar. Dimulai di tahun 1994, James Cameron menulis sendiri ceritanya, membuat sendiri bahasa bangsa Na’vi dan membikin kamera sendiri yang mampu memudahkan proses produksi film yang saat ini masih menempati posisi pertama film terlaris di dunia.

Penggunaan kamera stereoscopic dianggap sebagai terobosan baru di dunia perfilman yang memudahkan proses syuting dengan langsung menggunakan special-effects dan CGI secara sekaligus. Karena kesuksesannya, James Cameron berencana membuat tiga film lanjutan yang akan menuntaskan kisah bangsa Na’vi di Planet Pandora ini.

15. Gravity

Gravity

* sumber: letterboxd.com

  • Tahun Rilis: 2013
  • Genre: Drama, Sci-Fi, Thriller
  • Produksi: Heyday Films, Esperanto Filmoj
  • Sutradara: Alfonso Cuarón
  • Pemeran: Sandra Bullock, George Clooney, Ed Harris

Dibintangi oleh dua nama besar, Sandra Bullock dan George Clooney, “Gravity” adalah film yang akan mengajakmu mengagumi pesona luar angkasa sekaligus memberikan kejutan untuk jantungmu. Bagaimana tidak, kamu akan diajak ikut serta dalam misi pertama Dr. Ryan Stone (Sandra Bullock) pergi ke luar angkasa. Dalam misi ini, Ryan didampingi oleh Astronot Matt Kowalski (Geoge Clooney).

Perjalanan mereka ke luar angkasa membawa misi memperbaiki hubble space telescope. Mission Control di Houston berusaha memperingati mereka bahwa ada misil Rusia yang menyerang satelit yang sudah mati.

Ryan dan Matt harus bertahan hidup di luar angkasa setelah mereka terhempas oleh puing-puing satelit tersebut.

16. The Fifth Element

The Fifth Element

* sumber: www.empireonline.com

  • Tahun Rilis: 1997
  • Genre: Action, Adventure, Sci-Fi
  • Produksi: Gaumont
  • Sutradara: Luc Besson
  • Pemeran: Bruce Willis, Milla Jovovich, Gary Oldman

“The Fifth Element” mengisahkan tentang keberadaan empat batu yang berasal dari elemen air, elemen tanah, elemen api, dan elemen angin yang keberadaannya tersebar di berbagai wilayah di dunia. Konon, jika disatukan semua batu tersebut akan menghasilkan kekuatan besar.

Empat batu ini sengajat disebar di beberapa wilayah yang berbeda agar tidak disalahgunakan. Batu tersebut akan dipakai untuk mengalahkan sosok jahat yang datang ke bumi setiap 500 tahun sekali. Namun sayang sosok jahat itu juga mencari dan menginginkan empat batu tersebut.

Akan tetapi, untuk mengalahkan sosok jahat ini ternyata dibutuhkan elemen kelima atau elemen terakhir yang diwakili oleh seorang manusia terpilih. Ketika sosok jahat itu benar-benar datang ke bumi, seorang sopir taksi di abad ke-23, Korben Dallas (Bruce Willis), berusaha menyelamatkan orang yang diduga mewakili elemen kelima tersebut.

17. Minority Report

Minority Report

 

  • Tahun Rilis: 2002
  • Genre: Action, Crime, Mystery
  • Produksi: 20th Century Fox, DreamWorks Pictures, Amblin Entertainment, Blue Tulip Productions
  • Sutradara: Steven Spielberg
  • Pemeran: Tom Cruise, Colin Farrell, Samantha Morton

Washington DC, tahun 2054. Di masa ini, teknologi berkembang dengan sangat maju. Bahkan, polisi bisa menangkap penjahat sebelum mereka beraksi. Alat pendeteksi kejahatan ini dikendalikan oleh departemen kepolisian khusus yang disebut pre-crime.

John Anderton (Tom Cruise) adalah kepala pasukan polisi pre-crime. Kini, John lah yang dituduh akan melakukan kejahatan. Sementara John bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah.

18. Men in Black Series

Men in Black Series

* sumber: www.jonathanlack.com

  • Tahun Rilis: 1997 – 2019 [4 Film]
  • Genre: Action, Comedy, Sci-Fi
  • Produksi: Amblin Entertainment, Parkes/MacDonald Productions
  • Sutradara: Barry Sonnenfeld, F. Gary Gray
  • Pemeran: Will Smith, Tommy Lee Jones, Rip Tom, Chris Hemsworth, Liam Neeson

“Men in Black” mengangkat cerita tentang agen rahasia yang bertugas menangkap atau menertibkan alien yang berada di bumi. Dengan peralatan canggih, agen-agen Men in Black tak segan-segan menghentikan alien yang memberontak dengan peraturan yang ada.

Film ini akan mengajakmu melihat berbagai wujud alien. Bahkan, ada pula alien yang berupa persis seperti manusia. Dengan sedikit sentuhan komedi, keempat film “Men in Black” ini akan menjadi hiburan yang sangat menyenangkan.

19. Sunshine

Sunshine

* sumber: letterboxd.com

  • Tahun Rilis: 2007
  • Genre: Sci-Fi, Thriller
  • Produksi: Moving Picture Company, DNA Films, UK Film Council, Ingenious Film Partners
  • Sutradara: Danny Boyle
  • Pemeran: Cillian Murphy, Rose Byrne, Chris Evans, Michelle Yeoh

Pernahkah kamu membayangkan jika matahari tak lagi menyinari bumi? Matahari bukan sekadar memberikan sinar untuk menerangi kegelapan, tapi juga memberikan banyak manfaat untuk kehidupan semua makhluk hidup di bumi.

“Sunshine” mengajak penontonnya membayangkan kondisi bumi saat matahari sekarat dan tak lagi menyinari bumi. Umat manusia pun sekarat karena kondisi tersebut. Harapan terakhir ada pada 8 awak pesawat luar angkasa yang membawa perangkat untuk berusaha menghidupkan kembali matahari yang sekarat.

20. Star Trek Film Series

Star Trek Series

  • Tahun Rilis: 1979 – Now
  • Genre: Action, Adventure, Sci-Fi
  • Produksi: Spyglass Entertainment, Bad Robot Productions
  • Sutradara: Robert Wise; Nicholas Meyer; Leonard Nimoy; William Shatner; David Carson; Jonathan Frakes; Stuart Baird; J. J. Abrams; Justin Lin
  • Pemeran: William Shatner, Leonard Nimoy, DeForest Kelley, James Doohan, George Takei, Chris Pine, Zoe Zaldana, Winona Ryder, Simon Pegg, dll.

Dalam perfilman sci-fi, tidak akan lengkap rasanya tanpa kehadiran serial Star Trek. Merupakan adaptasi layar lebar dari serial televisi yang sudah mengudara sejak tahun 1966, film pertamanya dirilis di tahun 1979. Star Trek: The Motion Picture diproduksi secara terburu-buru meski semua aktor di serial televisinya hadir memerankan karakter masing-masing. Meski meraih cukup box-office, kualitas film menuai banyak respon negatif.

Star Trek II: The Wrath of Khan (1982) berhasil tampil lebih baik secara kualitas dan box-office, meski mengirit biaya produksi dengan memakai sisa setting film sebelumnya. Star Trek III: The Search for Spock (1984) yang disutradarai oleh “Spock” sendiri, Leonard Nimoy, gagal meraih prestasi film sebelumnya.

Star Trek IV: The Voyage Home (1986) sedikit keluar dari tema Star Trek yang penuh adegan action. Kali ini tema yang diangkat adalah pelestarian alam dimana mereka memiliki misi untuk menyelamatkan spesies paus yang hampir punah.

Star Trek V: The Final Frontier (1989) dibesut oleh aktor utamanya, William Shatner, dan meraih hasil negatif karena tema cerita dan buruknya special-effects. Star Trek VI: The Undiscovered Country (1991) merupakan film terakhir yang menampilkan cast asli serial televisinya dan mendapat sambutan yang baik karena tema cerita yang filosofis.

Star Trek: Generations (1994) menampilkan banyak karakter utama yang baru. Meski membawa gairah baru, kualitas film tidak bisa menyamai kesuksesan film-film sebelumnya. Star Trek: First Contact (1996) diarahkan oleh salah satu aktor di film ini, Jonathan Frakes, setelah beberapa masalah yang timbul selama masa produksi. Dianggap sebagai film terbaik di serial kedua ini karena penampilan Captain Picard dan tema time travel-nya.

Star Trek: Insurrection (1998) menampilkan kelelahan para cast dan kru Star Trek yang secara marathon melakukan syuting dua serial televisi dan satu film layar lebar setiap dua tahunnya. Yang terjadi, kualitas film ini tidak lebih baik dari salah satu episode di serial televisinya.

Star Trek: Nemesis (2002) adalah film terakhir dengan cast serial Star Trek: The Next Generation yang masih tidak mampu memiliki kualitas yang baik, sehingga membuat rencana serial televisi barunya dihentikan.

Star Trek (2009) hadir sebagai reboot serial yang sudah hampir mati ini. Di tangan J.J. Abrams, Star Trek hidup kembali dengan deretan cast yang lebih muda dan terkenal, seperti Chris Pine, Zachary Quinto dan Simon Pegg. Digarap lebih serius oleh sineas yang juga fans berat serialnya ini, petualangan kru pesawat USS Enterprise terasa mengikat penonton untuk tetap duduk di kursinya hingga film berakhir.

Star Trek Into Darkness (2013) melanjutkan kisah petualangan Captain Kirk muda dalam mengejar musuh yang melakukan terror kepada pemerintah. Menuai pujian yang sama dengan film sebelumnya, sequel ini meraih lebih banyak box-office.

Seluruh ramalan filsafat, teori dan teknologi di beberapa film sci-fi terbaik seperti ini di masa depan mungkin akan menjadi kenyataan. Kita hanya bisa menunggu para ilmuwan mengembangkannya menjadi nyata. Semoga kemajuan ilmu dan teknologi ini membawa peradaban umat manusia menjadi lebih baik.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *