8 Rekomendasi Remake Film Klasik Indonesia yang Wajib Ditonton

Ditulis oleh Suci Maharani R

Industri perfilman Indonesia belakangan ini diramaikan dengan berbagai film remake yang dibuat oleh sineas lokal. Biasanya para sutradara dan rumah produksi mengadaptasi kisah dari film Barat, Korea, Thailand dan lainnya.

Namun tidak ada yang lebih epic daripada adaptasi dari film klasik Indonesia, contohnya film berjudul Pengabdi Setan (2017).

Film ini diadaptasi dari film berjudul sama tahun 1980, karya sutradara Sisworo Gautama Putra. Bahkan Joko Anwar mendapatkan pujian, karena film buatannya bikin para penonton ketakutan.

Sebenarnya ada banyak film karya sutradara Indonesia yang sengaja mengadaptasi film klasik populer. Bahkan beberapa film juga tidak hanya sukses di remake, tapi sukses dipasarkan hingga ke mancanegara.

Makanya kali ini Bacaterus akan memberikan 10 rekomendasi film remake Indonesia yang tidak kalah seru dari versi klasiknya. Mau tahu ada film apa saja? Untuk mendapatkan jawaban lengkapnya, kamu bisa membacanya di bawah ini.

Baca juga: 9 Film Petualangan Indonesia yang Terbaik dan Menginspirasi

1. Pengabdi Setan

Pengabdi Setan

Pengabdi Setan (2017) mungkin bisa disebut sebagai salah satu film horor Indonesia tersukses. Film yang diproduksi oleh Rapi Films dan CJ Entertainment ini, memang menorehkan banyak prestasi.

Mulai dari memboyong banyak penghargaan, hingga keberhasilan filmnya untuk tayang di beberapa negara. Bahkan di Malaysia, film ini mendapatkan antusias dan kesuksesan yang sangat besar lho.

Fyi, Pengabdi Setan (2017) diadaptasi dari film horor klasik Indonesia berjudul sama, karya sutradara Sisworo Gautama Putra.

Film satu ini diproduksi di bawah naungan PT. Rapi Film dan mulai ditayangkan pada tahun 1980. Film yang dibintangi oleh Adang Mansyur dan Diana Suarkom ini, menjadi film horor islam pertama di Indonesia dan sukses disebarkan hingga ke Amerika, Eropa dan Jepang.

2. Keluarga Cemara

Keluarga Cemara

Bagi orang-orang yang lahir tahun 80 hingga tahun 90-an, pasti mengingat sinetron yang legend banget karya Arswendo Atmowiloto.

Keluarga Cemara (1996) adalah sinetron yang tayang dari tahun 1996 hingga tahun 2005. Sinetron yang tayang di RCTI dan TV7 ini membuat anak-anak memahami, apa arti sebuah keluarga yang sesungguhnya.

Mengadaptasi kisah tersebut, Visinema Pictures, Ideosource Entertainment dan Kaskus membawa Keluarga Cemara (2018) ke era modern.

Dibintangi oleh Nirina Zubir, Ringgo Agus Rahman hingga Zara Adhisty, film ini menjadi salah satu film keluarga terbaik di Indonesia. Saking populernya, film garapan Yandy Laurens ini sampai dibuatkan sekuelnya di tahun 2022.

3. Suzzana: Bernapas dalam Kubur

Suzzana: Bernapas dalam Kubur
  • Tahun Rilis: 2018
  • Genre: Horror, Drama
  • Produksi: Soraya Intercine Films
  • Sutradara: Rocky Soraya, Anggy Umbara
  • Pemeran: Luna Maya, Herjunot Ali, Teuku Rifnu Wikana, Verdi Solaiman, Alex Abbad, Kiki Narendra, Asri Welas, Opie Kumis, Ence Bagus

Beralih ke film yang dibintangi oleh Luna Maya dan Herjunot Ali, Suzzana: Bernapas dalam Kubur (2018) memang populer banget. Film satu ini diapresiasi karena usaha pihak produksi untuk membuat Luna Maya terlihat persis seperti mendiang Suzanna.

Selain itu, film garapan Rocky Soraya dan Anggy Umbar ini bisa membawa unsur horor klasik yang menghantui para penontonnya.

Banyak orang yang percaya, bahwa film ini merupakan remake dari film Sundel Bolong (1981) dan Bernapas dalam Lumpur (1971).

Meski Sunil Soraya menolak filmnya disebut remake, film ini berhasil membuat penonton bernostalgia dengan sosok “Ratu Horor Nasional” yaitu Suzanna. Belum lagi akting dan usaha Luna Maya untuk bisa mirip dengan mendiang Suzanna, benar-benar bikin merinding.

4. Wiro Sableng 212

Wiro Sableng 212

Wiro Sableng 212 (2018) mungkin hanya diketahui sebagai salah satu film yang menceritakan pahlawan lokal. Padahal film ini sebenarnya diadaptasi dari novel populer karya Bastian Vino dan remake dari film dan sinetron lawas.

Semua ini berasal dari pikiran Vino G. Bastian yang bekerjasama dengan adik iparnya yaitu Sheila, yang membawa ide ini ke pihak 20th Century Fox.

Fyi, Bastian Vino adalah ayah kandung dari Vino G Bastian dan novel ini terdiri dari 185 edisi. Alhasil pihak produksi harus membedah berbagai silsilah karakter, senjata hingga jurus di buku ini.

Sejak pertama kali mengumumkan niatnya, pihak produksi langsung mendapatkan apresiasi dari penonton. Pasalnya banyak orang yang sudah tidak sabar, untuk melihat Wiro Sableng versi baru di bioskop.

5. Galih dan Ratna

Galih dan Ratna
  • Tahun Rilis: 2017
  • Genre: Romantic, Youth
  • Produksi: 360 Degrees Synergy, Nant Entertainment, Josh Pictures
  • Sutradara: Lucky Kuswandi
  • Pemeran: Refal Hady, Sheryl Sheinafia, Joko Anwar, Marissa Anita, Ayu Dyah Pasha, Hengky Tornando, Sari Koeswoyo

Tidak hanya film horor dan aksi, ternyata film bergenre romantis satu ini juga hasil remake dari film klasik lho. Inilah Galih dan Ratna (2017) film bergenre romantis dan remaja, yang disutradarai oleh Lucky Kuswandi.

Judul film satu ini mungkin tidak asing di telinga orang tua kita, pasalnya film ini memang diadaptasi dari film klasik populer tahun 1979.

Gita Cinta dari SMA (1979) adalah versi original yang dibuat oleh sutradara ternama Arizal. Film ini sukses dibintangi oleh Rano Karno dan Yessi Gusman, yang masih melegendaris hingga sekarang.

Sementara judul Galih dan Ratna, didapat dari lagu yang dinyanyikan oleh mendiang Chrisye. Lagu ini dijadikan sebagai soundtrack dan dimasukan kedalam album musik tema dari film karya Arizal ini.  

6. Warkop DKI Reborn

Warkop DKI Reborn

Film satu ini sudah jelas adalah remake dari film-film yang dibintangi oleh grup lawak legendaris Warkop DKI. Warkop DKI Reborn (2016-2020) diproduksi oleh Falcon Picture dan menggaet Anggy Umbara untuk menggarap filmnya.

Selain itu perubahan drastis dari para pemerannya, membuat penonton bernostalgia dengan sosok Warkop DKI yang asli.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram