Bacaterus / Film Barat / 10 Film Remaja Terbaik Sepanjang Masa yang Sangat Seru

10 Film Remaja Terbaik Sepanjang Masa yang Sangat Seru

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Oktober 2019

Masa remaja adalah saat di mana manusia berada di tengah-tengah jembatan dalam kehidupannya, yaitu antara masa anak-anak menuju masa dewasa.

Di masa-masa ini, manusia akan semakin banyak menerima pelajaran dan pengajaran dari kehidupan secara langsung karena rasa ingin tahu dan penasaran yang besar. Terutama bersama teman-temannya dalam melakukan berbagai aktifitas, seperti olahraga, hiking dan berpetualang.

Transisi pada remaja ini juga memunculkan banyak hal dalam sisi psikologis mereka yang nantinya akan berpengaruh besar dalam kehidupan dewasa mereka. Jika banyak hal positif yang diserap, maka ketika dewasa mungkin mereka akan menjadi orang baik, begitupun sebaliknya.

Pengaruh hormon juga sangat besar dimana rasa ingin mencintai pasangan sangat besar. Untuk hal ini adalah tugas orang tua yang menanamkan pendidikan yang baik kepada anak remajanya agar terhindar dari pengaruh buruk percintaan.

Ada penyair berkata, “Masa remaja adalah masa bercinta.” Kalimat ini terasa benar bagi para remaja manapun. Sudah banyak cerita cinta, baik yang manis ataupun pahit, terjadi pada masa remaja ini. Hollywood pun tidak ketinggalan dalam menampilkannya dalam sebuah film. Banyak film yang mengangkat tema tentang remaja, baik dari sisi kekeluargaan, pertemanan, percintaan dan psikologisnya.

Berikut ini kami tampilkan sepuluh film remaja terbaik yang pernah diproduksi oleh Hollywood. Banyak aktor dan aktris papan atas yang mulai angkat nama lewat film-film ini ketika mereka masih remaja dahulu. Bahkan karena pernah bersama dalam satu film, maka tidak heran pertemanan mereka masih berlangsung hingga sekarang.

1. Fast Times at Ridgemont High [1982]

Fast Times at Ridgemont High

Film remaja terbaik yang disutradarai oleh Amy Heckerling ini merupakan adaptasi dari buku karya Cameron Crowe yang juga bertindak selaku penulis naskah untuk film ini.

Dibintangi oleh aktor-aktris remaja saat itu, seperti Jennifer Jason Leigh, Phoebe Cates dan Sean Penn, mereka ini akan menjadi bintang papan atas di Hollywood dalam perjalanan karir perfilman mereka. Dan Phoebe Cates langsung menjadi idola remaja karena kecantikannya di film ini.

Selain mereka, masih ada penampilan dari para aktor remaja yang memulai karir aktingnya lewat film ini sebagai figuran, antara lain adalah Nicolas Cage dan Forest Whitaker, yang kemudian menjelma sebagai aktor papan atas Hollywood.

2. The Outsiders [1983]

The Outsiders

Film karya sutradara legendaris Francis Ford Coppola ini dibintangi oleh para calon aktor-aktris papan atas Hollywood, yaitu C. Thomas Howell, Rob Lowe, Emilio Estevez, Matt Dillon, Tom Cruise, Patrick Swayze, Ralph Macchio dan Diane Lane.

Setelah film ini, mereka semua menjadi bintang film terkenal, bahkan beberapa diantaranya masih menjadi aktor kelas A Hollywood saat ini. Bercerita tentang kelompok gang remaja yang bersaing dengan gang remaja lainnya hingga memunculkan kasus pembunuhan karenanya. Memang film ini terkesan keras, tetapi menyimpan pesan moral tentang pentingnya arti sebuah persahabatan.

3. Dazed and Confused [1993]

Dazed and Confused

Inilah film remaja yang digarap secara indie dengan semangat kebebasan yang disutradarai oleh Richard Linklater dan dibintangi oleh aktor-aktris remaja yang akan menjadi bintang film papan atas nantinya, antara lain Matthew McConaughey, Ben Affleck, Milla Jovovich, Cole Hauser dan Parker Posey.

Mengambil judul film dari sebuah judul lagu klasik karya Led Zeppelin, film ini seringkali masuk ke dalam daftar film dengan keuntungan terbaik dan juga film remaja terbaik

4. The Breakfast Club [1985]

The Breakfast Club

Bisa dibilang, inilah film remaja terbaik di era 1980an yang bercerita tentang lima siswa dari sebuah SMA yang dihukum karena kenakalannya dalam sebuah kelas tambahan yang diadakan pada pagi hari sebelum kelas normal dimulai.

Karena kepopuleran film ini, kelima pemerannya seringkali disebut sebagai “The Brat Pack”, meski yang masih melanjutkan karir perfilmannya hanya Emilio Estevez, putra dari Michael Sheen. Karena seringnya bersama dalam kelas disiplin ini, mereka berlima menjadi sahabat di atas segala perbedaan karakter dan kenakalan yang pernah mereka lakukan.

5. Stand by Me [1986]

Stand by Me

Film yang diangkat dari novella karya Stephen King ini membuktikan jika remaja adalah masa-masa penuh petualangan. Demi menemukan jasad seorang anak yang dinyatakan hilang, empat remaja melakukan petualangan melintas jalanan dan hutan.

Di antara empat aktor remaja yang menjadi pemeran utama di film ini, muncul nama River Phoenix dan Corey Feldman yang langsung menjadi idola para remaja saat itu. Sutradara Rob Reiner mampu mengolah cerita dengan baik dan menyentuh, terutama dengan tampilnya lagu “Stand by Me” yang dilantunkan oleh Ben E. King yang menjadi theme song film ini.

6. Ferris Bueller’s Day Off [1986]

Ferris Bueller’s Day Off

Matthew Broderick menjadi idola remaja lewat film unik yang disutradarai oleh John Hughes ini. Apa yang menjadi keunikannya? Sang pemeran utama seringkali bercerita kepada kamera tentang apa yang akan dilakukannya dan trik-trik untuk menghindari kepala sekolah, kakak dan orang tuanya, agar dia bisa bolos sekolah dan keliling kota bersama teman dan kekasihnya.

John Hughes menampilkan keindahan kota Chicago dengan berbagai macam bangunan khasnya dan lingkungan masyarakatnya. Diakui oleh sang sutradara, film ini adalah bukti kecintaannya kepada kota Chicago..

7. American Pie [1999]

American Pie

Lima sekawan dengan problematika remaja yang berbeda ini, memiliki misi yang sama untuk bisa melepaskan keperjakaan mereka sebelum kelulusan SMA. Tema film ini memang mengarah kepada kecenderungan seksual karena meningkatnya hormon masa remaja, tetapi banyak hal yang mengundang kelucuan dari tema ini yang diangkat dengan baik oleh Chris dan Paul Weitz dalam debut penyutradaraan mereka.

Karena kesuksesan film ini, kemudian muncul tiga sequel sebagai kelanjutan cerita, yaitu American Pie 2 [2001], American Wedding [2003] dan American Reunion [2012]. Selain itu ada beberapa film direct-to-video yang juga merupakan franchise dari film ini.

8. Superbad [2007]

Superbad

Film yang naskahnya ditulis oleh duo komedian Seth Rogen dan Evan Goldberg saat mereka berusia 15 tahun ini memang sepertinya menceritakan kisah mereka saat masih remaja.

Dibintangi oleh Jonah Hill dan Michael Cera, film yang diproduseri oleh Judd Apatow ini menampilkan banyak adegan lucu dan menggelitik dari tingkah-polah dua remaja ini yang akhirnya membuat mereka dalam petualangan seru, dari dikejar polisi hingga berhasil masuk ke dalam pesta sekolah.

9. The Perks of Being a Wallflower [2012]

The Perks of Being a Wallflower

Sangat beruntung jika sebagai siswa baru di sekolah dan mendapat kakak kelas yang baik hati yang bisa menunjukkan indahnya masa remaja. Hal ini menjadi isi cerita dari film yang merupakan adaptasi novel karya Stephen Chbosky, yang juga bertindak selaku penulis naskah dan sutradaranya.

Diperankan oleh Logan Lerman, Emma Watson dan Ezra Miller, banyak adegan yang mengingatkan jika masa remaja adalah saatnya untuk menikmati kehidupan tanpa tekanan sebelum datangnya keharusan mencari penghidupan saat dewasa kelak. Dipenuhi dengan lagu-lagu rock klasik, film ini menuai banyak pujian dari para kritikus dan moviegoers.

10. Boyhood [2014]

Boyhood film remaja terbaik

Sepertinya belum ada yang akan bisa menyamai pencapaian Boyhood dalam beberapa tahun ke depan dalam menampilkan kisah perkembangan remaja secara aktual. Sutradara Richard Linklater membesut film ini selama 12 tahun dengan para aktor dan aktrisnya yang melakukan syuting sekali dalam setahun sesuai dengan perubahan fisik mereka.

Hal tersebut termasuk pada karakter utamanya yang memulai film di usia 6 tahun hingga saat dia lulus dari SMA dan bersiap menuju dunia perkuliahan. Film ini benar-benar menampilkan perubahan pada seorang remaja secara nyata, bukan hanya fisiknya, tetapi juga psikologisnya.

Itulah sepuluh film remaja terbaik yang cukup mewakili budaya remaja di era 1980an hingga saat ini. Setiap film memiliki momen dan trend tersendiri yang menjadikan para pemerannya sebagai idola dan gaya mereka langsung ditiru oleh para remaja pada masanya.

Film ini bukan hanya ditujukan bagi penonton remaja saja, tetapi juga pantas disimak oleh para orang tua sebagai bahan pertimbangan dalam menghadapi dan mendidik anak remajanya agar tidak sampai keluar jalur dan tetap memiliki pemikiran yang positif serta berprestasi dalam bidang apapun.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar