bacaterus web banner retina
Bacaterus / Film Barat / 8 Film Terbaik yang Disutradarai oleh Paul Thomas Anderson

8 Film Terbaik yang Disutradarai oleh Paul Thomas Anderson

Ditulis oleh Anggie Warsito - Diperbaharui 22 Februari 2021

Salah satu sutradara berbakat Hollywood yang tak boleh kamu lewatkan adalah Paul Thomas Anderson (PTA). Dalam setiap filmnya, sutradara kelahiran Studio City ini hampir selalu membahas persoalan keluarga dan juga agama.

Di tangan Anderson, kedua tema itu diolah secara variatif, sehingga tak terasa monoton dan menggurui. Partner hidup dari Maya Rudolph ini juga pandai memaksimalkan talenta aktor-aktor yang dia andalkan. Mulai dari aktor komedi sekelas Adam Sandler hingga method actor sekelas Daniel Day-Lewis.

Sejauh ini, Anderson sudah menelurkan delapan film yang diapresiasi berbagai pihak. Kedelapan film itu akan Bacaterus jabarkan di sini. Siapa tahu, kamu tertarik untuk mengenal sutradara yang akrab disapa PTA ini. Adapun film-film Thomas Anderson sendiri bisa kamu dilihat di bawah ini!

1. Hard Eight

Hard Eight

  • Tahun Rilis: 1996
  • Genre: Kriminal
  • Produksi: Rysher Entertainment
  • Sutradara: Paul Thomas Anderson
  • Pemeran: Philip Baker Hall, John C. Reilly, Gwyneth Paltrow, Samuel L. Jackson, Philip Seymour Hoffman

Ini adalah debut film panjang pertama dari seorang PTA. Cerita pada film ini sendiri merupakan pengembangan dari film pendek yang pernah PTA buat, yaitu Cigarette & Coffee.

Berdurasi 102 menit, film ini berkisah tentang seorang penjudi bernama Sidney yang mengajarkan soal perjudian kepada pemuda bernama John. Dua tahun setelah diajari Sidney, John berhasil mendapatkan uang dan mengangkat Sidney sebagai gurunya.

Konflik dimulai saat punya teman baru bernama Jimmy. Seorang pekerja keamanan yang lagi PDKT sama seorang pelayan bernama Clementine. Selain sebagai debut untuk PTA, film ini juga menjadi awal kerjasama sang sutradara dengan Philip Seymour-Hoffman.

Philip Seymour Hoffman sendiri merupakan aktor yang selalu diandalkan PTA di hampir tiap filmnya. Di Hard Eight, Hoffman memainkan peran kecil sebagai seorang pemain crap.

2. Boogie Nights

Boogie Nights

* sumber: www.imdb.com

  • Tahun Rilis: 1997
  • Genre: Drama
  • Produksi: Lawrence Gordon Productions, Ghoulardi Film Company
  • Sutradara: Paul Thomas Anderson
  • Pemeran: Mark Wahlberg, Julianne Moore, Burt Reynolds, Jon C. Reilly, Philip Seymour Hoffman

Setahun setelah Hard Eight, PTA langsung tancap gas dengan merilis Boogie Night. Film sepanjang 155 menit ini berkisah tentang seorang pemuda bernama Eddie Adams.

Tokoh yang diperankan Mark Wahlberg itu selalu mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari ibunya. Hal itu lama-kelamaan bikin dia kesal dan memutuskan minggat dari rumahnya.

Dia pun kabur ke rumah Jack Horner (Burt Reynolds). Seorang sutradara ternama yang produktif menghasilkan film-film porno. Selain mengizinkan Eddie tinggal, Jack juga mengajak Eddie untuk main di sejumlah film porno buatannya, serta menjadikan Eddie sebagai bintang porno ternama.

Singkat cerita Eddie pun sukses menjadi bintang porno ternama dengan nama panggung Dirk Diggler. Walaupun kental dengan unsur dunia film porno, film ini justru secara halus menyentil isu soal keluarga.

Di Boogie Nights, PTA seolah menggambarkan bahwa terkadang keluarga bisa menjadi toxic buat kita. Dan terkadang, kita bisa menemukan rasa kasih sayang khas keluarga justru dari luar keluarga kita sendiri. Seperti Eddie Adams yang justru mendapatkan kasih sayang dari para pemain dan kru film porno yang bekerja sama dengannya.

3. Magnolia

Magnolia

* sumber: www.imdb.com

  • Tahun Rilis: 1999
  • Genre: Drama Psikologis
  • Produksi: Ghoulardi Film Company, JoAnne Sellar Productions
  • Sutradara: Paul Thomas Anderson
  • Pemeran: Jeremy Blackman, Tom Cruise, Melinda Dillon, Julian Moore, Philip Seymour Hoffman

Film sepanjang 188 menit ini konon terinspirasi dari salah satu kutipan Alkitab. Tepatnya, Exodus 8 ayat 2 yang bunyinya “jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan menulahi seluruh daerahmu dengan katak”.

Ayat Alkitab itu tak hanya dijadikan sebagai fondasi cerita di film ini. Tetapi, juga dimunculkan sebagai simbol yang bisa kamu temukan di sepanjang film ini berjalan. Hal itu bisa kamu lihat dari kehadiran simbol angka 8 dan 2 di hampir sepanjang film, serta hujan katak yang muncul di beberapa adegan.

4. Punch-Drunk Love

Punch-Drunk Love

* sumber: www.timeout.com

  • Tahun Rilis: 2002
  • Genre: Dark-Comedy, Drama, Romance
  • Produksi: Columbia Pictures, Revolution Studios, New Line Cinema
  • Sutradara: Paul Thomas Anderson
  • Pemeran: Adam Sandler, Emily Watson, Luis Guzman, Philip Seymour Hoffman

Adam Sandler adalah salah satu aktor komedi ternama. Namun, di tangan PTA, aktor kelahiran Brooklyn itu disulap menjadi aktor film serius. Dan Punch-Drunk Love adalah bukti sahih, bahwa Sandler rupanya juga jago main di film yang relatif lebih serius.

Di Punch-Drunk Love, Adam Sandler berperan sebagai Barry Egan. Seorang pria single yang selalu diledek oleh ketujuh kakak perempuannya. Terutama, karena status single yang dia miliki.

Seperti Boogie Night, isu keluarga juga diangkat di film ini. FYI, film berdurasi 95 menit ini merupakan salah satu film yang menginspirasi Joko Anwar. Saking terinspirasinya, sutradara Janji Joni itu sampai menjadikan judul film ini sebagai salah satu tato di tubuhnya.

5. There Will Be Blood

There Will Be Blood

* sumber: www.kpbs.org

  • Tahun Rilis: 2007
  • Genre: Epic Drama Period
  • Produksi: Ghoulardi Film Company
  • Sutradara: Paul Thomas Anderson
  • Pemeran: Daniel Day-Lewis, Paul Dano, Dillon Freasier, Ciaran Hinds

Film yang diangkat dari novel Oil karya Upton Sinclair, film ini menandai awal kerjasama antara PTA dengan Jonny Greenwood dan Daniel Day-Lewis. Jonny Greenwood bertanggung jawab atas music scoring There Will Be Blood. Sedangkan Daniel Day-Lewis dipercaya sebagai pemeran utama di film ini.

Film berdurasi 150 menit berfokus pada dua toko utamanya, Daniel Plainview (Daniel Day-Lewis), serta Eli Sunday (Paul Dano). Daniel Plainview adalah seorang pengusaha kilang minyak yang sangat ambisius, namun amat sayang kepada anak angkatnya. Sedangkan Eli Sunday adalah seorang tokoh agama yang menjadikan agama sebagai alat untuk meraup keuntungan duniawi.

6. The Master

The Master 2012

* sumber: filmdaze.net

 

  • Tahun Rilis: 2012
  • Genre: Drama Psikologis
  • Produksi: JoAnne Sellar Productions, Ghoulardi Film Company, Anapurna Pictures
  • Sutradara: Paul Thomas Anderson
  • Pemeran: Joaquin Phoenix, Amy Adams, Laura Dern, Philip Seymour Hoffman

Sebelum bermain di film Joker (2019), Joaquin Phoenix sempat bermain di dua film Paul Thomas Anderson. Salah satunya adalah The Master (2012). Di film ini, Phoenix berperan sebagai Freddie Quell. Seorrang veteran perang yang memiliki kecanduan terhadap alkohol dan seks.

Di film ini, Quell akan berjumpa dengan Lancaster Dodd (Philip Seymour Hoffman). Seorang pemimpin sekte sesat yang justru bikin Quell sembuh dari kecanduannya selama ini.

The Master sendiri merupakan film terakhir Philip Seymor Hoffman bersama PTA. Sebab, dua tahun setelah film ini dirilis, Hoffman menghembuskan nafas terakhirnya karena overdosis.

7. Inherent Vice

Inherent Vice

* sumber: letterboxd.com

  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Period Neo-Noir Crime
  • Produksi: RatPac-Dune Entertainment, Ghoulardi Film Company
  • Sutradara: Paul Thomas Anderson
  • Pemeran: Joaquin Phoenix, Josh Brolin, Owen Wilson, Reese Witherspoon

Ini adalah film kedua PTA yang dibintangi Joaquin Phoenix. Di film sepanjang 149 menit itu, Phoenix berperan sebagai Larry “Doc” Sportello. Seorang investigator dan juga seorang hippie.

Isu agama cukup diangkat di film satu ini. Hal ini bisa dilihat dari kehadiran sebuah komunitas keagamaan di film ini. Di mana, komunitas tersebut punya ciri khas berupa jubah berbahan handuk.

8. Phantom Thread

Phantom Thread

* sumber: fallenrocket.blogspot.com

  • Tahun Rilis: 2017
  • Genre: Historical Drama
  • Produksi: Annapurna Pictures, Ghoulardi Film Company, Perfect World Pictures
  • Sutradara: Paul Thomas Anderson
  • Pemeran: Daniel Day-Lewis, Lesley Manville, Vicky Krieps

Sinopsis & Review Phantom Thread

Ini adalah film kedua PTA Bersama Daniel Day-Lewis, sekaligus film terakhir Day-Lewis di kancah sinema. Day-Lewis sendiri memutuskan pensiun setelah film ini resmi dirilis.

Di Phanto Thread, Daniel Day-Lewis berperan sebagai Reynold Woodcock. Seorang penjahit di era 50-an yang terkenal perfeksionis dan sangat percaya takhayul. Reynold selalu menyembunyikan pesan-pesan tersembunyi di tiap lapisan gaun yang dia jahit.

Hingga pada suatu hari, Reynolds berjumpa pelayan restoran bernama Alma (Vicky Krieps). Si pelayan restoran itu kelak akan menjadi kekasih Reynolds, serta memberi dinamika tersendiri bagi kehidupan si penjahit tersebut.

Paul Thomasi Anderson merupakan salah satu sutradara berbakat Hollywood. Dia selalu menciptakan film-film bagus yang temanya nyerempet hubungan keluarga serta agama. Sudah ada delapan film yang dia buat sejauh ini.

Rencananya, sutradara kelahiran Studio City ini akan membuat film baru lagi di tahun mendatang. Kita tunggu seperti apa film PTA selanjutnya. Namun, sebelum itu, mari simak dulu delapan filmnya yang sudah Bacaterus sebutkan di atas!

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram