10 Film Terbaik dari Lukman Sardi yang Wajib untuk Ditonton

Ditulis oleh Siti Hasanah

Lukman Sardi merupakan seorang aktor yang namanya mungkin sudah tidak asing bagi pecinta film. Ia merupakan putra dari Idris Sardi, seorang musisi ternama.

Lukman telah memulai karier aktingnya sejak berusia 7 tahun dengan membintangi film-film yang menguras air mata. Dia memulai berakting secara serius saat bermain dalam film Gie garapan Mira Lesmana.

Saat ini mungkin kamu sering melihat wajahnya wara-wiri dalam berbagai film nasional. Bagi penggemar film nasional, berikut ini adalah beberapa rekomendasi film yang dibintangi oleh Lukman Sardi yang menarik untuk kamu tonton.

1. Gie

film lukman sardi-1_
  • Tahun Rilis: 2005
  • Genre: Biografi, Drama
  • Produksi: Sinemart Pictures, Miles Films 
  • Sutradara: Riri Riza
  • Pemeran: Nicholas Saputra, Sita Nursanti, Wulan Guritno, Indra Birowo, Lukman Sardi, Thomas Nawilis, Jonathan Mulia

Film Gie merupakan sebuah film yang diadaptasi dari sebuah buku berjudul “Catatan Seorang Demonstran.” Buku ini dibuat berdasarkan buku harian dari Soe Hok Gie sendiri.

Filmnya merupakan biografi dari seorang Soe Hok Gie (Nicholas Saputra). Dia merupakan seorang aktivis Tionghoa yang bergerak di era Orde Lama dan Orde Baru, pada masa transisi kepemimpinan kala itu. 

Selain memperlihatkan sepak terjang Soe Hok Gie sebagai aktivis, filmnya juga menggambarkan kecintaan Gie pada alam dan sekelumit kisah cintanya.

Pada Film Gie ini, Lukman Sardi berperan sebagai Herman Lantang, sahabat dari Soe Hok Gie. Dia dan Gie menjadi inspirator gerakan long march mahasiswa UI kala itu untuk menurunkan Soekarno pada masa Tritura.

2. Berbagi Suami

film lukman sardi-2_

Film Berbagi Suami merupakan film yang mengisahkan tentang pernikahan poligami yang terjadi pada tiga orang wanita dengan latar sosial, ekonomi dan etnis yang berbeda.

Filmnya terbagi menjadi tiga segmen dari kisah Salma (Jajang C.Noer), Siti (Shanty) dan Ming (Dominique Agisca Diyose). Setiap segmen mengisahkan bagaimana poligami yang terjadi di berbagai kalangan sesungguhnya.

Pada film Berbagi Suami, ketiga pria yang berpoligami tersebut adalah Pak Haji (El Manik), Pa Lik (Lukman Sardi) dan Koh Abun (Tio Pakusadewo).

Ketiga wanita yang dipoligami dalam film tersebut pernah bertemu satu sama lain, tetapi mereka tidak saling mengenal. Film ini menuturkan kisah tiga wanita tersebut dengan polemik yang mereka hadapi dalam hidup berpoligami.

3. Rectoverso

film lukman sardi-3_

Rectoverso merupakan film yang diadaptasi dari album lagu dari Dewi Lestari yang berjudul Rectoverso. Filmnya sendiri merupakan 5 kisah cinta yang dipilih dari 11 kisah cinta yang terdapat dalam Rectoverso. Setiap kisah cintanya ditampilkan dalam bentuk terpisah, tetapi setiap kisahnya memiliki tema yang masih berkaitan satu sama lain.

Pada film Rectoverso, Lukman Sardi bermain pada segmen “Malaikat Juga Tahu.” Ia berperan sebagai Abang, seorang pemuda yang mengidap Autisme.

Abang tinggal bersama ibunya yang mengelola kos-kosan. Abang ternyata jatuh cinta kepada seorang penghuni kos yang bernama Leia (Prisia Nasution). Tetapi kehadiran adik Abang, yaitu Hans (Marcell Domits), membuat Leia jadi tertarik pada sang adik.

4. Sang Penari

film lukman sardi-4_

Sang penari merupakan film terbaik yang mampu meraih piala Citra sebagai film terbaik. Film ini merupakan adaptasi dari Novel berjudul Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Filmnya merupakan kisah cinta dari Srintil (Prisia Nasution) dan Rasus (Oka Antara). Kisah cinta mereka terhalang oleh adat dan juga situasi politik di tahun 1960an.

Pada film Sang penari, Lukman Sardi berperan sebagai Bahar yang merupakan seorang anggota PKI. Bahar datang ke Desa Paruk tempat tinggal dari Srintil. Kedatangan Bahar menjadi petaka bagi Desa Dukuh Paruk. Desa ini menjadi satu desa yang mengalami proses pembantaian orang-orang yang dituduh sebagai anggota PKI kala itu.

5. 7/24

film lukman sardi-5_

Film 7/24 menceritakan sepasang suami istri Tania (Dian Sastrowardoyo) dan Tyo (Lukman Sardi) yang penggila kerja. Tania bekerja di sebuah bank sebagai Customer Relationship Manager. Sedangkan Tyo bekerja sebagai sutradara film. Meski keduanya sibuk bekerja, tetapi mereka tetap perhatian kepada putri mereka Alya (Hadijah).

Satu saat Tyo pingsan di tempat syuting karena kelelahan sehingga harus dirawat di rumah sakit. Maka Tania pun menjadi lebih sibuk karena ia pun harus mengurus anak dan suaminya yang sakit.

Pada akhirnya Tania pun tumbang dan di rawat di rumah sakit. Momen kebersamaan di rumah sakit bukan membuat keduanya semakin dekat, tetapi malah membuat mereka berseteru hebat.

6. Sang Pencerah

film lukman sardi-6_

Sang Pencerah merupakan film biografi sejarah yang menceritakan kisah tokoh muslim Kyai Haji Ahmad Dahlan (Lukman Sardi). Beliau berusaha meluruskan ajaran Islam agar sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Ia membawa pembaharuan dalam ajaran Islam dengan pemikirannya yang kritis.

Pemikiran Ahmad Dahlan yang kritis justru memantik perseteruan dengan Ulama lain. Ia berseteru dengan Petinggi Masjid Agung Kauman dan Kyai Penghulu Cholil Kamaludiningrat (Slamet Raharjo) dalam penentuan kiblat masjid.

Banyak lagi tuduhan yang dialamatkan kepadanya dengan pemikiran kritisnya itu. Tetapi ia tetap teguh menjalankan prinsipnya itu dengan dibantu kelima muridnya.

7. Quickie Express

film lukman sardi-7_
  • Tahun Rilis: 2007
  • Genre: Komedi, Drama, Percintaan
  • Produksi: Kalyana Shira Film
  • Sutradara: Dimas Djayadiningrat
  • Pemeran: Sandra Dewi, Tora Sudiro, Lukman Sardi, Aming Sugandhi, Tio Pakusadewo, Rudi Wowor

Quickie Express adalah film yang mengisahkan tentang orang pemuda yang bekerja sebagai seorang Gigolo. Jojo (Tora sudiro) merupakan pemuda yang sering sekali berganti pekerjaan, tetapi ia tidak lelah menjalani semuanya meski dari nol.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram