bacaterus web banner retina

Daftar Film Komedi Thailand yang Paling Lucu Sepanjang Masa

Ditulis oleh Linda - Diperbaharui 23 Juli 2021

Dalam industri film, popularitas film Thailand memang masih kalah jika dibandingkan dengan film Korea. Namun dari segi kualitasnya, film Thailand jelas tidak kalah baik dari film-film buatan Negeri Ginseng tersebut. Salah satu yang paling disukai dari film Thailand adalah kelucuannya. Ya, banyak sekali film komedi Thailand yang bisa membuat penontonnya terpingkal-pingkal.

Selain alur ceritanya yang baik, akting dari para bintang film Thailand juga layak diacungi jempol. Mereka benar-benar menghayati peran yang dimainkan dengan akting-akting konyolnya. Nah, berikut Bacaterus akan mengulas film komedi Thailand terbaik dan terbaru yang pastinya akan mengundang gelak tawa para penontonnya.

2020 - Sekarang

Industri perfilman Thailand biasanya cukup produktif. Namun karena 2020 pandemi COVID-19 menyerang seluruh dunia, maka industri perfilman Thailand terpaksa mengundur jadwal perilisan film atau menunda proses syuting film. Berikut adalah list film-filmnya.

1. The Con-Heartist

Daftar Film Komedi Thailand yang Paling Lucu Sepanjang Masa 1Sumber: scmp.com
  • Tahun Rilis: 2020
  • Genre: Comedy, Romance
  • Produksi: GDH 559
  • Sutradara: Mez Tharatorn
  • Pemeran: Nadech Kugimiya, Pimchanok Leuwisetpaiboon, Thiti Mahayotaruk

Apa jadinya jika penipu justru bekerjasama dengan korbannya untuk mengerjai orang lain? Ya, plot seperti ini bisa kamu temukan ketika menonton “The Con-Heartist”. Tower (Nadech Kugimiya) yang gagal menipu Ina (Pimchanok Leuwisetpaiboon) melalui telepon justru janjian untuk kopi darat. Ina hendak memanfaatkan Tower untuk mengembalikan sejumlah yang yang dipinjam oleh mantan kekasihnya.

Sebagai cara agar Tower mau membantunya, Ina yang merupakan seorang mantan bankir mengancam akan memviralkan data-data pribadi Tower jika pemuda itu tidak menyanggupi permintaannya. Tower pun bersedia membantu Ina mendapatkan apa yang memang menjadi haknya. Tentu saja di sepanjang usaha mereka berdua menjalankan misi ada banyak halangan, rintangan, dan kekonyolan yang harus dialami.

2. Low Season

Low Season
  • Rilis: 2020
  • Genre: Comedy, Horror, Romance
  • Produksi: Sahamongkolfilm International Company
  • Sutradara: Nareubadee Wetchakam
  • Pemeran: Mario Maurer, Ploypailin Thangprapaporn, Kidakarn Chatkaewmanee

Putus cinta dan patah hati, Lin (Ploypailin Thangprapaporn), seorang gadis indigo memutuskan untuk berlibur ke daerah terpencil di utara Thailand. Lin menyewa sebuah penginapan melalui aplikasi. Namun setibanya di sana, Lin terkejut karena tampilan penginapannya tidak sesuai dengan yang di aplikasi. Penginapan itu begitu tua dan suasananya seperti di film horor.

Mengingat Lin adalah gadis indigo, maka ia bisa melihat makhluk halus di sekitar penginapan. Lin ketakutan dan berpikir malam terasa sangat panjang. Pagi hari, suasana di sekitar penginapan begitu berbeda dengan malam hari. Suasananya cerah dan menyenangkan. Di pagi itu juga Lin bertemu dengan Pud (Mario Maurer), seorang penulis skenario ber-genre horor.

Latar belakang Lin sebagai gadis indigo cukup menarik perhatian Pud. Diam-diam pria itu menulis naskah dengan menjadi Lin sebagai tokoh utamanya. Awalnya Lin merasa terganggu dengan Pud yang terkadang selalu menatapnya diam-diam. Namun karena selalu bersama, timbul perasaan suka di antara Pud dan Lin.

3. Pee Nak 2

Pee Nak 2
*
  • Rilis: 2020
  • Genre: Comedy, Horror
  • Produksi: -
  • Sutradara: Phontharis Chotkijsadarsopon
  • Pemeran: Phiravich Attachitsataporn, Timethai Plangsilp, Paisarnkulwong Vachiravit

Melanjutkan cerita dari film pertamanya, “Pee Nak 2” sempat tayang di beberapa bioskop di Indonesia sebelum sejumlah bioskop ditutup karena pandemi. Cerita film ini masih tentang tiga pemuda yang menjadi biksu mendadak. Namun, dari ketiganya hanya Nhong yang tetap konsisten menjadi biksu. Sementara First dan Balloon meninggalkan kuil dan janji mereka untuk menjadi biksu.

First dan Balloon kembali ke kota. Akan tetapi, di kota ia justru diganggu oleh hantu. Usut punya usut, gangguan makhluk halus itu adalah konsekuensi karena mereka berdua melanggar sumpahnya sendiri untuk menjadi biksu.

Dengan terpaksa, First dan Balloon kembali ke kuil untuk menghindari gangguan hantu. Namun, apakah gangguan hantu tersebut benar-benar berhenti setelah mereka kembali ke kuil?

2010 – 2019

Kejayaan film-film komedi Thailand bersinar di tahun 2010 – 2019. Terbukti sejumlah film komedi Thailand yang tayang di masa ini begitu digemari. Nggak cuma disaksikan oleh masyarakat Thailand saja, film-film komedi Thailand selama 10 tahun ini juga disukai oleh masyarakat di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.

Yuk, simak daftar film komedi Thailand terbaik yang rilis di tahun 2010 – 2019!

1. First Love (A Little Thing Called Love)

Crazy Little Thing Called Love
  • Rilis: 2010
  • Genre: Comedy, Romance
  • Produksi: Sahamongkol Film International
  • Sutradara: Puttipong Pormsaka Na-Sakonnakorn, Wasin Pokpong
  • Pemeran: Mario Maurer, Baifern Pimchanok, Tangi Namonto

Sinopsis & Review A Little Thing Called Love

Film First Love dikenal juga dengan judul Crazy Little Thing Called Love. Film ini menceritakan tentang seorang perempuan buruk rupa bernama Nam (Pimchanok Luevisadpaibul) yang jatuh cinta kepada seorang lelaki tampan rupawan bernama Shone (Mario Maurer).

Nam kemudian berusaha sekuat tenaga untuk merubah penampilannya hingga menjadi seorang wanita yang cantik jelita agar Shone juga mencintainya. Meskipun kental dengan suasana romantis, namun film ini juga banyak dibumbui dengan adegan komedi yang sangat konyol.

2. SuckSeed

Suckseed
  • Rilis: 2011
  • Genre: Comedy,Music, Romance
  • Produksi: Jorkwang Films, GMM Tai Hub
  • Sutradara: Chayanop Boonprakob
  • Pemeran: Jirayu La-ongmanee, Nattasha Nauljam, Pachara Chirathivat

Suckseed merupakan film komedi yang menceritakan persahabatan dua orang anak SMA bernama Ped (Jirayu La-ongmanee) dan Koong (Pachara Chirativat). Mereka berdua sudah berteman semenjak sekolah dasar dan selalu memiliki hobi yang sama. Ketika beranjak ke SMA, keduanya membuat sebuah grup band dan bercita-cita untuk memenangkan sebuah audisi.

Proyek band yang mereka bentuk pada mulanya berjalan lancar. Namun masalah mulai timbul ketika keduanya ternyata jatuh cinta pada wanita yang sama yakni Ern (Nattasha Nauljam). Ped sebenarnya sudah jatuh cinta pada Ern semenjak SD, namun ia malu untuk mengungkapkannya. Band yang mereka bentuk kemudian bubar dan semua yang dicita-citakannya musnah.

Film ini harus berada dalam daftar film Thailand terbaik yang Anda tonton. Kelakuan tiga sekawan yang selalu ditimpa kesialan tersebut pastinya akan mengocok perut Anda. Tema friendship yang diusungnya juga akan memberikan pelajaran kepada kita mengenai arti persahabatan.

3. Hello Stranger

Hello Stranger
  • Rilis: 2010
  • Genre: Comedy, Romance
  • Produksi: Jorkwang films, GMM Tai Hub
  • Sutradara: Banjong Pisanthanakun
  • Pemeran: Chantavit Dhanasevi, Nuengthida Sophon

Hello Stranger adalah film komedi Thailand yang dibintangi oleh Chantavit Dhanasevi. Di film ini ia berperan sebagai Dang, seorang lelaki yang baru saja diputuskan oleh pacarnya. Untuk mengobati rasa galaunya, ia kemudian ikut dalam sebuah tour ke Korea Selatan. Namun sesampainya di sana, ia malah terpisah dari rombongannya.

Di sana, tanpa sengaja ia bertemu dengan seorang wanita asal Thailand yang juga sedang berlibur. Ia kemudian mengikuti wanita tersebut ke berbagai tempat di Korea. Pada awalnya si wanita merasa risih, namun lama kelamaan ia malah jatuh cinta kepada Dang.

Salah satu hal yang menarik dari film romantis ini adalah ketidaktahuan Dang akan nama wanita tersebut. Ya, semenjak berkenalan, si wanita sama sekali tidak pernah memberitahukan namanya. Maka dari itulah film ini diberi judul Hello Stranger yang berarti “Halo Orang Asing”.

4. Pee Mak

Pee Mak (Copy)
  • Rilis: 2013
  • Genre: Comedy, Romance, Horror
  • Produksi: GMM Tai Hub
  • Sutradara: Banjong Pisanthanakun
  • Pemeran: Mario Maurer, Davika Hoorne, Nattapong Chartpong

Pee Mak merupakan film komedi horror yang dibintangi oleh Mario Maurer dan Davika Hoorne. Film ini berlatar pada jaman peperangan di mana Mak (Mario Maurer) sebagai tentara harus meninggalkan istrinya Nak (Davika Hoorne) yang sedang hamil.

Nak kemudian meninggal ketika melahirkan, namun Mak tidak mengetahuinya. Ketika pulang, Mak tidak menyadari jika istrinya telah menjadi hantu. Teman-teman Mak kemudian berusaha sekuat tenaga untuk memberitahu Mak bahwa istrinya tersebut adalah hantu.

Meskipun sedikit dibumbui aroma horor yang mencekam, namun cerita dari film Pee Mak ini sangatlah lucu. Sebagai informasi, Pee Mak merupakan film Thailand dengan pendapatan paling banyak sepanjang masa hingga saat ini.

5. Friend Zone

film komedi thailand Friend Zone
  • Rilis: 2019
  • Genre: Comedy, Romance
  • Produksi: Jorkwang Films, GDH 559
  • Sutradara: Chayanop Boonprakob
  • Pemeran: Pimchanok Leuwisetpaiboon, Naphat Siangsomboon, Jason Young

Film Friend Zone mengisahkan tentang Palm (Nine Naphat) dan Gink (Pimchanok Leuwisetpaiboon) yang telah menjalin ikatan persahabatan semenjak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Palm jatuh hati pada Gink, tapi Gink menganggapnya sebagai sahabat saja, tak lebih.

Meski begitu, keduanya masih terus menjalin hubungan pertemanan selama bertahun-tahun. Bahkan saat Gink sudah punya pasangan, Palm tetap ada untuk mendengarkan segala keluh kesahnya. Akankah cinta Palm pada Gink berbalas? Tonton langsung film Friend Zone, ya.

6. ATM: Er Rak Error

ATM Er Rak Error
  • Rilis: 2012
  • Genre: Comedy, Romance
  • Produksi: GMM Tai Hub (GTH) Co. Ltd
  • Sutradara: Mez Tharantorn
  • Pemeran: Chantavit Dhanasevi, Preechaya Pongthananikorn

Film komedi terlucu selanjutnya adalah ATM: Er Rak Error yang bercerita tentang seorang karyawan bank bernama Sua (Chantavit Dhanasevi) yang jatuh cinta kepada manajernya yang bernama Jib (Preechaya Pongthananikorn). Sayangnya, di bank tersebut terdapat peraturan yang melarang adanya hubungan antar pegawainya. Maka dari itu, salah satu dari mereka harus keluar dari perusahaan jika ingin melanjutkan hubungan tersebut.

Pada suatu hari terjadi kerusakan pada sistem ATM sehingga orang yang mengambil uang di sana akan mendapatkan uang dua kali lipat. Nah, Sua dan Jib ditugaskan untuk mengembalikan uang yang bocor tersebut. Keduanya kemudian terlibat ‘pertempuran’ sengit karena siapa yang kalah harus mengundurkan diri dari perusahaan.

ATM: Er Rak Error menjadi salah satu film komedi paling sukses di Thailand berkat akting kocak dari Chantavit Dhanasevi dan Preechaya Pongthananikorn. Karena kesuksesannya, film ini kemudian dibuat drama serinya dengan judul ATM 2. Menariknya dalam drama seri tersebut, seluruh pemain dari film ATM juga dilibatkan dengan kisahnya masing-masing.

7. I Fine... Thank You, Love You

I Fine Thank You, Love You
  • Rilis: 2014
  • Genre: Comedy, Romance
  • Produksi: GMM Tai Hub
  • Sutradara: Mez Tharantorn
  • Pemeran: Puttachat Pongsuchat, Preechaya Pongthananikorn

Setelah sukses di ATM, Preechaya Pongthananikorn kembali membintangi film komedi yang tidak kalah seru yakni I Fine, Thank You, Love You. Di film ini ia berperan sebagai seorang guru les bahasa Inggris bernama Pleng yang harus mengajar seorang pria setengah ‘gila’ bernama Yim.

Yim sendiri belajar Bahasa Inggris karena ingin menyusul mantan pacarnya yang bekerja di Amerika. Sialnya, Yim tidaklah begitu pandai dalam belajar Bahasa Inggris sehingga Pleng hampir menyerah. Bagaimana kisah akhir ceritanya? Silahkan tonton saja langsung filmnya.

8. Brother of The Year

Brother of The Year
  • Rilis: 2018
  • Genre: Comedy, Romance, Drama
  • Produksi: Jorkwang Films, GDH 559
  • Sutradara: Withaya Thongyooyong
  • Pemeran: Sunny Suwanmethanont, Nichkhun, Urassaya Sperbund

Brother of The Year mengisahkan tentang kakak-beradik, Chut (Sunny Suwanmethanont) dan Jane (Urassaya Sperbund) yang kerap terlibat konflik akibat perbedaan gaya hidup dan sifat masing-masing. Bisa dibilang, hidup Chut tak sebagus Jane, adiknya walau mereka tinggal serumah.

Jane akhirnya pergi ke Negeri Matahari Terbit untuk belajar. Setelah tinggal di Jepang selama kurang lebih empat tahun, Jane pulang ke Thailand. Jane menjalin hubungan dengan seorang pria asal Jepang, Moji (Nichkhun), secara rahasia. Namun Moji memutuskan untuk melamarnya.

Akankah Chut menyetujui hubungan adiknya dengan sang kekasih? Atau malah sebaliknya? Saksikan langsung dalam film garapan sutradara Withaya Thongyooyong, Brother of The Year.

9. Bikeman

Bikeman
  • Rilis: 2018
  • Genre: Comedy
  • Produksi: MPictures
  • Sutradara: Prueksa Amaruji
  • Pemeran: Pachara Chirativat, Sananthachat Thanapatpisal

Next, ada film Bikeman yang dibintangi aktor kenamaan Thailand, Peach Pachara Chirativat (The Billionaire). Peach berperan sebagai Sakkarin, seorang pemuda tamatan sekolah menengah yang ingin mewujudkan cita-cita untuk bekerja di bank.

Sakkarin yang sebenarnya bekerja sebagai tukang ojek, merahasiakan profesi asli yang digelutinya tersebut dari sang ibu. Suatu hari, Sakkarin akhirnya bertemu dengan seorang penumpang yang merupakan karyawati bank sekaligus teman masa sekolah Sakkarin sendiri. Ia jatuh cinta pada wanita itu.

Naas, wanita cantik bernama Jai (Sananthachat Thanapatpisal) itu telah memiliki kekasih. Meski begitu, Sakkarin tetap melanjutkan hidupnya yang terbilang rumit. Ia tetap menyembunyikan profesi aslinya dari sang ibu, meski pamannya sendiri mulai curiga padanya. Akankah rahasia Sakkarin terbongkar?

10. Mr. Hurt

Mr. Hurt
*
  • Rilis: 2017
  • Genre: Comedy, Romance
  • Produksi: Transformation Films
  • Sutradara: Ittisak Eusunthornwattana
  • Pemeran: Sunny Suwanmethanont, Mashannoad Suvalmas, Marie Broenner

Sunny Suwanmethanon adalah aktor tampan yang langganan membintangi sejumlah film komedi. Hampir setiap tahun Sunny selalu turut terlibat dalam setidaknya satu film. Di tahun 2017, Sunny sempat membintangi “Mr. Hurt” yang tentunya mengusung genre komedi.

Don Sri-Chang (Sunny Suwanmethanon) mempunyai hidup yang sempurna. Ia adalah seorang atlet tenis yang kariernya bersinar dan memiliki kekasih seorang selebriti cantik. Namun kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama lantaran kekasihnya menolak lamaran Don. Nggak cuma menolak, jalinan kasih mereka harus kandas karena sang kekasih justru berpacaran dengan seorang musisi rock.

Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin peribahasa ini cocok dengan kehidupan Don. Usai patah hati, Don mengalami cedera tangan dan harus vakum dari dunia tenis. Hidup Don seolah hancur dan ia berada di posisi terbawah saat ini.

Untuk mengembalikan semangat hidup Don, ayahnya mengirim pria tersebut ke tempat masa kecilnya. Di sana Don berusaha bangkit dari keterpurukannya dan memulihkan kesehatannya agar ia bisa kembali bermain tenis.

1 23

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram