bacaterus web banner retina

10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Jonathan Tucker

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
ARTIKEL INI ADA VERSI INGGRISNYA!
Jika meng-update artikel ini, WAJIB tulis link-nya di sheet ini

Bernama lengkap Jonathan Moss Tucker, aktor kelahiran 31 Mei 1982 ini sudah memulai karirnya di industri film sejak remaja. Film pertamanya berjudul Botte di Natale (1994) yang dilanjut dengan Two If by Sea (1996), dan Sleepers (1996). Sukses berperan sebagai Tommy Marcano versi remaja, Jonathan Tucker mulai banjir tawaran.

Di awal-awal karirnya, Tucker begitu meyakinkan karena sudah terlibat dalam project film besar bersama aktor dan aktris terkenal. Puncaknya dia terlibat dalam film slasher yang sangat dinantikan, The Texas Chainsaw Massacre (2003).

Jonathan Tucker

Dari sana, namanya semakin bersinar. Melalui sepuluh film terbaik dari Jonathan Tucker yang kami pilihkan berikut ini, kamu bisa mengobati kerinduan pada sosoknya.

1. Sleepers

Sleepers

Sebuah film Amerika ber-genre legal crime drama berjudul Sleepers (1996) masih terhitung sebagai film pertama Jonathan Tucker, tepatnya film ketiga sejak dia debut di tahun 1994. Jonathan yang saat itu masih berusia 14 tahun berperan sebagai versi remaja dari Tommy Marcano, salah satu karakter utama film ini.

Sekitar tahun 1960-an, Tommy bersama tiga temannya, yaitu Lorenzo Carcaterra, Michael Sullivan dan John Reily, tinggal di Hell’s Kitchen. Pastor Bobby Carillo mengajari mereka tentang mana hal yang benar dan salah.

Mereka juga beberapa kali melakukan perintah kecil dari gangster lokal, King Benny. Tujuh tahun kemudian Tommy dan kawan-kawan mencuri sebuah mobil hotdog dan melukai seorang pria tua.

Akibatnya mereka dijatuhi hukuman di pusat penahanan remaja bernama Wilkinson Home for Boys. Selama berada di dalam tahanan, mereka mendapat pelecehan seksual dan penyiksaan dari kepala penjaga, Sean Noker, Henru Addison, Ralph Ferguson dan Adam Styler.

Lorenzo kemudian menyarankan mereka untuk melaporkan pelecehan tersebut. Namun, ide Lorenzo tidak disetujui oleh Michael karena dia merasa tak akan ada yang memercayai mereka.

Malam sebelum Lorenzo dibebaskan lebih dulu, Nokes dan para penjaga lain mengatur pesta perpisahan. Di pesta tersebut lah Tommy dan kawan-kawan diperkosa secara brutal. Dua puluh tahun kemudian mereka punya cara sendiri untuk membalas dendam.

2. Hostage

Hostage

Film laga thriller berjudul Hostage (2005) bercerita tentang Mantan Perwira SWAT, Jeff Talley, yang ahli dalam bernegosiasi. Suatu hari dirinya bernegosiasi dengan seorang pria yang menyandera istri dan putranya sendiri karena sakit hati telah diselingkuhi. Penyanderaan itu berakhir tragis karena pria tersebut membunuh istri dan anak lelakinya.

Kejadian ini membuat Talley trauma dan memutuskan pindah ke pinggiran kota bersama keluarganya. Satu tahun kemudian, Talley kembali berhadapan dengan peristiwa penyanderaan.

Kali ini pelakunya adalah tiga orang pemuda, Dennis Kelly (Jonathan Tucker), Kevin dan Marshall. Ketiganya menyandera Walter Smith dan dua anaknya, Jennifer serta Tommy.

Lagi-lagi peristiwa penyanderaan itu memakan tumbal dan membuat Talley semakin tertekan. Saat hampir menyerahkan wewenang pada pihak lain, Talley mengetahui bahwa saat itu Walter Smith mendalangi penculikan istri dan anaknya.

Talley pun kembali ke lokasi dan berusaha mengulur waktu agar dapat melancarkan serangan ke rumah Smith.

3. The Texas Chainsaw Massacre

The Texas Chainsaw Massacre

The Texas Chainsaw Massacre (2003) adalah sebuah film slasher Amerika Serikat yang disutradarai oleh Marcus Nispel dalam debut penyutradaraan film layar lebarnya.

Film ini merupakan remake dari film Tobe Hooper tahun 1974, sekaligus film kelima dari waralaba The Texas Chainsaw Massacre. Jonathan Tucker menjadi karakter utama bersama dengan Jessica Biel dan Erica Leerhsen.

Berlatarkan 1973, sekelompok anak muda yang terdiri atas Erin, Kemper, Morgan (Jonathan Tucker), Andy dan Pepper melakukan perjalanan menuju konser Lynyrd Skynyrd.

Di dalam perjalanan mereka dikejutkan oleh kemunculan seseorang yang histeris dan terus menyebut orang jahat. Tak lama orang tersebut bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri.

Anak-anak muda itu segera mencari pertolongan ke pom bensin terdekat. Sayang, menurut pengakuan seorang anak lelaki bernama Jedidiah, Sheriff Hoyt sedang mabuk di rumah.

Erin dan Kemper nekat minta diantar ke rumah Hoyt untuk meminta bantuan. Mereka tidak sadar telah masuk dalam perangkap para pembunuh berdarah dingin yang membunuh dengan brutal.

4. The Ruins

The Ruins

Film Jonathan Tucker berikutnya berjudul The Ruins (2008) tak kalah tawarkan cerita yang seru, terutama jika kamu suka dengan film-film survival bercampur misteri.

Semua bermula ketika dua pasangan muda, Jeff (Jonathan Tucker), Amy, Eric dan Stacy pergi berlibur ke Meksiko. Di sana mereka bertemu dengan Mathias yang berasal dari Jerman.

Kedatangan Mathias ke Meksiko adalah untuk mencari saudaranya, Heinrich, yang tak ada kabar. Terakhir, keberadaan Heinrich terdeteksi berada di sebuah bekas penggalian arkeolog di reruntuhan Suku Maya yang terletak di hutan.

Sesampainya di lokasi yang ditunjukkan, mereka dihadang oleh penduduk Desa Maya yang ramai-ramai membawa senjata. Terkendala bahasa, tak ada komunikasi yang terjalin antara mereka. Namun, penduduk tersebut menunjukkan reaksi berbeda ketika Amy tidak sengaja menginjak tanaman merambat di sekitar situ.

Akibat hal tersebut, para penduduk terlihat ketakutan. Rupanya mereka ketakutan karena tanaman di sekitar reruntuhan Suku Maya bukan tanaman biasa, melainkan tanaman pemangsa daging.  

5. Charlie's Angels

Charlie's Angels

Charlie’s Angles (2019) adalah film ketiga dari film seri Charlie’s Angels sekaligus reboot dan sequel dari serial televisi berjudul sama yang tayang tahun 2000. Tim Anglels, termasuk Jane dan Sabina, dipimpin agen senior John Bosley menangkap pelaku penggelapan internasional bernama Jonny Smith.

Satu tahun kemudian, Elena Houghlin, seorang insinyur dan programmer yang bekerja untuk pengusaha Alexander Brok ingin membeberkan temuannya. Dia tahu bahwa kepala pengembang Brok, Peter Fleming, menutupi cacat pada perangkat konservasi energi yang turut dia ciptakan. Rupanya alat tersebut berpotensi memicu kejang yang fatal saat digunakan.

Elena kemudian bertemu Edgar Bosley untuk menyerahkan temuannya. Namun, pembunuh bayaran bernama Hodak (Jonathan Tucker) membunuh Edgar dan Elena ditenggelamkan.

Untungnya nyawa Elena dapat diselamatkan oleh Jane Kano. Dia lantas membawa Elena ke agen rahasia Rebekah Bosley. Rebekah pun menugaskan Jane dan Sabina bergabung dalam misi Elena.

6. Veronika Decides to Die

Veronika Decides to Die

Tahun 2009 lalu, Jonathan Tucker pernah terlibat dalam film drama psikologis berjudul Veronika Decides to Die (2009) bersama Sarah Michelle Gelar. Film ini dibuat berdasarkan novel tahun 1998 berjudul sama karya Paulo Coelho.

Cerita berpusat pada sosok Veronika Deklava, wanita muda berusia 30 tahunan yang mengalami depresi dan tak dapat menemukan makna dalam hidupnya. Dia bunuh diri hanya untuk mengetahui bahwa overdosis telah membuatnya rentan terhadap anueurisma yang akan membunuhnya dalam hitungan minggu.

Semula Veronika ingin mempercepat proses kematiannya; dia bahkan menolak kunjungan dari orang tua angkatnya. Namun, Veronika mulai menemukan tujuan baru melalui kegiatannya bermain piano selama di rumah sakit jiwa.

Dia lantas bertemu dan berhubungan dengan pengidap skizofrenia, Edward (Jonathan Tucker). Tanpa diduga Veronika yang ingin mati justru membangkitkan keinginan hidup bagi Edward.

Mereka pun melarikan diri dari rumah sakit jiwa untuk menikmati hari-hari terakhir Veronika. Namun, sebuah kejutan bahagia diungkapkan oleh psikiater yang menangani Veronika.

7. The Deep End

The Deep End

The Deep End (2001) merupakan film thriller yang diadaptasi dari novel The Blank Wall karya Elisabeth Sanxay Holding. Film ini tayang perdana di Sundance Film Festival dan memenangkan penghargaan Best Cinematography.

The Deep End (2001) bercerita tentang Margaret Hall dan keluarganya yang menjalani kehidupan kelas menengah atas di California.

Kehidupannya yang biasa-biasa saja mulai berubah ketika Margaret mengetahui kalau putranya yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas bernama Beau (Jonathan Tucker), menjalani sex affair dengan lelaki berusia 30 tahun.

Lelaki bernama Darby Reese tersebut adalah pemilik klub malam bernama The Deep End. Margaret pun menemui Reese untuk memintanya menjauhi Beau.

Pada malam harinya Reese menemui Beau dan mereka terlibat pertengkaran. Nahas, Reese tewas secara tidak sengaja saat Beau sudah kembali ke rumah.

Esok paginya Margaret terkejut karena menemukan mayat Reese di pantai. Alih-alih melapor pada polisi, Margaret membuang mayat Reese ke sebuah teluk. Alhasil dia pun diselidiki atas kasus pembunuhan.

Beban semakin berat ketika seorang pria bernama Alek Spera menemui Margaret. Rupanya dia memiliki video rekaman hubungan seksual antara Reese dan Beau.

Alek meminta sejumlah uang dan jika tidak dipenuhi, dia akan menyerahkan rekaman tersebut pada polisi sehingga Beau akan turut diselidiki sebagai pembunuh Reese.

8. 100 Girls

100 Girls

100 Girls (2000) adalah film komedi romantis yang digawangi oleh Jonathan Tucker sebagai pemeran utamanya. Film ini bercerita tentang upaya seorang mahasiswa mencari gadis misterius yang berhubungan seks dengannya di dalam lift saat listrik padam.

Mahasiswa bernama Matthew (Jonathan Tucker), meninggalkan sebuah pesta yang digelar di asrama wanita. Dia terjebak dalam lift bersama seorang wanita asing yang tidak dikenalnya. Tak diduga listrik padam dan Matthew melakukan hubungan seks dengan gadis itu di tengah kegelapan.

Esok paginya Matthew terbangun dalam lift dan mendapati celana dalam milik wanita misterius tersebut. Untuk menemukan wanita itu, Matthew menjadi penjaga Virgin Vault, sebuah asrama khusus wanita.

Matthew kemudian mendapat bantuan dari salah satu penghuni asrama bernama Wendy yang ternyata teman sekelasnya saat di SMA. Lelah dengan pencarian, Matthew memilih memasang iklan di koran kampus.

Dia meminta gadis misterius itu untuk menemuinya di tempat dan waktu yang telah ditetapkan. Gadis itu pun akhirnya muncul, tapi dia meminta Matthew untuk berhenti mencarinya.

9. Skin

Skin

Skin (2018) adalah film drama pendek berdurasi sekitar 20 menit yang memenangkan kategori Best Live Action Short Film di ajang Academy Awards 91st.

Disutradarai oleh Gu Nattiv, Jonathan Tucker dipercaya menjadi karakter utama bernama Jeffrey, yaitu seorang pria pemilik tato yang menyiratkan bahwa dirinya adalah Neo-Nazi.

Jeffrey membual bahwa putranya, Troy, bisa menembak target dengan senapan. Dia pun bertaruh untuk itu; untungnya Troy berhasil menembak target seperti yang diucapkannya.

Jeffrey dan kelompoknya kemudian berbelanja ke sebuah toko kelontong. Saat mengantre di kasir, Troy tersenyum pada seorang pria Afrika-Amerika bernama Jaydee.

Interaksi tersebut membuat Jeffrey kesal karena menganggap Jaydee mempermainkan anaknya. Jaydee pun menyangkal dan Jeffrey malah menyebutnya sebagai penghinaan rasial. Jaydee lantas pergi dan mengatakan bahwa Jeffrey lah masalahnya.

Tak terima dengan itu, Jeffrey memberi tahu teman-teman untuk memukuli Jaydee. Permasalahan ini berlanjut pada pembalasan yang lucu sekaligus miris.

10. Pulse

Pulse

Pulse (2006) adalah sebuah film horor Amerika Serikat yang merupakan remake dari film horor Jepang tahun 2001 berjudul Kairo karya Kiyoshi Kurosawa.

Film dimulai ketika Josh Ockman (Jonathan Tucker), memasuki perpustakaan universitas yang gelap. Dia datang ke sana untuk menemui temannya, Douglas Ziegler.

Namun, secara mengejutkan dia diserang oleh roh yang menyedot kekuatan hidupnya. Sejak itu hidup Josh berubah.

Kekasihnya, Mattie, mulai merasakan keanehan pada diri Josh setelah mengunjungi apartemennya. Selain tak terawat, kucing Josh juga dibiarkan sekarat karena lapar. Situasi semakin mencurigakan karena Mattie dan teman-teman menerima pesan online dari Josh.

Pesan tersebut berisi permintaan tolong, tapi mereka menganggap komputer Josh tengah diserang sebuah virus. Mattie juga mengetahui bahwa Josh telah menjual komputernya kepada Dex McCarthy.

Dex sendiri rupanya menemukan sejumlah video aneh di komputer milik Josh. Tak kalah janggal, Mattie malah menerima sebuah paket berisi gulungan pita merah dan pesan misterius.

Dex lantas menemui Mattie untuk menunjukkan video-video aneh yang ada di komputer Josh. Video tersebut rupanya dikirim pada Ziegler.

Bukan hanya itu Josh ternyata juga telah meretas sistem komputer Ziegler dan memasukkan sebuah virus yang bisa membuka portal antara dunia orang hidup dan dunia orang mati. Apa yang terjadi pada Josh, Mattie dan Dex berikutnya?

Pengalaman berakting Jonathan Tucker terangkum dalam sepuluh film terbaiknya yang kami rekomendasikan melalui artikel ini. Kamu bisa melihat penampilannya dalam film ber-genre thriller, horror, romance hingga comedy yang ringan. GImana? Suka dengan film Jonathan Tucker yang mana nih?

cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram