bacaterus web banner retina

7 Film Terbaru Bertema Adat Batak yang Sarat Budaya

Ditulis oleh Gerryaldo

Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki ragam budaya. Keragaman ini tak luput dari perhatian para sineas untuk mengadaptasinya dalam sebuah film. Tak hanya mengelaborasinya dengan permasalahan modern, beberapa bahkan secara pure mengkesplorasi suatu adat hingga ke akar-akaranya.

Salah satu adat yang biasanya diangkat menjadi tema sebuah film adalah kebudayaan Batak. Hingga saat ini, terhitung sudah ada beberapa film berlatarkan budaya tersebut yang sukses secara komersil. Nah, bila kamu ingin tahu film apa saja yang mengangkat budaya Batak, berikut Bacaterus urutkan film-film yang dimaksud dari yang paling baru.

1. Nariti: Romansa Danau Toba

Tahun Rilis 2022
Genre ,
Sutradara
Pemeran Zoe Jackson Bastian Steel
Selengkapnya →

Nariti: Romansa Danau Toba merupakan film bergenre drama romantis asal Indonesia karya aktor Deden Bagaskara dalam debut penyutradaraannya. Film yang tayang di tahun 2022 ini dibintangi oleh Zoe Jackson dan Bastian Steel; menceritakan tentang kisah cinta rumit yang dialami seorang gadis dengan dua pemuda yang merupakan teman dekatnya.

Riri (Zoe Jackson) merupakan gadis manis dari keluarga sederhana pembuat kain ulos yang tinggal di pesisir Danau Toba. Satu hari, sekolah Riri kedatangan anak baru dari kota yakni Jefrey (Bastian Steel). Dengan cepat, Jefrey pun tertarik pada Riri dan mulai menghabiskan waktu bersama.

Dengan usaha penuh, akhirnya Jefrey berhasil mendapatkan hati Riri. Namun saat hal ini sampai di telinga Ibu Riri, Sarma (Paramitha Rusady), Riri diminta segera mengakhiri hubungan tersebut. Bahkan Sarma mengutus Riri untuk pergi ke Jakarta guna menyelesaikan kuliahnya disana. Akankah Jefrey bisa merebut hati Ibu Sarma supaya bisa merestui hubungan mereka?

 

Pasangan suami istri, Pak Domu (Arswendi Beningsuara Nasution) dan Mak Domu (Tika Panggabean), merasa kesepian karena ketiga anak mereka: Domu (Boris Bokir), Gabe (Lolox), dan Sahat (Indra Jegel) merantau ke luar kota, sedangkan si bungsu Sarma (Gita Bhebhita Butar-Butar) tinggal bersama mereka.

Pak Domu dan Mak Domu lalu menyusun rencana dengan mengatakan bahwa keduanya akan bercerai agar seluruh anaknya bisa berkumpul bersama mereka. Rencana itu pun berjalan sesuai dengan harapan, mendengar hal itu, ketiga anak mereka pulang ke Medan.

Yang mereka tahu, kedua orang tua mereka hendak bercerai dan mereka datang untuk menyelesaikan masalah tersebut. Oleh karena itu, Pak Domu dan Mak Domu harus tetap bersandiwara. Namun hal tak mengenakan terus terjadi, Pak Domu jadi selalu bertengkar dengan ketiga anaknya sehingga membuat suasana benar-benar jadi tak nyaman.

Mengangkat tema kebudayaan Batak dalam balutan permasalahan keluarga modern, Ngeri-Ngeri Sedap digarap oleh Bene Dion dan menjadi salah satu film Indonesia dengan cerita original yang paling laris. Film ini sangat cocok ditonton bersama keluarga dan mungkin akan relate dengan beberapa penontonnya.

3. Horas Amang: Tiga Bulan untuk Selamanya

Tahun Rilis 2019
Genre ,
Sutradara ,
Pemeran Cok Simbara Tanta Ginting Novita Dewi Piet Pagau Jack Marpaung
Selengkapnya →

Kisah Horas Amang: Tiga Bulan Untuk Selamanya diadaptasi dari naskah drama milik Ibas Aragi dan dikembangkan oleh Steve Wantania. Ceritanya berfokus pada kehidupan keluarga Batak kecil dengan segala problematikanya.

Amang (Cok Simbara) merupakan seorang Ayah yang sangat menyayangi ketiga anaknya. Begitu beranjak besar, anak-anak Amang, sibuk dengan kehidupannya masing-masing sehingga tidak jarang Amang diabaikan. Amang kesal bukan main karena ia mendidik buah hatinya untuk patuh dan hormat pada orang tua.

Tidak ingin jatuh lebih dalam karena merasa memanjakan anak-anaknya, Amang pun berpikir keras bagaimana bisa membuat utuh kembali keluarganya. Ia menggunakan cara yang tak biasa. Apakah cara itu? Temukan jawabannya dalam film Horas Amang: Tiga Bulan Untuk Selamanya yang mengajarkan tentang keutuhan keluarga suku Batak yang seru!

4. Pariban, Idola dari Tanah Jawa

Tahun Rilis 2019
Genre ,
Sutradara
Pemeran Atiqah Hasiholan Ganindra Bimo Rizky Mocil
Selengkapnya →

Film dengan nuansa suku Batak memang tidak pernah ada habisnya! Kisahnya selalu seru untuk diikuti, seperti halnya film satu ini. Berjudul Pariban, Idola dari Tanah Jawa karya sutradara Andibachtiar Yusuf, film ini ini menceritakan tentang upaya seorang ibu untuk menjodohkan anak lelakinya yang tak kunjung menikah.

Moan (Ganindra Bimo) merupakan seorang pemuda suku Batak yang lama tinggal di Jakarta. Meski sudah masuk usia kepala 3, Moan masih juga belum menemukan seorang kekasih. Hal tersebut jelas membuat Mamak Moan (Mak Gondut) resah. Ia ingin segera menimang cucu sebelum masa tuanya nanti selesai. Kocaknya, Moan tidak peduli sama sekali akan hal tersebut.

Gemas, Mak Moan bergerak cepat untuk menjodohkannya dengan sepupunya sendiri bernama Uli (Atiqah Hasiholan). Moan awalnya menolak misi ibunya itu habis-habisan. Namun ketika bertemu langsung dengan Uli, Moan meleleh. Ia tidak menyangka bahwa Uli sangat cantik dan mencintai budaya Batak.

Sayang seribu sayang, ternyata Uli sudah memiliki kekasih bernama Binsar (Rizky Mocil). Lantas, apakah Moan bisa merebut hati Uli dan berhasil melepaskan masa lajangnya?

Rindu dengan kisah suku Batak tentang percintaan, toleransi dan budayanya? Maka menonton film Lamaran karya Monty Tiwa merupakan keputusan yang tepat. Film yang rilis di tahun 2015 ini dibintangi banyak bintang kenamaan Indonesia seperti Acha Septriasa dan Reza Nangin, bahkan salah satu produsernya saja Mbak Najwa Shihab!

Tiar Sarigar (Acha Septriasa) merupakan gadis batak yang berprofesi sebagai pengacara muda dan dikenal sangat ambisius. Satu waktu, Tiar dipercaya oleh kliennya yang bernama Basuki (Slamet Sumarwoto) untuk menjadi pembela dalam sebuah kasus korupsi yang melibatkan bos mafia. Tiar pun berakhir mendapatkan ancaman pembunuhan dari lawan kliennya.

Demi melindungi keselamatannya, Tiar pun dijaga super ketat oleh dua super agen. Dan salah satu agen tersebut bernama Aan (Reza Nangin). Selalu bersama, membuat Tiar dan Aan jadi dekat dan saling jatuh hati.

Hal ini lantas diketahui oleh Ibu Tiar yang menolak mentah-mentah keputusan Tiar untuk bersama dengan Aan karena pria itu bukan dari suku Batak. Kini tugas Aan pun jadi bertambah, melindungi kekasihnya itu dari ancaman bos mafia dan memenangkan hati keluarga Tiar untuk bisa bersama.

6. Toba Dreams

Tahun Rilis 2015
Genre
Sutradara
Pemeran Vino G. Bastian Marsha Timothy Mathias Muchus
Selengkapnya →

Toba Dream adalah film dengan genre drama romantis karya sutradara Benni Setiawan. Kisahnya film ini berpusat pada kisah seorang Ayah dan anak lelakinya dari suku Batak yang saling keras kepala.

Sersan Mayor Tebe (Mathias Muchus) merupakan seorang prajurit veteran. Saat masa pensiunnya, ia ingin hidup dengan tenang di kampungnya sembari menikmati masa tuanya. Namun hal itu tampaknya tidak bisa ia lakukan karena anak lelakinya, Ronggur (Vino Bastian), yang diharapkan bisa membanggakan keluarga kerap membangkang.

Selain membangkang, Ronggur juga punya pilihan hidupnya sendiri, mulai dari mencari kerja sesuai dengan passionnya hingga menjalin kisah cinta dengan wanita Jawa bernama Andini (Marsha Timothy) yang berbeda agama.

Lantas apakah konflik antara Bapak Tebe dan Ronggur akan menemukan titik tengah perdamaian?

7. Mursala

Tahun Rilis 2013
Genre ,
Sutradara ,
Pemeran Rio Dewanto Anna Sinaga Titi Sjuman
Selengkapnya →

Mengupas kisah dari suku Batak memang tidak ada matinya! Selalu ada saja bahan kisah yang menghibur para penonton. Salah satu contohnya film Mursala yang merupakan karya dari sutradara Viva Westi dan Aldo Swastia. Film yang dibintangi si tampan Rio Dewanto ini menceritakan tentang kelut-melut kisah cinta sang tokoh utama yang bernama Anggiat.

Saat kecil, Anggiat (Rio Dewanto) bermimpi untuk menjadi seorang pengacara terkenal di Jakarta; dan harapannya terwujud ketika ia sudah dewasa. Anggiat menjadi kebanggaan kedua orang tuanya. Namun satu hal lagi yang kurang dari Anggiat, meski sudah mapan, ia belum juga memiliki kekasih untuk dinikahi.

Akhirnya kedua orang tua Anggiat menarik pulang anaknya itu untuk dijodohkan dengan paribannya, namun Anggiat menolak karena ia telah menjalin hubungan dengan gadis batak lainnya di Jakarta, Clarita (Anna Sinaga). Sayang marga keduanya berbenturan sehingga membuat Anggiat terjebak konflik dalam kisah cintanya sendiri.

cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram