bacaterus web banner retina

10 Fakta Film The Martian untuk Penggemar Sci-Fi

The Martian merupakan sebuah film fiksi ilmiah yang iaptasi novel berjudul The Martian karya Andy Weir. Film ini disutradarai oleh Ridley Scott yang mengisahkan cerita astronaut Mark Watney (Matt Damon) yang terdampar di Mars setelah dikira meninggal oleh timnya.

Para astronaut lain yang terlibat dalam misi Ares III terpaksa harus meninggalkan planet tersebut karena ada badai ganas.

Film ini melibatkan NASA dalam pembuatannya, mulai dari pengembangan skrip hingga marketing. Tujuannya untuk keakuratan data mengenai Mars dan semua yang berhubungan dengan penerbangan ke luar angkasa.

Selain fakta bahwa NASA ikut terlibat dalam pembuatan film ini, masih ada fakta menarik lainnya. Simak ulasan berikut kalau kamu penggemar berat film ini.

1. Awalnya Drew Goddard yang Dipilih untuk Jadi Sutradara

fakta-the-martian-1_

Film yang diproduksi oleh 20th Century Fox ini diproduseri Simon Kinberg. The Martian adalah film kerja sama antara Inggris dan Amerika Serikat.

Saat Fox memutuskan novel The Martian untuk dibuat jadi film pada Maret 2013, Simon Kinberg mulai mengembangkan film itu. Drew Goddard mulai menuliskan skenarionya dan sebenarnya di awal Drew Goddard juga dipilih untuk menjadi sutradara.

Namun, Drew Goddard tidak juga memulai film ini. Akhirnya sang produser menawarkan proyek film ini pada Ridley Scott saat Drew Goddard yang juga seorang sutradara, produser merangkap penulis naskah sedang mempertimbangkan proyek film lain. Ternyata Ridley setuju. Ia menyukai fakta kalau film ini menggabungkan sains dan hiburan.

Ridley yang seorang sutradara juga produser film asal Inggris ini sudah akrab dengan genre film ini. salah satu filmnya yang sensasional adalah film horor sci-fi berjudul "Alien." Sebelum menyutradarai "The Martian" dan ia juga pernah membesut film berjudul "Prometheus."

2. Film Adaptasi dari Novel Terkenal

fakta-the-martian-2_

Andy Weir pertama kali menulis novel "The Martian" sebagai serial yang bisa dibaca secara online dengan gratis.

Saat tulisannya rampung, beberapa pembaca menanyakan padanya apakah ia bisa untuk mengubahnya menjadi e-book jadi mereka bisa membacanya secara online. Kemudian versi e-book dari tulisannya ia unggah di Amazon dan dijual dengan harga sekitar 99 sen.

Akhirnya, novelnya dijual haknya kepada penerbit untuk dicetak. Novel debutnya itu berada di posisi nomor 12 dan masuk dalam jajaran novel terlaris "New York Times". Tak lama akhirnya novel tersebut dipilih untuk iadaptasi menjadi sebuah film.

3. Lokasi Syuting Berada di Budapest, Hongaria & Yordania

fakta-the-martian-3_

Bagi penggemar yang bertanya-tanya di mana lokasi untuk pengambilan gambar planet Mars, ternyata lokasinya ada di Budapest, Hongaria.

Tempat syuting ini bernama Korda Studio 26 yang letaknya 26 kilometer arah barat kota Budapest, tepatnya di sebuah desa pembuat wine bernama Etyek. Lokasi ini digunakan sebagai lokasi syuting adegan dalam ruangan dari film The Martian.

Tempat ini dipilih karena memiliki sound stage, yaitu gedung, bangunan yang besar, maupun ruangan dengan pintu besar serta langit-langit yang tinggi, yang dipergunakan untuk produksi pembuatan film atau produksi televisi, yang merupakan terbesar di dunia. Syuting di Hongaria sendiri mulai semenjak 24 November 2014.

Sementara untuk gambar-gambar di luarnya banyak yang iambil di Wadi Rum, yang juga dikenal dengan nama Lembah Bulan yang berada di Yordania selatan. Menurut sang sutradara, lokasi ini juga digunakan untuk pengambilan gambar film Hollywood lainnya, yaitu "Lawrence of Arabia" (1962). Film Ridley Scott "Prometheus" (2012) juga syutingnya di Wadi Rum.

Penggunaan Wadi Rum untuk menggantikan Mars ternyata tidak hanya dilakukan oleh Ridley. Terdapat beberapa film tentang planet Mars yang juga melakukan pengambilan gambar di sana, iantaranya "Mission to Mars" (2000), "Red Planet" (2000), dan "The Last Days on Mars" (2013).

4. Adanya Cerita yang Kurang Akurat

fakta-the-martian-4_

Permukaan Mars tekanan atmosfernya rata-rata 600 Pa (0,087 psi), yaitu sekitar 0,6% dari tekanan permukaan laut rata-rata Bumi yang sebesar 100 kPa (14,69 psi).

Ini berarti tekanan atmosfernya itu sangat rendah dibandingkan di bumi. Jadi, saat terjadi "badai dahsyat" yang seperti di film, mungkin mirip seperti angin sepoi-sepoi yang bisa mengacaukan rambut seseorang.

Ketidakakuratan terbesar cerita itu diakui oleh penulis novelnya, Andy Weir. Dikarenakan kepadatan udaranya rendah, suara tidak akan bisa menyebar seperti yang terjadi di Bumi.

Supaya orang di sampingmu bisa mendengar suaramu, kamu harus berdiri tepat di samping orang tersebut dan kamu harus berteriak, selama kamu tahan dengan suhu dingin yang membuat beku dan atmosfer yang beracun serta kurangnya tekanan atmosfer.

5. Ide Memberi Nama Kamera yang Iajak Bicara Mark Watney

fakta-the-martian-5_

Lebih dari setengah cerita "The Martian" versi novel, seluruhnya berisi tentang monolog internal Mark Watney. Ini tentunya menjadi PR bagi para pembuat film untuk bisa menerjemahkannya ke layar lebar.

Dalam buku, pembaca akan berada dalam kepala tokoh yang berbicara, tapi untuk sebuah film diperlukan ialog antar karakter atau tokoh untuk mengekspresikannya.

Ridley dan Drew Goddard memiliki tantangan besar untuk mewujudkan monolog internal tersebut menjadi sebuah adegan.

Akhirnya Ridley mengatasi permasalahan ini dengan meminta Mark Watney untuk membuat log video yang menggambarkan status juga aktivitasnya selama sendirian di Mars. Adegan ini seperti di film Cast Away (2000) yang terdapat bola voli sebagai teman bicara Tom Hanks.

Faktanya, sang sutradara, Ridley sempat kepikiran untuk mempertimbangkan memberi nama kamera yang digunakan Mark Watney. Kamera itu menjadi rekan kru bisu untuk Mark Watney.

6. Penulis Novelnya Bukan seorang Ilmuwan

fakta-the-martian-6_

Andy Weir, sang penulis novel yang karyanya iadaptasi menjadi sebuah film dengan judul yang sama ini ternyata bukan seorang ilmuwan profesional maupun penulis profesional ketika ia menulis buku tersebut. Pada bagian belakang novel edisi paperback yang pertama terdapat sebuah esai pendek.

Di bagian belakang tersebut Andy Weir menuliskan kalau ia mempelajari ilmu dinamika orbital sebagai hobi. Dari pengetahuannya itu kemuian ia membayangkan misi luar angkasa.

Ketika menulis bukunya, Andy sebenarnya mempunyai pekerjaan full-time sebagai programmer perangkat lunak. Nah, buku itu ia tulis di waktu luangnya. Sebelum menulis The Martian, Andy pernah menulis buku lain. Namun karena dirasa terlalu jelek, ia pun menghapus salinannya.

Waktu menulis The Martian, ia mengunggah tiap babnya di situs web miliknya dan ternyata mendapat respons dari sejumlah kecil pembaca yang setia. Mengetahui tulisannya ada yang membaca meskipun tak banyak, akhirnya ia memperbaiki tulisannya sampai menjadi sebuah e-book yang bisa didapatkan di Amazon.

7. Nama Misinya Iambil dari Nama Dewa Perang Yunani

fakta-the-martian-7_

Nama misi ke planet Mars dalam The Martian adalah Ares III. Ares adalah nama dewa perang Yunani yang dalam versi Romawi disebut Mars. Nama itu digunakan sebagai penghormatan pada dewa tersebut.

Sementara itu nama kapal yang digunakan untuk membawa para astronot dalam misi mereka adalah Hermes. Hermes adalah nama dewa Yunani yang merupakan seorang pembawa pesan dan utusan. Hermes dipandang sebagai penjaga dan pelindung bagi para pelancong. Nama dewa ini dalam versi Romawi bernama Merkurius.

Di kehidupan nyata ternyata NASA mengembangkan Ares I dan Ares V, yaitu kendaraan peluncuran untuk membawa awak dan kargo Program Konstelasi. Namun pada tahun 2010 program ini dibatalkan dan diganti oleh Space Launch System yang memiliki daya angkat yang lebih besar.

8. Dari Awal Matt Damon Dipilih untuk Jadi Mark Watney

fakta-the-martian-8_

Biasanya untuk menentukan pemeran utama akan dilakukan audisi terlebih dahulu sebelum akhirnya menentukan pilihan. Namun ini tidak terjadi dengan karakter Mark Watney. Untuk pemeran Mark Watney dari awal sudah terpilih sebuah nama.

Tim produksi dengan cepat langsung memilih Matt Damon. Jadi saat film ini masih dipegang oleh Drew Goddard, nama Matt Damon sudah tercantum sebagai pemeran untuk menjadi Mark Watney, seorang ahli botani yang rendah hati.

9. NASA Terlibat dalam Pembuatan Film

fakta-the-martian-9_

NASA dilibatkan sebanyak mungkin dalam pembuatan film ini untuk mendapatkan akurasi yang tinggi mengenai aspek ruang dan perjalanan ruang angkasa, terutama yang berkaitan dengan Mars. Orang-orang dari NASA memberikan informasi dan jawaban untuk banyak pertanyaan dari tim produksi.

Mereka pun jadi banyak terlibat dalam produksi film The Martian dibandingkan dengan film-film lainnya. NASA berharap film tersebut akan menjadi meia promosi untuk eksplorasi luar angkasa.

10. Film yang Sukses Besar di Box Office

fakta-the-martian-10_

Pembuatan film The Martian membutuhkan dana sebesar $108 juta. Bujet ini jauh lebih besar dibandingkan dengan film Ridley Scott sebelumnya yang berjudul Alien. Beruntungnya film ini berhasil meraih sukses besar.

Di Amerika Serikat serta Kanada saja film ini sukses meraup 228,4 juta AS dan di seluruh dunia menghasilkan 630,2 juta dolar AS. kesuksesannya tersebut membuat film ini sebagai salah satu film terlaris.

The Martian adalah salah satu film Hollywood yang mengusung cerita tentang planet Mars. Sebelumnya sudah ada beberapa film dengan tema yang sama seperti Mission to Mars, Red Planet, dan The Last Days on Mars. Fakta bahwa NASA terlibat banyak dalam film ini bahkan sampai untuk marketing film juga mungkin tak banyak orang tahu.

Meski sudah bekerja sama dengan NASA, beberapa unsur dalam film ini masih ada yang tidak tepat. Menurutmu bagian mana lagi dari film ini yang termasuk fiksi dan bukannya sebuah fakta?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram