bacaterus web banner retina

Inilah 6 Fakta Menarik di Balik Kesuksesan Film Runway 34

Diadaptasi dari kisah nyata, Runway 34 (2022) memang terasa sangat menegangkan dan mencekam. Film berdurasi 148 menit ini memperlihatkan usaha Kapten Vikrant Khan untuk mendaratkan pesawatnya.

Membawa 150 nyawa bersamanya, Kapten Vikrant menggunakan pengalamannya untuk mendaratkan pesawatnya di tengah badai.

Film yang dibintangi dan digarap oleh Ajay Devgan ini memang sukses secara komersial. Bahkan para kritikus film memberikan apresiasi yang tinggi dan mengatakan filmnya cukup sempurna.

Namun dibalik keberhasilannya, ternyata ada fakta-fakta menarik mengenai film Runway 34 (2022). Contohnya mengenai protes sejumlah pilot yang mengatakan filmnya tidak realistis.

Sebenarnya masih ada beberapa fakta menarik mengenai film Runway 34 (2022). Mau tahu ada apa saja? Untuk mendapatkan informasi lengkapnya, kamu bisa membacanya hanya di Bacaterus.

Baca juga: 10 Film India Terbaik di Tahun 2022

1. Terinspirasi dari Insiden Nyata

Terinspirasi dari Insiden Nyata

Fakta pertama yang akan kita bahas memang bukan hal baru, bahwa Runway 34 (2022) terinspirasi dari kisah nyata. Tapi kali ini Bacaterus akan membahas insiden ini secara lebih detail, supaya kamu bisa membandingkannya dengan film.

Dikutip dari India Times, film ini mengadaptasi insiden yang terjadi pada 18 Agustus tahun 2015 di Conchi International Airport.

Akibat cuaca yang buruk, penerbangan Jet Airways 9W 555 dari Doha hampir saja tidak bisa mendarat dengan selamat. Membawa 141 penumpang dan 8 awak, pesawat ini harus bertahan di udara dengan sisa bahan bakar sekitar 4.844 kg.

Pesawat gagal melakukan upaya pendaratan, karena visibilitas yang sangat minim akibat cuaca yang buruk. Hal ini tentu sangat berpengaruh untuk bahan bakar Jet Airways 9W 555, hingga sang kapten terpaksa mengubah rute pendaratan.

Sang pilot memilih Trivandrum karena jaraknya cukup dekat dengan landasan udara Kochi, sialnya daerah tersebut mengalami gangguan cuaca yang sama. Padahal regulasi menuliskan, seharusnya mereka ke Bengaluru untuk menghindari masalah cuaca bukan ke Trivandrum.

Sang pilot akhirnya mendeklarasikan “May Day” dan nekat melakukan pendaratan yang sangat berbahaya. Mereka melakukan tujuh kali upaya pendaratan dan pesawat hampir saja terjatuh karena kehabisan bahan bakar.

Tindakan sang kapten menimbulkan kontroversi, karena pendaratan seperti ini bisa saja menjadi kelalaian yang menimbulkan bencana besar.  

2. Di Balik Perubahan Judul Runaway 34

Dibalik Perubahan Judul Runaway 34

Runway 34 (2022) memang jadi salah satu film Bollywood yang paling dinantikan dan diantisipasi. Tapi tahukah kamu, ternyata judul resmi film ini awalnya bukan Runway 34 lho. Dikutip dari Outlook India, Ajay Devgan selaku sutradara filmnya, berpikir mengenai judul yang pas dengan filmnya.

Sebelum memulai proses produksi, Ajay Devgan menamai film ini dengan nama “May Day”. Judul tadi terinspirasi dari kode yang diberikan oleh pilot, saat mereka akan melakukan pendaratan berbahaya.

Ketika syuting sedang berjalan, Ajay Devgan menyadari, bahwa nama “May Day” ternyata lekat hubungannya dengan hari buruh.

Sambil melakukan proses syuting yang padat, ia memikirkan kira-kira nama apa yang pas untuk film garapannya ini.

Hingga ia mengingat insiden salah mendarat yang dilakukan oleh sang kapten, yaitu di Runway 34. Ajay Devgan merasa judul tersebut terasa lebih misterius dan pas banget dengan alur filmnya.

Setelah menimbang berbagai kemungkinan, akhirnya Ajay Devgan resmi mengubah judul filmnya. Ia mengganti May Day dengan Runway 34 (2022), yang memang pas dengan premis ceritanya.

3. Ajay Devgan Melawan Limitnya

Ajay Devgan Melawan Limitnya

Meski sudah lama berkecimpung di balik layar, ternyata Ajay Devgan masih merasa kesulitan saat menyutradarai Runway 34 (2022). Seperti yang kita ketahui, aktor dan sutradara kelahiran tahun 1969 ini memang sosok yang sangat perfeksionis.

Hal inilah yang membuatnya menjadi begitu selektif dan berhati-hati saat menyutradarai Runway 34 (2022). Dikutip dari Hindustan Times, Ajay Devgan mengakui bahwa Runway 34 (2022) bukanlah film yang mudah untuk digarap.

Secara teknis, menggarap kisah nyata ini menjadi sebuah film adalah sebuah tantangan untuk melawan limitnya. Ia tidak hanya ingin membuat film yang sukses secara komersial, tetapi ingin memvisualkan kejadian yang sesungguhnya.  

Runway 34 (2022) memulai proses pertama syutingnya pada tanggal 11 Desember tahun 2020. Mereka melakukan proses syutingnya di Hyderabad dan Mumbai, namun terkendala pandemi.

Alhasil proses syuting harus dihentikan selama beberapa saat, karena tingginya kasus Covid-19. Di tahun 2021, Ajay Devgan melakukan syuting di Rusia dan syuting berakhir pada 17 Desember 2021.

4. Federasi Pilot India Memprotes Filmnya

Federasi Pilot India Memprotes Filmnya

Sudah tidak aneh lagi jika film-film sukses Bollywood selalu saja tersandung kontroversi. Begitu juga dengan Runway 34 (2022) yang ternyata mendapatkan penolakan dari para pilot.

Dikutip dari The Statesman, Federasi Pilot India (FIP) mengutarakan protesnya soal film garapan Ajay Devgan ini. Mereka mengecam film ini, karena dianggap tidak menggambarkan profesi pilot secara realistis.

Sekretaris FIP Kapten CS Randhawa mengatakan “Profesi pilot maskapai penerbangan digambarkan secara tidak realistis dalam film dan dapat menimbulkan kekhawatiran di benak para penerbang.

Ia juga menambahkan, tidak ada toleransi nol terhadap pilot yang melakukan penyimpangan dan penyalahgunaan zat.

Mereka menyayangkan, bahwa Runway 34 (2022) bisa mencoreng ribuan pilot India yang sudah bekerja dan berlatih sesuai aturan.

Pilot bukanlah profesi yang mudah, mereka memiliki tugas untuk membawa nyawa semua orang selamat hingga ke tujuan. Film ini dianggap tidak menunjukkan standar penting seorang pilot, sebelum mereka melakukan penerbangan.

5. Usaha Rakul Preet Singh Perankan Seorang Pilot

Usaha Rakul Preet Singh Perankan Seorang Pilot

Kembali beradu akting dengan Ajay Devgan, kali ini Rakul Preet Singh tidak lagi bermain dalam film romcom. Runway 34 (2022) jelas sangat berbeda dengan film De De Pyaar De (2019), yang membuat namanya terkenal.

Dikutip dari India Today, Rakul Preet Singh benar-benar melakukan persiapan yang matang untuk berperan sebagai co-pilot.

Rakul Preet Singh mengungkapkan bahwa ia melakukan pelatihan untuk menjadi pilot. Selama 2 hingga 3 hari, Rakul memfokuskan diri untuk mengenal dan beradaptasi di kokpit pesawat.

Ia mempelajari bagaimana seluruh paneh bekerja dan memastikan ia mengetahui fungsi semua tombol yang ada. Bahkan ia berada di bawah bimbingan seorang kapten pilot asli, sehingga ia bisa cepat paham.

Selain beradaptasi dengan kokpit pesawat, Rakul Preet Singh juga mengutarakan rasa bangganya mengenakan seragam pilot.

Rakul berkata, “Dan ketika Anda masuk ke seragam ada rasa martabat tertentu yang secara otomatis masuk”. Sang aktris juga menambahkan, bahwa Runway 34 (2022) adalah film terbaik yang pernah ia bintangi sepanjang karirnya.

6. Ajay Devgan Tidak Akan Menggarap FIlmnya Tanpa Big B?

Ajay Devgan Tidak Akan Menggarap FIlmnya Tanpa Big B?

Amitabh Bachchan memang bukan aktor sembarangan, pria ini adalah legendanya Bollywood. Meski sudah tidak muda lagi, aktor yang kerap disapa dengan nama Big B masih tetap hits.

Sebagai junior, Ajay Devgan mengaku sangat menghormati Amitabh Bachchan sebagai seniornya. Pasca perilisan Runway 34 (2022), Ajay Devgan mengaku terharu dengan hand write letter yang dikirim oleh Big B.

Ajay Devgan sempat mengaku bahwa ia tidak akan membuat film Runway 34 (2022) jika Amitabh Bachchan menolak bergabung.

Ajay Devgan memposting surat tersebut dengan caption “Kehormatan Mutlak” di akun Twitter pribadinya dan mengungkapkan rasa bahagianya.

Pasalnya sang senior memberikannya pujian atas keberhasilan dan kerja kerasnya menyutradarai film Runway 34 (2022). Untuk membuat Runaway 34 (2022) sempurna, ternyata Ajay Devgan sampai harus melakukan banyak perjuangan.

Selain untuk membuktikan kemampuan akting dan mengarahkan sebuah film, tapi passion-nya untuk menceritakan sejarah penting. Bahkan Ajay Devgan sadar, bahwa meski film ini sukses secara komersial, akan selalu ada yang menghujat karyanya.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram