bacaterus web banner retina

10 Fakta Menarik dari House Of Secret: The Burari Deaths

Ditulis oleh Suci Maharani R - Diperbaharui 31 Oktober 2021

Tragedi yang menimpa keluarga Chundawat memang hal yang sulit untuk di mengerti dan di percaya. Pasalnya hal seperti ini benar-benar hal yang tidak pernah dilihat oleh siapapun, bahkan polisi sekalipun. Tragedi yang membuat banyak orang sampai sekarang bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi di rumah besar ini?

Polisi, jajaran tim forensik hingga psikolog tidak memahami, bagaimana bisa keluarga yang berpendidikan berakhir seperti ini. Benarkah mereka menjadi korban dari Badh Pooja yang dilakukan, atau ada skenario lain yang terjadi. Bahkan hingga kini ada banyak teori konspirasi yang bertebaran, mengaitkan dengan hal mistis hingga mental illnes.

Kali ini kita akan membahas fakta-fakta menarik dari House of Secret: The Burari Deaths (2021). Penasaran? Temukan jawaban lengkapnya di bawah ini.

1. Crime Scene yang Sangat Menakutkan

1. Crime Scene yang Sangat Menakutkan

Tepat pada tanggal 2 Juli 2018, toko milik keluarga Chundawat terlihat masih tertutup dengan sangat rapi. Keluarga itu memang tidak akan pernah membuka toko selamanya, rumah yang terasa dingin itu memperlihatkan mereka. 10 anggota keluarga tergantung di kisi-kisi besi langit-langit, sementara 1 orang ditemukan di sebuah kamar.

Uniknya mereka ditemukan dalam keadaan yang sama persis, mulut mereka tertutup rapat, sementara telinga mereka ditutup kapas. Mata merek di tutup, kaki dan tangan terikat sempurna menggunakan tali dan kabel listrik. Mereka tergantung dengan kain sari berwarna warni dan memiliki jarak yang terukur, terlihat seperti akar yang menggantung di pohon beringin.

2. Pemberitaan Media yang Menyesatkan

eritaan Media yang Menyesatkan

Salah satu masalah yang diangkat dalam dokumenter House of Secret: The Burai Deaths (2021) adalah media massa. Tentu saja media massa menjadi jembatan antara pihak kepolisian dan masyarakat, sebagai pengantar pesan. Namun peran media massa dalam kasus ini benar-benar berbeda, mereka terlalu gegabah dan seenaknya dalam memberikan berita.

Melihat kasus ini berskala nasional, para reporter India tidak lagi memikirkan keabsahan beritanya. Mereka hanya menyatukan segala desas-desus yang ada, lalu membuat skenario dan prediksi sendiri. Hal ini ternyata menjadi bom, pasalnya karena mereka berita mengenai tragedi ini menjadi sangat liar. Polisi di kambing hitamkan, keluarga Chundawat dieksploitasi dan masyarakat termakan banyak hoax.

3. Polisi Kesulitan untuk Melabeli Kasus

3. Polisi Kesulitan untuk Melabeli Kasus

Ketika media blow up berita mengenai tragedi keluarga Chundawat, maka para polisi berada dalam kesulitan. Bukan karena mereka takut dengan yang diberitakan, tapi mereka sendiri kesulitan untuk menentukan kategori kasus ini. Polisi tidak mendapatkan banyak clue yang bisa menjadi petunjuk dan kasus apa yang sedang mereka hadapi.

Polisi mencari segala kemungkinan, apakah ini kasus perampokan tapi tidak ada tanda-tanda kerusakan. Apakah ini pembunuhan berencana, tapi tidak tanda-tanda paksaan pada tubuh 11 anggota keluarga. Hingga terakhir polisi memberikan label “kecelakaan”, dari keterangan dalam buku diari yang menyatakan mereka melakukan sebuah pemujaan.

4. Siapa yang Merekaman Video TKP?

4. Siapa yang Merekaman Video TKP?

Ketika polisi sibuk untuk mencari barang bukti dan mengamankan daerah tempat kerjadin dari lautan manusia. Tiba-tiba saja, masyarakat dikejutkan dengan sebuah video yang menampilkan keadaan rumah keluarga Chundawat. Video yang berdurasi dua menit direkam sebelum polisi datang dan sekitar pukul 07.30 sudah beredar luas.

Video itu akhirnya menjadi video yang di larang tampil, karena menunjukkan detail-detail mengerikan. Kehadiran video ini juga mengundang berbagai macam kegaduhan, banyak orang yang terganggu dan berteori secara liar. Polisi tidak menangkap siapapun, tapi mereka meyakini bahwa video ini diambil oleh salah satu saksi mata yang menemukan mayat keluarga ini.

5. Budaya “Menyimpan Rahasia” di India

Budaya “Menyimpan Rahasia” di India

Keluarga di India mungkin sudah terlihat lebih modern, mereka mulai memahami pentingnya pendidikan dan tidak diskriminatif lagi. Tapi bukan berarti mereka melepaskan budaya dan kebiasaan yang sudah diturunkan dari nenek moyang. Tradisi “menyimpan rahasia di rumah”, hal ini bagus tapi dalam kasus ini membuat banyak banyak tanda tanya besar.

Tradisi ini tidak salah, tapi ketidak terbukaan ini membuat hampir seluruh keluarga Chundawat meregang nyawa. Bagaimana bisa tidak ada satu orang pun dalam lingkungan mereka mendeteksi adanya keanehan dalam keluarga ini. Jika bukan orang dewasa, biasanya keanehan bisa di lihat dari anak-anak mereka yang cenderung lebih polos tapi tetap nihil.

6. Ada Apa dengan Angka 11?

Ada Apa Dengan Angka 11?

Saat menonton dokumenter House of Secret: The Burai Deaths (2021), mungkin kamu akan tertarik dengan fakta angka 11. Pasalnya dalam tiga episode yang diberikan, angka ini selalu muncul dan menjadi hal yang sangat mencurigakan. Mulai dari 11 korban yang terdiri dari empat laki-laki dan tujuh perempuan dalam kasus ini.

Tidak hanya itu, angka ini muncul dari jumlah 11 buku diari yang ditulis oleh anggota keluarga ini. Diari ini menceritakan kehidupan keluarga di bawah bayang-bayang ayah mereka yang sudah meninggal. Berlangsung selama 11 tahun, dari tahun 2007 setelah ayah mereka meninggal hingga tahun 2018. Bahkan di luar rumah terdapat 11 pipa aneh, diduga sebagai jalan bagi jiwa mereka keluar dari rumah.

7. Teori “Pipe, Planning, Patter” itu Nyata?

Teori “Pipe, Planning, Patter” Itu Nyata?

Di atas saya sempat menyinggung mengenai penemuan 11 pipa yang dianggap sebagai jalan bagi jiwa mereka keluar. Ternyata pipa ini membuahkan sebuah teori yang cukup mistis, karena match dengan kasus. Terdapat tujuh pipa menurun yang di cocokan dengan korban wanita dan empat pipa lurus yang cocok dengan korban pria.

Pipa ini disebut sebagai cikal bakal tragedi, makannya disebut planning sementara aksinya disebut patter. Karena seluruh anggota keluarga tergantung dalam posisi yang sama dengan bagaimana pipa ini disusun di tembok. Namun teori ini dibantah oleh kontraktor, pipa ini dibuat secara asal dan tidak ada sangkut pautnya dengan kasus atau berbau magis.

8. CCTV Footage: Rencana yang Sudah Matang

CCTV Footage: Rencana yang Sudah Matang

Barang bukti yang pertama ditemukan oleh polisi adalah rekaman CCTV yang dipasang tepat di depan rumah keluarga itu. Saat awal penyelidikan, polisi tidak melihat adanya keanehan dan orang lain yang datang ke rumah tersebut. Namun semua berubah ketika diari keluarga ditemukan, polisi menyadari bahwa keluarga ini bahu membahu menyiapkan pooja yang akan dilakukan.

Terlihat bahwa dua anggota keluarga membeli kursi baru yang digunakan untuk melakukan aksi gantung. Mereka juga terlihat memesan beberapa roti dalam jumlah banyak dan satu anggota muda mengambil gulungan kabel. Semuanya terjadi sejak tujuh hari sebelum mereka ditemukan dalam keadaan mengenaskan, tergantung di besi langit-langit.

9. Diary yang Menceritakan Kehidupan Keluarga

Diary yang Menceritakan Kehidupan Keluarga

Diari menjadi barang bukti paling penting dalam mengungkap kasus gantung diri keluarga Chundawat. Pasalnya dari sini polisi akhirnya bisa memutuskan kebuntuan mereka, namun kaget dengan keakuratan diari ini. Pasalnya diari ini ditulis dengan sangat jelas, instruksional dan mengungkapkan hal yang tidak diketahui oleh para tetangga dan kerabat.

Diari ini bisa dikatakan sangat menakutkan, terdapat instruksi yang katanya berasal dari mendiang ayah mereka. di sini di tuliskan semua perintah yang harus dipatuhi seluruh anggota keluarga dan kesalahan-kesalahan mereka. Bahkan halaman terakhirnya menceritakan crime scene dengan sangat sempurna, ketika mereka sedang melakukan Badh Pooja selama tujuh hari.

10. Lalit: Antara Delusi dan Kenyataan

 Lalit: Antara Delusi dan Kenyataan

Pria ini memang dewasa dan bijaksana, namun memiliki masa lalu kelam dan traumatis hingga ia mengaku didatangi oleh ayahnya dalam mimpi dan menjadi medium untuk roh ayahnya. Lalit menjadi mastermind yang membuat seluruh anggota keluarga mengikuti Badh Pooja bersama-sama. Tentu hal ini sulit diterima, tapi semua instruksi seperti perintah dan mengagung agungkan Lalit dan istrinya Tina.

Polisi dan psikolog mengatakan bahwa Lalit tengah berada dalam delusi, akibat dari PTSD yang dideritanya. Namun semua ini tidak terbukti secara konkret, karena hanya berasal dari pengakuan salah satu teman masa kecilnya. Tapi buku diary mengatakan bahwa Lalit berubah seperti ayah mereka, mulai dari suara hingga perilakunya. Sulit untuk ditentukan, karena barang bukti yang sangat minim bahkan nihil sekali.

Inilah 10 fakta menarik dari dokumenter House of Secret: The Burari Deaths (2021) yang ditayangkan Netflix. Dokumenter ini membuat banyak orang mindblowing, karena sampai sekarang masih banyak hal janggal yang tidak terpecahkan. Bagaimana menurutmu? Apakah ada fakta menarik lainnya yang terlewatkan, kamu bisa membagikannya di kolom komentar di bawah.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram