bacaterus web banner retina

8 Fakta Menarik di Balik Kesuksesan Film Harry Potter (2001-2011)

Bukan rahasia lagi bila industri perfilman sering mengadaptasi novel best-seller. Tak terkecuali novel karya J.K Rowling. Kemunculan film Harry Potter sendiri memang ditunggu dan sangat dinantikan para pencinta Harry Potter, atau disebut dengan Potterhead.

Tentu saja, ada pro dan kontra yang terjadi sebelum mewujudkan film Harry Potter. Memang, perseteruan lebih kepada akankah studio produksi sanggup membuat novel fantasi ini seperti nyata. Apalagi imajinasi dari setiap tokoh harus dibuat semirip dan sedetail mungkin.

Film yang pemeran utamanya merupakan pendatang baru di dunia perfilman ini memiliki fakta menarik. Untuk itu, kami akan membeberkan beberapa fakta tersebut.

1. Diadaptasi dari Novel yang Menorehkan Sejarah

fakta-harry-potter-1_

Film Harry Potter karya J.K Rowling memang diadaptasi dari buku yang sudah menerima sejumlah penghargaan, mulai dari Whitaker Platinum Book Awards, Nestle Smarties Book Prize, Whitbread Children Book of the Year, Scottish Arts Council Book Awards, dan sebagainya.

Sampai Juli 2013, novelnya sendiri sudah terjual sekitar 450 juta kopi di seluruh dunia. Hal ini menjadikannya sebagai novel seri paling laris sepanjang masa. Bahkan sudah diterjemahkan ke dalam 73 bahasa

Empat novel terakhir dari seri Harry Potter ini bahkan mencatat rekor. Rekornya adalah sebagai buku dengan penjualan tercepat dalam sejarah.

Buku ini bergenre fantasi yang menceritakan tentang kehidupan anak yatim piatu dengan kemampuan sihir luar biasa bernama Harry Potter. Buku itu sendiri memiliki tujuh seri yang setiap serinya memiliki permasalahan yang berbeda dan semakin gelap.

Buku Harry Potter sendiri memang ada tujuh seri tetapi saat diadaptasi menjadi film berubah menjadi delapan. Seri terakhir yaitu Harry Potter and Deathly Hallows dibuat menjadi dua bagian. Hal ini karena sutradara ingin membuat bagian akhir dari seri Harry Potter lebih memorable dan masih sesuai dengan alur dari novel itu sendiri.

2. Dibuat oleh 4 Sutradara yang Berbeda

fakta-harry-potter-2_

Film Harry Potter dibuat oleh empat sutradara berbeda. Ada Chris Columbus yang menjadi sutradara seri pertama Harry Potter and Sorcerer’s Stone dan seri kedua Harry Potter and Chamber of Secret.

Lalu ada Alfonso Cuaron yang menyutradarai Harry Potter and the Prisoner of Azkaban. Kemudian Mike Newell mengambil alih kursi sutradara untuk film seri keempat, Harry Potter and the Goblet of Fire.

Terakhir, David Yates dipercaya sebagai sutradara film Harry Potter seri kelima sampai kedelapan, yaitu Harry Potter and Order of the Phoenix, Harry Potter and the Half-Blood Prince, Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1, dan Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2.

3. Pencarian Sulit Pemeran Harry Potter sampai Emma Watson yang Ingin Keluar

fakta-harry-potter-3_

Fakta selanjutnya adalah saat kru produksi mencari pemeran utama film Harry Potter, yaitu Harry Potter. Bisa dikatakan saat semua peran sudah ada aktor dan aktris yang memerankan, hanya sosok ini saja yang masih belum muncul.

Bisa dikatakan cukup sulit mencari aktor untuk memerankan Harry Potter, sampai akhirnya Chris Columbus menemukan Daniel Radcliffe. Setelah menemukannya pun, sutradara ini harus menghadapi kesulitan lain, yaitu orang tua Daniel Radcliffe tidak setuju sang anak syuting karena mengkhawatirkan kehidupan sang anak nanti.

Akhirnya, David Heyman, produser film Harry Potter, turun tangan dalam membujuk orang tua Daniel Radcliffe. Mereka pun setuju anaknya memerankan sosok Harry Potter.

Tantangan lain yang dihadapi adalah saat Emma Watson, pemeran Hermione Granger, sempat ingin keluar dari franchise film ini. Alasannya karena ia merasa kelelahan luar biasa menghadapi sorotan, popularitas yang melejit, tetapi merasa sendirian dalam prosesnya.

Beruntung, hal itu tidak dilakukan. Emma Watson tetap memerankan Hermione Granger sampai semua serinya berakhir. Sosok Hermione Granger termasuk penting dalam kehidupan Harry Potter.

4. Adegan Quidditch adalah yang Tersulit untuk Dibuat

fakta-harry-potter-4_

Quidditch adalah olahraga sihir yang dimainkan oleh Harry Potter dan bahkan ada pertandingan piala dunianya. Saat membaca bukunya pun kita mengetahui betapa keren dan luar biasanya Quidditch ini.

Namun, dibalik itu ternyata adegan Quidditch adalah hal yang paling tersulit dibuat karena tantangan besar di dalamnya. Permainan yang harus terlihat nyata walau sebenarnya tidak benar-benar nyata.

Sampai J.K Rowling pun membuat buku panduan permainan Quidditch. Buku tersebut menjelaskan aturan permainan yang lebih mendetail sehingga penciptaan lapangan Quidditch yang dinanti Potterhead di dalam film bisa terlihat nyata dan otentik.

5. Film Terbesar Ketiga Sepanjang Sejarah vs Tidak Termasuk dalam film Terlaris Tertinggi

fakta-harry-potter-5_

Film seri Harry Potter memang memiliki naik turun pendapatan dan prestasi. Ini dibuktikan dari Harry Potter and the Prisoner of Azkaban adalah satu-satunya film dalam seri yang tidak termasuk 50 film terlaris tertinggi.

Sedangkan Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 meraih penjualan tiket sekitar US$1,3 miliar di seluruh dunia. Hal ini menjadikannya sebagai film terbesar ketiga sepanjang sejarah. Kontras, bukan?

6. Tidak Pernah Menang Oscar

fakta-harry-potter-6_

Sayangnya, kepopuleran film Harry Potter yang sampai menorehkan sejarah, tidak serta merta membuat film ini meraih Oscar. Bahkan sampai film seri terakhirnya, tak mengantongi kemenangan sama sekali.

Padahal selalu masuk sampai 12 nominasi selama delapan kali penyelenggaraan Academy Awards. Nominasinya pun mulai dari desain kostum, sinematografi, sampai tata rias.

Namun, Harry Potter and the Deathly Hallows Part II memenangkan banyak penghargaan pada Scream Awards 2011. Selain itu film ini juga memenangkan penghargaan dari WhatsOnStage Awards, People’s Choice Awards, Empire Awards, dan Saturn Awards.

7. Kemunculan Teater setelah Film

fakta-harry-potter-7_

Setelah seri film Harry Potter sudah semua berhasil ditayangkan, J.K. Rowling bekerja sama dengan Jack Thorne dan John Tiffany membuat kisah baru bernama Harry Potter and the Cursed Child dalam pertunjukan dua bagian.

Tentu saja, yang memerankan karakter ini bukan lagi Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint, Bonnie Wright, dan Tom Felton. Melainkan pemain teater lain dalam versi dewasa.

Cerita ini dibuat untuk dipentaskan di Teater West End. Latar belakangnya adalah momen Harry Potter 19 tahun kemudian yang menjadi pegawai Kementerian Sihir dengan putra keduanya, Albus Severus Potter.

8. Sampai Saat ini, Hanya Harry Potter yang Dibuat Reuni

fakta-harry-potter-8_

Ternyata, film Harry Potter sampai artikel ini dibuat sudah berusia sekitar 20 tahun. Setelah dua dekade pun, film ini masih diminati oleh Potterhead sampai ditonton berulang-ulang. Hal ini juga yang membuat produser membuat Harry Potter Reunion bernama Harry Potter 20th Anniversary.

Reuni ini dihadiri oleh para pemeran film Harry Potter seperti Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint, para sutradara, Helena Bonham Carter, dan banyak lagi. Di sini mereka menceritakan tentang pengalaman dan kisah saat menjalani syuting film Harry Potter.

Bila ditelisik, film Harry Potter adalah film pertama yang dibuat versi reuni. Versi reuni sudah dilakukan sebelumnya tapi untuk serial Friends, bukan seri film. Kamu bisa menonton Harry Potter 20th Anniversary di HBO Max secara lengkap.

Bila kamu Potterhead, bisa jadi kamu akan merinding, sedih, terharu, sampai tersenyum saat menontonnya. Siapkan tisu saat menontonnya.

Bagi penikmat film fantasi, film  ini adalah tontonan menarik. Ada delapan film yang bisa kamu nikmati untuk mengisi waktu luang. Tak perlu buru-buru menyelesaikannya.

Nah, untuk Potterhead yang memiliki semua buku dan semua filmnya, bisa menggunakan cara satu ini menikmati semua film Harry Potter. Caranya dengan membaca dulu novelnya baru menonton filmnya. Ini akan membuat sensasi berbeda dalam menikmati film Harry Potter. Selamat menonton!

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram