Bacaterus / Hiburan / Film Asia / 10 Film Jepang Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Ditonton

10 Film Jepang Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Ditonton

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 November 2018

Industri hiburan Jepang tidak hanya terkenal dengan film anime-nya yang berkualitas. Pasalnya, Jepang juga sering menelurkan berbagai macam film kelas atas yang tidak kalah dengan film produksi Hollywood. Nah kali ini bacaterus.com akan mengulas kumpulan film Jepang terbaik sepanjang masa tersebut.

Film yang akan diulas di sini merupakan kumpulan film-film terbaik di kategorinya masing-masing. Bagi Anda yang memang penggemar film Jepang, pasti sudah tidak asing lagi dengan judul dan tokoh-tokoh pemerannya. Apa sajakah film terbaik tersebut? Berikut daftar lengkapnya.

10 Film Jepang Terbaik Sepanjang Masa

1. Always: Sunset on Third Street – 2005

always sunset on third street film jepang terbaik

Always: Sunset on Third Street (Ōruweizu: San-chōme no Yūhi) merupakan sebuah film trilogi yang dirilis pada tahun 2005, 2007, dan 2011. Film ini sendiri merupakan adaptasi dari manga populer di tahun 50an dengan judul Sanchōme no Yūhi karya Ryōhei Saigan.

Always: Sunset on Third Street bercerita tentang kehidupan para warga di sudut kota Tokyo pada masa pembangunan menara Tokyo. Suasana hangat di dalam keluarga dan juga antar tetangga berhasil disuguhkan dengan baik dalam film ini.

Film yang dibintangi oleh Maki Horikita, Hidetaka Yoshioka, Shinichi Tsutsumi, dan Koyuki juga menyajikan konflik yang menarik dari setiap orang dengan latar yang berbeda-beda. Trilogi Always: Sunset on Third Street ini dapat dinobatkan sebagai salah satu drama Jepang terbaik yang wajib Anda tonton.

2. Heavenly Forest – 2006

Heavenly Forest (Tada, Kimi o Aishiteru)

Tada, Kimi o Aishiteru atau dalam versi internasionalnya berjudul Heavenly Forest merupakan film yang dirilis pada tahun 2006. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Renai Shashin: Mo Hitotsu no Monogatari. Pemeran utama dari film ini adalah Miyazaki Aoi, Tamaki Hiroshi, dan Kuroki Meisa.

Heavenly Forest bercerita mengenai Shizuru, seorang mahasiswi yang terkesan memiliki penampilan kurang gaul dan ketinggalan jaman. Ia kemudian bertemu dengan seorang mahasiswa bernama Makoto. Lama kelamaan mereka mulai bersahabat dan bahkan Shizuru mulai jatuh cinta kepada Makoto.

Sayangnya, Makoto ternyata sudah jatuh cinta kepada mahasiswi lain yang ada di kampusnya sehingga membuat Shizuru kecewa. Alur cerita dari film ini tampak sangat realistis. Heavenly Forest dapat disebut sebagai film jepang romantis yang wajib untuk Anda tonton.

3. Crows Zero – 2007

Crows Zero

Crows Zero merupakan satu dari sekian banyak film action Jepang terbaik yang pernah dibuat. Film yang dibintangi oleh Oguri Shun, Yabe Kyosuke, Yamada Takayuki ini menceritakan tentang sekolah-sekolah di Jepang yang murid-muridnya merupakan anggota gangster.

Mereka sering terlibat dalam pertarungan anggota gangster antar sekolah ataupun dari sesama sekolah. Tidak jarang pertarungan ini melibatkan para mafia yakuza yang berkuasa. Menariknya, pertarungan antar gang ini murni menggunakan tangan kosong tanpa bantuan pisau ataupun peralatan lainnya.

Film ini sendiri terdiri dari dua bagian. Menariknya, Anda dapat menonton film ini dari bagian pertama atau bagian keduanya terlebih dahulu. Film ini juga ada bagian ketiganya, namun mengusung cerita yang berbeda dengan dua bagian sebelumnya.

4. Kikujiro – 1999

Kikujiro (Kikujiro no Natsu)

Kikujiro no Natsu merupakan salah satu film komedi jepang terbaik yang dibuat pada tahun 1999. Film ini sendiri dibuat oleh Kitano Takeshi yang populer dengan acara Takeshi Castle atau Benteng Takeshi. Dalam film ini ia juga berperan menjadi tokoh utamanya.

Kikujiro no Natsu menceritakan tentang seorang anak yang ditinggalkan oleh ibu kandungnya semenjak kecil. Ia kemudian berencana untuk mencari ibunya di sela-sela liburan musim panas. Namun dalam perjalanannya tersebut ia harus ditemani oleh seorang bapak tua yang emosional dan agak kurang waras otaknya.

5. 700 Days of Battle: Us vs. the Police – 2008

700 Days of Battle Us vs. the Police (Boku tachi to chuzai san no 700 nichi senso)

700 Days of Battle: Us vs. the Police  atau Boku tachi to chuzai san no 700 nichi senso merupakan salah satu film komedi tersukses di Jepang. Film yang dirilis pada tahun 2008 ini menceritakan tentang sekumpulan anak SMA yang nakal dan sering membuat ulah.

Ketika membuat ulah mereka juga sering diganggu oleh seorang polisi sehingga mereka juga akhirnya menjadikan polisi tersebut sebagai objek keisengannya. Namun sang polisi juga tidak mau kalah dan selalu membalas tindakan mereka. Sama seperti judulnya, film ini akan membawa Anda pada pertempuran konyol antara sekumpulan anak SMA dan polisi selama 700 hari.

6. Nobody Knows – 2004

Nobody Knows (Dare mo Shiranai)

Jika Anda pernah menonton film animasi Grave of Fireflies (Hotaru no Haka), maka film Nobody Knows (Dare mo Shiranai) ini tampak seperti live action-nya. Film ini sendiri diangkat dari kisah nyata yang cukup menghebohkan Tokyo pada tahun 80an.

Film Nobody Knows ini mengisahkan empat orang anak yang ditinggalkan oleh ibu mereka dalam sebuah apartemen. Mereka harus hidup sendiri dengan berbagai penderitaan karena ibu mereka tidak pernah kembali ataupun mengirim uang.

7. Battle Royale -2000

Battle-Royale

Battle Royale merupakan film lawas yang dirilis pada tahun 200 yang lalu. Film ini menceritakan tentang kesulitan pemerintah dalam menghadapi kenakalan sehingga mereka membuat program bernama Battle Royale yang melibatkan tentara di dalamnya.

Dalam program ini beberapa siswa SMA akan diculik ke sebuah pulau terpencil. Di sana mereka akan diberikan satu senjata dan harus membunuh satu sama lainnya dalam waktu 3 hari saja. Satu orang yang bisa selamat dan bertahan hingga hari terakhir akan dibebaskan dan diperbolehkan untuk pulang ke rumah.

8. Rurouni Kenshin Trilogy

rurouni kenshin

Rurouni Kenshin merupakan 3 seri film yang diadaptasi dari manga dengan judul yang sama karya Nobuhiro Watsuki. Film ini menceritakan tentang seorang samurai bernama Himura Kenshin yang dulunya terkenal sebagai pembunuh sadis dengan julukan Battosai.

Namun setelah perang berakhir, ia memutuskan untuk tidak menggunakan pedangnya lagi untuk membunuh. Ia kemudian harus menaklukkan para musuh tanpa membunuhnya dengan menggunakan sakabato alias pedang dengan mata terbalik.

9. Ringu – 1998

Ringu

Berbagai remake film Sadako sudah pernah dihadirkan, mulai dari versi Jepang sampai dengan versi baratnya. Namun, Ringu adalah film Sadako yang paling orisinil. Dirilis pada tahun 1998, Ringu adalah film yang mengisahkan ketika beberapa siswi mati secara misterius setelah menonton sebuah video. Usai menonton video tersebut, penontonnya akan segera menerima telpon tanpa suara dan akan mati dalam waktu 7 hari.

Seorang jurnalis wanita, Reiko Azakawa, terpaksa terlibat untuk menyelidiki asal-usul video tersebut karena anaknya telah menonton video keramat itu. Penyelidikan yang dilakukan Reiko membawanya untuk mencari tahu sejarah kematian Sadako, sosok hantu wanita di video keramat itu yang digambarkan memiliki rambut panjang dan ia berjalan merangkak keluar dari sebuah sumur.

10. Memories of Matsuko – 2006

Memories of Matsuko

Dibuat oleh sutradara yang sama dengan film Confessions, yakni Tetsuya Nakashima, film Memories of Matsuko ini merupakan sebuah film Jepang terbaik dengan genre musikal yang dikemas secara apik.

Sinopsis film ini bermula dari kehidupan Sho (Eita) yang sangat berantakan karena gagal menjadi musisi dan putus cinta dengan kekasihnya. Sampai akhirnya ayahnya datang berkunjung sekaligus meminta Sho untuk membersihkan apartment kakak ayahnya, yakni Bibi Matsuko.

Film ini akan mengajak kita untuk mengikuti alur maju-mundur karena menceritakan kehidupan Matsuko sejak kecil hingga ia meninggal. Namun, film musikal ini tidak akan terlihat membosankan karena disajikan dengan alur cerita yang menarik dan komposisi musik yang sangat enak didengar.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Hobi membaca dan menulis segala sesuatu tentang olahraga, teknologi, kuliner, travelling, hingga hal-hal yang berbau mistis. Aktif menulis di blog, media sosial, forum, dan berbagai platform penulisan lain di internet sejak tahun 2008.Selepas menyelesaikan pendidikan S1 Sastra Inggris di tahun 2012, mulai mencoba merintis karir di dunia tulis-menulis dengan menjadi penulis dan editor di Paseban.com hingga tahun 2013.Setelah itu, pada tahun 2013 mendirikan situs Carisinyal.com dan setahun kemudian diikuti oleh Bacaterus.com. Kedua situs tersebut saat ini berada di bawah naungan Bacaterus Digital Media bersama dengan Kamini.id dan Keluyuran.com.

9 Comments

  1. Laila N. 3 Oktober 2015 at 16:58 - Reply

    Manteb blognya dan isinya..makasi dan terus nulis yaa..

  2. rhfailed 4 Juli 2016 at 04:32 - Reply

    Koizora tidak ada?

  3. Jamil 25 Januari 2017 at 04:28 - Reply

    Admin salah kasih info nih. Film Nobody Nows (Daremo shiranai) sama Grave of The Fireflies beda jauh dalam artian bukan live action nya tapi memang beda film nya 😀

  4. Mamen 2 April 2017 at 23:00 - Reply

    Kimi ni todoke (for me to you) juga bagus, tentang persahabatan sejati dan cinta remaja.

  5. tomodachi 5 April 2017 at 07:19 - Reply

    My Boss My Hero 🙁

  6. Amy 12 April 2017 at 05:35 - Reply

    Tambahin lagi referensi nya dong mas hehehe.. Aku udah nonton always gilaa keren banget kusuka kusuka.. Macam film alwats gitu mas ada lagi ngga?

  7. fadhel 27 Mei 2017 at 14:09 - Reply

    47 ronin gk masuk kh min

  8. - 31 Oktober 2018 at 14:24 - Reply

    Death Note ngak masuk nih? Padahal keren bgt

    • Bacaterus 31 Oktober 2018 at 20:34 - Reply

      Setuju! Tapi ini hanya daftar film versi penulis ya. ? Pastinya masih banyak film-film Jepang lainnya yang ga kalah bagus. Kalau film Jepang terbaik versi kamu apa aja?

Leave A Comment