Ditulis oleh - Diperbaharui 8 Februari 2019

Industri hiburan Jepang tidak hanya terkenal dengan film anime-nya yang berkualitas. Pasalnya, Jepang juga sering menelurkan berbagai macam film kelas atas yang tidak kalah dengan film produksi Hollywood. Nah kali ini bacaterus.com akan mengulas kumpulan film Jepang terbaik sepanjang masa tersebut.

Film yang akan diulas di sini merupakan kumpulan film-film terbaik di kategorinya masing-masing. Bagi Anda yang memang penggemar film Jepang, pasti sudah tidak asing lagi dengan judul dan tokoh-tokoh pemerannya. Apa sajakah film terbaik tersebut? Berikut daftar lengkapnya.

10 Film Jepang Terbaik Sepanjang Masa

1. Always: Sunset on Third Street – 2005

always sunset on third street film jepang terbaik

Always: Sunset on Third Street (Ōruweizu: San-chōme no Yūhi) merupakan sebuah film trilogi yang dirilis pada tahun 2005, 2007, dan 2011. Film ini sendiri merupakan adaptasi dari manga populer di tahun 50an dengan judul Sanchōme no Yūhi karya Ryōhei Saigan.

Always: Sunset on Third Street bercerita tentang kehidupan para warga di sudut kota Tokyo pada masa pembangunan menara Tokyo. Suasana hangat di dalam keluarga dan juga antar tetangga berhasil disuguhkan dengan baik dalam film ini.

Film yang dibintangi oleh Maki Horikita, Hidetaka Yoshioka, Shinichi Tsutsumi, dan Koyuki juga menyajikan konflik yang menarik dari setiap orang dengan latar yang berbeda-beda. Trilogi Always: Sunset on Third Street ini dapat dinobatkan sebagai salah satu drama Jepang terbaik yang wajib Anda tonton.

2. Heavenly Forest – 2006

Heavenly Forest (Tada, Kimi o Aishiteru)

Tada, Kimi o Aishiteru atau dalam versi internasionalnya berjudul Heavenly Forest merupakan film yang dirilis pada tahun 2006. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Renai Shashin: Mo Hitotsu no Monogatari. Pemeran utama dari film ini adalah Miyazaki Aoi, Tamaki Hiroshi, dan Kuroki Meisa.

Heavenly Forest bercerita mengenai Shizuru, seorang mahasiswi yang terkesan memiliki penampilan kurang gaul dan ketinggalan jaman. Ia kemudian bertemu dengan seorang mahasiswa bernama Makoto. Lama kelamaan mereka mulai bersahabat dan bahkan Shizuru mulai jatuh cinta kepada Makoto.

Sayangnya, Makoto ternyata sudah jatuh cinta kepada mahasiswi lain yang ada di kampusnya sehingga membuat Shizuru kecewa. Alur cerita dari film ini tampak sangat realistis. Heavenly Forest dapat disebut sebagai film jepang romantis yang wajib untuk Anda tonton.

3. Crows Zero – 2007

Crows Zero

Crows Zero merupakan satu dari sekian banyak film action Jepang terbaik yang pernah dibuat. Film yang dibintangi oleh Oguri Shun, Yabe Kyosuke, Yamada Takayuki ini menceritakan tentang sekolah-sekolah di Jepang yang murid-muridnya merupakan anggota gangster.

Mereka sering terlibat dalam pertarungan anggota gangster antar sekolah ataupun dari sesama sekolah. Tidak jarang pertarungan ini melibatkan para mafia yakuza yang berkuasa. Menariknya, pertarungan antar gang ini murni menggunakan tangan kosong tanpa bantuan pisau ataupun peralatan lainnya.

Film ini sendiri terdiri dari dua bagian. Menariknya, Anda dapat menonton film ini dari bagian pertama atau bagian keduanya terlebih dahulu. Film ini juga ada bagian ketiganya, namun mengusung cerita yang berbeda dengan dua bagian sebelumnya.

4. Kikujiro – 1999

Kikujiro (Kikujiro no Natsu)

Kikujiro no Natsu merupakan salah satu film komedi jepang terbaik yang dibuat pada tahun 1999. Film ini sendiri dibuat oleh Kitano Takeshi yang populer dengan acara Takeshi Castle atau Benteng Takeshi. Dalam film ini ia juga berperan menjadi tokoh utamanya.

Kikujiro no Natsu menceritakan tentang seorang anak yang ditinggalkan oleh ibu kandungnya semenjak kecil. Ia kemudian berencana untuk mencari ibunya di sela-sela liburan musim panas. Namun dalam perjalanannya tersebut ia harus ditemani oleh seorang bapak tua yang emosional dan agak kurang waras otaknya.

5. 700 Days of Battle: Us vs. the Police – 2008

700 Days of Battle Us vs. the Police (Boku tachi to chuzai san no 700 nichi senso)

700 Days of Battle: Us vs. the Police  atau Boku tachi to chuzai san no 700 nichi senso merupakan salah satu film komedi tersukses di Jepang. Film yang dirilis pada tahun 2008 ini menceritakan tentang sekumpulan anak SMA yang nakal dan sering membuat ulah.

Ketika membuat ulah mereka juga sering diganggu oleh seorang polisi sehingga mereka juga akhirnya menjadikan polisi tersebut sebagai objek keisengannya. Namun sang polisi juga tidak mau kalah dan selalu membalas tindakan mereka. Sama seperti judulnya, film ini akan membawa Anda pada pertempuran konyol antara sekumpulan anak SMA dan polisi selama 700 hari.

6. Nobody Knows – 2004

Nobody Knows (Dare mo Shiranai)

Jika Anda pernah menonton film animasi Grave of Fireflies (Hotaru no Haka), maka film Nobody Knows (Dare mo Shiranai) ini tampak seperti live action-nya. Film ini sendiri diangkat dari kisah nyata yang cukup menghebohkan Tokyo pada tahun 80an.

Film Nobody Knows ini mengisahkan empat orang anak yang ditinggalkan oleh ibu mereka dalam sebuah apartemen. Mereka harus hidup sendiri dengan berbagai penderitaan karena ibu mereka tidak pernah kembali ataupun mengirim uang.

7. Battle Royale -2000

Battle-Royale

Battle Royale merupakan film lawas yang dirilis pada tahun 200 yang lalu. Film ini menceritakan tentang kesulitan pemerintah dalam menghadapi kenakalan sehingga mereka membuat program bernama Battle Royale yang melibatkan tentara di dalamnya.

Dalam program ini beberapa siswa SMA akan diculik ke sebuah pulau terpencil. Di sana mereka akan diberikan satu senjata dan harus membunuh satu sama lainnya dalam waktu 3 hari saja. Satu orang yang bisa selamat dan bertahan hingga hari terakhir akan dibebaskan dan diperbolehkan untuk pulang ke rumah.

8. Rurouni Kenshin Trilogy

rurouni kenshin

Rurouni Kenshin merupakan 3 seri film yang diadaptasi dari manga dengan judul yang sama karya Nobuhiro Watsuki. Film ini menceritakan tentang seorang samurai bernama Himura Kenshin yang dulunya terkenal sebagai pembunuh sadis dengan julukan Battosai.

Namun setelah perang berakhir, ia memutuskan untuk tidak menggunakan pedangnya lagi untuk membunuh. Ia kemudian harus menaklukkan para musuh tanpa membunuhnya dengan menggunakan sakabato alias pedang dengan mata terbalik.

9. Ringu – 1998

Ringu

Berbagai remake film Sadako sudah pernah dihadirkan, mulai dari versi Jepang sampai dengan versi baratnya. Namun, Ringu adalah film Sadako yang paling orisinil. Dirilis pada tahun 1998, Ringu adalah film yang mengisahkan ketika beberapa siswi mati secara misterius setelah menonton sebuah video. Usai menonton video tersebut, penontonnya akan segera menerima telpon tanpa suara dan akan mati dalam waktu 7 hari.

Seorang jurnalis wanita, Reiko Azakawa, terpaksa terlibat untuk menyelidiki asal-usul video tersebut karena anaknya telah menonton video keramat itu. Penyelidikan yang dilakukan Reiko membawanya untuk mencari tahu sejarah kematian Sadako, sosok hantu wanita di video keramat itu yang digambarkan memiliki rambut panjang dan ia berjalan merangkak keluar dari sebuah sumur.

10. Memories of Matsuko – 2006

Memories of Matsuko

Dibuat oleh sutradara yang sama dengan film Confessions, yakni Tetsuya Nakashima, film Memories of Matsuko ini merupakan sebuah film Jepang terbaik dengan genre musikal yang dikemas secara apik.

Sinopsis film ini bermula dari kehidupan Sho (Eita) yang sangat berantakan karena gagal menjadi musisi dan putus cinta dengan kekasihnya. Sampai akhirnya ayahnya datang berkunjung sekaligus meminta Sho untuk membersihkan apartment kakak ayahnya, yakni Bibi Matsuko.

Film ini akan mengajak kita untuk mengikuti alur maju-mundur karena menceritakan kehidupan Matsuko sejak kecil hingga ia meninggal. Namun, film musikal ini tidak akan terlihat membosankan karena disajikan dengan alur cerita yang menarik dan komposisi musik yang sangat enak didengar.

11. Confessions – 2010

Confessions

Film dengan genre thriller yang bertemakan balas dendam tidak harus selalu diisi dengan adegan berdarah. Confessions adalah salah satu film Jepang terbaik sepanjang masa. Bahkan, budget untuk membuat film ini pun tidak terlalu besar.

Alur cerita film ini mengisahkan mengenai pengakuan Yuko Morigochi, seorang guru SMP, sebelum ia mengundurkan diri. Dari semua pengakuannya, Yuko mengungkapkan bahwa anak semata wayangnya, Manami, meninggal karena dibunuh oleh 2 siswa di kelas itu.

Yuko mengaku telah memasukkan darah yang sudah terkontaminasi dengan virus HIV ke dalam susu yang diminum oleh 2 siswa tersebut agar keduanya bisa mengakui kejahatannya dan belajar lebih banyak tentang kehidupan.

Fokus utama dalam film ini adalah balas dendam secara psikologis. Dengan mengangkat tema bullying yang sedang marak, sutradara film ini berhasil menyajikan sebuah film yang menegangkan tanpa dibumbui dengan adegan kekerasan dan berdarah yang berlebihan.

12. Departures – 2008

Departures

Ketika menonton Departures, kita akan diajak untuk lebih mengenal tentang kehidupan dan kematian. Tokoh sentral dalam film Jepang terbaik ini adalah Daigo Kobayashi yang terpaksa berhenti menjadi pemain cello karena pihak orkestra membubarkannya secara tiba-tiba.

Akhirnya, Daigo memboyong istrinya pulang ke desa. Saat berada di desa, Daigo melihat iklan lowongan pekerjaan yang tidak membutuhkan pengalaman kerja apapun. Daigo memutuskan untuk melamar pekerjaan dan ia langsung diterima hari itu juga.

Namun, betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa profesinya adalah sebagai perias jenazah. Berbagai pengalaman dengan jenazah akan dialaminya dalam film ini. Bahkan, ia pun harus mengalami dilema ketika harus merahasiakan pekerjaan ini dari istrinya.

13. Seven Samurai – 1954

Seven Samurai

Karena dirilis pada tahun 1954, salah satu film Jepang terbaik ini masih berupa film hitam-putih. Meskipun demikian, film Seven Samurai ini menjadi salah satu film yang paling berpengaruh pada masanya.

Film ini menceritakan tentang kehidupan warga desa yang sangat sengsara karena hasil panen untuk beberapa waktu ke depan dijarah oleh bandit-bandit kejam. Tak hanya hasil panen saja, bandit-bandit itu juga merampas gadis-gadis desa dan dibawa pergi.

Warga desa memutuskan untuk menyewa samurai untuk melindungi desa mereka dari serangan bandit. Mengingat bayarannya kecil, tak ada seorang samurai pun yang mau sampai pada akhirnya Kambei Shimada, seorang samurai berpengalaman, datang dan bersedia menolong mereka tanpa imbalan besar.

Kedatangan Kambei Shimada membuat 6 samurai lain bersedia untuk bergabung melindungi desa. Film dengan durasi 3,5 jam ini menyuguhkan aksi sekaligus unsur drama yang dikemas dalam alur cerita menarik dan tidak membosankan.

14. Swing Girls – 2004

Swing Girls

Salah satu film komedi musikal yang banyak meraih penghargaan. Swing Girls menceritakan tentang sekumpulan anak SMA yang harus mengikuti kelas tambahan di musim panas. Namun mereka akhirnya berpura-pura menjadi grup orkestra agar bisa menghindar dari kelas tambahan tersebut.

Meski pada awalnya mereka hanya berpura-pura, namun lama kelamaan mereka malah serius untuk menjadi sebuah grup orkestra. Mereka juga akhirnya bercita-cita untuk mengikuti sebuah kontes besar di daerah mereka. Swing Girls ini dibintangi oleh Ueno Juri dan sekaligus menjadi debut pertamanya di dunia film.

15. Chibi Maruko Chan Live Action – 2006

Chibi Maruko Chan

Chibi Maruko Chan ini sebenarnya bukanlah sebuah film, namun hanya live action dari film animasinya. Jika di Indonesia, mungkin film ini hanya sejenis FTV. Namun walaupun begitu, alur cerita yang disuguhkannya benar-benar layak untuk diacungi jempol.

Film yang dibintangi oleh Morisako Ei, Miyama Karen, dan Fukuda Mayuko ini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari dari Sakura Momoko alias Maruko. Ketika menontonnya Anda pasti akan dibuat tertawa terpingkal-pingkal dengan aksi lucunya. Namun ingat, Anda juga bisa saja tiba-tiba menangis ketika menontonnya.

16. Death Note – 2006

Death Note - 2006

Meski film ini dibuat tahun 2006 silam, namun tidak dapat dipungkiri bahwa Death Note menjadi salah satu film Jepang tersukses dengan raihan rating 7.8 di iMDb. Sayangnya, saat film Death Note dibuat lagi pada tahun 2017, rating -nya justru anjlok dengan hanya memperoleh 4.7 rating IMDb.

Makanya, tak heran jika lebih banyak orang yang menyukai film Death Note buatan 2006 itu. Dalam movie-nya ini, Death Note bercerita tentang Light Yagami, seorang siswa SMA biasa yang tidak sengaja menemukan sebuah buku kematian. Buku tersebut bisa membunuh siapapun dengan hanya menuliskan namanya saja.

Dengan kekuatan buku tersebut, Light Yagami atau yang akrab dipanggil L ini membantu para detektif untuk menangkap penjahat dan langsung membunuhnya. Cukup sering ia membunuh penjahat, sehingga ia pun mulai penasaran dengan Death Note itu dan bertekad untuk menemukan pemilik aslinya.

17. Koizora

koizora film jepang romantis terbaik

Suka dengan kisah cinta yang memilukan dan siap untuk menangis tersedu? Kalau begitu, Anda harus tonton Koizora. Film yang satu ini sangat sukses membuat penontonnya tersentuh dengan acting dari para aktor dan aktrisnya. Diceritakan, seorang gadis Mika Tahara yang kehilangan ponselnya. Saat ia menemukan ponsel tersebut, setiap harinya ia selalu dihubungi oleh nomor yang tidak dikenal.

Anehnya, bukan merasa risih, justru Mika merasa nyaman dan senang dengan sang secret admirer-nya itu. Hingga suatu hari, Mika memutuskan untuk bertemu dengan si penelepon misterius itu dan betapa terkejutnya, ternyata ia adalah teman sekolahnya yang terkenal berandalan. Mika jadi bimbang, ia nyaman dekat dengan pria itu, tapi dia juga takut karena Hiro adalah seorang berandalan di sekolahnya.

18. Kimi ni Todoke

Kimi ni Todoke

Kalau film yang satu ini memang sudah sangat populer. Tentu saja, Kimi ni Todoke bukan hanya sukses dalam dunia film live action saja, karena animenya pun sangat digemari oleh semua kalangan, terutama remaja. Film ini menceritakan kisah yang sama dengan yang ada di anime, seorang gadis yang sering dijuluki “Sadako” karena ia terlihat seperti hantu Sadako.

Saat teman-teman yang lain mengejeknya, tapi ada satu teman sekelasnya yang selalu sopan dan ramah, Shota Kazehaya. Karena tingkah ramahnya, Sawako pun menyimpan rasa yang spesial pada Kazehaya. Akankah cinta Sawako terbalaskan?

Itulah daftar film Jepang terbaik sepanjang masa yang wajib untuk Anda saksikan. Selain daftar di atas, tentu masih banyak film lainnya yang layak disebut sebagai film terbaik di Negeri Sakura tersebut. Jika Anda memiliki rekomendasi film lainnya, silahkan bagikan bersama kami pada kolom komentar di bawah ini.