bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Film Always Be My Maybe (2019)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 1 Juni 2021

Bersahabat sejak kecil, membuat Marcus dan Sasha saling terbiasa antara satu sama lain, tapi suatu hari terjadi hal intim yang mengubah keseruan antara mereka berubah jadi kecanggungan. Keduanya terpisah selama belasan tahun. Sasha menjadi koki selebriti yang terkenal sementara Marcus berkutat dengan pekerjaannya sebagai tukang pasang AC.

Suatu ketika, takdir membawa mereka bertemu lagi. Kecanggungan masih mendominasi tapi lama-lama keduanya tak bisa lagi membohongi diri sendiri. Lalu mungkinkah Marcus dan Sasha yang beda dunia bisa kembali sama-sama? Film Always Be My Maybe yang tayang di Netflix bisa menjawabnya untuk Anda. Sebelum itu, simak sinopsis dan ulasannya berikut ini yuk!

Sinopsis

Sinopsis
  • Tanggal/Tahun Rilis: 31 Mei 2019
  • Genre: Drama, Romantis
  • Produksi: Good Universe
  • Sutradara: Nahnatchka Khan
  • Pemeran: Ali Wong, Randal Park, James Saito, Michelle Buteau

Sasha Tran dan Marcus Kim sudah saling mengenal sejak 1996. Ketika itu usia keduanya sekitar 12 tahun. Sasha (Miya Cech) gadis yang mandiri. Dia terbiasa ditinggal lembur oleh kedua orangtuanya yang bekerja menjaga toko. Sejak remaja, Sasha terbiasa membuat makan malam sendiri. Saat sedang menikmati makan malam yang seadanya, Marcus (Emerson Min) datang menawarkan sup buatan ibunya.

Marcus adalah tetangganya. Rumah mereka persis bersebelahan. Tawaran sup dari Marcus, rupanya menggoda selera Sasha. Dua sahabat itu bergegas makan bersama di rumah Marcus. Di sana, Judy Kim (Susan Park) sekaligus menyiapkan Kimchi Jjigae, hidangan khas Korea, hidangan leluhur mereka.

Persahabatan antara Sasha dan Marcus sangat asyik karena Sasha juga dekat dengan ibu Marcus, Judy. Gadis itu terbiasa main ke rumah Marcus dan membantu Judy membuat kudapan khas Korea. Kebiasaan ini berlanjut hingga mereka menginjak remaja. Hingga suatu hari di tahun 2003, sebuah kecelakaan merenggut nyawa Judy. Semua kehilangan, terutama Harry Kim (James Saito), suami Judy, ayah Marcus.

Dalam keadaan seperti itu, Sasha seolah tahu harus melakukan apa untuk sahabatnya. Gadis itu menghiburnya dengan hanya bernyanyi-nyanyi konyol di dalam mobil. Hingga tiba-tiba, Sasha spontan mencium Marcus lalu merasa bersalah. Hal yang terjadi selanjutnya malah tidak terduga; keduanya bercinta.

Alih-alih hanyut dalam perasaan, keduanya berubah jadi canggung satu sama lain. Mereka justru bertengkar karena hal yang baru saja dilakukan. Enam belas tahun kemudian, tepatnya 2019, Sasha bertransformasi menjadi koki baru terbaik di Los Angeles. Gadis itu super sibuk dengan berbagai agenda yang harus dilakukan.

Sasha kini juga sudah bertunangan dengan Brandon Choi (Daniel Dae Kim), seorang pengembang restoran yang sukses. Daniel memperlihatkan kemesraan di depan banyak orang, tapi saat berdua dengan Sasha, lelaki itu sibuk dengan urusannya sendiri dan tidak memberikan perhatian apa pun. Daniel bahkan ingin menunda pernikahan mereka di saat Sasha begitu antusias mempersiapkannya.

Lelaki itu lebih memilih urusan bisnis yang mengharuskannya pergi ke India selama setengah tahun daripada menikahi Sasha. Perempuan itu tentu kecewa dan sedih, tapi tidak ingin memperlihatkannya pada siapa pun.

Marcus sendiri sibuk dengan meneruskan usaha keluarga, Harry & Son Heating and Air Service. Suatu hari, Marcus dan ayahnya mendapat panggilan pekerjaan dari Veronica (Michelle Buteau), sahabat mereka sejak kecil. Pertemuan mereka pun menjadi seperti reuni. Rupanya, rumah yang didatangi Marcus dan sang ayah adalah milik Sasha.

Saat keduanya bertemu lagi untuk yang pertama kali setelah sekian lama, kekagetan tak bisa disembunyikan dari Marcus atau Sasha. Kecanggungan di antara mereka masih sangat terasa, tapi ayah Marcus, Harry Kim, mencoba mencairkannya tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Sasha rupanya hanya menyewa rumah tersebut dan berencana tinggal selama dua bulan saja karena ada restoran baru miliknya yang sedang dipersiapkan untuk buka. Belakangan diketahui bahwa ide mempertemukan Marcus dan Sasha adalah rencana Veronica. Namun, Sasha menolak dan karena terlalu banyak sejarah antara mereka, ditambah Marcus bukan lagi tipenya.

Pekerjaan memasang AC tidak bisa selesai dalam satu hari. Alhasil, keesokan harinya Marcus dan sang ayah kembali ke kediaman Sasha, tapi saat bertemu keduanya masih terus bertengkar perkara hal kecil. Hingga sang ayah tiba-tiba memberi ide pada Marcus untuk mengajak Sasha pergi ke sebuah acara miliknya.

Harry lantas mengatakan bahwa dia sebenarnya kaget mengetahui Marcus dan Sasha hilang kontak padahal dia berharap keduanya bisa bersama. Malam harinya, diam-diam Marcus dan Sasha mencari informasi satu sama lain. Marcus bahkan masih menyimpan foto mereka saat masih remaja.

Pagi hari pun tiba. Saat tengah memeriksa persiapan restoran baru miliknya, Sasha kedatangan kedua orangtuanya. Perempuan ini sama sekali terlihat tidak senang dan terganggu. Undangan dari sang ayah dan ibu pun begitu saja ditolaknya.

Cerita berlanjut saat Sasha dan Veronica akhirnya datang ke acara band Marcus. Mereka melihat Marcus tampil dan terkesan. Setelah acara bubar, Veronica pamit pulang lebih dulu. Semua tampak baik hingga seorang wanita tiba-tiba histeris dan mencium Marcus. Dia adalah Jenny (Vivian Bang).

Jenny lantas mengundang Sasha untuk makan di tempatnya karena dia ingin memasakkan sesuatu untuk sahabat kekasihnya tersebut. Marcus tampak menghormati Jenny. Dia tidak segan memujinya di depan Sasha. Selesai makan, Marcus mengantar Sasha pulang menggunakan mobil lamanya, mobil yang sama tempat mereka bercinta beberapa tahun lalu.

Sasha tampak canggung karena beberapa kali melihat ke arah belakang seolah sedang mengingat-ingat kejadian beberapa tahun lalu, sementara Marcus sudah mulai bisa mengendalikan suasana. Lalu apakah pada akhirnya mereka berdua bisa kembali bersama? Apakah kecanggungan di antara mereka berdua akan berjalan selamanya?

Komedi Romantis dengan Premis Segar

Komedi Romantis dengan Premis Segar

Always Be My Maybe merupakan film komedi romantis dengan premis yang segar. Film ini bercerita tentang sepasang sahabat yang sudah bersama sejak kecil, mereka berbagi apa pun dan saling mengenal keluarga masing-masing dengan baik. Saat keduanya semakin dewasa, persahabatan mereka berubah menjadi ketertarikan.

Apa yang dibayangkan saat dua sahabat melibatkan perasaan? Rasanya mereka tidak perlu kesulitan untuk saling beradaptasi dengan sifat masing-masing. Nyatanya, dalam film ini, Marcus dan Sasha diceritakan kerap sekali berselisih. Sasha yang menganggap Marcus rumah, karena dia bisa menjadi dirinya sendiri saat bersama lelaki itu, tetap kesulitan memahami Marcus dan hubungan mereka.

Konflik-konflik yang lahir dari premis film ini sebagian besar datang dari pengembangan karakter Marcus dan Sasha. Terdengar membosankan ya, tapi dialog yang cukup intens, rapat dan cepat antara dua karakter tersebut justru membangun chemistry yang asyik. Melalui dialog-dialog mereka kita bisa sama-sama setuju bahwa Sasha adalah perempuan yang cerdas sementara Marcus lelaki yang tulus.

Latar Belakang Keluarga Asia di Amerika

Latar Belakang Keluarga Asia di Amerika

Hal yang cukup mencolok dalam film Always Be My Maybe adalah latar belakang keluarga Asia yang tinggal di Amerika. Ya! Marcus dan Sasha adalah sama-sama berasal dari Asia, tepatnya Korea Selatan. Unsur-unsur tersebut bisa Anda lihat di film ini melalui beberapa hal seperti Kimchi Jjigae yang dibuat oleh Judy.

Pada salah satu scene ketika Marcus dan Sasha makan di sebuah restoran, yang pemiliknya juga sama-sama dari Asia, Marcus mendapat bonus siomay karena bisa bahasa Kanton, sementara Sasha tidak. Elemen-elemen yang mungkin kecil tersebut tetap diselipkan sebagai penguatan latar belakang para karakter utama dalam film ini, dan itu menarik.

Menariknya, Ali Wong dan Randall Park bukan hanya bermain dalam film ini. Mereka adalah produser sekaligus penulis. Tidak heran jika kekuatan Asia dalam film ini cukup terasa. Keduanya mencoba untuk tampil superior dengan menempatkan para aktor dan aktris keturunan Asia memegang peran penting dalam film ini.

Punya Pesan untuk Siapa pun yang Insecure

Punya Pesan untuk Siapa pun yang Insecure

Dalam film ini, Marcus digambarkan sebagai lelaki yang baik, sahabat sekaligus anak yang baik. Dia rela bertahan di blok lamanya, tidak kemana-mana, menjalani rutinitas yang itu-itu saja, tidak ingin pergi ke mana pun karena menjaga sang ayah. Namun, di sisi lain, Marcus terlalu nyaman dengan hal itu sehingga membuatnya benar-benar tidak ingin bergerak ke mana pun.

Pada akhirnya, Marcus minim pencapaian. Dia bisa melakukan hal yang lebih tapi dia terbelenggu oleh sesuatu yang dibuat sendiri, yaitu rasa tidak percaya diri yang kadung menggerogotinya. Tanpa dia sadari, sifat insecure-nya ini membahayakan banyak orang; dirinya, Sasha, dan sang ayah.

Marcus yang tanpa keinginan apa pun, tanpa ambisi apa pun, melukai hati ayahnya dan Sasha. Dia membahayakan dirinya karena terus-menerus berdiam di tong sampah. Seperti yang Sasha ucapkan. Pada salah satu scene, Harry juga mengatakan hal yang sama. Dia sedih melihat Marcus puas dengan hidupnya sebagai tukang pasang AC.

Ayah mana pun ingin melihat anaknya berkembang, hingga Harry berpesan pada Marcus, “Pada satu titik, kamu harus mengambil risiko, nak!” Untuk siapa pun yang sedang berada di posisi Marcus, film ini menghibur sekaligus ‘menampar’.

Kejutan dari Keanu Reeves

Kejutan dari Keanu Reeves

Kedatangan cameo pada sebuah film atau serial, bukan hal baru dalam proses pembuatannya. Mereka yang dihadirkan biasanya adalah artis-artis ternama dan muncul selama beberapa saat saja. Namun, walau hanya beberapa saat, kedatangannya tak henti diperbincangkan.

Always Be My Maybe pun punya kejutan semacam itu untuk Anda! Seorang aktor Hollywood ternama, sebut saja Keanu Reeves, hadir di tengah-tengah ceritanya. Dia memainkan peran penting yang bukan sekadar tampil tapi juga berakting dan terhubung dengan karakter utama.

Always Be My Maybe yang dibintangi oleh dua komedian ini punya kekuatan untuk menghibur. Film tentang persahabatan yang melibatkan perasaan romantis serta jalan cerita yang dibalut dengan dialog-dialog tajam tidak terlalu buruk untuk jadi tontonan akhir pekan. Semakin penasaran dengan kisah Marcus dan Sasha? Saksikan film ini di Netflix segera!

Always Be My Maybe
8 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram