advertisements
advertisement

Bagi para pencinta komik, pasti sudah tidak asing lagi dengan komik-komik terbitan DC Comics. Ya, DC Comics adalah penerbit komik terkenal, terbesar dan tertua di dunia. Berdiri sejak 1934, DC Comics sudah banyak menghasilkan komik-komik superhero terkenal, seperti Superman, Batman dan Wonder Woman. Bahkan para villain-nya pun sangat melegenda, seperti Joker dan Lex Luthor.

Kisah-kisah superhero komik ini pun kemudian merambah layar kaca di tahun 1940an lewat serial televisi berupa live-action ataupun animasi.

advertisement
advertisement

Baru di tahun 1950an, Superman menjadi karakter yang pertama tampil lewat film Superman and the Mole Man [1951] dengan George Reeves sebagai sang Pangeran Krypton. Film ini merupakan episode pilot dari serial Adventures of Superman yang disiarkan di Warner Bros. Television pada 1952-1958.

Dari puluhan film yang sudah diproduksi, kami pilihkan sepuluh yang terbaik di antaranya yang menampilkan superhero dan karakter dari DC Comics dalam performa terbaik mereka.

Superman [1978]

Superman

Inilah film pertama DC Comics yang sukses di layar lebar yang kemudian menjadi pionir kemunculan film-film superhero lainnya. Visual effects yang canggih di masanya, dimana untuk pertama kalinya adegan orang terbang ditampilkan begitu nyata, membuat banayak penonton terperangah.

Christopher Reeve sebagai Superman adalah sosok yang sangat pantas dan banyak menuai pujian karena bisa memerankan karakternya dengan baik dan realistis sesuai harapan para fans-nya. Diproduksi secara back-to-back dengan Superman II, proyek ini sempat terhenti dan berganti sutradara ketika film kedua sudah rampung 75%. Marlon Brando dibayar sangat mahal untuk tampil sebagai Jor-El dalam beberapa adegan di film ini.

Batman [1989]

Batman

Tim Burton adalah sutradara nyentrik yang memiliki visi unik dalam setiap filmnya. Pemilihannya sebagai sutradara film Batman ini mengundang polemik bagi fans Batman, apalagi ketika Michael Keaton terpilih sebagai Batman, di mana sebelumnya dia lebih dikenal sebagai aktor di ranah komedi.

Tetapi ketika film dirilis, semua prediksi negatif itu langsung ditepis dengan kualitas film yang baik, terutama penampilan Jack Nicholson sebagai Joker yang dianggap sangat pantas dan tidak akan tergantikan, hingga akhirnya Heath Ledger mematahkan anggapan itu di film The Dark Knight.

Batman Returns [1992]

Batman Returns

Tim Burton kembali membesut Batman dalam film keduanya dimana dia diberikan creative control atas film ini. Michael Keaton kembali berperan sebagai Bruce Wayne/Batman, ditambah dengan Michelle Pfeiffer sebagai Catwoman dan Danny DeVito sebagai Penguin.

Mengusung tema kerusakan lingkungan, film ini kemudian menuai sukses secara finansial sebesar $266,8 juta dari peredaran di seluruh dunia dan berhasil masuk nominasi Academy Awards dan BAFTA. Sayangnya, setelah ini dua film sequel Batman, yaitu Batman Forever [1995] dan Batman & Robin [1997] tidak memiliki kualitas yang baik lagi, hingga hadirnya Batman Begins.

Batman Begins [2005]

advertisement
advertisement

Proyek reboot Batman ini menjadi pionir kebangkitan DC Comics di era 2000an dan setelahnya, setelah sebelumnya terpuruk dengan film-film superhero-nya yang digarap secara tidak berkualitas meski diperankan oleh aktor terkenal sekalipun.

Christopher Nolan menghadirkan dunia Batman yang kelam dan lebih realistis dengan menampilkan kembali kisah hidupnya dan motivasinya menjadi Batman. Christian Bale tampil sebagai Batman dan Bruce Wayne yang gagah dan kharismatik. Selain bertabur bintang, film ini meminimalisir penggunaan CGI dan lebih mengedepankan nilai cinematography dan sisi psikologis para karakternya.

Constantine [2005]

Salah satu komik dewasa terbitan Vertigo Comics ini ditampilkan ke layar lebar oleh Francis Lawrence dalam debut penyutradaraannya dengan bintang Keanu Reeves sebagai karakter utama dari komik Hellblazer, yaitu Constantine.

Karakter rekaan Alan Moore ini memiliki kemampuan untuk memusnahkan setan-setan yang mengganggu manusia dengan melakukan perjanjian kepada surga dan neraka sekaligus. Dibalik penampilannya yang rapi, dirinya memiliki konflik besar dalam dirinya, yang akan kita ketahui di akhir film dimana dia bernegosiasi dengan Lucifer atas nyawanya.

V for Vendetta [2006]

V for Vendetta

Film thriller beraroma politik di dunia dystopia ini adalah adaptasi dari komik karya Alan Moore dan David Lloyd yang diterbitkan oleh Vertigo Comics yang merupakan salah satu divisi DC Comics dengan konten untuk orang dewasa yang mayoritas berisi kekerasan.

Film ini bersetting di Inggris yang pemerintahannya berideologi Neo-Fascist yang ditentang oleh karakter misterius bernama V. Dia menjadi sosok yang membuat munculnya revolusi di negara itu.

Wachowski bersaudara menjadi produser film yang dibintangi oleh Natalie Portman yang rela tampil dengan kepala gundul dari pertengahan hingga akhir film. Topeng Guy Fawkes yang dipakai oleh V saat ini telah menjadi icon yang populer dan sering digunakan ketika berdemonstrasi.

The Dark Knight [2008]

The Dark Knight

Inilah film terbaik Batman dan DC Comics sejauh ini. Sutradara Christopher Nolan mampu mengerahkan kemampuan dirinya dan para cast film ini untuk tampil maksimal dalam perannya, terutama Heath Ledger sebagai Joker yang berhasil meraih Oscar di kategori Best Supporting Actor. Sayang, Oscar ini diraih setelah Heath Ledger wafat karena over dosis obat terlarang.

Nuansa kelam Gotham City berhasil ditampilkan dengan sangat baik dengan beberapa karakter yang kelak memegang peranan penting dalam kisah Batman selanjutnya. Selain itu, film ini meraih Oscar juga di kategori Best Sound Editing.

Watchmen [2009]

Watchmen

Film yang telah lama mengendap dalam proses pra-produksi sejak 1987 ini akhirnya berhasil dirilis di tahun 2009 dengan deretan bintang ternama sebagai pemeran superhero dalam jumlah banyak ini. Setting film berada di era Perang Dingin antara USA dan Uni Soviet di tahun 1985.

Dialog yang filosofis, intrik dan konspirasi yang misterius dan banyaknya karakter superhero yang ada, membuat komik karya Alan Moore ini pernah dinyatakan berstatus “Un-Filmable”, tetapi Zack Snyder berhasil menampilkan semua elemen dalam komiknya dengan sangat baik dan rapih, meski tetap terkesan berat dan filosofis.

The Dark Knight Rises [2012]

The Dark Knight Rises

Melanjutkan kisah Batman di film sebelumnya, Bruce Wayne ditantang eksistensinya oleh Bane, seorang villain berdarah dingin. Tetapi Batman tidak sendiri, di film ini Catwoman hadir untuk membantunya dalam mengalahkan sang musuh yang terobsesi untuk menghancurkan Gotham City dengan nuklir.

The Dark Knight Rises adalah penutup dari trilogy Batman karya Christopher Nolan yang berhasil mengembalikan kejayaan DC Comics dan sedikit banyak bisa bersaing dengan Marvel Comics di layar lebar. Meraih pendapatan lebih dari $1 milyar dari peredaran di seluruh dunia, film ini bertengger di posisi ke-16 film terlaris di dunia.

Man of Steel [2013]

Man of Steel

Christopher Nolan yang sudah berhasil merebut hati fans DC Comics lewat trilogy Batman-nya, kembali dipercaya oleh para petinggi DC Comics dan Warner Bros. Pictures untuk membuat film superhero DC Comics lainnya.

Bermaksud melakukan reboot kisah Superman, Christopher Nolan merekrut Zack Snyder yang sukses lewat Watchmen untuk membuat pondasi rangkaian kisah DC Extended Universe yang nantinya akan dilanjutkan oleh film-film superhero DC Comics lainnya. Pemilihan Henry Cavill sebagai Superman baru sempat menuai kritik, tetapi setelah filmnya dirilis, kritikan itu pun memuai berganti dengan pujian.

Cast lainnya juga sesuai dengan karakter yang diperankan, seperti Amy Adams sebagai Lois Lane, Russell Crowe sebagai Jor-El, Michael Shannon sebagai General Zod, serta Kevin Costner dan Diane Lane sebagai pasangan Jonathan dan Mertha Kent.

Sempat jatuh-bangun dalam kualitas dan finansial, film-film DC Comics saat ini seperti menemukan momentumnya dengan membuat DC Extended Universe yang bersaing dengan Marvel Cinematic Universe lewat hadirnya Superman, Batman dan Wonder Woman, serta akan hadirnya The Flash, Aquaman dan masih banyak lagi.

Karakter Superhero DC Comics cenderung lebih kelam dan bernuansa kemuraman, berbanding terbalik dengan karakter superhero Marvel yang warna-warni dan memiliki selera humor yang baik. Tetapi disitulah letak kekhasan DC Comics yang harus tetap dipertahankan oleh Christopher Nolan dan timnya sampai akhir kontrak mereka kelak.

Ada satu fakta menarik antara DC Comics dan Ben Affleck. Ketika muncul rumor reboot Superman, Ben Affleck didengungkan akan menjadi Superman baru. Ternyata gagal dan filmnya sendiri tidak jadi diproduksi.

Kemudian Ben Affleck berperan sebagai George Reeves yang memerankan Superman dalam Hollywoodland [2006]. Dan pada akhirnya dia didapuk sebagai Batman baru dalam rangkaian kisah DC Extended Universe ini.

Artikel Menarik Lainnya: