advertisements

Industri hiburan Jepang tidak hanya terkenal dengan film anime-nya yang berkualitas. Pasalnya, Jepang juga sering menelurkan berbagai macam film kelas atas yang tidak kalah dengan film produksi Hollywood. Nah kali ini bacaterus.com akan mengulas kumpulan film Jepang terbaik sepanjang masa tersebut.

Film yang akan diulas di sini merupakan kumpulan film-film terbaik di kategorinya masing-masing. Bagi Anda yang memang penggemar film Jepang, pasti sudah tidak asing lagi dengan judul dan tokoh-tokoh pemerannya. Apa sajakah film terbaik tersebut? Berikut daftar lengkapnya.

Heavenly Forest – 2006

advertisements

Tada, Kimi o Aishiteru atau dalam versi internasionalnya berjudul Heavenly Forest merupakan film yang dirilis pada tahun 2006. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Renai Shashin: Mo Hitotsu no Monogatari. Pemeran utama dari film ini adalah Miyazaki Aoi, Tamaki Hiroshi, dan Kuroki Meisa.

Heavenly Forest (Tada, Kimi o Aishiteru)

Heavenly Forest bercerita mengenai Shizuru, seorang mahasiswi yang terkesan memiliki penampilan kurang gaul dan ketinggalan jaman. Ia kemudian bertemu dengan seorang mahasiswa bernama Makoto. Lama kelamaan mereka mulai bersahabat dan bahkan Shizuru mulai jatuh cinta kepada Makoto.

Sayangnya, Makoto ternyata sudah jatuh cinta kepada mahasiswi lain yang ada di kampusnya sehingga membuat Shizuru kecewa. Alur cerita dari film ini tampak sangat realistis. Heavenly Forest dapat disebut sebagai film jepang romantis yang wajib untuk Anda tonton.

Crows Zero – 2007

Crows Zero

Crows Zero merupakan satu dari sekian banyak film action Jepang terbaik yang pernah dibuat. Film yang dibintangi oleh Oguri Shun, Yabe Kyosuke, Yamada Takayuki ini menceritakan tentang sekolah-sekolah di Jepang yang murid-muridnya merupakan anggota gangster.

Mereka sering terlibat dalam pertarungan anggota gangster antar sekolah ataupun dari sesama sekolah. Tidak jarang pertarungan ini melibatkan para mafia yakuza yang berkuasa. Menariknya, pertarungan antar gang ini murni menggunakan tangan kosong tanpa bantuan pisau ataupun peralatan lainnya.

Film ini sendiri terdiri dari dua bagian. Menariknya, Anda dapat menonton film ini dari bagian pertama atau bagian keduanya terlebih dahulu. Film ini juga ada bagian ketiganya, namun mengusung cerita yang berbeda dengan dua bagian sebelumnya.

Chibi Maruko Chan Live Action – 2006

Chibi Maruko Chan

Chibi Maruko Chan ini sebenarnya bukanlah sebuah film, namun hanya live action dari film animasinya. Jika di Indonesia, mungkin film ini hanya sejenis FTV. Namun walaupun begitu, alur cerita yang disuguhkannya benar-benar layak untuk diacungi jempol.

Film yang dibintangi oleh Morisako Ei, Miyama Karen, dan Fukuda Mayuko ini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari dari Sakura Momoko alias Maruko. Ketika menontonnya Anda pasti akan dibuat tertawa terpingkal-pingkal dengan aksi lucunya. Namun ingat, Anda juga bisa saja tiba-tiba menangis ketika menontonnya.

Swing Girls – 2004

advertisements

Salah satu film komedi musikal yang banyak meraih penghargaan. Swing Girls menceritakan tentang sekumpulan anak SMA yang harus mengikuti kelas tambahan di musim panas. Namun mereka akhirnya berpura-pura menjadi grup orkestra agar bisa mengikuti kelas tambahan tersebut.

Meski pada awalnya mereka hanya berpura-pura, namun lama kelamaan mereka malah serius untuk menjadi sebuah grup orkestra. Mereka juga akhirnya bercita-cita untuk mengikuti sebuah kontes besar di daerah mereka. Swing Girls ini dibintangi oleh Ueno Juri dan sekaligus menjadi debut pertamanya di dunia film.

Always: Sunset on Third Street – 2005

Always: Sunset on Third Street (Ōruweizu: San-chōme no Yūhi) merupakan sebuah film trilogi yang dirilis pada tahun 2005, 2007, dan 2011. Film ini sendiri merupakan adaptasi dari manga populer di tahun 50an dengan judul Sanchōme no Yūhi karya Ryōhei Saigan.

Always: Sunset on Third Street bercerita tentang kehidupan para warga di sudut kota Tokyo pada masa pembangunan menara Tokyo. Suasana hangat di dalam keluarga dan juga antar tetangga berhasil disuguhkan dengan baik dalam film ini.

always sunset on third street film jepang terbaik

Film yang dibintangi oleh Maki Horikita, Hidetaka Yoshioka, Shinichi Tsutsumi, dan Koyuki juga menyajikan konflik yang menarik dari setiap orang dengan latar yang berbeda-beda. Trilogi Always: Sunset on Third Street ini dapat dinobatkan sebagai salah satu drama Jepang terbaik yang wajib Anda tonton.

Kikujiro – 1999

Kikujiro no Natsu merupakan salah satu film komedi jepang terbaik yang dibuat pada tahun 1999. Film ini sendiri dibuat oleh Kitano Takeshi yang populer dengan acara Takeshi Castle atau Benteng Takeshi. Dalam film ini ia juga berperan menjadi tokoh utamanya.

Kikujiro (Kikujiro no Natsu)

Kikujiro no Natsu menceritakan tentang seorang anak yang ditinggalkan oleh ibu kandungnya semenjak kecil. Ia kemudian berencana untuk mencari ibunya di sela-sela liburan musim panas. Namun dalam perjalanannya tersebut ia harus ditemani oleh seorang bapak tua yang emosional dan agak kurang waras otaknya.

700 Days of Battle: Us vs. the Police – 2008

700 Days of Battle Us vs. the Police (Boku tachi to chuzai san no 700 nichi senso)

700 Days of Battle: Us vs. the Police  atau Boku tachi to chuzai san no 700 nichi senso merupakan salah satu film komedi tersukses di Jepang. Film yang dirilis pada tahun 2008 ini menceritakan tentang sekumpulan anak SMA yang nakal dan sering membuat ulah.

Ketika membuat ulah mereka juga sering diganggu oleh seorang polisi sehingga mereka juga akhirnya menjadikan polisi tersebut sebagai objek keisengannya. Namun sang polisi juga tidak mau kalah dan selalu membalas tindakan mereka. Sama seperti judulnya, film ini akan membawa Anda pada pertempuran konyol antara sekumpulan anak SMA dan polisi selama 700 hari.

Creepy Hide and Seek – 2009

Creepy Hide and Seek (Hitori Kakurenbo gekijo ban)

Creepy Hide and Seek (Hitori Kakurenbo: gekijo ban) merupakan sebuah film horror jepang terbaik yang mengangkat ritual pemanggilan setan bernama Hitori Kakurenbo. Permainan ini tidak jauh berbeda dengan permainan Jelangkung yang ada di Indonesia.

Dalam permainan ini kita harus menaruh sebuah boneka yang ditusuk oleh pisau di dalam kamar mandi. Setelah itu kita harus bersembunyi sambil membawa segelas air garam. Kita harus menjaga air garam tersebut agar tidak hilang atau tumpah. Pasalnya jika hal itu terjadi, maka boneka tersebut akan membunuh kita.

Film ini sendiri menceritakan tentang hilangnya beberapa murid sebuah sekolah akibat melakukan permainan Hitori Kakurenbo ini. Film yang dibintangi oleh Yukie Kawamura, Mayuko Kawakita, dan Masahiro Usui ini kemudian sukses menginspirasi berbagai film dengan tema serupa beberapa tahun kemudian.

Nobody Knows – 2004

Nobody Knows (Dare mo Shiranai)

Jika Anda pernah menonton film animasi Grave of Fireflies (Hotaru no Haka), maka film Nobody Knows (Dare mo Shiranai) ini tampak seperti live action-nya. Film ini sendiri diangkat dari kisah nyata yang cukup menghebohkan Tokyo pada tahun 80an.

Film Nobody Knows ini mengisahkan empat orang anak yang ditinggalkan oleh ibu mereka dalam sebuah apartemen. Mereka harus hidup sendiri dengan berbagai penderitaan karena ibu mereka tidak pernah kembali ataupun mengirim uang.

Shinobi: Heart Under Blade – 2005

Shinobi Heart Under Blade

Film Jepang terbaik yang terakhir adalah Shinobi: Heart Under Blade. Film yang diadaptasi dari novel Kōga Ninpōchō buatan Futaro Yamada ini menceritakan tentang dua klan ninja yang saling bermusuhan yakni klan Ninja Iga dan Ninja Kouga.

Menariknya, kedua pimpinan ninja tersebut justru malah saling jatuh cinta secara diam-diam. Hubungan mereka kemudian mendapat tentangan dari berbagai pihak. Akhirnya mereka harus bertempur untuk memperebutkan status klan tertinggi di negeri Jepang.

Battle Royale -2000

Battle-Royale

Battle Royale merupakan film lawas yang dirilis pada tahun 200 yang lalu. Film ini menceritakan tentang kesulitan pemerintah dalam menghadapi kenakalan sehingga mereka membuat program bernama Battle Royale yang melibatkan tentara di dalamnya.

Dalam program ini beberapa siswa SMA akan diculik ke sebuah pulau terpencil. Di sana mereka akan diberikan satu senjata dan harus membunuh satu sama lainnya dalam waktu 3 hari saja. Satu orang yang bisa selamat dan bertahan hingga hari terakhir akan dibebaskan dan diperbolehkan untuk pulang ke rumah.

Time Traveller – 2010

time-traveller-the-girl-who-leapt-through-time

Time Traveller: The Girl Who Leapt Through Time merupakan film adaptasi keempat dari novel berjudul sama karya Yasutaka Tsutsui. Film ini menceritakan tentang seorang anak SMA bernama Yoshiyama Akari yang diperintahkan ibunya untuk pergi ke masa lalu dengan menggunakan ramuan yang dibuatnya.

Sialnya, Akari salah menyebutkan tanggal sehingga ia pergi dua tahun lebih cepat dari yang seharusnya. Di sana ia kemudian berteman dengan pembuat film amatir bernama Ryota. Mereka kemudian dengan susah payah mencari orang yang dicari oleh ibunya Akari.

Yoshiyama Akari sendiri diperankan oleh Naka Riisa yang merupakan pengisi suara dari pemeran utama di film animasi The Girl Who Leapt Through Time yang dirilis pada tahun 2006 yang lalu.

Rurouni Kenshin Trilogy

rurouni kenshin

Rurouni Kenshin merupakan 3 seri film yang diadaptasi dari manga dengan judul yang sama karya Nobuhiro Watsuki. Film ini menceritakan tentang seorang samurai bernama Himura Kenshin yang dulunya terkenal sebagai pembunuh sadis dengan julukan Battosai.

Namun setelah perang berakhir, ia memutuskan untuk tidak menggunakan pedangnya lagi untuk membunuh. Ia kemudian harus menaklukan para musuh tanpa membunuhnya dengan menggunakan sakabato alias pedang dengan mata terbalik.

Itulah daftar film Jepang terbaik sepanjang masa yang wajib untuk Anda saksikan. Selain daftar di atas, tentu masih banyak film lainnya yang layak disebut sebagai film terbaik di Negeri Sakura tersebut. Jika Anda memiliki rekomendasi film lainnya, silahkan bagikan bersama kami pada kolom komentar di bawah ini.

Artikel Menarik Lainnya: