bacaterus web banner retina

Mau menjadi PNS? Simak Baik-Baik Urutan Pangkat pada PNS!

Ditulis oleh Amalia Kaskita - Diperbaharui 1 Agustus 2021

Pegawai Negeri Sipil atau biasa dikenal sebagai PNS adalah pekerjaan yang cukup menjanjikan dan paling banyak diminati oleh para pencari kerja. Bagaimana tidak, banyaknya jaminan dan tunjangan  yang diberikan menjadi daya tarik bagi masyarakat. Setiap tahunnya, negara membuka tes CPNS yang selalu penuh karena banyak yang berlomba-lomba untuk mendapatkan pekerjaan ini.

Bagi kalian yang tertarik untuk menjadi PNS, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu sistem tingkatannya. PNS menggunakan berbagai istilah yaitu golongan pangkat, ruang dan eselon sebagai pembagian dalam menjalankan tugas dan sesuai dengan kemampuan PNS itu sendiri. Penasaran bagaimana pangkat yang ada? Berikut ulasannya.

Golongan/Ruang PNS

Golongan Ruang PNS

* sumber: era.id

PNS membagi tingkat pegawai berdasarkan golongan pangkat. Golongan ini dipengaruhi oleh pendidikan yang juga akan memengaruhi gaji, tunjangan, tugas dan juga masa kerja yang diemban oleh pegawai. Negara membagi empat golongan yang di dalamnya terdapat nama golongan yang berbeda-beda.

Selain itu, di dalam golongan juga terdapat pembagian ruang yang di beri nama dengan huruf abjad dari A sampai E. Seperti yang diketahui bahwa semakin akhir abjad maka semakin tinggi jabatan yang diemban.

  • Golongan I

Golongan I

Golongan I adalah golongan pangkat PNS terendah yang disebut sebagai juru. Pada golongan ini, PNS berasal dari masyarakat yang berjenjang pendidikan SD sampai SMP atau yang setingkatnya. Seperti diketahui, di golongan ini pekerjaan baru membutuhkan kemampuan dasar dan belum memasuki bidang ilmu tertentu seperti halnya pelaksana pembantu atau asistensi.

Golongan I memiliki empat tingkatan yang terendah diberi golongan IA dengan nama Juru Muda. Kemudian I/B disebut sebagai Juru Muda Tingkat I. Selanjutnya I/C sebagai Juru dan tingkat paling tinggi dalam golongan I adalah gol/ruang I/D disebut sebagai Juru Tingkat I.

  • Golongan II

Golongan II

Golongan II disebut sebagai Pengatur yang menempati pendidikan sekolah menengah atas hingga diploma III. Seperti namanya, pengatur bertugas untuk melaksanakan langkah-langkah untuk merealisasikan suatu kegiatan yang telah ditetapkan. Kemudian, dapat dibilang bahwa pekerjaan ini sudah masuk sesuai kejuruan dan keterampilan PNS.

Golongan II memiliki empat tingkatan yang pertama gol/ruang II/A disebut sebagai Pengatur Muda. Kemudian, II/B disebut Pengatur Muda Tingkat I. Gol/ruang II/C disebut sebagai Pengatur dan terakhir II/D disebut sebagai Pengatur Tingkat I

  • Golongan III

Golongan III

Golongan III atau disebut sebagai Penata. Dalam golongan ini, syarat pendidikan yang harus ditempuh adalah pendidikan formal jenjang S1 atau sederajat.  Dalam golongan ini, pekerjaan yang diemban sudah harus sesuai dengan kaidah ilmu dan keterampilan yang dalam. Dengan ini Penata bukan lagi hanya merealisasikan melainkan juga memiliki anggung jawab mengatur dan menjamin mutu pekerjaan.

Golongan III  terendah diberi gol/ruang III/A disebut Penata Muda. Kemudian gol/ruang III/B Penata Muda Tingkat I. Selanjutnya gol/ruang III/C yaitu Penata dan terakhir gol/ruang III/D yaitu Penata Tingkat I.

  • Golongan IV

Golongan IV

Golongan IV adalah golongan tertinggi yang ada dalam tingkatan stuktural PNS. Dalam golongan ini disebut sebagai Pembina. Golongan ini diperoleh sesudah melalui perjalanan karier yang panjang sebagai PNS. Pembina adalah model peran bagi jenjang di bawahnya dan juga bertanggung jawab untuk mengembangkan sumber daya ke depan.

Golongan IV terendah disebut sebagai Pembina dengan gol/ruang IV/A. Kemudian gol/ruang IV/B disebut sebagai Pembina Tingkat I, Gol/ruang IV/C disebut sebagai Pembina Utama Muda dan gol/ruang IV/D disebut sebagai Pembina Utama Madya. Terakhir sebagai tingkatan tertinggi adalah gol/ruang IV/E disebut sebagai Pembina Utama.

Baca juga: Mau Masuk TNI? Ini Urutan Pangkat TNI-AU, TNI-AD dan TNI-AL

Eselon

Eselon

* sumber: kepegawaian.kebumenkab.go.id

Eselon adalah istilah yang digunakan sebagai jabatan struktural PNS. Di dalamnya terdapat empat macam tingkatan yaitu Eselon I, II, III, dan IV. Ke empat eselon ini memiliki tingkat berbeda sehingga tugas yang diemban pun juga berbeda. Berikut pengertian dari tiap-tiap eselon yang ada.

  • Eselon I
Eselon I

* sumber: era.id

Eselon I adalah struktural jabatan yang paling tinggi dalam cakupan PNS. Di tingkat provinsi, eselon I dapat dianggap sebagai pimpinan wilayah yang berfungsi untuk bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya yang juga merupakan keahliannya dalam memberikan kebijakan-kebijakan untuk mencapai sasaran jangka pendek maupun panjang.

Eselon I juga terdiri dari dua jenjang yaitu eselon IA dan eselon IB. Di dalam kedua jenjang itu juga dibagi golongan/ruang tertinggi dan terendah. Eselon IA  terendah adalah gol/ruangnya itu  IV/d sedangkan tertinggi gol/ruangnya yaitu IV/e. Kemudian untuk Eselon IB gol/ruang terendah adalah IV/c dan tertinggi adalah IV/e.

  • Eselon II
Eselon II

* sumber: kejari-balangan.go.id

Kemudian eselon II adalah struktural jabatan lapis kedua. Di tingkat provinsi eselon II berarti dapat dianggap sebagai manajer dalam instansi tertentu. Mereka bertanggungjawab untuk merancangkan dan mengimplementasikan tugas-tugas melalui keahliannya guna merealisasikan kebijakan-kebijakan yang diberikan.

Eselon II terdiri dari dua jenjang yaitu Eselon IIA dan Eselon IIB. Golongan terendah di dalam eselon IIA gol/ruangnya adalah IV/c sedangkan gol/ruang tertinggi adalah IV/d. Kemudian untuk IIB gol/ruang terendah adalah IV/b dan tertinggi yaitu IV/c.

  • Eselon III
Eselon III

* sumber: mamikos.com

Eselon III adalah jabatan struktural lapis ketiga. Secara kepangkatan, pegawainya sudah masuk ke dalam pembina atau penata yang sudah mumpuni yang bertanggungjawab untuk membina dan mengembangkan.  Di tingkat provinsi, Eselon III dapat dianggap sebagai manajer madya satuan kerja yang bertanggungjawab untuk merealisasikan program dari eselon II.

Sama seperti sebelumnya, Eselon III juga terdiri dari dua jenjang yaitu Eselon IIIA dan Eselon IIIB. Pada Eselon IIIA gol/ruang terendahnya adalah IV/a dan tertinggi IV/b. Kemudian Eselon IIIB gol/ruang terendah III/d dan tertingginya yaitu IV/a.

  • Eselon IV
Eselon IV

* sumber: www.minews.id

Kemudian Eselon IV adalah jabatan struktural lapis keempat. Eselon IV, dalam kepangkatannya disebut sebagai penata. Di tingkat provinsi berarti dapat dianggap sebagai manajer lini yang berfungsi sebagai penanggung jawab kegiatan dan menjalankan ketetapan yang dioperasikan dari Eselon III.

Eselon IV terdiri dari dua jenjang yaitu Eselon IVA dan Eselon IVB. Eselon IVA gol/ruang terendahnya adalah III/c dan tertinggi gol/ruangnya adalah III/d. Kemudian, untuk Eselon IVB gol/ruang terendah adalah III/b dan tertinggi gol/ruangnya adalah III/c.

Itulah urutan tingkatan yang ada di dalam PNS. Simpelnya, tingkatan yang dilihat berpusat pada Eselon yang dalam arti urutan tingkatan yang mencakup jenjang golongan/ruang. Beberapa pegawai tentunya ada yang bisa naik pangkat karena dapat menempuh persyaratan dan masa yang berlaku. Namun ada juga pegawai yang tidak bisa naik pangkat karena beberapa hal.

Besar dan kecilnya gaji pun juga dilihat dari pangkat, lho! Jadi itulah urutan dan jenjang kepangkatan PNS yang perlu diketahui, terlebih jika kamu tertarik untuk masuk PNS! Kemudian dari semua urutan di atas, adakah di antara kalian yang sedang menjabat sebagai PNS? Atau memiliki info menarik lainnya tentang PNS? Jika ada, yuk isi komentar di bawah ini!

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram