Bacaterus / Serba Serbi / Tanaman / Yuk, Kenali 10 Tumbuhan yang Sudah Punah dan Penyebabnya

Yuk, Kenali 10 Tumbuhan yang Sudah Punah dan Penyebabnya

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Punahnya flora atau fauna tertentu bukan tanpa sebab. Bisa jadi kepunahan tersebut disebabkan oleh perusakan habitat yang dilakukan oleh manusia, tetapi di satu sisi kepunahan bisa terjadi karena flora dan fauna tersebut merupakan spesies terakhir yang tidak sempat dibudidayakan.

Pada kesempatan kali ini, Bacaterus akan membahas seputar 10 tumbuhan yang sudah punah dan penyebabnya. Beberapa di antara tumbuhan ini masih ada, tapi Anda hanya bisa melihatnya di tempat konservasi saja, sedangkan di habitat aslinya Anda tidak akan menemukan tumbuhan yang dinyatakan punah tersebut.

10 Tumbuhan yang Sudah Punah dan Penyebabnya

1. Terompet Malaikat

Terompet Malaikat Tumbuhan yang Sudah Punah dan Penyebabnya

Bunga yang satu ini termasuk kategori punah, meskipun Anda bisa menjumpainya sebatas di tempat budidaya saja. Terompet malaikat masuk dalam kategori tumbuhan yang sudah punah dan penyebabnya adalah buahnya mengeras dan tidak bisa membentuk tanaman baru. Tanaman yang berasal dari Amerika Selatan ini sudah dinyatakan punah di habitat aslinya.

Terompet malaikat disebut sebagai bunga yang berbahaya karena memiliki efek yang bisa membuat manusia hilang ingatan atau efek seperti menggunakan narkotika. Mengingat efeknya yang cukup berbahaya dan rentan penyalahgunaan, maka tidak semua orang dapat menanam tanaman ini meskipun terompet malaikat masih hidup di tempat konservasinya.

2. Wood’s Cycad

Wood's Cycad

Wood’s Cycad (Encephalartos woodii) adalah tumbuhan yang sudah punah di alam liar. Tanaman yang buahnya mirip dengan buah nanas ini dinyatakan punah pada tahun 1916. Akan tetapi, sejumlah lembaga berusaha membudidayakan tanaman ini di penangkaran.

Tak diketahui secara pasti penyebab kepunahan Wood’s Cycad. Hanya saja, tumbuhan ini memang sudah tidak dapat dijumpai lagi di alam liar. Saat ini, Wood’s Cycad hanya tersisa beberapa batang saja di tempat penangkarannya. Tanaman ini berusaha dibudidayakan di Afrika Selatan, negara tempat asal dari Wood’s Cycad itu sendiri.

3. Mangga Kasturi

Mangga Kasturi

Pernah mendengar nama mangga kasturi? Kasturi adalah satu dari sekian banyak tumbuhan yang sudah punah dan penyebabnya adalah kesalahan manusia sendiri. Dahulu, pohon mangga kasturi banyak ditemukan di wilayah-wilayah Kalimantan. Akan tetapi, akibat penggundulan hutan yang tak terkendali maka jumlah pohon ini semakin berkurang di habitat aslinya sampai saat ini status mangga kasturi dinyatakan punah di hutan dan habitatnya.

Walaupun sudah dinyatakan punah, ternyata mangga kasturi masih berusaha dibudidayakan di sejumlah tempat konservasi. Tumbuhan yang memiliki nama latin Mangifera casturi ini tidak dapat Anda temukan di pasar atau supermarket. Meskipun ada yang menjualnya, belum tentu buah tersebut adalah mangga kasturi asli.

4. Alula

Alula

Sebagai masyarakat Indonesia kita tentu kurang familiar dengan nama tanaman yang satu ini, yakni Alula. Maklum saja, habitat asli dari tanaman ini berada di Hawaii. Pada tahun 2014, tanaman dengan nama latin Brighamia insignis ini dinyatakan punah di alam liar.

Alula tergolong tumbuhan yang sudah punah dan penyebabnya karena tumbuhan ini tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri. Salah satu jenis ngengat yang membantu penyerbukan alula sudah dinyatakan punah lebih dulu. Selain itu, tumbuhan ini berada di tebing yang curam sehingga sangat mudah rusak karena terpaan angin dan tanah longsor.

5. Corypha Taliera

Corypha Taliera

Tumbuhan sejenis palem ini asalnya dari Myanmar, India, dan Bangladesh. Sayangnya, Anda tidak dapat menemukan Corypha Taliera di alam liar karena spesies tumbuhan ini memang sudah punah di habitat aslinya. Hanya ada satu Corypha Taliera terakhir yang saat ini tumbuh di hutan semak di Universitas Dhaka, Bangladesh. Tanaman terakhir ini memang sengaja dibudidayakan agar tidak benar-benar punah.

Penyebab dari kepunahan Corypha Taliera sebenarnya sangat sepele. Di habitat aslinya, tanaman ini memang tidak tumbuh dengan melimpah. Ketika sejumlah ilmuwan mencoba membudidayakan pohon ini, kultur jaringannya tidak berhasil. Di samping itu, flora ini mudah mati setelah mekar sehingga sulit untuk dibudidayakan kembali.

6. Sophora Toromiro

Sophora Toromiro

Satu lagi jenis tumbuhan yang sudah punah dan penyebabnya adalah penggundulan hutan tak terkendali yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yaitu Sophora Toromiro. Flora yang satu ini termasuk spesies tanaman berbunga dari keluarga kacang-kacangan. Pada awalnya, flora endemik dari Pulau Paskah ini terbilang langka dan akhirnya dinyatakan punah di alam liar.

Sejumlah peneliti dan ilmuwan berusaha untuk melestarikan Sophora Toromiro. Usaha tersebut memang berhasil meskipun tidak dapat mengembalikan status tanaman ini sebagai tanaman langka. Sophora Toromiro sedang diperkenalkan kembali melalui proyek ilmiah Royal Botanic Gardens, Kew, dan Kebun Raya Gothenburg.

7. Cyanea Pinnatifida

Cyanea Pinnatifida

Berbicara mengenai tumbuhan yang sudah punah dan penyebabnya, tumbuhan yang satu ini juga masuk dalam daftar tersebut. Cyanea Pinnatifida adalah tanaman berbunga yang masuk dalam keluarga bellflower. Tanaman endemik Oahu ini sudah diklaim sebagai tumbuhan yang punah dan hanya tersisa beberapa saja di tempat budidayanya.

Cyanea Pinnatifida merupakan tanaman semak yang dapat bertumbuh hingga mencapai tinggi 10 kaki. Setiap tanaman mampu menghasilkan sekitar 15 bunga putih hijau dengan garis-garis ungu. Tahun 2001, tanaman terakhir ini diketahui telah mati di Pegunungan Waianae, Oahu.

Tak banyak ilmuwan yang mengenal tanaman ini karena Cyanea Pinnatifida memang tidak begitu populer. Penyebab kepunahan Cyanea Pinnatifida ini adalah babi liar yang sering merusak tanaman tersebut.

8. Saint Helena Olive

Saint Helena Olive

Saint Helena Olive bukan tumbuhan yang punah sejak ratusan tahun lalu. Yang memilukan, tanaman ini dinyatakan punah di habitat aslinya pada tahun 1994. Spesimen hidup terakhir flora ini mati di penangkaran pada Desember 2003. Jadi, dapat dipastikan sudah tidak ada Saint Helena Olive yang tersisa di mana pun.

Tumbuhan bernama latin Nesiota elliptica ini punah karena aktivitas manusia. Tanpa disadari manusia mengeksploitasi sumber daya alam dengan melakukan penggundulan atau menggembalakan hewan peliharaannya di tanah tempat tumbuhan ini hidup.

9. Araucaria Mirabilis

Araucaria Mirabilis

Spesies pohon konifera ini bernama Araucaria Mirabilis. Flora ini adalah tumbuhan yang sudah punah dan penyebabnya adalah letusan gunung berapi dahsyat yang terjadi 160 juta tahun yang lalu. Pohon yang satu ini jelas sudah tidak dapat ditemukan lagi di belahan dunia mana pun.

Meskipun tumbuhan ini sudah punah sejak ratusan juta tahun yang lalu, tetapi beberapa orang masih menyimpan spesimen biji dari pohon ini. Biji tersebut telah menjadi sejenis fosil yang tetap bertahan meskipun usianya sudah berabad-abad.

10. Sigillaria

Sigillaria

Jika sebelumnya ada Araucaria Mirabilis yang sudah punah sejak 160 juta tahun yang lalu, kali ini ada Sigillaria yang diperkirakan telah punah 300 juta tahun yang lalu. Pohon ini memiliki bentuk yang aneh di mana bagian atasnya nampak bercabang terpisah menjadi dua bagian.

Penyebaran pohon ini termasuk merata di seluruh dunia. Diketahui bahwa fosil Sigillaria pernah ditemukan di Amerika Serikat, Kanada, Cina, sampai dengan Zimbabwe. Penyebab kepunahan pohon ini adalah periode hidupnya yang terbilang singkat dan butuh waktu beberapa dekade bagi pohon ini agar bisa tumbuh tinggi menjulang ke langit.

10 tumbuhan yang sudah punah dan penyebabnya ini akan membantu Anda mengenal tumbuhan yang statusnya benar-benar punah di muka bumi atau punah di alam liar. Kunjungi juga artikel tumbuhan langka di Indonesia untuk menambah pengetahuan umum kita.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment