Bacaterus / Serba Serbi / Tanaman / 9 Tumbuhan Langka di Papua yang Paling Unik dan Memesona

9 Tumbuhan Langka di Papua yang Paling Unik dan Memesona

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Berada di bagian timur Indonesia, Papua adalah provinsi yang sangat menarik untuk dieksplor. Tak hanya tempat wisata dan budayanya saja, tumbuhan langka di Papua juga sangat menarik untuk dikenali satu persatu. Tumbuhan langka yang terdapat di Papua bisa berupa buah maupun bunga. Disebut langka karena tumbuhan tersebut memang sebagian besar hanya terdapat di Papua saja.

Tak perlu berlama-lama lagi, Bacaterus akan mengulas seputar 9 tumbuhan langka di Papua yang unik sekaligus memesona. Anda pasti akan dibuat kagum dengan penampakan buah dan bunga yang mungkin belum pernah Anda lihat sebelumnya.

9 Tumbuhan Langka di Papua

1. Anggrek Hitam Papua

Anggrek Hitam Papua

* sumber: intisari.grid.id

Mengawali daftar tumbuhan langka di Papua, Bacaterus akan memperkenalkan Anggrek Hitam Papua. Bunga yang sangat cantik dan eksotis ini merupakan flora endemik Papua. Meskipun di Kalimantan Timur juga ada anggrek hitam, tetapi kelopak anggrek hitam Kalimantan berwarna hijau. Kontras sekali dengan anggrek hitam dari Papua yang kelopaknya benar-benar berwarna hitam.

Anggrek hitam tergolong langka karena bunga ini sangat sulit dibudidayakan. Bibit anggrek ini harus ditanam di tempat yang benar-benar sesuai dengan habitat aslinya. Oleh karena itu, keberhasilan budidaya anggrek hitam hanya mencapai 20-30% saja setiap musimnya.

Sangat sulit untuk menemukan anggrek hitam di pasaran. Kalau pun ada yang menjual tanaman ini harganya pasti sangat mahal. Para kolektor pernah mendapatkan anggrek hitam dengan harga menyentuh angka 100 juta rupiah. Oh iya, anggrek ini juga termasuk salah satu tanaman asli khas Indonesia lho.

2. Anggrek Stuberi

Anggrek Stuberi

* sumber: alamendah.org

Selain anggrek hitam, ternyata ada anggrek lainnya yang termasuk sebagai tanaman langka di Papua, namanya adalah anggrek stuberi. Anggrek ini memiliki kombinasi warna putih dan ungu pada kelopaknya. Keistimewaan anggrek ini terletak pada kelopaknya yang nampak berbentuk gelombang.

Di Papua, tumbuhan dengan nama ilmiah Dendrobium lasianthera termasuk jenis flora yang sangat dilindungi. Tidak semua orang bisa memelihara tanaman ini. Pasalnya, anggrek stuberi masuk dalam tanaman budidaya yang hanya tumbuh di lingkungan konservasi.

3. Musa Ingens

Musa Ingens

* sumber: www.lenterajogja.com

Tak hanya bunga saja, tanaman langka di Papua juga bisa berupa buah. Musa Ingens adalah salah satu buah unik yang hanya bisa Anda jumpai di Papua. Ini merupakan pisang raksasa dengan ukuran yang sangat tidak lazim. Bukan buahnya saja yang memiliki ukuran jumbo, pohonnya pun terbilang raksasa karena dapat tumbuh hingga 15 meter dan lingkar batangnya mencapai 2 meter.

Musa Ingens memiliki buah yang ukurannya sebesar lengan orang dewasa. Tumbuhan ini bisa dijumpai di hutan-hutan di Papua tetapi sangat sulit untuk dibudidayakan. Walaupun buahnya terlihat gemuk dan menggiurkan, Musa Ingens tidak dapat dikonsumsi karena rasanya sangat hambar.

4. Anggrek Besi

Anggrek Besi

* sumber: adeorchid.blogspot.com

Papua memang sangat kaya dengan spesies anggrek yang langka. Salah satu anggrek langka dari Papua yang cukup terkenal adalah anggrek besi. Anggrek ini memiliki ciri khas kelopak berwarna hijau dan putiknya yang berwarna ungu. Jika dipandang berlama-lama, anggrek besi terlihat semakin cantik dan menarik.

Anggrek besi tergolong sebagai tumbuhan yang langka di Papua. Namun, tidak semua orang bisa memiliki anggrek besi karena harganya sangat tinggi. Satu tanaman anggrek besi pernah menyentuh angka puluhan juta rupiah. Namun, eksotisme anggrek besi mampu membuat sejumlah kolektor anggrek rela mengeluarkan uang ekstra untuk memiliki tanaman ini.

5. Buah Merah

Buah Merah

Selain pisang raksasa, ternyata Papua juga menawarkan jenis buah unik lainnya yang pasti belum Anda lihat sebelumnya. Adalah buah merah yang ukuran dan bentuknya sama seperti jagung. Buah ini bukan sekedar hiasan di rumah, tetapi buah merah ternyata juga bisa dikonsumsi dan rasanya pun cukup enak.

Buah dengan nama ilmiah Pandanus conoideus ini ternyata menawarkan beragam manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat yang bisa diperoleh ketika kita menyantap buah merah adalah menurunkan risiko kanker, hipertensi, dan penyakit jantung. Bahkan, buah merah juga digadang-gadang sebagai buah yang mengandung zat antibodi untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

6. Bunga Jenggot

Bunga Jenggot Tumbuhan Langka di Papua

Belum ada informasi terkait nama ilmiah dari tanaman langka di Papua yang satu ini. Yang pasti, Bunga Jenggot ini pertama kali ditemukan oleh Ruth Karma, warga Biak, Manokwari, Papua Barat. Bunga ini ditemukan di tahun 2011 dan diambil dari dalam batu yang berada di Goa Adibai, Biak, Papua.

Tampilan bunga jenggot ini sangat unik. Tumbuhan ini berwarna putih kusam dan memanjang hingga satu meter. Sekilas, bunga jenggot ini nampak seperti tanaman rambat atau tanaman gantung. Ruth, si penemu bunga ini, memilih untuk merawatnya di rumah. Bunga jenggot juga pernah dipamerkan dalam acara yang digelar oleh Majelis Rakyat Papua Barat.

7. Rabon Pi

Rabon Pi

Tidak perlu diragukan lagi, Papua adalah gudangnya tumbuhan langka yang tidak bisa Anda temukan di daerah mana pun. Salah satu tanaman langka di Papua yang mencuri perhatian adalah Rabon Pi. Ini adalah buah unik yang hanya bisa Anda temukan di Bumi Cenderawasih. Kalau dilihat sekilas, Rabon Pi mirip seperti jambu air. Bagian kulit buahnya berlendir dan ukurannya sebesar genggaman tangan orang dewasa.

Konon, buah rabon pi dapat menyembuhkan penyakit mata rabun. Hal ini pernah dicoba oleh salah seorang warga Belanda, Heinrich, yang berkunjung ke Papua. Heinrich merendam biji buah rabon pi dan meneteskan airnya ke matanya yang mengalami rabun dekat. Meskipun awalnya perih, Heinrich mengaku rabun dekatnya pulih secara drastis.

8. Bintangur

Bitangur

* sumber: gskbb.blogspot.com

Bintangur merupakan buah langka yang hanya bisa Anda temukan di Papua. Buahnya sendiri nampak biasa-biasa saja dengan warna hijau yang tidak menggiurkan sama sekali. Masyarakat Papua tidak memakan atau mengolah bintangur menjadi obat melainkan mereka mengolahnya menjadi bahan bakar.

Buah yang satu ini mengandung minyak yang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Untuk memperoleh minyaknya, Anda harus mengeringkan bintangur dulu dengan cara menjemur di bawah sinar matahari. Setelah dikeringkan, saring minyaknya untuk dijadikan pengganti BBM. Meskipun langka di tempat lain, bintangur ini cukup melimpah ruah di Bumi Cenderawasih.

9. Matoa

Matoa

Mungkin buah Matoa ini terdengar tidak asing di telinga Anda. Maklum saja, buah ini memang sudah tersebar hampir ke berbagai penjuru Nusantara. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa matoa sebenarnya adalah buah endemik dari Papua?

Ya, matoa adalah buah langka yang sebenarnya hanya bisa ditemukan di Papua. Entah bagaimana caranya buah ini kini sudah menyebar merata ke seluruh Nusantara. Matoa memiliki perpaduan rasa durian dan kelengkeng. Rasa unik ini membuat matoa menjadi buah yang sangat disukai.

9 tumbuhan langka di Papua ini memang unik dan mengundang decak kagum, bukan? Beberapa jenis flora ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Namun, Anda perlu tahu bahwa flora-flora ini merupakan tanaman yang sebagian besar hanya bisa dijumpai di Papua saja.

Kunjungi artikel tumbuhan langka yang memiliki banyak manfaat ini untuk mengetahui jenis tanaman yang tergolong “langka”, tapi mampu memberikan manfaat yang besar dalam kehidupan kita sehari-hari.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment