bacaterus web banner retina
Cari kata/istilah

TMI

“TMI” adalah kependekan dari "too much information", yang dalam bahasa Indonesia berarti "terlalu banyak informasi". “TMI” digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang memberikan informasi yang berlebihan atau terlalu detail, sehingga mungkin tidak relevan atau tidak perlu diketahui oleh orang lain.

Sebagai contoh, ketika seseorang berbagi detail yang sangat pribadi atau informasi yang dianggap tidak penting dalam sebuah percakapan, orang lain mungkin akan merespons dengan "TMI".

Asal Muasal Istilah TMI

Istilah "TMI" pertama kali muncul di Amerika Serikat pada tahun 1990-an, terutama di kalangan anak muda yang menggunakan internet dan media sosial sebagai platform utama untuk berkomunikasi.

Pada awalnya, istilah ini sering digunakan dalam percakapan online di forum-forum internet, chat rooms, dan kemudian menyebar ke platform media sosial seperti MySpace, Facebook, dan Twitter.

Pada periode ini, internet menjadi tempat di mana orang-orang dapat berbagi informasi dengan sangat cepat dan luas. Namun, tidak semua informasi yang dibagikan selalu relevan atau diinginkan oleh semua orang. Inilah yang mendorong munculnya istilah “TMI” sebagai cara singkat untuk menyatakan bahwa informasi yang diberikan terlalu berlebihan.

Contoh Penggunaan Istilah TMI

“TMI“ sering digunakan dalam konteks informal, terutama di media sosial, forum, atau percakapan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contoh situasi di mana “TMI” mungkin digunakan:

Cerita Pribadi yang Berlebihan: Ketika seseorang berbagi detail yang sangat pribadi tentang hidupnya yang mungkin tidak semua orang ingin atau perlu tahu.

  • Contoh: "Kemarin aku sakit perut parah dan harus ke dokter. Dokternya bilang aku harus makan lebih banyak serat karena... (berlanjut dengan detail medis yang panjang)."
  • Respon: "Wah, TMI banget!"

Detail yang Tidak Relevan: Informasi yang terlalu detail dan tidak relevan dengan topik pembicaraan.

  • Contoh: "Waktu aku pergi ke supermarket kemarin, aku beli banyak barang. Aku beli sayuran, buah-buahan, dan ada kejadian lucu saat aku di kasir. Kasirnya ternyata adalah temanku waktu SD yang... (berlanjut dengan cerita panjang)."
  • Respon: "Oke, TMI!"

Cerita yang Membosankan: Ketika cerita yang disampaikan terlalu panjang dan membosankan sehingga orang lain kehilangan minat.

  • Contoh: "Aku baru saja selesai membaca buku tentang sejarah. Buku ini menjelaskan dengan detail tentang setiap dinasti yang memerintah, termasuk kebijakan ekonominya yang sangat rumit..."
  • Respon: "Hmm, TMI."
cross