Bacaterus / Peralatan Bayi / 10 Tips Memilih Tempat Tidur Bayi yang Nyaman dan Aman

10 Tips Memilih Tempat Tidur Bayi yang Nyaman dan Aman

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Tempat tidur bayi merupakan salah satu perlengkapan bayi yang penting, karena bayi yang baru lahir akan menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat tidur. Biasanya para orang tua akan menidurkan bayi mereka di tempat tidur milik mereka sendiri. Tapi hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan bayi tertindih oleh orang tua yang tidur disebelahnya.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya bayi memiliki tempat tidur sendiri. Tidak harus mahal atau lucu, tapi faktor aman dan kenyamanan yang diutamakan. Sekarang Bacaterus akan memberi tahu Anda 10 tips memilih tempat tidur bayi yang nyaman dan aman, supaya bayi bisa tidur dengan nyenyak dan kita pun tidak khawatir bayi terjatuh.

10 Tips Memilih Tempat Tidur Bayi

1. Perhatikan Jarak Rongga Antara Bilah Sisi Tempat Tidur

Tips Memilih Tempat Tidur Bayi

* sumber: www.thespruce.com

Tips memilih tempat tidur bayi yang pertama adalah dengan memperhatikan rongga antar bilahnya. Bisa Anda lihat pada gambar di atas, pada umumnya, tempat tidur bayi didesain memiliki celah yang mirip seperti pagar. Pagar ini dibuat untuk menghindari bayi terjatuh. Tapi, perlu diperhatikan pula jarak antar celah tersebut.

Disetiap bilah pagar tersebut akan terdapat jarak. Pilihlah bilah dengan jarak rongga maksimal enam sentimeter untuk menghindari tangan, kaki maupun kepala bayi masuk diantara celah pada bilah sisi tempat tidur.

2. Jangan Memilih Tempat Tidur yang Bilah Sisinya Bisa Dinaik-turunkan

Jangan Memilih Tempat Tidur yang Bilah Sisinya Bisa Dinaik-turunkan

* sumber: www.cbc.ca

Setelah memilih jarak antar bilah dari tempat tidur, ada yang harus Anda perhatikan lagi, yaitu yang bilahnya bisa dinaik-turunkan. Di salah satu sisi pagar tempat tidur bayi biasanya dibuat seperti pintu yang bisa dinaikkan maupun diturunkan. Sebaiknya, kamu pilih tempat tidur bayi yang tidak memiliki sisi yang bisa dinaikan maupun diturunkan tersebut.

Kenapa? Karena pintu yang naik-turun itu suatu waktu dapat macet. Dan, bayi dapat tidak sengaja menurunkannya lalu bisa saja bayi terjatuh dari tempat tidur. Jadi, tips memilih tempat tidur bayi yang ke-2 adalah, usahakan untuk memilih tempat tidur bayi yang tidak ada pintu naik-turunnya.

3. Perhatikan Posisi Baut, Sekrup, Paku dan Material Lainnya

Perhatikan Posisi Baut, Sekrup, Paku dan Material Lainnya

* sumber: www.ikea.com

Saat memilih tempat tidur bayi, sebaiknya kamu perhatikan juga posisi baut, sekrup, paku dan material lainnya. Mungkin saja pemasangan benda-benda tersebut kurang tepat, sehingga bisa menyebabkan bayi terluka atau tergores. Jangan lupa untuk mengencangkan bagian-bagian tersebut, supaya tempat tidur bayi dapat berdiri dengan kokoh.

Tapi, jika kamu sudah terlanjur membeli tempat tidur bayi yang ternyata pemasangan baut, sekrup, paku dan material lainnya kurang tepat, kamu bisa menutupi material tersebut dengan busa yang ditempelkan menggunakan lakban. Hal ini dilakukan supaya bayi terhindar dari tergores ataupun terluka akibat material tersebut.

4. Membeli Tempat Tidur yang Baru

Membeli Tempat Tidur yang Baru

Tips memilih tempat tidur bayi yang ke-4 adalah untuk membeli tempat tidur yang baru daripada yang bekas. Biasanya, untuk menghemat pengeluaran, banyak orang membeli tempat tidur bayi bekas. Atau, menggunakan tempat tidur bayi dari anak pertama yang diturunkan ke anak kedua dan seterusnya. Atau mungkin yang pernah dipakai oleh bayi saudara atau sanak keluarga lainnya.

Jika jarak pembelian ke pemakaian tidak melebihi jangka waktu 1-3 tahun, mungkin masih layak digunakan. Asalkan tetap dilihat, apakah ada kerusakan pada setiap bagiannya. Tapi, jika jarak pembelian ke pemakaian melebihi waktu tiga tahun, sebaiknya kamu membeli tempat tidur bayi yang baru.

Karena, dikhawatirkan tempat tidur tersebut sudah ada bagian yang patah, rusak, atau reyot. Alih-alih hemat, takutnya bayi kamu malah jadi terluka jika asal-asalan menggunakan tempat tidur yang sudah tidak layak.

5. Pilih Matras yang Didesain Khusus Untuk Bayi

Pilih Matras yang Didesain Khusus Untuk Bayi

* sumber: chicnsavvyreviews.net

Tempat tidur bayi biasanya sudah satu paket dengan matras. Tapi, ada juga yang menjual tempat tidur bayi tanpa matras. Untuk tempat tidur bayi yang belum dilengkapi dengan matras, kamu harus cermat dalam memilih matrasnya. Pilihlah matras yang dapat menunjang pertumbuhan tulang belakang yang baik.

Juga, pilihlah matras yang ukurannya benar-benar pas dengan ukuran tempat tidur bayi yang sudah kamu pilih dan memang dikhususkan untuk bayi. Kalau bisa, pilih juga yang tahan air supaya ompolan bayi tidak meresap ke dalam matras.

Lalu, jangan sampai ada rongga atau jarak antara matras ke sisi bagian pagar yang mengelilingi tempat tidur bayi tersebut. Hal ini untuk menghindari bayi terguling ke bagian yang tidak terkena matras dan mengakibatkan kepala bayi terbentur.

6. Hindari Produk Pelengkap Tempat Tidur yang Lunak

Hindari Produk Pelengkap Tempat Tidur yang Lunak

Dalam pemilihan produk pelengkap tempat tidur, sebaiknya kamu tidak membeli produk-produk yang lunak. Seperti pada matras, sebaiknya pilih matras yang agak keras. Jangan yang lunak, sehingga bayi akan dapat tidur dengan posisi terlentang dengan nyaman.

Dan, bila bayi pada posisi tertelungkup pun, bayi tidak akan sesak nafas karena terbenam. Juga hindari bayi tidur diatas bantal atau selimut, karena jika bayi berpindah posisi menjadi telungkup maka bagian hidung dan mulut akan mudah tertutupi sehingga akan menyebabkan kesulitan bernafas.

7. Hindari Memilih Tempat Tidur yang Beroda

 Hindari Memilih Tempat Tidur yang Beroda

Kebanyakan para orang tua akan memilih tempat tidur bayi yang memiliki roda untuk memudahkan saat akan memindahkan tempat tidur tersebut. Hal ini memang membantu jika roda tersebut dilengkapi dengan rem yang kuat. Tapi bila rem nya kurang baik, maka dikhawatirkan tempat tidur tersebut akan bergerak sendiri.

Bagaimana jika saat tidak kamu perhatikan, rem roda tersebut terlepas dan tempat tidur bayi kamu bergerak lalu membentur sesuatu? Bukan hanya merugikan benda-benda di rumah kamu, tapi juga dapat membahayakan bayi. Maka sebaiknya, pilihlah tempat tidur bayi yang tidak memiliki roda, supaya kamu bisa merasa aman saat harus meninggalkan bayi sendiri ditempat tidurnya.

8. Pilih Tempat Tidur Bayi Yang Bahannya Aman

Pilih Tempat Tidur Bayi Yang Bahannya Aman

Bahan tempat tidur bayi itu beragam. Ada yang terbuat dari besi, stainles steel, kayu, rotan, dan parasut. Yang didesain semenarik mungkin dengan kualitas berbeda dan jangkauan harga yang beragam. Tapi jangan hanya tergiur oleh tampilan yang menarik dan harga yang terjangkau, sebaiknya kamu juga mempertimbangkan bahan dasar dari tempat tidur tersebut.

Sebaiknya hindari tempat tidur bayi yang berbahan dasar besi, karena dikhawatirkan akan berkarat dan menyebabkan bayi tergores karena karat pada besi tersebut. Dan juga saat kamu memilih tempat tidur bayi berbahan rotan, sebaiknya kamu selalu mengecek kondisi rotan dan ikatannya. Supaya jangan ada rotan yang terlepas sehingga bagian yang terlepas tersebut akan melukai bayi.

9. Pilihlah Tempat Tidur Yang Memiliki Tempat Untuk Penyimpanan

Pilihlah Tempat Tidur Yang Memiliki Tempat Untuk Penyimpanan

Saat kamu akan membeli tempat tidur bayi, kamu juga sebaiknya mempertimbangkan tempat tidur bayi yang ada tempat penyimpanannya. Untuk memudahkan kamu saat mengambil popok, selimut, dan perlengkapan bayi lainnya.

10. Cari Posisi Yang Tepat Untuk Meletakkan Tempat Tidur

Cari Posisi Yang Tepat Untuk Meletakkan Tempat Tidur

Biasanya orang tua akan meletakkan tempat tidur bayi dikamar mereka atau dikamar terdekat dengan kamar orang tua. Untuk memudahkan mereka saat bayi menangis atau membutuhkan pertolongan. Tapi kamu juga harus memperhatikan aspek lainnya.

Seperti, jangan meletakkan tempat tidur bayi didekat jendela, pintu maupun kamar mandi. Jauhkan tempat tidur bayi dari colokan listrik dan tirai jendela. Dikhawatirkan saat bayi sudah bisa berdiri, akan dapat menjangkau colokan listrik ataupun tirai pada jendela.

Sekian 10 tips memilih tempat tidur bayi yang nyaman dan aman dari BacaterusKasur yang baru dibeli, jangan langsung dipakai ya. Sebaiknya hilangkan dulu bau kasur baru agar tidak dihirup oleh bayi kamu. Dan, setelah digunakan, jangan lupa selalu jaga kebersihan tempat tidur bayi agar tak berubah menjadi sarang kuman.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *