Bacaterus / Stroller / 6 Tips Memilih Kereta Dorong Bayi Yang Bagus dan Nyaman

6 Tips Memilih Kereta Dorong Bayi Yang Bagus dan Nyaman

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kereta dorong bayi atau stroller bayi merupakan salah satu kebutuhan bayi yang perlu dipertimbangkan oleh para calon orang tua. Kereta dorong bayi ini memang tidak wajib dimiliki, tapi dengan memiliki kereta dorong bayi ini ada kalanya akan banyak memberikan manfaat baik terhadap orang tua maupun bayi itu sendiri.

Menggendong bayi memang akan membuat ikatan batin antara ibu dan bayi maupun ayah dengan bayi. Tapi kalau ibu atau ayah menggendong bayi terlalu lama, biasanya akan merasakan pegal apalagi kalau sembari bepergian dengan jarak yang cukup jauh.

Kereta dorong bayi juga biasanya dilengkapi dengan keranjang. Keranjang ini bisa digunakan untuk menyimpan perlengkapan bayi seperti popok, tempat menaruh botol susu dan lain sebagainya disaat bepergian. Selain memudahkan saat kita akan membawa serta bayi atau anak, kita juga bisa leluasa bergerak, bayi pun akan merasa nyaman selama perjalanan.

Lalu bagaimana sih cara memilih kereta dorong bayi yang tepat itu? Berikut telah Bacaterus rangkum enam tips memilih kereta dorong bayi yang tepat:

6 Tips Memilih Kereta Dorong Bayi Yang Tepat

1. Utamakan Keamanan

Tips Memilih Kereta Dorong Bayi

* sumber: www.consumerreports.org

Tips memilih kereta dorong bayi yang pertama: keamanan. Saat ayah dan bunda akan membeli kereta dorong bayi, sebaiknya periksa kestabilannya. Jangan sampai kereta dorong bayi mudah terguling, apalagi ketika ayah dan bunda menambahkan beban seperti menyimpan perlengkapan bayi dalam keranjang.

Ayah dan bunda juga harus memeriksa setiap bagian, seperti roda, baut, rem kaki, rem tangan, dan kunci roda untuk saat kereta dalam posisi berhenti. Jangan sampai baut mudah lepas, roda tidak dapat bergerak dengan baik, bahkan rem tidak bekerja sehingga akan menyebabkan kertas dorong bayi tidak dapat berhenti dengan benar.

Periksa juga bagian sabuk pengaman berikut kuncinya, pilihlah sabuk dengan lima poin yang juga akan menopang pinggang, bahu serta diantara kaki. Cek juga apakah sabuk terbuat dari bahan berkualitas yang berstandar SNI atau tidak. Karena bayi akan sering bergerak, jangan sampai sabuk pengaman terlepas karena gerakan-gerakan bayi tersebut.

2. Kenyamanan

Kenyamanan

Setelah keamanan, tips memilih kereta dorong bayi yang kedua adalah kenyamanan. Jika ayah dan bunda telah merasa yakin dengan faktor keamanan dari stroller yang telah dipilih, ayah dan bunda juga harus memperhatikan faktor kenyamanan. Tidak hanya nyaman untuk bayi saat dibaringkan didalam kereta dorong. Tapi juga kenyamanan ayah dan bunda saat harus mendorongnya.

Pilihlah kereta dorong yang tongkat pegangannya bisa dinaikan atau diturunkan, sehingga memudahkan ayah dan bunda mengatur ketinggian pegangan. Serta pilihlah kereta dorong yang bisa dilipat sehingga memudahkan ayah dan bunda saat harus membawanya kemana-mana.

Perhatikan juga bentuk roda, roda besar untuk perjalanan jarak jauh dengan jalanan yang kurang rata, sedangkan roda kecil hanya untuk di rumah dan sekitarnya. Lihat juga apakah kereta dorong tersebut ringan dan mudah dikendalikan atau tidak. Serta kanopi pada kereta dorong, apakah sudah betul-betul bisa memberikan keteduhan kepada bayi atau tidak.

3. Sesuaikan Usia, Berat Bayi dan Kegunaan

Sesuaikan Usia, Berat Bayi dan Kegunaan

Kereta dorong bayi memiliki ukuran yang berbeda-beda. Disesuaikan dengan faktor usia dan berat badan bayi. Atau ayah dan bunda bisa memilih kereta dorong yang bisa digunakan sampai usia tiga atau empat tahun. Sesuaikan juga jenis kereta dorong yang akan ayah dan bunda pilih. Kebanyakan orang memiliki satu kerta dorong untuk satu bayi mereka.

Tapi tidak ada salahnya jika ayah dan bunda ingin memiliki jenis kereta lainnya, seperti kereta dorong untuk jogging. Atau kereta dorong yang dikhususkan untuk anak kembar atau lebih dari satu, pilihlah kereta dorong yang berada di posisi depan dan belakang jangan yang bersisian untuk memudahkan saat harus melewati pintu atau jalan yang sempit.

4. Kursi Yang Dapat Disesuaikan

 Kursi Yang Dapat Disesuaikan

* sumber: www.youtube.com

Kereta dorong bayi yang digunakan untuk bayi di bawah usia 6 bulan, pastikan kursinya disesuaikan hingga berada dalam posisi hampir berbaring. Sebab, bayi pada usia tersebut masih belum mampu menopang kepala dan duduk secara sempurna.

Dan untuk bayi di atas usia tersebut, sebaiknya pilih kursi dengan posisi duduk sedangkan yang posisi berbaring diperlukan untuk memberi kenyamanan saat tidur. Sebisa mungkin hindari tempat menaruh kaki di bawah kereta dorong yang memisahkan kaki kanan dan kiri. Sebaiknya cari tempat kaki yang tidak terpisah, untuk menghindari kaki bayi terperangkap di antaranya.

5. Hindari Kereta Dorong Yang Dominan Material Plastik

Hindari Kereta Dorong Yang Dominan Material Plastik

* sumber: www.albeebaby.com

Kereta dorong bayi beragam harganya. Disesuaikan dengan jenis bahan, fitur, kualitas bahan, dan sebagainya. Tips memilih kereta dorong bayi yang selanjutnya, sebaiknya ayah dan bunda menghindari membeli kereta dorong yang lebih banyak material plastik, terutama pada bagian roda.

Roda plastik cenderung lebih cepat rusak, sedangkan roda dari material besi maupun stainles steel dapat digunakan hingga bertahun-tahun. Jadi ayah dan bunda bisa menurunkan kereta dorong tersebut untuk adik baru si kecil nantinya.

6. Sesuaikan Dana

Sesuaikan Dana

* sumber: www.consumerreports.org

Selain lima faktor diatas, ayah dan bunda juga harus menyesuaikan dengan dana yang dimiliki. Atau sebaiknya ayah dan bunda survei harga terlebih dahulu, supaya ayah dan bunda bisa menargetkan kereta dorong dengan harga berapa yang akan di beli. Atau ayah dan bunda harus mengumpulkan dana sebanyak apa untuk mendapatkan kereta dorong yang di inginkan.

Nah, itu dia enam tips memilih kereta dorong bayi yang tepat dari Bacaterus. Kereta dorong bayi dapat membantu mobilitas anak dan memudahkan ayah dan bunda sebagai orang tua. Pilihlah kereta dorong bayi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Ayah dan bunda juga bisa berkonsultasi dengan dokter, kalau bayi atau anak ayah dan bunda memiliki kondisi khusus untuk penggunaannya. Jadi apakah ayah dan bunda sudah memilih kereta dorong bayi yang tepat?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *