Bacaterus / Dunia Mistis / Misteri Indonesia / Uji Keberanian Anda di 6 Tempat Angker di Sumedang Ini

Uji Keberanian Anda di 6 Tempat Angker di Sumedang Ini

Tempat angker dapat membuat orang ketakutan sekaligus penasaran. Terkadang rasa penasaran yang begitu besar akan mengalahkan rasa takut sehingga Anda pun berani untuk menjelajahi tempat-tempat yang angker. Di Sumedang, ada sejumlah tempat yang diklaim angker oleh masyarakat setempat. Apakah Anda berani menguji keberanian Anda di sana?

Bacaterus akan mengajak Anda menguji nyali di 6 tempat angker di Sumedang. Bagi Anda yang ingin mencari keseruan selama berada di Sumedang, Anda dapat mengunjungi tempat-tempat berlabel seram berikut ini.

6 Tempat Angker di Sumedang

1. Gunung Kunci

Keangkeran Gunung Kunci Sumedang memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Benteng peninggalan Belanda ini memiliki sejumlah kisah mistis yang membuatnya berada dalam jajaran tempat angker di Sumedang. Berbagai jenis makhluk astral tinggal di Gunung Kunci. Apalagi lokasi bentengnya berada di kawasan hutan konservasi, tentu suasana angker di benteng ini semakin terasa.

Pada jaman Belanda, benteng di Gunung Kunci ini difungsikan sebagai benteng pertahanan Belanda. Namun di sini juga terjadi penyiksaan dan pembataian terhadap warga pribumi atau antara penjajah, yakni tentara Belanda dengan Jepang. Tentu saja sudah puluhan atau bahkan ratusan nyawa yang melayang di Gunung Kunci.

Gangguan makhluk astral juga sering dijumpai di Gunung Kunci, mulai dari hantu wanita yang kerap kali ikut berfoto dengan pengunjung, suara derap langkah kaki tentara, sampai dengan sosok pohon tinggi besar yang menyerupai manusia yang sering berpindah tempat.

2. Menara Loji

Sebuah menara berwarna putih dengan arsitektur neo-gothik Belanda ini mempunyai atap berbentuk segi delapan dan mengerucut di bagian atasnya dengan dilengkapi hiasan garpu tiga jari seperti layaknya senjata trisula. Dahulu, menara ini dibangun sebagai penunjuk jam bagi para pekerja yang berada di kebun dekat Menara Loji.

Selain menjadi saksi bisu sejarah, Menara Loji Jatinangor juga dianggap sebagai tempat angker di Sumedang. Pasalnya, pekerja dan warga setempat sering mendapat gangguan dari makhluk astral ketika berada di sekitar menara.

Menara ini pernah dikunjungi oleh Tim Dua Dunia, sebuah acara bertema mistis dari salah satu stasiun TV nasional. Narasumber pun mengatakan bahwa dirinya pernah melihat sosok berupa pria belanda berjubah yang sedang menunggang kuda di malam hari.

3. Jembatan Cincin

Jembatan Cincin

Tahukah Anda bahwa Jembatan Cincin merupakan jembatan tertua di Indonesia yang dibangun pada masa penjajahan Belanda? Jembatan ini berdiri tepat di atas pemakaman umum. Entah karena usianya yang sudah sangat tua atau karena lokasinya yang berada di atas tanah makam, jembatan ini diisukan angker.

Gangguan dari makhluk astral yang ada di Jembatan Cincin ini adalah hantu wanita yang minta ditemani oleh pengguna jembatan ini untuk berjalan hingga ke ujung jembatan. Hantu yang kerap muncul pada malam hari ini akan menghilang secara tiba-tiba ketika Anda sudah mengantarnya hingga ujung jembatan.

Selain itu, Anda dilarang untuk mengunjungi tempat angker di Sumedang ini ketika sedang galau karena masalah cinta. Konon, ketika Anda sedang melamun di jembatan ini Anda akan mendapatkan dorongan gaib yang kuat untuk bunuh diri dengan loncat dari jembatan. Sebaiknya jangan coba-coba kemari ketika sedang galau, ya!

4. Waduk Jatigede

Bagaimana bisa waduk yang baru dibangun pada tahun 2015 ini diklaim sebagai tempat angker di Sumedang? Meskipun baru seumur jagung, Waduk Jatigede sudah memiliki berbagai mitos maupun cerita misteri yang di luar nalar.

Waduk Jatigede memiliki sejumlah mitos, di antaranya yang paling terkenal adalah keberadaan ular gaib sepanjang 4 kilometer yang hidup di dalamnya. Konon, ular ini membentang dari Kecamatan Wado sampai dengan Kecamatan Darmaraja.

Makhluk gaib yang menghuni Waduk Jatigede bukanlah ular sepanjang 4 kilometer saja, tapi ada juga buaya putih. Buaya putih bukan buaya albino tapi merupakan buaya gaib jelmaan jin. Buaya gaib ini jarang menampakkan diri. Hanya beberapa orang saja yang mengaku pernah melihat perwujudan buaya ini meskipun belum tentu kebenarannya.

Mitos mengenai hewan-hewan gaib di Waduk Jatigede ini hanyalah segelintir cerita misteri dari waduk seluas 4.200 hektar ini. Masih ada fakta dan misteri lainnya mengenai waduk yang sering meminta tumbal manusia ini yang bisa Anda baca dalam artikel Misteri Waduk Jatigede.

5. Kiara Payung

Kiara Payung adalah bumi perkemahan yang berada di Jatinangor, Sumedang. Kalau sudah berbicara seputar bumi perkemahan, Anda pasti sudah tidak heran jika kawasan yang biasanya banyak ditumbuhi pohon-pohon rindang tersebut sering diklaim angker oleh warga setempat.

Tempat angker di Sumedang yang satu ini memiliki cerita misteri yang cukup terkenal. Kala itu, ada seorang mahasiswa yang mengendarai sepeda motornya seorang diri melintasi jalanan utama Kiara Payung. Tiba-tiba ada seorang nenek yang melambaikan tangan untuk menghentikan motor mahasiswa tersebut.

Mahasiswa tersebut terus mengemudikan motornya dan melewati si nenek tersebut karena takut. Namun perasaan tak enak yang dirasakan oleh mahasiswa itu terbukti, ketika ia melihat ke kaca spion, sosok nenek tersebut sudah menghilang. Padahal mustahil bagi seorang nenek-nenek dapat berlari dengan cepat untuk bersembunyi.

6. Universitas Padjajaran

Reputasi Universitas Padjajaran (Unpad) sebagai perguruan tinggi bergengsi memang tak perlu diragukan lagi. Unpad selalu menghasilkan alumni-alumni berprestasi yang membanggakan. Bahkan, perguruan tinggi ini menjadi langganan bagi para selebritis, sebut saja Annisa Pohan, Melody JKT48, dan Meisya Siregar pernah berkuliah di Unpad.

Di balik popularitasnya ternyata ada cerita misteri dan mitos Unpad yang juga tak kalah menarik untuk dibahas. Bahkan, Unpad masuk dalam kategori tempat angker di Sumedang karena banyak pengalaman mistis yang diperoleh oleh beberapa mahasiswa yang pernah berkuliah di sini.

Cerita pertama datang dari seorang mahasiswa yang bermain basket di depan Gedung C Fakultas Ilmu Budaya pada saat menjelang maghrib. Saat sedang asyik bermain, ia melihat seseorang di dalam gedung yang sepi dan gelap itu.

Usai bermain basket, ia bertanya kepada penjaga Gedung C mengenai adanya aktivitas di dalam gedung. Namun si penjaga mengatakan bahwa tidak ada kegiatan apapun dan tidak seorang pun berada di dalam gedung. Lantas, siapa sosok yang dilihat oleh mahasiswa ini?

Yang kedua tak kalah seram. Kali ini, cerita dialami oleh mahasiswa jurusan Sastra Jepang yang ikut dalam kegiatan jurit malam. Kegiatan tersebut dilakukan di gedung Fakultas Sastra Jepang. Kala itu, satu tim hanya berisikan dua orang. Tim diminta untuk menyusuri gedung yang kondisinya gelap gulita. Hanya ada penerangan sebuah lilin di setiap ruangan yang justru semakin menimbulkan kesan seram.

Mahasiswa tersebut berpasangan dengan temannya (inisial P) yang dapat melihat makhluk gaib. P telah meminta mahasiswa ini untuk berjalan lurus tanpa menengok ke kiri dan kanan. Namun di perpustakaan, mahasiswa ini melihat bayangan tinggi besar di tikungan. Si mahasiswa mengira itu adalah seniornya, tetapi setelah melewati tikungan ternyata tidak ada siapapun.

Perjalanan mereka berlanjut melewati wasitshu, sebuah ruangan yang biasa dipergunakan untuk upacara minum teh. Si mahasiswa tersebut melihat sosok hitam sedang telungkup. Ketika mahasiswa ini mengucapkan salam, sosok itu hanya tertawa mengikik. Ajaibnya, mahasiswa ini tetap santai dan tidak mengira bahwa sosok itu adalah hantu.

Keesokan harinya P memberitahukan pada mahasiswa tersebut bahwa bayangan hitam dan sosok di dalam wasitshu kemarin adalah makhluk gaib. Sontak mahasiswa itu langsung lemas dan wajahnya langsung pucat pasi.

Itulah beberapa tempat angker di Sumedang yang menebar teror bagi warga setempat atau siapapun yang mengunjunginya. Informasi mengenai tempat angker lainnya dapat Anda baca di artikel tempat angker di Jawa Barat.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Linda
Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment