Bacaterus / Misteri Jawa Timur / 6 Tempat Paling Angker di Bojonegoro, Berani Berkunjung?

6 Tempat Paling Angker di Bojonegoro, Berani Berkunjung?

Ditulis oleh - Diperbaharui 27 November 2019

Sebagai orang Indonesia, kita tentu sudah pernah mendengar tentang sebuah kabupaten bernama Bojonegoro. Letaknya berbatasan dengan wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Bojonegoro bagian barat merupakan salah satu penghasil minyak bumi terbesar yang dikenal dengan Blok Cepu.

Bojonegoro berada dalam lingkup wilayah Provinsi Jawa Timur yang berbatasan dengan Kabupaten Tuban di bagian utara, Kabupaten Lamongan di bagian timur, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi di bagian selatan serta Kabupaten Blora di bagian barat. Ada yang pernah lewat, singgah, atau bahkan tinggal di sini?

Keberadaan sebuah tempat pasti menyimpan berbagai cerita di dalamnya. Baik itu cerita sejarah, kebudayaan, sampai cerita misteri. Berbicara soal misteri, di kota mana pun biasanya punya tempat-tempat angker. Nggak terkecuali dengan Bojonegoro, ada beberapa tempat angker yang bisa dijadikan objek wisata mistis atau cukup untuk sekadar mengetahuinya.

1. Gunung Pandan

Gunung Pandan

* sumber: upload.wikimedia.org

Gunung Pandan terletak di selatan Kabupaten Bojonegoro, utara Kabupaten Madiun dan Kabupaten Nganjuk. Dengan tinggi 897 m di atas permukaan laut, gunung tersebut berstatus nggak aktif. Gunung Pandan sebagian besar kawasannya masih berupa hutan yang lebat. Selain menyimpan keindahan, gunung pandan juga menyimpan misteri.

Para pendaki gunung mempunyai tujuan sendiri ketika mendaki. Ada yang hanya ingin mendaki dan menikmati keindahan alam, ada pula yang ingin melakukan perjalanan spiritual. Gunung Pandan merupakan salah satu tempat yang bisa menjadi tujuan karena di kawasan hutannya dianggap sebagai tempat keramat.

Cerita dari masyarakat sekitar Gunung Pandan selalu mengarah pada satu nama yaitu Eyang Derpo. Beliau adalah seseorang yang sakti dan merupakan ahli pengobatan di zaman lampau. Nggak mengherankan kalau banyak yang berdatangan ke gunung itu ketika sedang sakit dan nggak bisa diobati secara medis.

Selain Eyang Derpo, ada juga sosok hewan buas macan tutul yang hidup di hutan Gunung Pandan. Walaupun secara keilmuan disebut sebagai habitatnya tapi ada juga yang menyebut kalau kemunculan macan tutul merupakan salah satu pertanda gaib. Macan tersebut menjadi pertanda kalau doa kita terkabul setelah berdoa dan berziarah di goa kecil tempat petilasan Eyang Derpo.

2. Jembatan Kaliketek

Jembatan Kaliketek

* sumber: www.tempatangker.com

Jembatan Kaliketek terdapat di Jl. Tentara Genie Pelajar, Banjarejo, Banjarsari, Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Jembatan ini berada tepat di atas Sungai Bengawan Solo. Diberi nama Kaliketek karena konon dulunya terdapat banyak ketek atau kera di sana. Jembatan tersebut merupakan peninggalan Belanda di tahun 1914 sebagai penghubung Bojonegoro dan Tuban.

Cerita mistis di Jembatan Kaliketek sudah dimulai sejak pembangunannya. Beredar cerita bahwa pada saat pembangunan, Belanda sampai harus memberikan tumbal berupa nyawa manusia sebagai syarat. Kaliketek juga menjadi saksi pembantaian saat masyarakat Bojonegoro melawan Belanda serta pada saat pembantaian PKI.

Banyak kejadian menyeramkan yang akhirnya membuat aura Jembatan Kaliketek sangat erat dikaitkan dengan kejadian mistis. Di antaranya kejadian bus menabrak sebuah warung, penemuan jasad pelajar yang menjadi korban tenggelamnya kapal di sungai bengawan Solo serta kejadian-kejadian lain yang semakin meyakinkan bahwa jembatan itu membutuhkan tumbal.

3. Alas Balongpanggang

Alas Balongpanggang

* sumber: i0.wp.com

Alas Balongpanggang bisa ditemui saat kita dalam perjalanan dari Dander menuju Bubulan di Kabupaten Bojonegoro. Sebuah hutan jati yang berada di sisi kiri dan kanan jalan itulah yang disebut sebagai Alas Balongpangggang. Selain hutan yang membuat suasana menyeramkan, ada juga tikungan dengan kondisi jalan naik-turun dengan sudut mencapai 60 derajat.

Banyak kecelakaan yang terjadi di Alas Balongpanggang. Beberapa meyakini itu dikarenakan kondisi jalan yang naik-turun dengan tikungan tajam. Beberapa lagi meyakini bahwa itu merupakan pengaruh gaib yang meminta tumbal di daerah tersebut. Semua itu tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya.

Ada sebuah cerita yang menyatakan bahwa mereka yang kecelakaan melihat jalan lurus tanpa belokan, ada yang bilang melihat ular raksasa sehingga mereka harus menghindar sampai terjadi kecelakaan atau ada yang melihat seorang perempuan hendak menyeberang membawa anak kecil.

Maka dari itu banyak yang ketika melintasi harus bersikap lebih hati-hati dan nggak ngomong sembarangan. Bahkan ada yang menyarankan untuk membunyikan klakson, memberi uang koin atau mengucapkan salam agar selamat. Ritual seperti ini memang sering disarankan kalau kita akan melewati tempat angker di mana pun.

Di Alas Balongpanggang ada banyak goa yang kerap dijadikan tempat bertapa. Salah satunya adalah Goa Rancang yang menjadi tempat tujuan bagi yang ingin bertapa, apalagi ketika memasuki bulan Suro. Mereka diwajibkan membawa sesajen berupa satu cangkir kopi, satu sisir pisang raja dan Jadah.

4. Tempat Penimbunan Kayu

Tempat Penimbunan Kayu

* sumber: 4.bp.blogspot.com

Makhluk gaib kerap mendiami tempat yang nggak digunakan manusia dalam waktu tertentu. Lama kelamaan mereka akan betah dan menjadi penghuni tetap di sana. Begitu pula yang terjadi di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Bojonegoro di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro. Banyak yang menyatakan pernah melihat mahluk gaib di lokasi tersebut.

TPK Bojonegoro mempunyai luas 48 hektar dan masih dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang membuat kesan angker semakin terasa. Di sana terdapat 6 blok bangunan. Di antara keenamnya, blok 5 adalah yang paling banyak mendapat sorotan karena banyak kejadian mistis di sana. Sampai-sampai blok itu disebut sebagai pusat keberadaan makhluk halus.

5. Alun-Alun Bojonegoro

Alun-Alun Bojonegoro

* sumber: i0.wp.com

Alun-Alun disebut sebagai sebuah perwujudan paling sederhana sebuah kota. Alun-Alun Bojonegoro terletak di Jl. Mas Tumapel 1 Kadipaten, Kauman, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Banyak pengunjung datang memenuhi alun-alun pada siang hari untuk rekreasi atau melakukan kegiatan lainnya, tapi pada malam hari keadaan berubah menjadi sunyi.

Di alun-alun Bojonegoro terdapat sebuah batu berukuran raksasa yang diprediksi mempunyai berat sampai 2 ton. Banyak yang mempercayai batu tersebut merupakan hasil dari ledakan di Gunung Pandan bertahun-tahun lalu.

Sebelum disimpan di alun-alun, batu yang dinamai Batu Semar itu disimpan di kawasan Dusun Bendotan dan karena perintah Bupati Suyoto dibawa ke alun-alun sebagai simbol tekad untuk terus berkarya. Pada saat pemindahan, dilakukan sebuah ritual gaib agar memudahkan pekerjaan dan juga batu itu sering dijadikan tempat untuk ritual pada malam 1 Suro atau 1 Muharam.

Cerita seram di Alun-Alun Bojonegoro nggak melulu tentang Batu Semar tapi juga seringnya warga yang melihat penampakan perempuan ketika malam hari. Konon, di tahun 90-an ada seorang wanita yang melakukan bunuh diri di tengah alun-alun dan menyebabkan arwahnya gentayangan. Namun kabar itu masih simpang siur karena ada juga yang menyatakan bahwa dia dibunuh.

6. Bekas RSUD R. Sosodoro Djatikusumo

Bekas RSUD R. Sosodoro Djatikusumo

* sumber: 3.bp.blogspot.com

Rumah sakit merupakan salah satu tempat paling menyeramkan yang bisa kita temui. Selain karena auranya yang nggak enak untuk didatangi pada malam hari, juga banyaknya cerita mengerikan yang beredar membuat suasana semakin angker. Begitu juga yang terjadi di bangunan bekas RSUD R. Sosodoro Djatikusumo yang terletak di Jl. Veteran, Kabupaten Bojonegoro.

RSUD R. Sosodoro Djatikusumo resmi ditutup pada tahun 2017. Keadaan bangunan yang kosong konon membuat mahluk gaib semakin nyaman untuk menempatinya. Salah satu yang paling menjadi sorotan warga adalah sosok lelaki yang berjalan ngesot tapi nggak memperlihatkan wajahnya.

Ada juga cerita mengenai seorang sopir yang mengantarkan pasien ke rumah sakit padahal rumah sakitnya sudah lama ditutup. Selain itu, warga juga sering mendengar suara bising seperti ada aktivitas di rumah sakit tersebut. Di berbagai daerah lain bangunan bekas rumah sakit juga seringkali menjadi tempat yang angker menurut orang-orang sekitar.

Itulah 6 tempat angker di Bojonegoro. Apa kamu pernah berkunjung ke salah satu di antaranya? Kamu bisa berbagi cerita di kolom komentar. Mungkin juga kamu punya informasi tempat angker lain di Bojonegoro? Bisa jadi ada tempat yang belum diketahui orang lain, itu akan berguna untuk menambah wawasan pembaca sekalian. Singgah juga di artikel tempat angker di Sidoarjo ini, ya!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *