Bacaterus / Serba Serbi / Tanaman / 10 Jenis Tanaman yang Hidup di Air Beserta Ciri-cirinya

10 Jenis Tanaman yang Hidup di Air Beserta Ciri-cirinya

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Tanaman adalah jenis makhluk hidup yang dibudidayakan pada suatu ruang atau benda untuk dipanen di masa yang akan datang. Pada kenyataannya, hampir semua tanaman adalah tumbuhan, tetapi pengertian tanaman tercakup pula beberapa fungsi dan jenisnya.

Menurut kelompok produksinya, tanaman bisa dibedakan menjadi serealia, kacang-kacangan, tanaman buah, tanaman sayuran, tanaman industri, tanaman rempah, tanaman umbi-umbian, tanaman serat, tanaman obat-obatan, dan tanaman penghasil minyak atsiri. Manfaat dari tanaman sangatlah banyak, dimulai untuk kesehatan, kecantikan, juga keindahan.

Tanaman terbagi menjadi 3 jenis jika dikelompokkan berdasarkan tempat hidupnya, yaitu Xerofit adalah jenis tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan lingkungan yang kering, Hidrofit adalah tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan lingkungan berair, dan Higrofit adalah tumbuhan yang menyesuaikan diri berdasarkan kelembaban.

Dari 3 kelompok hidupnya, mungkin kamu sudah tidak asing dengan tanaman yang hidup di tanah. Tapi, bagaimana dengan tanamman yang hidup di air? Pernahkah kamu melihatnya? Nah, untuk kamu yang penasaran dengan tanaman yang hidup di air, di bawah ini kami telah merangkum tanaman-tanamannya untuk kamu.

Namun, sebelum kita masuk pada daftar nama tanaman yang hidup di air, maka kenali terlebih dahulu ciri-ciri tanaman yang hidup di air. Apa saja ciri-cirinya? Tanaman yang hidup di air punya kutikula yang tipi, stomata terbuka, struktur yang kurang kaku, memiliki akar ringan, hingga rata-rata daun yang datar. Nah, sekarang kamu sudah tahu cirinya dan inilah kesepuluh tanaman yang hidup di air.

10 Tanaman yang Hidup di Air

1. Eceng gondok

* sumber: kiosbunga.id

Eceng gondok merupakan tanaman air yang sudah tak asing lagi dikenal oleh banyak orang. Ya, eceng gondok merupakan tanaman air mengapung. Eceng gondok pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Carl Friedrich Philipp von Martius, seorang ahli Botani asal Jerman pada tahun 1824 di Sungai Amazon.

Eceng gondok hidup mengapung di air dan kadang memiliki akar di dalam tanah yang tingginya mencapai 0,4 sampai 0,8 meter. Eceng gondok punya ciri tidak memiliki batang, daunnya tunggal dan berbentuk oval. Juga, eceng gondok hidup pada perairan yang dangkal dan mampu tumbuh dengan cepat.

Namun, perlu diketahui bahwa eceng gondok memiliki dampak negatif bagi lingkungan, di antaranya adalah meningkatnya penguapan, menurunnya jumlah cahaya yang masuk ke dalam perairan sehingga menyebabkan menurunnya tingkat kelarutan oksigen dalam air, dan mengganggu transportasi air.

2. Lotus

* sumber: www.yogajournal.com

Lotus atau yang sering disebut seroja adalah salah satu tanaman yang hidup di air. Tanaman yang memiliki nama latin Nelumbo nucefera ini berasal dari india. Lotus memiliki tangkai bunga tegak dan bunganya tidak mengapung pada permukaan air. Tangkainya berbentuk tabung kosong yang berfungsi sebagai jalan lewat udara.

Daunnya tumbuh ke atas dengan diameter mencapai 60 cm. Permukaan daunnya memiliki lapisan lilin sehingga jika dijatuhi air maka daun membentuk butiran air. Bunga yang tumbuh bisa mencapai ukuran 20 cm dengan warna putih, kuning, atau merah jambu yang biasa tumbuh pada bulan Juli hingga Agustus.

Lotus atau seroja selain memiliki manfaat sebagai penghias kolam, rimpangnya dapat dimakan dan banyak digunakan dalam masakan Jepang. Bijinya kaya akan tepung sehingga bisa dimakan atau dibuat menjadi bahan makanan. Selain itu, daunnya yang berukuran besar biasanya dijadikan bungkus makanan tradisional sebagai pengganti plastik.

3. Teratai

Teratai

* sumber: pixabay.com

Teratai (Nymphaea) adalah salah satu tanaman popular yang hidup di air, dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan water-lily. Di Indonesia, teratai juga biasa disebut dengan tanaman lotus meski sebenarnya kedua tanaman ini jelas berbeda.

Tanaman ini tumbuh di permukaan air yang tenang dengan bunga dan daunnya tumbuh di permukaan air, keluar dari tangkai yang bernama rizoma yang berada di dalam lumpur pada dasar air. Bunganya terdapat pada tangkai yang merupakan terusan dari rimpang. Biasanya memiliki ukuran diameter antara 5-10 cm.

Teratai terdiri dari sekitar 50 spesies yang tersebar di wilayah tropis hingga subtropis di seluruh dunia. Teratai merupakan tanaman yang unik. Jika teratai berada pada perairan yang sangat berlumpur atau coklat dan kotor, maka bunga yang dihasilkan akan semakin indah dan cerah. Bunga yang tumbuh biasanya berwarna putih, merah, dan merah muda.

4. Apu-apu

* sumber: alamendah.org

Apu-apu merupakan tanaman air yang biasa dijumpai pada perairan yang tenang seperti kolam. Tanaman ini mengapung pada permukaan air dan biasanya dijadikan tumbuhan pelindung akuarium.

Selain pada kolam, biasanya apu-apu tumbuh bebas di pesawahan yang memiliki kadar air cukup. Apu-apu ini memiliki nama latin Pistia stratiotes yang tidak diketahui asalnya namun telah menyebar di wilayah tropis dan subtropis.

5. Bambu Air

* sumber: marketbibit.com

Bambu air merupakan salah satu tanaman yang hidup d air. Bambu air ini memiliki kesamaan dengan pohon bambu yang tumbuh di daratan pada umumnya. Namun, bambu air memiliki ukuran yang lebih kecil dengan tinggi sekitar 25-100 cm dengan diameternya yang tak lebih dari 3 cm saja.

Biasanya tanaman ini dijadikan sebagai hiasan rumah yang disimpan pada sebuah pot besar berisi lumpur dan genangan air. Nama latin dari bambu air adalah Equisetum Hymelae L yang ditemukan di Amerika Utara, Eropa, dan Asia Utara.

6. Kala Lili

* sumber: bibitbunga.com

Kala lili merupakan salah satu tanaman tahunan. Memiliki rimpang yang cukup besar, dan di musim semi meningkatkan jumlah bunga naik setiap tahunnya. Di daerah yang sangat panas mungkin berbunga hanya pada awal musim gugur saja. Kala lili berasal dari Afrika tengah dan Asia Selatan.

Tanaman ini berpotensi sebagai tanaman hias karena memiliki bunga yang indah. Meskipun tidak memiliki kelopak namun berbentuk corong tegak ke atas yang di tengahnya terdapat putik yang menjadi keindahan tersendiri. Kala lili memiliki warna yang sangat banyak, misalnya putih, merah, hijau, orange, ungu, dan lain sebagainya.

7. Cape Pond

* sumber: pxhere.com

Cape pond merupakan tanaman yang berasal dari Afrika Selatan dan biasanya digunakan di dalam air dan akuarium. Cape pond merupakan tanaman yang unik dengan nama latin Aponogeton distachyos dan memiliki bunga yang bisa dimakan juga sering digunakan dalam hidangan khas Afrika Selatan.

8. Caltrops

* sumber: m.kaskus.co.id

Tanaman yang satu ini merupakan tanaman yang hidup mengambang pada air. Caltrops memiliki buah yang bisa dimakan. Tanaman ini menjadi salah satu makanan yang digemari di India. Hanya saja mereka menamakannya dengan tanaman Singhara. Mereka biasa merebus atau memakan mentah daunnya, dan buahnya akan diolah menjadi bahan dasar tepung.

9. Lidi Air

* sumber: elgatoconbotas79.blogspot.com

Sesuai dengan namanya, jika diperhatikan lidi air ini memiliki kemiripan dengan lidi terbalik. Sebab, batang-batangnya gepeng berwarna hijau bergaris kuning dan memiliki ujung yang runcing. Lidi air adalah jenis tanaman yang tahan terkena paparan sinar matahari seharian penuh dan termasuk tanaman yang memiliki pertumbuhan cepat.

10. Tifa

* sumber: bibitbunga.com

Tifa atau lembang adalah sejenis tanaman berupa rumput besar yang biasanya terdapat di rawa-rawa terutama dekat pantai. Tumbuhan ini tegak, kekar, dan memiliki tinggi 1-5,3 m, dengan batang yang membulat. Memiliki daun yang berbentuk seperti garis dan meruncing 8-22 cm x 6-16 mm.

Tanaman ini memiliki manfaat yang cukup banyak, di antaranya adalah tangki-tangkinya bisa dibuat anyaman, sementara daunnya untuk membuat tikar dan topi. Tangkai dan daunnya dulu sering dibuat menjadi kipas tradisional di Aceh. Tifa juga tak jarang ditanam pada kolam-kolam sebagai tanaman hias.

Dari 10 tanaman yang hidup di air di atas, manakah yang sering kamu jumpai? Atau bahkan baru mendengarnya? Ternyata banyak sekali jenis tanaman yang hidup di air. Selain bermanfaat sebagai hiasan, ternyata banyak pula tanaman air yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

Semoga informasi mengenai tanaman yang hidup di air beserta ciri-cirinya sebagaimana telah kami paparkan di atas. Untuk segala saran dan masukannya silakan tulis pada kolom komentar di bawah ini. Sampai jumpa pada artikel-artikel selanjutnya! Jangan lewatkan juga 10 tanaman dan bunga termahal di Indonesia yang cocok untuk dijadikan tanaman hias di rumah.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Saya adalah seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMK Negeri di Cianjur. Cita-cita utama saya adalah ingin membahagiakan orang tua,menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang, serta menjadi manusia yang memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik. Sementara cita-cita untuk karir saya sangatlah banyak. Bisa dibilang saya ingin menggeluti berbagai macam profesi seperti menjadi pengusaha, photografer, jurnalis, content creator, dan masih banyak lagi karena saya menyukai hal-hal yang baru. Hobi saya adalah travelling dan memotret.

Leave A Comment