Bacaterus / Tanaman / Ini Dia 10 Tanaman Yang Bisa Di-Stek dengan Mudah

Ini Dia 10 Tanaman Yang Bisa Di-Stek dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Desember 2018

Masih ingat pelajaran IPA waktu SD yang membahas tentang tanaman? Mungkin Anda familiar dengan istilah stek. Setek atau stek merupakan metode menanam tumbuhan dengan menggunakan potongan “tubuh” tumbuhan tersebut, seperti potongan batang, daun, dan batang.

Walaupun Anda memotong bagian tubuh tersebut, ketika ditanam nanti akan tumbuh akar, sehingga tumbuhan pun dapat terus hidup dan berkembang dengan baik.

Stek sebenarnya berarti “potongan tubuh” tumbuhan itu sendiri. Tapi, stek bisa juga berarti metode menanam dari potongan tubuh tersebut. Keuntungan dari metode stek adalah tanaman yang baru tumbuh akan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Jadi, jika pohon tersebut berbunga lebat, maka pohon yang baru pun akan seperti itu. Lalu, cara menanam dengan metode stek juga sangat mudah.

Jenis-Jenis Stek

Ada cukup banyak tanaman yang bisa di stek. Tapi, sebelumnya mari kita ketahui terlebih dahulu jenis-jenis stek. Dalam garis besar ada tiga jenis metode stek, yaitu stek batang, dan, dan akar. Berikut penjelasan lebih lanjutnya:

1. Stek Batang

Stek Batang

* sumber: www.letstalkagric.com

Stek batang merupakan metode yang paling sering dilakukan. Stek batang berarti memotong bagian batang tumbuhan untuk ditanam menjadi tumbuhan yang baru.

Biasanya stek batang dilakukan dengan jarak satu ruas jari dari pucuknya (untuk tanaman pendek seperti rempah-rempah) dan satu lengan dari pucuknya (untuk tanaman yang tinggi seperti singkong). Lalu, yang perlu diperhatikan adalah cara memotongnya, yaitu harus miring.

Teknik stek batang sendiri dibagi lagi menjadi empat macam, yaitu hardwood (tanaman berkayu keras), semi hardwood (tanaman berkayu setengah keras), softwood (tanaman berkayu lunak) dan herbaceous (tanaman herbal dan rempah-rempah).

2. Stek Daun

Stek Daun

* sumber: www.houseplantsguru.com

Teknik stek yang selanjutnya adalah stek daun. Seperti yang bisa Anda bayangkan, metode penanaman ini dilakukan dengan memotong bagian daun. Cara memotong beberapa tanaman memiliki perbedaan, tapi rata-rata dipotong beserta tangkai daunnya (bukan lembaran daunnya saja), karena biasanya akar akan tumbuh dari bagian tangkai daun tersebut.

3. Stek Akar

Stek Akar

* sumber: espacepourlavie.ca

Stek akar sering juga dilakukan oleh banyak orang. Beberapa tanaman yang bisa tumbuh dari metode stek akar adalah sukun, apel, dan beberapa tanaman hias. Hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan stek akar adalah, jangan sampai penanamannya terbalik. Lalu, cara penyemaiannya pun harus sejajar dan tidak terlalu masuk ke dalam tanah, tapi sangat dekat dengan permukaan tanah.

Setelah mengetahui tiga jenis dasar metode stek pada tanaman, sekarang mari kita bahas sepuluh tanaman yang bisa di stek. Kesepuluh tanaman ini bisa dengan mudah Anda temukan di Indonesia. Yuk, dilihat!

10 Tanaman yang Bisa Di Stek

1. Rosemary

tanaman yang bisa di stek rosemary

Tanaman yang bisa di stek yang pertama adalah rosemary. Kadang rosemary disebut juga sebagai rosmarin. Tumbuhan rempah-rempah ini sering dijadikan bumbu masak atau hiasan dalam masakan. Ciri khas rosemary adalah wanginya yang harum dan rasanya yang lezat.

Ada dua cara untuk menanam rosemary, yaitu dari biji dan melalui metode stek batang. Tapi, tentu saja rosemary lebih mudah tumbuh melalui teknik stek daripada dari biji.

Kini, Anda tidak perlu selalu membeli rosemary di swalayan. Mari re-grow rosemary yang telah Anda beli dengan teknik stek batang. Rosemary dapat tumbuh di dalam rumah maupun di luar rumah, jadi Anda bisa menyimpannya di mana saja. Cara melakukan stek batang pada rosemary adalah sebagai berikut:

  • Pertama-tama, potong batang rosemary kira-kira 10 cm. Pilih rosemary yang batang dan daunnya bagus. Lalu, jangan pilih rosemary muda, tapi pilihlah yang sudah berumur agar batangnya lebih kuat.
  • Buang daun rosemary, tapi sisakan sekitar 4 cm dari pucuk. Setelah itu, rendam batang rosemary di dalam air.
  • Siapkan pot berisi tanah yang telah dicampur oleh pasir kasar dan lumut gambut dengan perbandingan 2:1. Tanam potongan batang rosemary tadi, beri sedikit jarak.
  • Simpan pot di tempat yang terkena sinar matahari, tapi jangan sinar matahari langsung, ya. Siram rosemary sewajarnya, dan nantikan rosemary tumbuh setelah sekitar 20 hari.

2. Mawar

Mawar

Siapa yang tidak tahu bunga mawar? Tanaman hias yang cantik ini ternyata merupakan tanaman yang bisa di stek. Caranya? Sangat mudah. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Pertama, pilih batang mawar yang bisa distek. Batang mawar yang dapat digunakan untuk stek adalah batang yang sudah cukup tua. Untuk mengetahui usia batang mawar dapat dilihat dari durinya. Batang yang tua durinya berwarna hitam, batang yang muda durinya berwarna sama dengan batang (hijau atau merah).
  • Kedua, potong batang mawar sekitar satu jengkal. Lalu, tancapkan pada media gabah yang telah dicampur pupuk kandang di dalam polybag ukuran 20 – 30 cm. Satu polybag hanya boleh berisi satu batang mawar, ya.
  • Ketiga, simpan polybag di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Jika cuaca panas sekali, siram batang mawar sehari dua kali, yaitu saat pagi dan sore hari. Tapi, jika cuaca biasa saja, disiram satu kali juga cukup.
  • Batang mawar akan tumbuh setelah 1 – 2 minggu. Mudah sekali, bukan?

Sayangnya tidak semua varietas mawar dapat ditanam ulang melalui metode stek batang. Beberapa jenis mawar yang bisa tumbuh dari stek batang adalah mawar yang tumbuhnya merambat seperti mawar liar (wild roses) dan mawar kampung (mawar yang wangi dan kelopaknya lebar, lihat gambar di atas) saja. Untuk jenis mawar Holland yang biasa dijual di toko bunga tidak bisa ditanam melalui teknik stek batang.

3. Lavender

Lavender tanaman yang bisa di stek

* sumber: www.gardenia.net

Tanaman yang bisa di stek yang ke-3 adalah lavender. Tanaman hias ini terkenal dengan khasiatnya sebagai pengusir nyamuk dan wanginya yang enak. Berikut adalah cara menanam lavender melalui metode stek batang:

  • Siapkan media tanam berupa tanah yang lembab atau tanah yang menggumpal. Lalu, siapkan pupuk kompos (pupuk yang dibuat dari tanaman). Campur kedua bahan ini dengan perbandingan tanah 3 : 1 pupuk. Biasanya tanah yang menggumpal ini bisa ditemukan di kebun pisang. Waktu yang bagus untuk mengambil tanah ini adalah ketika sore hari atau ketika suhu udara sudah turun. Tanah yang menggumpal sangat penting dalam masa awal pertumbuhan karena dapat menahan air dan menjaga kelembaban yang pas.
  • Masukkan campuran tanah dan pupuk tadi ke dalam polybag hingga setinggi ±10 cm. Basahi tanah tersebuh hingga becek atau hingga Anda bisa membuat bola dari media tersebut.
  • Sekarang waktunya memotong lavender. Gunakan gunting yang tajam, potong batang lavender sekitar 10-15 cm dari pucuknya. Setelah itu, buang daun dan bunga (kalau ada) pada bagian bawah batang, sisakan sekitar 5 cm pada pucuk. Lalu tanam batang lavender ke dalam polybag.
  • Simpan polybag di luar rumah, terkena sinar matahari (secara tidak langsung), dan ternaungi dari hujan. Anda tidak perlu sering-sering menyiram batang lavender ini, cukup 2-3 hari sekali dan airnya pun cukup 3 sendok makan saja. Atau, Anda siram ketika permukaan tanah yang paling atas sudah terlihat kering.
  • Setelah dua minggu, atau setelah tumbuh akar, Anda bisa memindahkan lavender pot dan bisa dibawa masuk ke dalam rumah. Ciri-ciri batang lavender telah tumbuh akar bisa dilihat dari batangnya yang semakin tegak dan muncul pucuk baru.

4. Thyme

Thyme

* sumber: goldenspoonawards.com

Sepertinya rempah-rempah memang tanaman yang paling mudah tumbuh dengan teknik stek batang, ya? Tanaman yang bisa di stek selanjutnya masih dalam kategori rempah, yaitu thyme. Tanaman ini sering dijadikan sebagai bumbu penyedap masakan, tapi bisa juga dibuat menjadi teh dan obat luka. Anda bisa menanam thyme di rumah dengan mudah menggunakan metode stek batang.

Tidak sulit untuk menanam thyme, karena tanaman ini dapat tumbuh di media apa saja, baik itu media semi-kering, ringan, hingga yang terdrainase dengan baik. Lalu thyme juga tumbuh di suhu udara yang hangat, makanya cocok sekali untuk menanam thyme di Indonesia. Anda bisa menyimpan thyme di pot kecil dekat jendela agar thyme tetap mendapatkan cahaya matahari selama 8 jam setiap harinya.

5. Bunga Aster

Bunga Aster

* sumber: www.gardeningknowhow.com

Bunga aster adalah bunga yang berasal dari Tiongkok. Bunga yang cantik ini sering dijadikan hiasan di taman atau halaman depan rumah. Bunga aster tidak berbau, tapi bentuk dan warnanya cantik, sehingga banyak yang menyukainya.

6. Bunga Terompet

Bunga Terompet

* sumber: www.mnn.com

Bunga terompet merupakan tanaman yang bisa di stek yang ke enam. Bunga terompet memiliki bentuk yang panjang dan kelopaknya membuka lebar. Lalu, bunga terompet menghadap ke bawah seperti akan jatuh. Warnanya pun beragam, membuat orang-orang mudah jatuh hati pada tanaman ini. Jika Anda ingin menanamnya di pekarangan rumah, Anda bisa melalukannya dengan metode stek. Caranya adalah:

  • Pertama, potong dahan atau ranting dari pohon bunga terompet yang sudah tua (berwarna coklat) sekitar 30 cm.
  • Kedua, rendam setengah dari potongan tersebut di dalam air. Simpan di tempat teduh.
  • Setelah 2 minggu, akan muncul kalus (calon akar) dari pangkal potongan yang direndam.
  • Tunggu hingga 4 minggu, lalu potongan pohon bunga terompet pun siap dipindahkan ke tanah.

7. Cocor Bebek

Cocor Bebek

Cocor bebek atau suru bebek adalah tumbuhan sukulen yang berasal dari Madagaskar yang mudah sekali ditemukan di Indonesia. Tanaman ini terkenal karena metode reproduksinya yang unik, yaitu melalui daun yang akan mengeluarkan tunas baru. Tidak hanya indah, cocor bebek juga punya khasiat untuk menyehatkan tubuh, loh! Tidak percaya? Baca penjelasannya di sini.

Cocor bebek merupakan salah satu tanaman yang bisa di stek daun. Anda hanya perlu memotong daun cocor bebek, lalu simpan di atas tanah. Nanti tunas-tunas akan tumbuh dengan sendirinya. Atau, Anda biarkan saja tanaman cocor bebek Anda tumbuh. Nanti juga akan bermunculan tunas baru yang akan jatuh sendiri ketika sudah waktunya. Tunas-tunas tersebut akan menempel pada tanah dan tumbuh dengan sendirinya. Mudah sekali, ya?

8. Wijayakusuma

Wijayakusuma

Anda tahu wijayakusuma, bunga yang hanya mekar pada malam hari? Tanaman yang datang dari daerah tropis Amerika ini dapat hidup di daerah dengan iklim sedang hingga tropis, makanya Anda bisa menemukan bunga ini di mana-mana di daerah Indonesia. Bunga yang memiliki sejuta mitos ini mudah sekali dikembang biakkan, loh. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Pertama, siapkan gunting atau pisau yang tajam dan bersih.
  • Kedua, pilih daun wijayakusuma yang segar. Potong daun dengan memberi jarak 5 cm dari pangkal tumbuhan aslinya. Potong dengan rata, jangan miring.
  • Ketiga, oleskan hormon perangsang pertumbuhan akar (bisa dibeli secara online atau di toko tanaman hias) pada bagian daun yang tadi telah dipotong. Diamkan selama 7 – 10 hari di tempat sejuk dan mendapatkan udara yang cukup.
  • Keempat, siapkan media tanam yang berupa tanah, pasir, pupuk kandang, dan humus dengan perbandingan 3:2:1:1. Sebelum menuangkan campuran tanah, lebih baik jika Anda memasukkan pecahan genteng di dasarnya untuk penahan.
  • Kelima, tanam daun sedalam 5 cm agar daun tidak mudah goyah.
  • Setelah ditanam, jangan langsung menyiram daun wijayakusuma. Anda perlu mendiamkannya hingga 10 hari, baru daun boleh Anda siram. Penyiraman kedua pun hanya boleh dilakukan seminggu setelahnya, dan begitu seterusnya. Wijaya kusuma merupakan tumbuhan yang tidak membutuhkan terlalu banyak air, tapi jika cuaca sedang panas-panasnya, Anda bisa menyiram wijayakusuma dua kali dalam waktu tersebut.

9. Stroberi

Stroberi

* sumber: www.idealworld.tv

Stroberi merupakan tanaman yang bisa di stek akar, lebih tepatnya dari sulurnya. Sulur adalah bagian batang yang ada daunnya (bukan yang ada buahnya). Ciri lainnya, biasanya pada sulur sudah terlihat calon akar. Cara melakukan stek akar pada stroberi adalah sebagai berikut:

  • Siapkan media tanam yang merupakan campuran tanah, kompos, dan arang sekam atau sekam kering.
  • Pilih sulur yang sempurna dan tidak cacat. Kalau bisa pilih yang sudah terlihat calon akarnya.
  • Tempelkan sulur dipermukaan media tanam. Biarkan sulur tumbuh dengan sendirinya.
  • Jika sulur sudah bisa tumbuh mandiri, Anda bisa memotong sulur tersebut dan dipindahkan ke pot yang baru.

10. Kunyit

Kunyit

* sumber: plantinstructions.com

Tanaman yang bisa di stek yang terakhir adalah kunyit. Tanaman ini sering digunakan menjadi bumbu masak dalam banyak kuliner nusantara. Kunyit akan memberikan warna kuning yang cantik untuk masakan dan juga rasa yang sedap. Kunyit dapat tumbuh dengan baik di media tanah yang agak lembab dan cenderung kering.

Ya, itu dia sepuluh tanaman yang bisa di stek dari Bacaterus. Semua tanaman di atas meliputi cara stek batang, daun, dan akar. Semoga informasi ini dapat membantu Anda. Ayo berkebun mulai dari sekarang!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar