Bacaterus / Tanaman Herbal / 10 Tanaman Obat Langka yang Banyak Dicari oleh Orang

10 Tanaman Obat Langka yang Banyak Dicari oleh Orang

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dunia medis memang semakin berkembang seiring perkembangan zaman. Meskipun demikian antusias masyarakat pada jenis pengobatan alternatif yang memanfaatkan tanaman sebagai obat memang masih banyak diminati.

Selain menawarkan manfaat jangka panjang. Efek samping obat-obatan yang minimal pun menjadi alasan orang-orang memanfaatkan tanaman sebagai obat.

Nah, berbicara mengenai tanaman obat, kali ini Bacaterus akan membahas tentang jenis tanaman obat langka yang banyak dicari oleh orang. Apa saja nama tanaman obat tersebut? Simak daftarnya berikut ini ya!

1. Kayu susu (Alstonia scholaris)

Kayu susu (Alstonia scholaris)

Kayu susu atau yang dikenal dengan nama ilmiah Alstonia Scholaris adalah jenis pohon keras yang banyak tumbuh di pulau Jawa dan Sumatera. Pohon ini biasa hidup di atas ketinggian 0-1000 mdpl. Pohon ini termasuk tanaman yang bisa bertahan hidup di tanah yang kekurangan hara dan alkalin. Ukuran pohon ini bisa tumbuh mencapai 10-15 meter.

Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan. Tanaman ini memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan manusia. Karena dalam kayu susu mengandung alkaloid, flavonoid, polifenol dan steroid.

Berdasarkan kandungannya, pohon tersebut berpotensi untuk mengobati berbagai penyakit mulai dari menurunkan kolesterol, sebagai antioksidan dan untuk penyakit diabetes. Masyarakat juga biasa memanfaatkan daun dari pohon ini untuk mengobati beri-beri, gangguan hati dan penyakit kulit seperti bisul.

Sementara kulit kayu dari tanaman ini biasa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit diare dan penyakit perut lainnya. Meskipun termasuk dalam spesies yang cepat tumbuh namun keberadaanya memang cukup langka.

2. Gandelhi (Nothapodytes nimmoniana)

Gandelhi (Nothapodytes nimmoniana)

Gandelhi atau yang dikenal dengan nama ilmiah Nothapodytes nimmoniana merupakan jenis spesies tanaman langka yang bisa digunakan untuk penyakit kanker. Gandelhi merupakan tanaman yang banyak ditemukan di wilayah tropis Amerika, Sri Lanka, China dan India.

Pada awalnya tanaman yang tergolong dalam keluarga Icacinaceae ini dinyatakan punah. Sebelum akhirnya kembali ditemukan di hutan yang berada di Assam, India. Menurut sebuah penelitian tanaman ini mengandung Camptothecin yang menjadi kandungan terpenting untuk pengobatan kanker usus, kanker rahim serta dipercaya mampu melawan HIV.

Sifat Cytotoxic yang ada dalam Gandelhi mampu menghancurkan sel-sel kanker. Akibat kerusakan habitat serta ulah tangan manusia. Keberadaan tanaman ini pun memang menjadi sangat langka.

3. Purwoceng (Pimpinella pruatjan)

Purwoceng (Pimpinella pruatjan)

Tanaman obat langka lainnya bernama Purwoceng atau yang dikenal dengan nama ilmiah Pimpinella pruatjan. Tanaman yang tumbuh di pegunungan ini termasuk dalam keluarga adas-adasan atau Apiaceae.

Secara morfologi tanaman ini berbentuk kecil dan mendatar di atas permukaan tanah di atas pegunungan. Karena banyak mengandung senyawa kimia turunan dari steroid, saponin, alkaloid, tannin, dan senyawa lainnya.

Purwoceng pun digolongkan ke dalam tanaman afrodisiak yang sering dimanfaatkan untuk meningkatkan stamina tubuh. Masyarakat Indonesia sendiri kerap memanfaatkan akar tumbuhan ini sebagai obat diuretik.

Menurut para peneliti tanaman Purwoceng juga dapat membantu masalah infertilitas (kemandulan). Karena manfaatnya yang begitu besar tanaman ini memang kerap dicari oleh orang. Namun karena keberadaan yang cukup sulit dijangkau membuat tanaman obat ini menjadi sesuatu yang langka.

4. Pasak Bumi (Eurycoma longifolia)

Pasak Bumi (Eurycoma longifolia)

Pasak Bumi adalah jenis tanaman yang bisa di temukan di Indonesia bagian Barat. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Eurycoma Longifolia ini tumbuh di hutan yang berada di daerah dataran rendah.

Sama seperti Purwoceng, Pasak Bumi termasuk dalam golongan afrodisiak.
Tanaman yang dikenal juga dengan sebutan tongkat Ali ini biasa dimanfaatkan untuk membantu masalah pria, terutama yang berhubungan dengan gairah seksual.

Menurut penelitian tanaman jenis ini mampu meningkatkan kadar testosteron. Secara garis besar Pasak Bumi mampu meningkatkan fungsi ereksi, gairah seksual serta meningkatkan produksi sperma pada pria.

5. Pranajiwa (Euchreta horsfieldii)

Pranajiwa (Euchreta horsfieldii)

Pranajiwa merupakan Jenis tanaman yang banyak di temukan di Bali dan Nusa Tenggara Barat. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Euchreta horsfieldii ini merupakan tanaman obat yang cukup berkhasiat sebagai anti bakteri.

Pranajiwa termasuk ke dalam jenis tanaman yang masuk dalam polong-polongan. Tanaman ini memiliki tinggi sekitar 1-2 meter. Sementara itu di dalamnya sendiri banyak mengandung zat alkaloid (cystisine).

Masyarakat biasa menggunakan tanaman ini sebagai obat sakit kepala, migrain, TBC, menetralisir racun ular dan juga untuk menambah gairah seksual.

6. Tabat Barito (Ficus deltoidea Jack)

Tabat Barito (Ficus deltoidea Jack)

Tabat Barito merupakan jenis tanaman yang berpotensi sebagai obat alami dari tumbuhan. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Ficus Deltoidea Jack ini cukup populer bagi masyarakat Kalimantan dan Sumatera.

Meskipun manfaat dari tanaman ini cukup banyak. Namun karena informasi yang terbatas membuat obat ini jarang dikenal di masyarakat luas. Menurut penelitian sendiri kandungan yang terdapat dalam Tabat Barito sangat baik untuk beberapa penyakit besar seperti kanker, diabetes, diare dan juga luka.

Selain itu tanaman ini juga baik bagi orang yang mengalami gangguan obesitas. Kandungan yang terdapat dalam tanaman ini cukup banyak diantaranya asam ursolik, fenolat, flavonoid, isoviteksin, moretenol, betulin, lupenone, dan lupeol.

7. Tanaman Cakar Ayam (Selaginella doederleinii)

Tanaman Cakar Ayam (Selaginella doederleinii)

Tanaman Cakar Ayam adalah jenis tumbuhan paku yang memiliki nama ilmiah Selaginella doederleinii. Tumbuhan jenis ini biasa tumbuh di tebing-tinggi dan jurang dengan suhu yang cukup dingin.

Cakar ayam memang dikenal sejak lama oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Cakar ayam memiliki ciri khas yaitu memiliki rasa manis bila dijadikan obat. Menurut penelitian nanopartikel dari ekstrak daun cakar ayam bisa menghambat pertumbuhan sel kanker.

Cakar ayam sendiri mengandung alkaloid, saponin dan fitosterol. Extrak etanol yang terkandung dalam cakar ayam mengandung senyawa lignin yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Sementara masyarakat sendiri sering memanfaatkan tanaman ini untuk menurunkan demam, menetralisir racun akibat gigitan hewan berbisa dan lain-lain.

8. Tanaman Balsem (Polygala Paniculata)

Tanaman Balsem (Polygala Paniculata)

Tanaman Balsem atau Polygala Paniculata merupakan jenis tanaman unik yang berpotensi untuk pengobatan. Dinamakan sebagai tanaman Balsem oleh masyarakat karena baunya sendiri mirip seperti balsem.

Tanaman ini termasuk dalam tumbuhan yang memiliki siklus pendek. Dimana setelah berusia 4-5 bulan, tumbuhan ini akan mati. Meskipun penelitian terhadap tanaman ini belum banyak. Namun masyarakat sendiri percaya bahwa akar dari tanaman ini memiliki khasiat untuk menambah stamina.

Hal tersebut berdasarkan kandungan yang terdapat di dalamnya yaitu alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, dan steroid. Tanaman ini sendiri bisa ditemukan di wilayah Kalimantan.

9. Cendana (Sandalwood)

Cendana (Sandalwood)

Salah satu tumbuhan obat yang mulai jarang ditemui selanjutnya adalah Cendana. Cendana merupakan tumbuhan parasit yang memerlukan pohon inang untuk keberlangsungan hidupnya. Karena hal tersebut pula Cendana cukup sulit untuk dibudidayakan atau berkembangbiak.

Meskipun sebenarnya manfaat yang ada dalam tumbuhan ini berpotensi untuk pengobatan.
Kayunya yang wangi dan tahan lama sering dimanfaatkan sebagai bahan untuk parfum atau diolah dalam bentuk minyak.

Buah yang dihasilkan oleh Cendana pun berkhasiat untuk membantu meredakan gangguan pencernaan serta untuk kecantikan seperti jerawat dan luka bakar.

10. Bunga Desember/Blood Lily (Haemanthus)

Bunga Desember/Blood Lily (Haemanthus)

Blood Lily adalah jenis tumbuhan yang berasal dari Afrika Selatan. Tumbuhan yang berbunga hanya pada bulan Desember ini memang cukup unik. Selain memiliki bentuk yang cantik. Manfaat yang terkandung dalam tanaman ini memang cukup banyak.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Haemanthus ini memiliki kandungan polifenol, saponin dan flavonoid. Bunga ini biasa dimanfaatkan sebagai pengobatan untuk luka bakar dan berbagai penyakit lainnya seperti peradangan dan sebagai anti bakteri.

Bunganya sendiri berbentuk menyerupai sebuah bola berwarna merah dengan panjang batang tanaman sekitar 50-90 sentimeter. Sekian informasi mengenai 10 tanaman obat langka yang banyak dicari oleh orang.

Tuhan telah mewariskan alam yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Sudah sepantasnya kita menjaga alam dengan sebaik-baiknya. Semoga tanaman obat langka yang Bacaterus telah bahas bisa bermanfaat bagi kamu.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *