Bacaterus / Tanaman Merambat / 10 Tanaman Buah Merambat yang Bisa Kamu Tanam di Rumah

10 Tanaman Buah Merambat yang Bisa Kamu Tanam di Rumah

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 November 2019

Dunia buah-buahan adalah dunia yang cukup luas dan menarik untuk dibahas karena buah-buahan memiliki banyak macamnya. Jika kamu pergi ke pasar tradisional kamu akan menikmati buah-buahan produk lokal. Namun, kalau kamu berkunjung ke supermarket, kamu akan menemukan jenis buah-buahan lain yang mungkin tidak tumbuh di Indonesia.

Beberapa buah-buahan itu memiliki cara tumbuh yang berbeda. Tidak semua buah-buahan memiliki batang pohon yang kokoh seperti pohon buah mangga atau alpukat. Jika kamu lihat stroberi yang merupakan bagian dari buah beri dan anggur, tumbuhnya merambat. Terdapat beberapa jenis buah yang tumbuhnya merambat. Kira-kira apa saja buah-buahan itu? Simak ulasannya di sini yuk!

1. Beri

Beri (Copy)

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Buah beri adalah salah satu tanaman buah merambat. Blackberry dan raspberry merupakan dua dari banyak jenis beri yang tumbuh merambat. Jika kebanyakan tanaman secara teknis disebut batang berbuah, tapi ada juga yang menyebutnya sebagai tanaman merambat.

Akar tanaman beri abadi dan bertahan selama bertahun-tahun. Namun bagian yang tumbuh di atas tanah biasanya tidak bertahan lebih dari dua atau tiga tahun, bergantung pada tanaman tertentu. Setelah batang menghasilkan buah, batang tersebut harus dipotong, karena akan mati segera setelah berbuah.

Raspberry dan blackberry sering ditanam di anjang-anjang atau pendukung lainnya untuk meningkatkan kualitas buah. Umumnya raspberry muncul di musim panas sehingga buah ini tak tahan lama. Karenanya buah ini sering disimpan dalam bentuk makanan atau dimakan langsung. Meski mirip dengan raspberry, blackberry rasanya lebih tajam dan pahit.

2. Murbei putih

Murbei putih (Copy)

Tanaman buah murbei terdiri dari 3 jenis, ada murbei merah, putih dan hitam. Yang sering ditemui di Indonesia salah satunya murbei hitam yang sering disangka sebagai blackberry karena bentuk dan rasanya dikatakan mirip. Jika kamu ingat ulat sutra, pasti ingat daun murbei. Ya, di Asia salah satu kegunaan tanaman ini adalah untuk digunakan sebagai makanan ulat sutra.

Buah murbei putih juga digunakan sebagai obat, maka tak heran sering ditemukan di toko-toko kesehatan. Jika dibandingkan dengan dua saudaranya yang berwarna gelap, murbei putih rasanya tidak begitu asam.

Mulberi putih atau Morus alba L. dikatakan asalnya dari Tiongkok dan saudaranya mulberi hitam dari Iran. Konon katanya mulberi putih sudah digunakan dalam pengobatan Tiongkok semenjak 659 masehi. Ada beberapa varietas murbei berbuah putih yang dapat ditemukan di pasaran, termasuk Beautiful Day, Tehama, dan Sweet Lavender, yang diberkahi dengan sedikit aroma rempah.

3. Kiwi

Kiwi (Copy)

Nama latin dari buah ini adalah Actinidia deliciosa dan merupakan buah sejenis beri-berian. Kiwi termasuk ke dalam tanaman buah merambat berkayu yang merupakan jenis buah tropis. Kiwi tumbuh paling baik di daerah beriklim dengan musim dingin yang pendek dan musim tanam yang panjang dan bebas es.

Tanaman merambat yang abadi ini juga membutuhkan banyak ruang. Kiwi dapat menyebar sampai 6 meter. Karenanya tanaman ini mungkin membutuhkan sudut taman atau balkon sendiri. Buah kiwi diketahui berasal dari daratan Tiongkok, tepatnya dari daerah Shaanxi. Kiwi memiliki banyak serat yang tentunya baik untuk tubuh.

Kulit luar kiwi berwarna hijau kecokelatan. Adapun dagingnya berwarna hijau terang disertai dengan biji-biji berukuran kecil dengan warna hitam. Daging kiwi bertekstur lembut dan halus dan rasanya lumayan asam.

4. Buah Naga

Buah Naga (Copy)

Dikenal juga dengan nama “dragon fruit”, tanaman buah ini termasuk ke dalam tanaman semak merambat. Buah naga juga termasuk tumbuhan epifit yang memiliki akar udara yang terdapat pada batang sulurnya. Buah naga dapat tumbuh secara optimal di daerah yang memiliki ketinggian antara 10-700 mdpl dengan suhu udara antara 26-36oC.

Tanaman ini juga lebih senang hidup di kondisi yang kering serta curah hujan yang rendah. Jika curah hujan tinggi, akar dan batangnya bisa membusuk yang dapat menghambat keluarnya bunga.  Saat curah hujan tinggi bunga yang muncul bisa berguguran.

5. Melon

Melon (Copy)

Melon merupakan anggota keluarga Cucurbitaceae, yaitu tanaman tahunan yang tumbuh sebagai tanaman merambat. Jenis melon yang umum ditanam termasuk melon (Cucumis melo), semangka (Citrullus lanatus) dan melon (Cucumis melo inodorus). Tanaman melon terkadang dapat mengambil alih sebagian besar kebun yang kamu miliki saat tanaman merambat menyebar dan tergeletak di tanah.

Jika kamu ingin menanam melon, kamu masih bisa menanamnya meski tak memiliki banyak lahan. Kamu bisa menaman melon di bilah bambu yang kuat kemudian merambatkan tanaman dengan cara melilitkan sulurnya pada bilah bambu. Karena melon bisa menjadi sangat berat saat tumbuh, pilih jenis yang lebih kecil untuk taman vertikalmu atau buah bisa pecah sebelum matang.

Setiap melon pada bilah bambu, meskipun yang jenisnya kecil, perlu sangga dengan baik dengan selempang yang terbuat dari kelambu, kaos lama, atau kain lain yang dapat meregang.

6. Anggur

Anggur (Copy)

Seperti halnya kiwi, anggur merupakan tanaman merambat abadi yang membutuhkan waktu beberapa tahun untuk dibangun. Namun tanaman yang tumbuh di taman vertikal, paviliun, atau pergola ini adalah investasi yang sangat baik. Anggur memang membutuhkan pemangkasan dan perawatan rutin. Karena itu, sebelum menanamnya kamu harus melakukan riset terlebih dahulu.

Terdapat lebih dari 60 spesies dan 8.000 varietas anggur di dunia dan untuk tiap rasa dan lokasi ada jenis anggurnya tersendiri. Anggur bisa tumbuh merambat hingga mencapai 50 kaki (15 meter) dengan sekitar 40 kelompok anggur pada setiap pokok anggur. Pada setiap cluster terdapat sekitar 75 anggur.

7. Labu musim dingin

Labu musim dingin (Copy)

Selain melon, tanaman merambat lain yang menghasilkan buah yang berat adalah labu musim dingin. Labu musim dingin akan merambat di seluruh kebun dan bermunculan di tempat-tempat tak terduga seperti pupuk kandang atau kompos. Jenis tanaman ini, seperti labu dan labu Hubbard membutuhkan penyangga untuk tumbuh.

Meskipun agak susah, labu musim dingin dapat di tanam di wadah. Dengan perawatan dan pengamatan yang tepat, menanam labu musim dingin dalam wadah bisa menghasilkan. Selain pengamatan yang terus-menerus, tanaman ini membutuhkan penyiraman yang hati-hati jika tidak tanaman ini akan rentan terkena banyak hama.

8. Markisa

Markisa (Copy)

Markisa merupakan buah tropis yang berasal dari Brasil. Tanaman ini membutuhkan cuaca hangat untuk bertahan hidup dan tumbuh baik di iklim tropis. Markisa bisa tumbuh sampai 15 kaki (4,6 meter) tingginya jika dirawat dengan baik dan bisa menghasilkan buah yang dapat dimakan sekitar 80 hari setelah tanaman mekar.

Tanaman asli Brasil ini membutuhkan bilah kayu atau bambu untuk menopangnya agar bisa merambat ke atas. Selain itu, tanaman ini juga membutuhkan pemangkasan yang teratur agar dapat tumbuh sehat dan menghasilkan buah.

9. Mentimun

Mentimun (Copy)

Siapa yang tidak kenal mentimun? Buah ini tak hanya dikonsumsi sebagai makanan tapi sering juga digunakan untuk kecantikan. Mentimun mudah tumbuh dan tumbuh dengan baik pada anjang-anjang. Ketika ditanam vertikal, buahnya lebih mudah dipetik. Ditanam secara vertikal juga membuat warna mentimun menjadi seragam, berwarna hijau, dibandingkan jika ditanam di atas tanah.

10. Semangka

Semangka (Copy)

Sama halnya seperti melon, semangka pun termasuk tanaman merambat dengan buah berat.  Buah yang memiliki nama latin Citrullus lanatus L ini mulai dibudidayakan kira-kira 4000 tahun SM. Karenanya tidak mengherankan jika buah ini dikonsumsi oleh banyak orang di semua belahan dunia.

Menurut para ilmuwan yang melihat bukti arkeolog menduga semangka berasal dari Afrika bagian selatan. Kemudian semangka menyebar ke seluruh dunia, baik ke negara tropis ataupun subtropis, contohnya Tiongkok, Jepang juga Indonesia. Semangka termasuk tanaman yang bersifat semusim dan dapat berproduksi dengan cepat karena umur tanaman ini hanya sampai enam bulan.

Selain bunga, ada juga tanaman buah yang tumbuh dengan cara merambat. Tanaman buah tersebut selain ditanam di lahan luas juga bisa ditanam di wadah. Tertarikkah kamu untuk mencoba menanam salah satu buah tersebut di rumahmu?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar