bacaterus web banner retina

10 Jenis Tanaman Aquascape Low CO2 yang Cocok untuk Pemula

Ditulis oleh Syarip Ahmad D - Diperbaharui 26 Oktober 2020

Beberapa tahun ke belakang, masyarakat kian antusias terhadap tanaman aquascape. Selain dapat memperindah akuarium, keberadaan tanaman jenis ini juga bisa menjadi tempat yang nyaman bagi ikan hias peliharaan.

Tanaman aquascape sendiri terdiri dari beragam jenis tanaman yang unik dan menarik. Salah satunya adalah jenis tanaman aquascape low CO2. Jenis tanaman ini banyak dipilih oleh masyarakat karena perawatannya yang terbilang mudah.

Nah, bila tanaman lain membutuhkan banyak CO2 untuk bisa berfotosintesis, maka tidak untuk beberapa jenis tanaman yang akan Bacaterus ulas untuk kamu. So, inilah beragam tanaman low CO2 yang harus diketahui oleh pemula.

1. Java Fern

Java Fern

Jenis tanaman aquascape low CO2 yang pertama adalah Java Fern. Tanaman ini biasa tumbuh hampir di seluruh bagian akuarium. Java Fern merupakan tanaman jenis rimpangan yang dikenal juga dengan nama Pakis Jawa. Di habitat aslinya tanaman jenis ini tumbuh dan menempel pada akar dan batu. Tanaman jenis ini memang cukup populer di kalangan para pecinta aquascape.

Selain karena bentuknya yang indah, perawatannya pun cukup sederhana dan mudah. Jenis tanaman ini bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia, Malaysia, Thailand dan beberapa wilayah yang ada di negara China. Nah, bagi para pemula yang sedang menggeluti hobi aquascaping, maka Java Fern adalah tanaman yang tepat sebagai pilihan.

2. Java Moss

Java Moss

* sumber: aquapedia.id

Jenis tanaman aquascape low CO2 selanjutnya yang juga cukup menarik adalah Java Moss. Tanaman ini memiliki sifat yang keras, serta memiliki warna hijau yang cukup mencolok. Java Moss sendiri sangat mudah ditemukan di sekitar lingkungan rumah.

Jenis tanaman ini sering kali disebut sebagai tanaman invasif karena keberadaannya sangat sulit untuk dihilangkan, terlebih bila tanaman ini sudah ditanam di akuarium. Java Moss sendiri menjadi salah satu jenis tanaman aquascape low CO2 yang cocok hampir dengan semua jenis ikan. Jenis tanaman ini juga terbilang aman dan memiliki visual yang menarik bagi akuarium.

3. Amazon Sword

Amazon Sword

* sumber: aqualeafaquatics.com

Amazon Sword adalah tanaman aquascape selanjutnya yang umum ditemukan di tanah air. Amazon Sword sendiri terdiri dari dua varietas, yaitu Echinodorus bleheri yang memiliki daun lebar dan Echinodorus amazonicus yang memiliki daun lebih kecil.

Amazon sword biasanya digunakan untuk menghiasi bagian latar akuarium. Jenis tanaman ini memiliki daun yang subur berwarna hijau. Hal yang unik dari tanaman jenis ini adalah ketika ditanam dengan tanaman dari jenis lain akan menciptakan efek warna hijau yang cukup menarik. Tanaman jenis ini juga biasa digunakan untuk menyembunyikan filter air atau pemanas pada akuarium.

4. Lilaeopsis

Lilaeopsis

* sumber: aquascapebatang.blogspot.com

Jenis tanaman aquascape low CO2 selanjutnya yang juga banyak menarik perhatian pecinta akuarium adalah Lilaeopsis. Lilaeopsis adalah salah satu spesies tumbuhan berbunga dari keluarga Apiaceae. Tanaman ini juga dikenal luas oleh masyarakat sebagai rumput lumut. Lilaeopsis biasa tumbuh di pekarangan rumah.

Jenis tanaman ini memiliki kemampuan tumbuh dan menyebar dengan cepat di dalam akuarium. Hal itu yang membuat tanaman jenis ini harus lebih extra dalam hal perawatan supaya tidak menjadi pengganggu bagi tumbuhan lain yang ada di dalam akuarium.

5. Anubias

Anubias

* sumber: aquaticarts.com

Anubias adalah salah satu jenis tanaman aquascape yang cukup unik karena kemampuannya yang cukup baik untuk beradaptasi dalam berbagai kondisi air. Tanaman jenis ini memiliki karakteristik berbentuk  kecil, serta memiliki warna hijau yang sedikit gelap.

Jenis tanaman ini biasanya digunakan untuk menghiasi bagian sudut akuarium. Anubias sendiri dikenal sebagai tanaman aquascape low CO2 yang cukup lambat dalam hal pertumbuhan. Perkembangan tanaman ini sendiri sangat dipengaruhi oleh pencahayaan. Nah, jika kamu ingin mempercepat pertumbuhannya, maka kamu bisa menyimpannya di bawah pencahayaan yang redup.

Baca juga: 10 Tanaman Aquascape Tanpa Pupuk Dasar yang Perawatannya Mudah

6. Peacock Moss

Peacock Moss

* sumber: thegorbalsla.com

Jenis tanaman aquascape low CO2 yang juga sering digunakan oleh para penggemar akuarium adalah Peacock Moss. Karakteristik daunnya sedikit lebar dengan daun berwarna hijau lumut dan memiliki ranting yang bercabang-cabang. Peacock Moss sendiri sering dijadikan alas untuk akuarium atau substrat karena sifatnya yang menyebar.

Berbeda dengan Anubias yang akan tumbuh cepat dengan pencahayaan yang redup, maka Peacock Moss sendiri akan semakin cepat tumbuh bila terkena banyak cahaya. Tanaman jenis ini biasa tumbuh menyamping seperti daun pohon. Nah, jenis tanaman aquascape yang ini pun bisa menjadi pilihan karena perawatannya yang cukup mudah.

7. Eleocharis Parvula

Eleocharis Parvula

Eleocharis parvula adalah pilihan lain yang juga sering digunakan untuk aquascaping. Tanaman jenis ini biasa digunakan sebagai substrat karena membentuk halaman rumput hijau muda yang lebat dengan panjang kurang dari 10 sentimeter. Jenis tanaman aquascape low CO2 yang berasal dari Australia dan Selandia Baru ini memiliki daun tipis.

Tanaman Eleocharis parvula sendiri merupakan salah satu jenis tanaman yang cukup digemari oleh masyarakat tanah air. Tanaman jenis ini dikenal memiliki pertumbuhan yang cukup baik bila berada di akuarium yang memiliki intensitas cahaya tinggi.

8. Flame Moss

Flame Moss

* sumber: soshrimp.com

Flame Moss adalah salah satu jenis tanaman aquascape low CO2 yang cukup unik. Daun pada tanaman ini diketahui tumbuh memutar. Hal inilah yang membuatnya dinamakan Flame Moss karena bentuknya tampak seperti nyala lilin. Jenis tanaman ini dapat tumbuh dengan intensitas cahaya rendah sampai sedang.

Dibanding dengan Moss jenis lain, Flame Moss sendiri mampu tumbuh dengan kecepatan tumbuh yang sedang. Tanaman jenis ini mampu bertahan di dalam suhu yang rendah. Masyarakat sendiri biasanya menggunakan jenis tanaman aquascape low CO2 ini untuk forefround dan midground.

9. Fissiden Moss

Fissiden Moss

* sumber: thegorbalsla.com

Fissiden Moss adalah jenis tanaman yang cukup populer di wilayah Amerika Utara. Tanaman ini sering digunakan oleh para pecinta akuarium karena aplikasinya yang cukup mudah. Fissiden Moss sendiri diketahui tidak memerlukan media pasir atau tanah untuk tumbuh sempurna.

Jenis tanaman ini memiliki karakteristik fisik kecil, halus dan lembut. Fissiden Moss memiliki pertumbuhan yang cukup lambat. Meskipun demikian, Fissiden Moss dapat tumbuh dengan sangat lebat. Jenis tanaman ini biasanya ditempatkan di media bebatuan atau kayu dalam akuarium.

10. Cabomba Caraloniana

Cabomba Caraloniana

Jenis tanaman low CO2 selanjutnya adalah Cabomba Caraloniana. Masyarakat sendiri mengenal jenis tanaman ini dengan sebutan Green Cabomba. Nama itu sendiri disematkan karena tumbuhan yang satu ini memiliki warna daun hijau yang sempurna. Jenis tanaman berasal dari Amazon.

Green Cabomba menjadi salah satu tanaman yang banyak disukai oleh para pecinta akuarium. Tanaman ini biasa digunakan untuk midground. Dalam hal perawatan, tanaman jenis ini dikenal cukup mudah. Selain memiliki visual yang indah, Green Cabomba juga mampu tumbuh dengan cepat dengan pencahayaan yang sedang.

Nah, itulah 10 jenis tanaman aquascape low CO2 yang harus diketahui oleh pemula. Semoga informasi yang telah Bacaterus rangkum di atas bisa membantu kamu mengenal lebih banyak beragam jenis tanaman air untuk akuarium di rumahmu.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram