Bacaterus / Tanaman Air / 10 Tanaman Air Terapung yang Cocok untuk Akuarium

10 Tanaman Air Terapung yang Cocok untuk Akuarium

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Saat pertama kali membeli akuarium dan ingin membuat ekosistem yang beragam dan menarik, ada beberapa hal yang pikirkan banyak orang. Mereka memikirkan apa yang harus mereka taruh di akuarium mereka. Tanaman terapung bisa menjadi salah satu solusi. Tumbuhan ini merupakan salah satu fitur yang menakjubkan untuk dimasukkan ke dalam akuarium.

Tumbuhan ini tidak melekat pada dasar akuarium dan memiliki beragam  bentuk serta ukuran mulai dari yang kecil sampai lebih dari 30 cm panjangnya. Kira-kira tanaman apa yang bisa digunakan untuk memperindah akuarium juga membuat ekosistem yang menarik Berikut ini beberapa tanaman air yang terapung yang direkomendasikan untuk para pemilik akuarium.

1. Hornwort

Hornwort

Tanaman ini merupakan salah satu tumbuhan favorit karena sejumlah alasan. Hornwort sangat mudah dirawat dan terlihat sangat menarik. Tanaman ini merupakan salah satu pilihan bagi banyak pemilik akuarium yang ingin memiliki tanaman dalam akuarium  tanpa kerumitan.

Hornwort memberikan suasana tambahan yang menyenangkan pada akuarium. Tanaman ini mempunyai warna hijau tua yang indah yang benar-benar mengubah situasi pencahayaan di akuarium. Daun yang tumbuh dari batang tipis mempunyai tampilan yang unik.

Ada sesuatu tentang Hornwort yang membuat tanaman ini terasa berbeda dari tanaman biasa lainnya. Hornwort juga merupakan tanaman terapung yang bisa dipasangkan dengan spesies apa pun. Sebelum memasukkan tanaman ini, pemilik akuarium harus terlebih dahulu meneliti jenis ikan yang dimiliki.

Yang harus diperhatikan dari Hornwort adalah tingkat pertumbuhan. Karena akan digunakan sebagai tanaman terapung untuk akuarium, tumbuhan ini harus diawasi. Jika terlalu lama diabaikan, Hornwort bisa menutupi permukaan dan menyumbat peralatan seperti filter.

2. Duckweed

Duckweed

Duckweed merupakan tanaman terapung dengan ukuran kecil yang akan tumbuh di hampir semua akuarium. Faktanya, hampir tidak mungkin untuk menghilangkan duckweed setelah tumbuh di lingkungannya.

Untuk beberapa pemilik akuarium alami, ketahanan Duckweed sangat bagus karena tanaman ini hampir tidak mungkin untuk dimatikan. Untuk pemilik akuarium lain, tanaman ini benar-benar dapat menjadi sesuatu yang mengganggu karena sangat cepat pertumbuhannya dan menutupi bagian atas.

Selama secara rutin mengeluarkan ekses duckweed dari akuarium, tanaman ini merupakan tanaman kecil yang sangat baik yang bisa membantu memberikan penutup permukaan untuk ikan yang lebih suka akuarium dengan pencahayaan yang redup.

3. Amazon Frogbit (Limnobium Laevigatum)

Amazon Frogbit

Amazon Frogbit merupakan tanaman akuatik klasik. Frogbits menumbuhkan akar bercabang yang panjang dengan daunnya yang lebar dan membentuk mawar besar. Di kalangan penggemar tumbuhan akuatik, panjang tumbuhan ini  merupakan fitur yang paling menarik

Tanaman ini menyediakan ruang mencari makan ikan untuk dijelajahi. Frogbits menghalangi banyak cahaya. Tentu saa ini bisa sangat bermanfaat bagi ikan yang suka bersantai di area gelap, seperti ikan cupang. Namun tanaman ini akan bermasalah bagi ikan-ikan yang butuh sinar matahari.

4. Water Lettuce (Selada Air)

Water Lettuce

* sumber: www.gardeningknowhow.com

Mirip dengan tanaman Amazon Frogbit, water lettuce atau selada air tumbuh dengan tampilan menarik dan panjang. Tanaman yang seperti mawar ini tumbuh cukup besar sehingga membuat tanaman ini kurang cocok untuk akuarium yang berisi ikan kecil.

Namun tanaman ini bisa sangat dekoratif di akuarium dengan ukuran yang lebih besar. Ingatlah bahwa tanaman ini bisa tumbuh dengan cepat yang dapat menghalangi banyak cahaya. Jika tidak ingin tanaman akuarium saling bersaing untuk mendapatkan nutrisi dan lampu manfaatkan tali kawat pemancing.

Fungsi tali kawat itu untuk menjaganya agar tanaman tetap terikat pada satu sisi atau satu sudut tangki. Selalu singkirkan daun yang mati  atau sudah menguning dan kelebihan tanaman agar selada air tetap hijau dan sehat.

5. Java Moss

Java Moss

* sumber: www.buildyouraquarium.com

Java Moss merupakan salah satu tanaman akuarium air tawar yang paling umum. Perawatannya tidak rumit, mudah dijaga, dan tumbuh dengan cukup cepat. Selain itu, Java Moss juga sangat fleksibel dalam penggunaannya.

Jika tanaman ini ditempelkan ke batu di dasar akuarium, Java Moss akan mengembang di atas permukaan akuarium. Tanaman ini juga diketahui bisa mengapung, jadi disarankan agar tanaman ini dilekatkan pada sesuatu sehingga akan diam tak bergerak ke sana-sini dalam akuarium.

Java juga tumbuh dengan baik dalam pencahayaan apa pun, sehingga tanaman ini mudah diakomodasi serta harganya pun terjangkau. Selain itu, tanaman ini bisa digunakan sebagai dekorasi, penutup substrat dan stabilisasi, bahkan untuk tempat pembiakan jenis ikan tertentu.

Baca juga: Jenis Tanaman yang Bagus untuk Menghias Aquascape

6. Red Root Floater

Red Root Floater

Red Root Floater merupakan tanaman terapung yang terlalu diremehkan untuk disimpan di akuarium. Dari perspektif estetika, tanaman ini bisa menjadi tanaman favorit. Red Root Floater berasal dari Amerika Selatan dan adalah tanaman sangat mudah untuk dirawat.

Tanaman ini bisa berkembang dalam berbagai parameter air yang berarti tanaman ini bisa dengan mudah dimasukkan ke akuarium air tawar apa saja dan tumbuh dengan sangat baik. Alasan untuk nama Red Root karena daun tanaman ini bisa mengubah hampir seratus persen merah.

Umumnya akar dan bagian bawah tanaman memiliki banyak warna merah di dalamnya, tapi daunnya yang memberi tanaman ini penampilan yang mencolok. Untuk membuat daun menjadi merah, hal utama yang perlu dilakukan adalah memaparkannya ke banyak cahaya.

7. Cabomba Caroliniana

Cabomba Caroliniana

Di negara asalnya, Amerika, tanaman ini merupakan tanaman gulma. Cabomba  Caroliniana memiliki warna hijau pucat dan dapat ditanam atau dibiarkan mengambang bebas. Cabomba caroliniana merupakan pilihan populer di kalangan pemilik benih dan udang.

Tanaman ini padat tapi juga menyediakan lubang untuk ikan kecil untuk bersembunyi di dalam dan mencari makan di sekitar. Cabombas cocok untuk akuarium besar dan kecil. Umumnya penjual merekomendasikannya untuk akuarium ukuran 5 liter ke atas.

8. Water Spangles

Water Spangles

Water Spangles merupakan pilihan tanaman terapung lainnya yang indah untuk dipertimbangkan sebagai tanaman di akuarium. Tanaman ini sangat kuat dan bisa mengatasi berbagai kondisi air, tapi yang perlu diketahui tanaman ini memerlukan lampu akuarium air khusus.

Tanaman ini merupakan pelindung yang bagus untuk ikan cupang yang tidak terlalu menikmati sinar matahari. Selain itu, water spangles juga berfungsi sebagai sumber makanan bagi omnivora dan herbivora.

Water spangles biasanya menyediakan makan suplemen dalam akuarium, sehingga tanaman ini menghentikan pertumbuhan ganggang. Jadi, salah satu keuntungan utama tanaman ini adalah tidak membutuhkan substrat apa pun.

9. Water Wisteria

Water Wisteria

Water Wisteria merupakan tanaman air yang sangat mudah dipelihara yang akan berkembang bahkan dalam kondisi pencahayaan yang buruk. Walaupun demikian, dibandingkan dengan tanaman lain dalam daftar ini, tanaman ini  membutuhkan pengaturan pencahayaan sedang dengan lampu neon atau LED.

Tak beda dari Hornwort, Water Wisteria bisa diletakkan di substrat atau dibiarkan mengambang di kolom air. Jika pemilik akuarium memilih untuk membiarkannya terapung, pertumbuhan kemungkinan besar akan sedikit melambat.

Hal baiknya lagi dari Water Wisteria adalah tanaman ini tidak akan mengambil alih akuarium. Tidak seperti Frogbits dan Duckweed, Water Wisteria tumbuh dalam satu “tangkai” dan dapat dibuang dengan mudah. Namun tanaman ini tumbuh cepat jadi sering-sering untuk memotongnya.

10. Pennywort

Pennywort

Pennywort merupakan tanaman ramah untuk pemula yang tumbuh dengan cepat. Tanaman ini memiliki daun bundar sebesar uang logam kecil. Sama halnya dengan tanaman air terapung lainnya, Pennywort dapat berkembang baik saat terapung atau ketika berlabuh di substrat.

Keunikan Pennywort adalah ketika dibiarkan mengapung, tanaman ini akan tumbuh beberapa sentimeter dari air dan menumbuhkan bunga putih kecil. Pennyworth populer di kalangan pemula karena kemiripannya dengan “mini Lily Pads”  juga mudah tumbuh dan berkembang di berbagai kondisi.

Jika sedang bingung mencari tanaman air terapung apa yang cocok untuk akuarium, cobalah cek nama-nama tanaman yang dibahas di artikel ini. Mungkin salah satu dari tanaman ini cocok untuk ditanam di akuarium yang ada di rumah. Tanaman ini pasti akan menambah keindahan ekosistem akuarium. Jadi, pilih tanaman yang mana?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *