Bacaterus / FYI / 10 Sungai Terpanjang di Indonesia, Ada yang Seribu KM Lebih!

10 Sungai Terpanjang di Indonesia, Ada yang Seribu KM Lebih!

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bumi dapat dibagi ke dalam dua bagian secara geografis yaitu daratan dan lautan. WWF menyebutkan bahwa luas lautan menempati 70% dari bumi, sedangkan daratan merupakan wilayah yang nggak tertutupi oleh lautan sehingga bisa digunakan sebagai tempat untuk manushidup walau permukaan daratan bisa berubah karena volume air laut.

Terpisah dari laut, daratan mempunyai wilayah perairan. Wilayah tersebut mencakup danau, rawa dan sungai. Semuanya mempunyai karakteristik sama yaitu bagiannya lebih rendah dari tanah di sekitarnya. Ada banyak sungai yang terdapat di Indonesia dan beberapa mempunyai panjang yang luar biasa. Apa saja 10 sungai terpanjang di Indonesia? Simak ulasannya berikut ini!

1. Sungai Kapuas

Sungai Kapuas

Sungai Kapuas merupakan sungai yang berada di wilayah provinsi Kalimantan Barat. Dengan panjang mencapai 1.143 km, sungai ini menjadi sungai terpanjang di Indonesia. Mata air sungai ini berada di pegunungan Muller sementara hilirnya berada di Selat Karimata. Selain itu, sungai ini juga menjadi ikon dari ibu kota provinsi Kalimantan Barat yaitu Pontianak.

Nama Sungai Kapuas diambil dari nama sebuah daerah yang menjadi daerah hulunya yaitu Kapuas yang sekarang bernama Kapuas Hulu. Dulu sungai ini disebut sebagai Batang Lawai karena mengacu pada wilayah sungai mengalir yaitu dari Kabupaten Melawi. Sungai ini dijadikan sebagai sarana transportasi sekaligus mata pencaharian bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.

2. Sungai Mahakam

Sungai Mahakam

Sungai Mahakam merupakan sungai yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan merupakan sungai terbesar di seluruh provinsinya. Sungai ini memiliki panjang 920 km. Hulunya berada di Kabupaten Kutai Barat sedangkan hilirnya berada di wilayah Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kota Samarinda.

Ada beberapa anak dari Sungai Mahakam yaitu Sungai Belayan, Sungai Lawa, Sungai Kedeng Kepala, Sungai Telen dan Sungai Tenggarong. Sungai ini menjadi sumber penghasilan bagi penduduk yang tinggal di sekitarnya. Selain itu juga dimanfaatkan sebagai tempat wisata dengan adanya obyek wisata Pesut Mahakam yaitu tempat kemunculan lumba-lumba air tawar di waktu tertentu.

3. Sungai Barito

Sungai Barito

Sungai Barito merupakan sungai yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Selatan. Panjangnya mencapai 909 km sedangkan lebarnya mencapau 650 sampai 800 meter dan menjadikannya sungai terlebar di Indonesia. Mata air sungai ini berasal dari Pegunungan Schwaner sedangkan hilirnya berada di Laut Jawa.

Sungai Barito mempunyai dua anak sungai yaitu Sungai Martapura dan Sungai Negara dan keduanya mempunyai anak cabang sungai yang lain. Sungai ini mempunyai peranan penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat sekitar. Saat ini sudah dibangun kanal untuk memudahkan warga untuk melintasi sungai.

4. Sungai Hari

Sungai Hari

Sungai Hari merupakan sungai yang terdapat di wilayah Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Sungai ini mempunyai panjang 800 km. Saking panjangnya sungai ini melewati beberapa daerah yaitu Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Bungo, Kabupaten Tebo, Kabupaten Batang Hari, Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Mata air Sungai Hari berada di Gunung Rasan sedangkan hilirnya berada di Muara Sabak. Sungai ini pernah membuat Pulau Sumatera dijuluki sebagai Swarnadwipa atau pulau emas karena banyak menyimpan deposit emas. Sayangnya, kegiatan pertambangan dan eksploitasi hutan yang dilakukan secara berlebihan mulai menciptakan kerusakan di daerah sungai.

5. Sungai Musi

Sungai Musi

Sungai Musi berada di provinsi Sumatra Selatan tepatnya di Kota Palembang yang membelah kota menjadi dua bagian. Ikon Palembang yaitu Jembatan Ampera adalah jembatan yang dibuat melintas di atas sungai ini. Panjang Sungai Musi mencapai 750 km. Mata airnya berasal dari daerah Kepahiang, Bengkulu dan hilirnya berada di daerah Sungsang.

Ada sebutan lain untuk Sungai Musi yaitu Batanghari Sembilan, mengacu pada sungai ini beserta delapan sungai lain yang bermuara di Sungai Musi. Sungai ini juga mempunyai beberapa objek wisata di tepi sungainya di antaranya Benteng Kuto Besak, Pasar 16 Ilir, Restoran Terapung Riverise dan Restoran Terapung Warung Legenda.

6. Sungai Pulau

Sungai Pulau

Sungai Pulau merupakan sungai yang mengalir di dua negara yaitu wilayah Provinsi Papua, Indonesia dan Papua Nugini. Sebelum bernama Sungai Pulau, sungai ini dalam peta Hindia Belanda sampai peta pemerintah pada tahun 2010-an masih bernama Sungai Eilanden. Sungai ini mempunyai panjang 674 km, menjadikannya sebagai sungai terpanjang di Pulau Papua.

Sungai Pulau berada di ketinggian 4.000 mdpl. Sumbernya di Pegunungan Jayawijaya dan bermuara di Laut Arafuru. Mengalir ke arah selatan, sungai ini mempunyai empat anak sungai yaitu Sungai Baliem, Sungai Wildeman, Sungai Kampung dan Sungai Brazza. Rata-rata suhu di sungai ini berkisar di angka 220 celcius, dengan suhu paling panas 240 celcius dan paling rendah 200 celcius.

7. Sungai Mamberamo

Sungai Mamberamo

Sungai Mamberamo merupakan sungai yang berada di Provinsi Papua. Sungai ini bermuara ke Samudera Pasifik dan berhulu di Pegunungan Jawawijaya. Nama Mamberamo berasal dari dua kata bahasa Dani, mambe artinya besar dan ramo artinya air. Masih banyak suku-suku lokal yang tinggal di lembah sungai sehingga membuat sungai ini mendapat julukan Amazon-nya Papua.

Panjang Sungai Mamberamo mencapai 670 km. Wilayah sungai dimanfaatkan warga sekitar sebagai sarana transportasi dan mempunyai potensi alam seperti batu bara, gas alam dan emas. Ada dua spesies buaya yang hidup di sungai ini yaitu buaya muara dan buaya darat. Selain itu ada juga flora dan fauna lain yang unik yang ditemukan hidup di sekitar sungai.

8. Sungai Bengawan Solo

Sungai Bengawan Solo

Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa dengan panjang 548 km. Dulu, sungai ini pernah diberi nama Wuluyu, Wulayu dan Semanggi. Pengambilan nama Bengawan Solo berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti sungai yang besar. Sungai ini mempunyai dua hulu yaitu di daerah Pegunungan Sewu, Wonogiri, dan Ponorog0 sedangkan muaranya berada di Gresik.

Selain dikenal karena ada lagu yang berjudul Bengawan Solo, banyaknya penemuan keberadaan kehidupan purba menjadi keunikan lain. Bahkan saking banyaknya, dari tahun 2012 sampai 2014 diadakan penelitian untuk kajian manusia purba sepanjang DAS Bengawan Solo. Penemuan fosil-fosil purba dari sungai ini dapat dilihat di Museum Trinil di Kabupaten Ngawi.

9. Sungai Martapura

Sungai Martapura

Sungai Martapura merupakan anak sungai dari Sungai Barito. Sungai ini mempunyai sebutan lain yaitu Sungai Banjar Kecil karena sebagian sungainya terdapat di Banjarmasin dan Sungai Cina karena pada jaman dahulu banyak digunakan oleh Cina untuk aktivitas perdagangan. Dulu, sungai ini dikenal dengan nama Sungai Tatas ketika Banjarmasin masih bernama Tatas.

Hulu Sungai Martapura berada di kota Martapura sedangkan muaranya berada di kota Banjarmasin. Masyarakat sekitar tepi sungai memanfaatkannya sebagai jalur transportasi. Selain itu, sungai ini bisa dijadikan tempat wisata dengan menyusurinya menggunakan kendaraan tradisional bernama Klotok.

10. Sungai Digul

Sungai Digul

Sungai Digul berada di selatan Provinsi Papua. Panjang sungainya mencapai 525 km. Mata air sungai ini berasal dari Pegunungan Maoke sementara hilirnya berada di Laut Arafuru. Luas sungai ini akan menjadi bertambah lebar ketika musim hujan datang serta airnya menjadi keruh dan berlumpur. Sementara di musim kemarau, airnya terlihat jernih.

Sungai Digul digunakan sebagai sarana transportasi dari satu daerah ke daerah lain. Untuk mencapai Sungai Digul yang berada di Kabupaten Boven Digoel harus menempuh penerbangan dari Jakarta ke Bandara Mopah selama delapan jam dan dilanjutkan dengan perjalanan darat selama enam jam.

Sungai-sungai di atas adalah yang terpanjang di Indonesia. Ada yang pernah berkunjung atau bahkan tinggal nggak jauh dari sana? Pembaca lain akan sangat senang mendengar ceritamu tentang sungai-sungai itu. Jadi, tunggu apa lagi? Bagikan di kolom komentar, yuk!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *