Bacaterus / Misteri Dunia / 10 Suku Kanibal yang Dianggap Paling Berbahaya di Dunia

10 Suku Kanibal yang Dianggap Paling Berbahaya di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kanibalisme merupakan fenomena mengerikan yang kerap kita kaitkan dengan sesuatu yang primitif dan tidak berprikemanusiaan. Meskipun demikian, kasus kanibal juga diketahui banyak terjadi di masa-masa modern seperti sekarang.

Kanibal sendiri biasanya dilatarbelakangi oleh banyak hal. Mulai dari ritual adat setempat, hukuman, situasi terpaksa atau karena memiliki kelainan mental.

Nah, berbicara mengenai suku kanibal yang ada di dunia, kali ini Bacaterus akan membahas 10 suku kanibal yang disebut-sebut paling berbahaya di dunia. Berani bertemu? Bila tidak, mari kita simak ulasannya di bawah ini.

1. Suku Karibia

Suku Karibia

* sumber: brilio.net

Berbicara mengenai suku kanibal berbahaya yang ada di dunia, maka suku Karibia dikenal sebagai suku kanibal yang sangat mengerikan. Suku Karibia sendiri merupakan suku pertama di dunia yang diketahui mempraktekkan kanibalisme. Kata ‘Kanibal’ sendiri diketahui diambil dari bahasa Spanyol ‘Canibal’, yang berarti orang dari Karibia.

Praktek kanibalisme yang terjadi di sana pada awalnya merupakan bentuk kemarahan suku tersebut akibat anggota keluarga mereka dibantai ketika perang. Namun seiring waktu, hal tersebut menjadi sebuah tradisi yang berlangsung cukup lama, yaitu sampai abad ke-17.

Setelah masuknya misionaris ke dalam suku tersebut, banyak di antara mereka yang mulai ikut membaur dengan masyarakat biasa. Nah, kira-kira apa kamu berani bertemu dengan mereka sekarang?

2. Suku Aztec

Suku Aztec

* sumber: docplayer.info

Suku Aztec merupakan salah satu dari tiga suku pedalaman terbesar yang ada di benua Amerika. Suku Aztec berpusat di Tenochtitlan, Meksiko, Amerika Tengah. Suku Aztec sendiri memiliki sebuah tradisi memberikan persembahan berupa mengorbankan manusia pada dewa. Dewa utama suku Aztec di antaranya taitu Huitzilopochtli, Quetzalcoatl, dan Tezcatlipoca.

Kebiasaan suku Aztec mengorbankan manusia sebagai tumbal bagi dewa diketahui berdasarkan hasil penemuan arkeologi dan naskah kuno pada abad ke-17. Cara-cara yang mereka lakukan saat melakukan ritual memang terbilang sadis.

Mereka menyayat dada korban kemudian mengambil jantung dan membakarnya. Sementara tubuhnya dijatuhkan di atas piramida tempat mereka melakukan ritual dan akan menjadi santapan bagi anggota suku yang lain.

3. Suku Fiji

Suku Fiji

* sumber: brilio.net

Meskipun praktek kanibalisme telah hilang seiring masuknya agama kristen ke wilayah Kepulauan Fiji, namun jejak rekam praktek kanibalisme di daerah tersebut masih bisa terlihat dari cerita masyarakat serta peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di sana.

Di antaranya yaitu terdapat makam seorang kanibal terkenal Ratu Udre-udre yang konon telah memakan 900 orang manusia.
Menurut sebuah catatan yang tersimpan di Museum Fiji, kanibalisme memang pernah terjadi di wilayah tersebut. Hal tersebut berdasarkan penemuan bukti arkeologi berupa tulang belulang manusia yang disebabkan akibat pembantaian.

Cara yang dilakukan suku Fiji pun tak kalah sadis dengan suku-suku lain. Warga suku tersebut memotong bagian tubuh korbannya ketika masih dalam keadaan hidup. Hal tersebut dilakukan oleh pemimpin sebagai alat kontrol kekuasaan, balas dendam dan penghinaan terakhir bagi setiap musuhnya. Mengerikan, ya!

4. Suku Yanomami

Suku Yanomami

* sumber: yukepo.com

Suku kanibal yang bisa membuat bulu kuduk merinding lainnya adalah suku Yanomami yang ada di pedalaman Brazil. Bila Aztec memakan daging korbannya sebagai bagian dari ritual persembahan untuk dewa, maka suku ini menjadikan kanibalisme sebagai bagian dari perasaan kasih sayang mereka pada keluarga.

Suku yang diduga telah ada sejak ribuan tahun silam ini dipercaya berasal dari Selat Bering. Mereka memiliki tradisi memakan jasad keluarga atau orang yang mereka cintai ketika meninggal. Meskipun terdengar gila, namun cara itu mereka lakukan untuk memberikan penghormatan sekaligus menunjukan kasih sayangnya.

Mereka sendiri biasanya memakan abu dari jasad yang telah mereka bakar bersama pisang yang telah difermentasi. Mereka meyakini bahwa cara tersebut dapat membantu si mayat bereinkarnasi.

5. Suku Amahuaca

Suku Amahuaca

* sumber: id.quora.com

Hampir sama dengan suku Yanomami yang ada di Brazil. Suku Amahuaca yang ada di Peru pun melakukan praktik kanibalisme sebagai bentuk kasih sayang pada keluarga. Mereka akan membiarkan mayat korban membusuk. Kemudian memasaknya hingga hancur lalu menyimpannya dalam sebuah tong besar terbuat dari kayu untuk diminum oleh keluarga.

Mereka sendiri meyakini bahwa cara tersebut dapat membuat si mayat tidak merasa kedinginan. Kisah mengenai suku kanibal Amahuaca tersebut pun diketahui berdasarkan sebuah catatan milik seorang misionaris.

6. Suku Korowai

Suku Korowai

* sumber: intisarionline.com

Suku Korowai merupakan salah satu suku yang ada di hutan pedalaman Papua Nugini. Suku Korowai biasa hidup dan tinggal di atas pohon yang sangat tinggi. Mereka sendiri tinggal di rumah pohon untuk menghindari ancaman dari suku lain. Dalam praktik kanibalismenya, mereka hanya memburu penyihir atau dukun yang diduga menyimpang dari kepercayaan dan aturan mereka.

Mereka sendiri menyebutnya sebagai Khakhua. Bila salah satu anggota suku mereka atau dari suku lain yang ada di sekitarnya terbukti sebagai Khakhua, mereka pun akan langsung menjadikannya sebagai korban dan membagikan dagingnya pada anggota suku lain secara merata. Mulai dari tangan dan kaki, isi perut sampai bagian kepala.

7. Suku Maori

Suku Maori

* sumber: genpi.co

Suku Maori adalah nama penduduk asli Selandia Baru. Mereka sendiri pada awalnya adalah bangsa Polinesia yang bermigrasi dan menetap di Pulau Utara. Mereka kemudian dikenal sebagai suku Maori oleh bangsa Eropa untuk membedakan antara warga pendatang dan suku pribumi.

Praktek kanibalisme suku tersebut sendiri sempat tercatat dalam sebuah sejarah di mana salah satu kapal dari kerajaan Inggris, The Boyd berlabuh dan membunuh anak sang kepala suku Maori.

Hal tersebut yang akhirnya memancing suku Maori untuk melakukan pembalasan dendam. Sehingga pada akhirnya mereka membunuh seluruh awak kapal tersebut dan menjadikan tubuh mereka sebagai santapan bagi suku tersebut.

8. Suku Aghori

Suku Aghori

* sumber: tribunenews.com

Suku Aghori muncul sejak abad ke-18. Salah satu suku yang ada di India ini termasuk dalam suku yang melakukan praktik kanibalisme. Dalam ritualnya sendiri suku ini dipercaya mengadaptasi ritual yang biasa dilakukan suku kanibal Kapalika pada abad ke-7. Suku Kapalika sendiri kerap melakukan ritual pengorbanan manusia. Hanya keberadaan suku ini memang sudah tidak bisa ditemukan lagi.

Dalam ritualnya sendiri suku Aghori tanpa menggunakan busana, memakan daging manusia dengan tengkorak manusia sebagai mangkuk. Mereka juga kerap menghisap ganja saat kegiatan kremasi. Parahnya suku ini juga melakukan hubungan intim di tengah ritual tersebut.

9. Suku Tolai

Suku Tolai

* sumber: bekabar.id

Salah satu suku kanibal lainnya yang cukup terkenal di Papua Nugini adalah suku Tolai. Suku Tolai sendiri merupakan suku pedalaman yang hidup di hutan pedalaman Papua Nugini yang berada dekat dengan perbatasan Indonesia.

Kasus kanibalisme yang sempat membuat heboh dunia adalah ketika mereka melakukan pembunuhan terhadap seorang misionaris yang berasal dari negara Inggris pada abad ke-19.

Selain itu, mereka juga pernah membunuh menteri serta tiga orang guru yang berasal dari Kepulauan Fiji pada tahun 1987. Tubuh korbannya sendiri mereka masak dan memakannya bersama-sama.

10. Suku Wari

Suku Wari

* sumber: Kaskus.id

Salah satu suku yang ada di Brazil, yaitu suku Wari juga diketahui sebagai suku kanibal yang ada di dunia. Suku Wari melakukan praktek kanibalisme karena menganggap bahwa tubuh keluarga yang mereka makan bisa menambah kekuatan jiwa dan raga. Suku Wari sendiri biasa memakan otak, jantung, serta hati kerabat mereka yang telah meninggal.

Nah, itulah 10 suku kanibal paling berbahaya di dunia yang berhasil Bacaterus rangkum. Apapun alasannya tindakan tersebut memang tidak bisa dibenarkan. Semoga hal tersebut bisa menjadi pelajaran bagi kita.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *