Bacaterus / Serba Serbi / Binatang / 10 Semut Beracun dan Tidak Beracun Paling Mematikan di Dunia

10 Semut Beracun dan Tidak Beracun Paling Mematikan di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 4 November 2018

Semut adalah hewan berukuran kecil yang dapat dibasmi dengan pestisida atau hanya dengan sekali injak. Selain itu, semut juga merupakan hewan yang dapat ditemukan dengan sangat mudah di rumah maupun pekarangan rumah Anda. Bahkan, Anda menganggap hewan ini bukanlah hewan berbahaya yang perlu ditakuti.

Akan tetapi, selain jenis-jenis semut yang biasa berkeliaran di tempat tinggal kita ternyata ada jenis semut beracun maupun tidak beracun yang dianggap berbahaya di dunia. Bacaterus akan mengulas satu persatu mengenai fakta semut beracun maupun tidak beracun yang disebut-sebut sebagai semut paling berbahaya di dunia.

10 Semut Beracun dan Tidak Beracun Paling Mematikan

1. Semut Bulldog

Semut Bulldog Semut Beracun

Berada di urutan teratas daftar semut beracun di dunia, semut bulldog memang pantas disebut sebagai semut paling beracun. Bagaimana tidak, semut bulldog bahkan tercatat di Guinness World Records sebagai semut paling berbahaya di dunia.

Sengatan dari semut ini sangat tajam dengan rasa yang cukup nyeri. Bahkan, racun yang dimiliki semut bulldog ini dapat menyebabkan ketidakpekaan terhadap jaringan untuk jangka waktu yang lama. Selain itu, semut ini juga mampu melompat dari sarangnya untuk hinggap ke korbannya. Jadi, ketika melintas di depan sarang semut bulldog sebaiknya berjalan agak jauh.

Racun yang dimiliki semut bulldog juga tergolong sangat bahaya. Racun ini konon dapat meningkatkan risiko gagal ginjal.

2. Semut Peluru

Semut Peluru

Semut peluru masuk dalam spesies semut terbesar di dunia. Semut dengan tampilan yang cukup “gahar” ini banyak ditemukan di Honduras maupun Paraguay. Dari segi tampilan, ukuran, dan bahaya, semut peluru memang tidak kalah dengan semut bulldog.

Tak dapat dipungkiri bahwa semut yang beracun ini memiliki gigitan yang cukup berbahaya. Gigitan semut yang berbahaya ini dapat menyebabkan nyeri selama 24 jam. Selain itu, gigitan semut peluru akan menimbulkan sensasi menyakitkan seperti layaknya kulit ditembus oleh peluru. Kandungan racun yang dimiliki semut peluru akan menghalangi transmisi sinaptik pada sistem saraf pusat.

3. Semut Tentara

Semut Tentara

Jangan remehkan semut tentara. Meskipun tampilannya tidak seseram semut bulldog atau semut peluru, tapi semut tentara memiliki kemampuan membunuh yang tidak bisa disepelekan. Bahkan, semut tentara mampu membunuh manusia, lho.

Walaupun tidak masuk kategori semut beracun, semut tentara ini bersifat agresif dan sering menyerang secara berkelompok. Satu kelompok dapat terdiri dari 100 ribu ekor semut. Manusia yang digigit oleh ratusan ribu semut tentara pasti akan tumbang dan akhirnya tewas.

4. Semut Siafu

Semut Siafu

Seberapa besar nyali Anda terhadap semut beracun? Jika ingin membuktikan keberanian Anda, cobalah untuk mengganggu sarang semut siafu. Semut yang banyak ditemukan di Afrika ini masuk dalam jajaran semut paling mematikan di dunia. Dalam satu sarang ada sekitar 20 juta ekor semut siafu yang menghuninya.

Spesies semut ini memiliki rahang yang kuat dan memang dirancang untuk menghancurkan mangsa dalam hitungan detik. Sama seperti semut tentara, jenis semut ini juga suka menyerang mangsanya secara berkelompok. Hati-hati saja jika Anda bertemu sarang semut siafu karena semut ini tidak akan segan-segan menyerang Anda bersama dengan koloninya.

5. Semut Api

Semut Api

Yang satu ini adalah jenis semut yang beracun meskipun racunnya tidak mematikan. Perlu Anda ketahui bahwa semut api tak kalah berbahaya dengan jenis semut lainnya. Semut api adalah spesies semut yang bisa kita temukan di Indonesia. Sifat semut ini agresif dan mampu menyerang kita meskipun tidak sedang berkelompok.

Gigitan semut api dapat menyebabkan kulit bengkak, nyeri dan disertai rasa gatal selama berhari-hari hingga berbulan-bulan. Racun dari semut api terdiri dari alkaloid yang dapat menyebabkan iritasi. Jika kulit Anda terlalu sensitif, gigitan semut api ini dapat berakibat fatal, seperti Anda menjadi cadel dan bagian tubuh yang digigit jadi sulit digerakkan.

Baca artikel cara membasmi semut api ini untuk antisipasi apabila ada semut api di sekitar Anda.

6. Semut Florida Harvester

Semut Florida Harvester

Dengan penampilan yang mirip seperti tawon, semut florida harvester ini cukup mematikan dan menjadi ancaman bagi manusia. Spesies ini banyak ditemukan di Amerika Selatan, Tengah, dan Utara. Anda harus waspada jika bertemu dengan semut yang satu ini karena racun yang dimilikinya sangat berbahaya.

Konon, racun semut florida harvester ini dianggap mematikan dan setara dengan racun yang dimiliki ular kobra. Racun tersebut menjadi pertahanan semut ini sekaligus untuk membunuh mangsanya. Jadi, Anda harus berhati-hati jika bertemu semut ini karena mereka tidak segan untuk menyuntikkan racunnya ke manusia yang ukuran tubuhnya berkali-kali lipat lebih besar dibanding tubuh mereka.

7. Semut Acacia Bullhorn

Semut Acacia Bullhorn

Semut akasia tanduk banteng atau yang lebih dikenal dengan nama acacia bullhorn adalah semut yang beracun dengan tampilan hampir sama dengan semut florida harvester. Meskipun mirip seperti tawon, semut ini tidak dilengkapi dengan sayap untuk terbang.

Gigitan semut acacia bullhorn dapat menjadi ancaman yang serius bagi manusia. Pasalnya, gigitan semut ini menimbulkan efek pulsasi dan menyebabkan rasa sakit untuk jangka waktu panjang. Meskipun demikian, semut ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat obat alami penyembuh asma maupun depresi.

8. Semut Penenun

Semut Penenun

Semut penenun ternyata memiliki nama yang cukup beken, yaitu green tree ant. Dinamakan green tree ant karena bagian belakang tubuh semut ini nampak berwarna kehijauan. Habitat semut ini banyak ditemukan di Australia dan Asia Tropika.

Perlu Anda ketahui, semut penenun bukan golongan semut yang beracun dan tidak membahayakan nyawa manusia. Namun, semut-semut jenis ini dapat menggigit kulit kita dengan sangat menyakitkan. Gigitan semut penenun di kulit akan terasa seperti tusukan jarum.

Mengingat spesies semut penenun banyak ditemukan di Indonesia, maka Anda harus berhati-hati jika bertemu semut ini. Semut penenun mudah dikenali karena penampilannya sama dengan semut rangrang.

9. Semut Pony

Semut Pony

Semut pony adalah nama lain dari green-head ant. Nama ini terinspirasi dari bagian kepala semut pony yang memang nampak kehijauan bila dilihat dari sisi tertentu. Semut hijau ini merupakan semut endemik Australia.

Sengatan semut pony terbilang sangat kuat dan menyakitkan bagi manusia. Kandungan racun dalam gigitan semut pony dapat menyebabkan syok anafilaksis, reaksi yang menimbulkan efek gatal, muntah, dan pembengkakan. Jika tidak diobati, gigitan semut ini dapat berujung pada kematian.

10. Semut Jack Jumper

Semut Jack Jumper

Berwarna hitam legan dengan capit dan kaki berwarna kuning, tampilan semut jack jumper ini benar-benar mirip kalajengking. Bukan hanya penampilannya saja yang mirip, semut ini juga sama berbahayanya dengan kalajengking.

Semut ini telah menewaskan empat orang dalam kurun waktu 20 tahun (1980 – 2000). Kandungan racun yang dimiliki jack jumper bisa menyebabkan korbannya mengalami alergi, peningkatan denyut jantung, dan tekanan darah menjadi rendah.

Itulah 10 semut beracun dan tidak beracun yang cukup mematikan dan berbahaya bagi manusia. Tidak semua spesies semut ini ada di Indonesia, tapi alangkah lebih baik jika Anda berhati-hati jika menjumpai semut yang ciri-cirinya mirip dengan 10 semut di atas.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment