Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Desember 2018

Penyakit anemia biasanya cukup mengganggu aktivitas sehari-hari dari para penderitanya. Mereka biasanya merasakan lemas, letih, lesu, pusing, bahkan hingga wajah menjadi pucat. Jika dibiarkan terus-menerus, maka akan banyak aktivitas yang terganggu dan bahkan terbengkalai.

Salah satu cara untuk mengatasi penyakit anemia tersebut adalah dengan mengkonsumsi zat besi. Selain dari obat yang diberikan oleh dokter, zat besi tersebut juga bisa didapatkan dari sayuran yang ada di sekitar kita. Lantas, apa sajakah sayuran penambah darah tersebut?

Bayam

Bayam merupakan salah satu sayuran yang dikenal sebagai pemasok zat besi yang berlimpah. Sayuran ini sangat baik dikonsumsi oleh para penderita anemia maupun ibu hamil. Pasalnya kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat mempengaruhi perkembangan dan kecerdasan janin.

Para kaum hawa yang sedang menjalani masa menstruasi juga dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran ini. Namun ingat, jangan mengkonsumsi bayam yang sudah melewati 5 jam dari proses pemasakan. Pasalnya, kandungan di dalam bayam dapat berpotensi menjadi racun apabila sudah berinteraksi dengan oksigen.

Kulit Kentang

Kentang merupakan salah sayuran kaya gizi terutama dalam hal kandungan karbohidratnya. Namun tahukah Anda bahwa kulit kentang juga ternyata memiliki banyak gizi? Ya, kulit kentang ternyata memiliki kandungan zat besi yang jauh lebih banyak dari isi kentangnya sendiri.

sayuran penambah darah kentang

Sebuah penelitian menyatakan bahwa kulit kentang memiliki zat besi 5 kali lebih banyak dari isi kentang. Maka dari itu, mulai sekarang cobalah untuk mengkonsumsi kentang bersama kulitnya juga. Namun pastikan kulit ketang tersebut telah dicuci terlebih dahulu hingga bersih.

Kangkung

Salah satu ciri sayuran yang memiliki banyak kandungan zat besi adalah daunnya yang berwarna hijau gelap. Jika menilik dari karakteristik tersebut, tentu kita dapat dengan mudah menyimpulkan bahwa kangkung termasuk di dalamnya.

Ya, kangkung memang salah satu sayuran yang kaya akan kandungan zat besi. Tidak hanya daunnya, hampir seluruh bagian dari kangkung memiliki zat besi yang banyak. Selain itu, kangkung juga merupakan sumber vitamin A, vitamin B, dan vitamin C yang sangat baik.

Di Indonesia sendiri mendapatkan kangkung sangatlah mudah. Anda bisa menanamnya sendiri, membeli di pasar tradisional, hingga di super market kelas atas. Harganya juga sangat murah dan bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan yang sangat lezat.

Jagung

jagung

Tidak hanya sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ternyata memiliki kandungan zat besi dan tembaga yang cukup banyak. Selain itu, sayuran penambah darah ini juga cukup kaya akan kandungan vitamin A dan vitamin C.

Jagung sangat mudah didapatkan di sekitar kita dan juga mudah untuk diolah menjadi berbagai panganan. Sebagai contoh Anda dapat merebus atau membakarnya untuk kemudian dimakan secara langsung. Anda juga dapat menjadikannya bahan untuk membuat perkedel, sayur asem, bubur jagung, dan masih banyak lagi.

Kembang Kol

Sayuran lainnya yang dapat menjadi penambah darah adalah kembang kol. Sayuran ini dapat meregenerasi sel darah merah dengan sangat baik. Kembang kol sangat mudah didapatkan dan bisa diolah menjadi aneka macam masakan.

Selain zat besi, kembang kol juga memiliki kandungan gizi lainnya seperti kalsium, kalium, protein, niasin, dan thamine. Selain kembang kol, anggota keluarga kubis-kubisan lainnya yang memiliki kandungan zat besi yang tinggi adalah brokoli.

Sawi

Dengan daunnya yang berwarna hijau gelap, sawi juga menjadi salah satu sayuran yang dapat menambah darah. Kandungan zat besi yang dimilikinya sangat baik untuk penderita anemia. Selain itu, sawi juga memiliki kandungan nutrisi lainnya seperti vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Berbagai macam mineral juga terdapat dalam sawi, di antaranya adalah magnesium, potassium, dan kalium. Seperti kita ketahui, berbagai jenis mineral tersebut sangat baik untuk dikonsumsi oleh para ibu hamil agar pertumbuhan janinnya dapat berjalan dengan sempurna.

Tomat

tomat

Tomat merupakan salah satu sayuran wajib yang selalu hadir di berbagai masakan. Tomat dapat dijadikan pelengkap untuk tumis-tumisan, sayur sop, soto, sambel, atau dimakan langsung sebagai lalapan. Jika ingin yang segar-segar, maka tomat juga bisa dibuat menjadi jus.

Selain fungsinya yang beraneka ragam tersebut, tomat juga ternyata memiliki zat besi yang cukup banyak. Dalam satu cangkir tomat terdapat sekitar 3,39 mg zat besi. Selain itu, tomat juga dapat menjadi obat awet mudah karena memiliki banyak kandungan antioksidan.

Daun Katuk

Sayuran terakhir yang dapat menambah darah adalah daun katuk. Daun katuk ini memiliki kandungan zat besi yang sangat baik untuk tubuh. Selain itu, daun katuk juga memiliki zat fosfor yang berguna untuk pertumbuhan tulang.

Di indonesia daun katuk biasanya digunakan untuk melancarkan ASI bagi para ibu yang sedang menyusui. Daun katuk ini juga dapat diolah menjadi masakan layaknya bayam dan kangkung. Namun Anda harus berhati-hati karena daun katuk dapat menjadi racun apabila tidak benar dalam pengolahannya.

Nah itulah dia berbagai macam sayuran penambah darah yang kaya akan kandungan zat besi. Kandungan zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya adalah 18 mg. Jadi pastikan Anda memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengkonsumsi berbagai sayuran di atas.

Baca juga artikel lainnya tentang , atau tulisan menarik lainnya dari .