Bacaterus / Kuliner / Kuliner Bandung / 10 Tempat Makan Roti Bakar di Bandung yang Enak Banget

10 Tempat Makan Roti Bakar di Bandung yang Enak Banget

Ada yang suka kelaparan saat malam hari? Biasanya kalau balada perut bunyi di atas jam 8 malam, apa yang Anda cari? Bubur? Bakso? Nasi goreng? Mie Tektek? Martabak? Semua yang Bacaterus sebutkan tadi merupakan beberapa kudapan terfavorit yang biasa orang cari saat malam hari. Tapi, ada satu lagi primadonanya kudapan malam yang belum kami sebutkan, yaitu roti bakar.

Roti bakar memang bukan makanan utama orang Indonesia, mengingat hampir 100% orang Indonesia makan nasi. Tapi, tak dapat dipungkiri kalau roti bakar adalah salah satu makanan yang paling digemari orang Indonesia, khususnya untuk disantap pada malam hari. Apalagi roti bakar Bandung yang identik dengan rotinya yang pulen dan rasanya yang beragam.

Berbeda dengan roti sandwich atau french toast yang biasa dipakai sarapan, roti bakar Bandung biasanya dibuat dari roti yang tebal, baik itu yang bentuknya kotak, balok, dan whole sandwich bread. Biasanya para pembeli akan diberi pilihan, rotinya mau pakai yang mana, lalu isinya mau apa saja. Untuk isiannya ada aneka selai, meses, hingga yang asin seperti ham, telur, dan sosis.

Roti bakar Bandung yang hangat enak banget dimakan saat malam-malam, apalagi kalau sedang turun hujan, pas banget kalau didampingi dengan kopi/teh/susu hangat. Duh, jadi lapar, nih. Sekarang kita lihat, yuk, sepuluh tempat makan roti Bakar di Bandung yang enak, buat nanti malam Anda datangi. Ini dia list-nya:

10 Roti Bakar di Bandung yang Enak Banget

1. Roti Gempol

Roti Gempol

Kalau Anda tidak mau makan roti bakar yang tidak jelas asal usul rotinya dari mana, datang saja ke Roti Gempol, karena di sini rotinya dibikin sendiri! Roti Gempol merupakan salah satu tempat makan roti yang legendaris di Bandung. Nama tempat ini sudah sangat terkenal dipenjuru kota Bandung, bahkan hingga orang luar kota pun banyak yang rela datang jauh-jauh untuk mencicipi Roti Gempol

Kenapa namanya Roti Gempol, karena alamat tempat makan ini ada di Jalan Gempol Wetan. Tapi, sekarang mereka sudah berkembang dan memiliki cabang (bekerja sama) di Kopi Anjis. Jenis roti di sini berbentuk kotak yang super gendut! Anda bisa memilih, mau roti polos putih atau roti gandum. Kalau untuk pilihan rasanya hanya tersedia dua jenis, yaitu asin dan manis. Tapi, pilihan varian asin dan manis itu ada banyak banget, loh!

Misalnya untuk yang manis, Anda bisa memilih hingga 3 topping, seperti stroberi, cokelat dan kacang. Kalau keju masuknya ke yang asin, ya. Kedai roti yang sudah berdiri sejak 1958 ini letaknya agak tersembunyi, karena gangnya berada di perkampungan penduduk yang padat. Untuk mudahnya, Anda masuk ke jalan ini dari Jalan Trunojoyo lalu lanjut ke Jalan Tirtayasa.

Anda tidak perlu menunggu hingga malam hari kalau mau mencicipi Roti Gempol, karena tempat makan ini sudah buka dari jam 7 pagi. Sayangnya, kedai ini ukurannya cukup kecil, mungkin hanya muat 20 orang. Makanya, kalau lagi penuh, jangan kaget kalau melihat antrian dan tak jarang orang lebih memilih untuk dibungkus daripada makan di tempat.

2. Roti Bakar Duti

Roti Bakar Duti 

Roti Bakar Duti merupakan roti bakar Bandung yang sangat melegenda. Roti bakar ini terletak di Gardujati, di mana merupakan jalan yang tak pernah mati, karena sepanjang malam banyak kedai makanan di sepanjang jalan tersebut. Walaupun sudah berdiri sejak lama dan sudah sangat terkenal, harga roti bakar di sini tidak mahal, loh. Seperti tempat makan roti lainnya, di sini tersedia pilihan asin dan manis untuk isiannya.

Alamat lengkap Roti Bakar Duti adalah di Jalan Gardujati No. 14. Kedai ini buka setiap hari dari jam 4 sampai jam 2 subuh! Tuh, yang suka kalap alias kalaparan di jam malam, langsung aja cus ke Roti Duti. Untuk roti ukuran sedang (bisa jadi 8 potong), roti ini dihargai Rp 55.000-an. Oh, iya, untuk beli roti di sini perlu ditanya halal tidaknya, ya, karena ada beberapa menu yang non-halal seperti ham.

3. Roti Bakar Gang Kote

Roti Bakar Gang Kote roti bakar Bandung

Tek kotek, kotek kotek
Anak ayam turunlah berkotek
Tek kotek, kotek kotek

Hihi, roti bakar Bandung yang satu ini namanya adalah Roti Bakar Gang Kote. Terdengar mirip dengan lirik lagu “Anak Ayam”, ya? Tapi, roti ini tidak dibuat dari anak ayam, kok.

Nama kedai ini diambil dari gang tempat mereka bernaung. Karena, sesungguhnya, nama asli kedai ini adalah “Roti Bakar Asli 234”. Tapi, mungkin karena dulu tempatnya berada di mulut Gang Kote, Jl. Jenderal Sudirman, orang-orang jadi keseringan menyebutnya seperti itu.

Kenapa mereka melabelkan kalau roti bakar mereka “asli”? Karena, kebanyakan (dan hampir semua) penjual roti bakar menggunakan kompor dan alumunium seperti untuk menggoreng martabak telur untuk memasaknya. Nah, kalau Roti Bakar Gang Kote ini benar-benar dibakar, dan dibakarnya pun di atas bara api sungguhan!

Roti di sini terkenal karena rotinya padat dan enak karena diproduksi sendiri. Selain itu, tentu karena teknik pembakarannya yang terus bertahan sejak dulu dan tidak akan Anda temukan di tempat lainnya. Karena menggunakan arang, roti bakar dari Gang Kote punya aroma unik yang bakal bikin Anda kangen terus. Asyiknya lagi, isian dari roti ini tidak ‘pelit’, malah sampai tumpah-tumpah!

Kedai roti bakar Bandung ini buka dari jam 3 sore sampai jam 11 malam, tapi itu juga kalau masih ada. Kalau rotinya sudah habis, bisa jadi kedai roti ini tutup lebih awal. Jangan percaya kalau Anda melihat Roti Bakar Asli 234 selain di Jalan Suryani Dalam (belakang Perdatam), karena mereka tidak membuka cabang lainnya, hanya satu di situ saja. Yuk, manjakan lidah Anda dengan roti bakar enak di Roti Bakar Gang Kote!

4. Cafe Madtari

cafe madtari

Cafe Madtari adalah sebuah kedai yang terkenal karena kejunya. Setiap menu makanan di sini diberi taburan keju yang sangat berlimpah. Bahkan makanan yang Anda pesan sampai tidak terlihat karena tertutupi oleh keju parut.

Kedai ini menjual roti bakar keju yang merupakan favorit para pengunjung yang rata-rata adalah mahasiswa, karena makanannya enak, banyak dan harganya murah. Selain itu, Cafe Madtari juga terletak di tengah kota dan dekat dengan beberapa kampus, jadi wajar kalau yang datang sebagian besar adalah mahasiswa.

Cafe Madtari ada empat di Bandung, yang pertama (pusat) di Jalan Rangga Gading No. 10 (dekat UNISBA). Kedua di Jalan Teuku Umar No. 1 (dekat Dipatiukur). Ketiga di Jalan Surapati No. 72. Dan, yang terakhir ada di Jalan Dr. Otten No. 11.

5. Waroeng Distrik

Waroeng Distrik

Roti bakar Bandung yang selanjutnya adalah Waroeng Distrik. Seperti yang bisa Anda tebak dari namanya, kedai ini memang berbentuk warung dan letaknya ada di pinggir jalan. Walaupun begitu, tempat yang terletak di Jalan Dr. Radjiman No. 6 ini merupakan spesialis roti bakar yang enak banget, loh!

Di sini tersedia dua pilihan roti, yaitu yang putih biasa dan yang gandum. Selain itu, Anda bisa memilih aneka topping kekinian seperti Koko Krunch dan sereal lainnya, Oreo, Keju, Silverqueen, Toblerone, choco chip, marshmallow, serta ada juga topping es krim Magnum, yum! Oh, iya, ada topping asin juga kok seperti jamur, misalnya.

6. Roti Bumbu Bakar Cari Rasa

Roti Bumbu Bakar Cari Rasa

Roti Bumbu Bakar Cari Rasa terletak di bilangan Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani. Toko roti ini sudah ada dari tahun 1960, loh! Menurut orang yang pernah mencicipi roti ini, katanya tidak bisa melupakan bagaimana enaknya roti bakar dari Cari Rasa walau sudah berpuluh-puluh tahun kemudian.

Kalau Anda datang ke Cari Rasa, siap-siap mengantri, karena kedai ini tidak pernah sepi baik itu di pagi hingga malam hari. Di sini ada tiga pilihan ukuran roti, yaitu yang kecil, sedang dan besar. Sebelum datang ke sana, Anda bisa juga menelepon dulu di nomor 022 – 4239740. Roti Bumbu Bakar Cari Rasa dibuka dari jam 6 pagi – 6 sore.

7. Warunk Upnormal

Warunk Upnormal Roti

Namanya memang warung, tapi Warunk Upnormal ini bukan sembarang warung. Karena, Warunk Upnormal memiliki konsep warung yang di-kafe-kan. Bentuknya berupa kafe, tapi jajanannya khas warung kopi pada malam hari. Di Bandung sendiri sudah tidak terhitung cabang Upnormal ada berapa saking banyaknya.

Roti bakar di Upnormal terkenal dengan rotinya yang agak tebal, walau tidak setebal dan selebar waktu awal-awal buka. Untuk pilihan toppingnya, Upnormal mengusung tema kekinian seperti milo, pisang dan green tea. Jam buka Warunk Upnormal tergantung cabangnya, karena waktu operasinya berbeda-beda. Ini dia data lengkapnya:

Cabang Jl. Cihampelas 74 (jam 10 Pagi – 01 Malam), Jl. Cihampelas 56A (10 pagi – 12 Malam). Cabang Jl. Purwakarta 71 – Antapani (​10 Pagi – 12 Malam). Cabang Jl. Buah Batu 201A (​10 Pagi – 02 Malam). Cabang Jl. Kopo Bihbul 72 (08 Pagi – 12 Malam, weekday dan 08 Pagi – 01 Malam, weekend). Cabang Jl. R.E Martadinata (Riau) 114 (jam 07 Pagi -12 Malam).

Lalu, Warunk Upnormal ada juga di Jl. Raya Ujung Berung 134 (buka jam 10 Pagi – 12 Malam, weekday dan 10 Pagi – 01 Malam, weekend). Cabang Jl. Burangrang 21 (jam 06 Pagi – 12 Malam, hari Minggu – Kamis dan jam 06 Pagi – 03 Malam, hari Jumat dan Sabtu).

Mau sambil nge-mall? Datang saja ke cabang Cihampelas Walk, Broadway Street Blok SL 05A Lower Ground (jam ​10 Siang – 2 dini hari). Cabang Jl. Braga 78 buka dari jam 10 Pagi – 12 Malam untuk weekday dan jam 08 Pagi – 02 Malam untuk weekend. Cabang Jl. Dipati Ukur 3 buka dari jam ​08 Pagi – 03 Malam. Dan, terakhir, cabang Jl. Cikutra 169 buka dari jam 09 Pagi – 12 Malam.

8. Ngopi Doeloe

Ngopi Doeloe

Di mana ada kopi di situ biasanya ada roti bakar. Kalau Anda ingin ngopi sambil ngobrol santai bersama teman-teman atau keluarga, datang saja ke Ngopi Doeloe. Bukan hanya kopinya yang mantap, di sana juga ada roti bakar Bandung yang enak dan unik.

Roti bakar di sini ukurannya besar, cukup mengenyangkan untuk satu orang. Lalu, rotinya akan ditekan bagian tengahnya agar jadi mirip mangkok dan diberi tumpukkan topping yang banyak. Di sini wifi-nya kencang, loh. Kalau Anda mau mengerjakan tugas atau pun kerjaan, bisa banget, nih, mampir ke sini sambil makan roti dan ngopi.

9. Bolu Bakar Tunggal

Bolu Bakar Tunggal

Iya, ini bolu. Tapi, bagaimana kalau rasanya seperti roti bakar? Ya, bolu bakar ini bisa jadi pengganti roti bakar, loh. Anda mungkin tahu merk biskui Tunggal, nah, kedai bolu bakar ini merupakan anak dari brand tersebut.

Ketika Anda melewati kedai ini, Anda pasti akan mencium aroma roti dan mentega yang dibakar khas kue bolu. Anda mau mencoba makan roti bakar ala-ala ini?

10. Warung Kopi Purnama

Warung Kopi Purnama

Warung Kopi Purnama merupakan salah satu kedai kopi jadul yang masih mempertahankan ke-oldschool-annya hingga kini. Warung ini hanya punya menu sederhana (bukan yang kekinian). Sambil minum kopi, Anda bisa memesan roti bakar telur sosis yang enak banget ini.

Warung kopi ini  sudah ada sejak tahun 1930 dengan nama Chang Chong Se (Silahkan Mencoba!). Namun, pemiliknya merubah namanya jadi Purnama sejak tahun 1966 karena diperintahkan oleh pemerintah Indonesia kala itu. Se;ain roti telur sosis, ada menu yang jadi incaran orang-orang, yaitu Roti Selai Srikaya dan kopi giling yang benar-benar fresh baru digiling.

Selai Srikaya kedai ini dibuat sendiri dan menggunakan resep turun temurun. Selain itu, diproduksinya pun terbatas karena tidak menggunakan bahan pengawet. Kebayang, dong, gimana enaknya? Kalau Anda ingin membawa pulang selainya, bisa, kok. Karena di sini disediakan juga selai srikaya dalam kemasan toples kecil untuk dibawa pulang. Menu andalan lainnya adalah Roti Worst dan Roti Dadar Worst.

Kalau mau kesini, patokannya adalah Gedung Merdeka dan Gedung Pos Indonesia di Jalan Asia Afrika. Anda jalan lurus sedikit (sebelum terowongan) dan belok kanan ke Jalan Alkateri No. 22, Braga, Sumur Bandung. Kedai roti bakar Bandung yang enak banget ini dibuka dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam.

Selesai sudah pembahasan Bacaterus tentang 10 roti bakar Bandung yang recommended. Selain sepuluh tempat di atas, Anda bisa juga mencoba Djoeroe Masak Restaurant, The Kopi Anjis, Kedai Kopi 170, BakaRoti, dan Indischetafel untuk mencicipi roti bakarnya yang tidak kalah enak.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Syuri
Syuri, ’94 liner, make up enthusiast, smeraldo flower admirer, calico cat snuggler.

Leave A Comment