Sinopsis dan Review Film Zack Snyder’s Justice League (2021)

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Justice League
3.4
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Batman dan Wonder Woman berusaha membuat tim berisi para superhero untuk melawan kekuatan jahat yang digalang oleh Steppenwolf. The Flash, Cyborg, dan Aquaman kemudian bergabung.

Mereka menghidupkan kembali Superman dari kematian demi menyelamatkan bumi dari kehancuran apabila tiga Mother Boxes berhasil disatukan oleh Steppenwolf.

Zack Snyder’s Justice League adalah film superhero yang merupakan visi asli Zack Snyder sebelum mundur dari proyek film Justice League (2017) karena kematian putrinya, yang kemudian dilanjutkan oleh Joss Whedon.

Kegagalan film Justice League, baik secara kualitas maupun komersialitas, membuat pihak Warner Bros. Pictures dan DC Comics mengevaluasi kembali semesta rekaan mereka ini.

Para fans DC Comics menginginkan versi Zack Synder dirilis dengan mempopulerkan tagar #ReleaseTheSnyderCut di media sosial.

Sebelumnya hal seperti ini pernah terjadi pada proyek film Superman II (1980) dimana versi director’s cut milik sutradara Richard Donner, sebelum dilanjutkan oleh Richard Lester, dirilis di tahun 2006.

Zack Snyder’s Justice League dirilis di layanan streaming HBO Max pada 18 Maret 2021. Apakah film ini memuaskan dahaga para fans sejati DC Comics? Simak review kami untuk mengetahui jawabannya.

Sinopsis

justice-league-1_

5.000 tahun yang lalu, Darkseid dan pasukan Parademonnya menyerang bumi menggunakan kekuatan tiga Mother Boxes.

Semua pahlawan Bumi yang terdiri dari para dewa Yunani, para pejuang wanita Amazon, para pahlawan Atlantis, juga para ksatria manusia ditambah perwakilan dari Green Lantern, bersatu untuk menghindarkan bumi dari kehancuran.

Darkseid dan pasukannya berhasil dipukul mundur dan tiga Mother Boxes disimpan secara terpisah dan rahasia di Amazon, Atlantis, dan Eropa oleh manusia.

Ketiga Mother Boxes itu bereaksi setelah kematian Superman dan memancing kehadiran Steppenwolf, mantan panglima perang Darkseid, untuk menyatukannya dan menjadikan Bumi seperti planet mereka, Apokolips.

Steppenwolf menyerang suku Amazon di Themyscira dan berhasil membawa kotak pertama dari mereka. Ibu Diana, Ratu Hyppolita, memberikan sinyal berupa panah api kepada putrinya akan bahaya ini.

Diana memberitahu Bruce Wayne tentang bahaya ini dan mereka langsung membagi tugas untuk melakukan perekrutan superhero agar mau bergabung bersama mereka.

Setelah sebelumnya gagal meyakinkan Aquaman bergabung, Bruce berhasil mengajak Barry Allen atau The Flash ke markas mereka. Sedangkan Diana juga berhasil mempengaruhi Cyborg untuk bergabung, meski awalnya agak sulit.

Keputusan Cyborg bergabung dalam kelompok ini dikarenakan ayahnya diculik oleh kelompok Parademon terkait dengan satu Mother Boxes yang ada di tangannya.

Sementara itu, Steppenwolf berhasil mengambil kotak kedua dari Atlantis dengan mengalahkan Aquaman dan Mera.

Mendapat informasi kemungkinan keberadaan tempat penyanderaan oleh Parademon, Justice League menyerang lokasi itu yang berada tepat di bawah Pelabuhan Gotham. Dengan kemampuan masing-masing, mereka berhasil menyelamatkan semua sandera.

Tapi sayangnya, aksi mereka membuat banjir besar di lorong pelabuhan dan mereka nyaris tenggelam jika saja Aquaman tidak datang tepat waktu. Dengan melihat keberhasilan ayahnya menghidupkannya dari kematian, Cyborg memiliki ide untuk menghidupkan Superman dengan menggunakan Mother Boxes yang ada padanya.

Mereka pun menggali kuburan Superman dan membawanya ke fasilitas S.T.A.R. laboratorium, yang menyimpan pesawat dari planet Krypton, untuk dihidupkan kembali.

Superman berhasil bangkit dari kematian, tapi dia mengalami amnesia dan menyerang rekan-rekannya. Semua tidak ada yang bisa membekuknya dan nyaris terbunuh. Beruntung, Lois Lane datang menghalanginya.

Superman dan Lois Lane kembali ke Smallville untuk mengembalikan ingatannya, sekaligus bertemu dengan ibunya. Steppenwolf berhasil mengambil Mother Boxes terakhir dengan pengorbanan dari Silas, ayah Cyborg. Mereka berhasil mendeteksi keberadaan ketiga Mother Boxes itu di salah satu kota mati di Rusia.

Mereka berusaha sekuat tenaga untuk melawan Steppenwolf dan pasukannya, sekaligus berusaha memisahkan ketiga Mother Boxes itu.

Bagaimana cara Superman mengalahkan Steppenwolf dan pasukannya? Akankah mereka bisa memisahkan tiga Mother Boxes itu? Tonton sampai selesai untuk mendapatkan jawabannya. Jangan lupa, simak juga epilog di akhir filmnya!

Kesan Kelam yang Pekat Khas DC Comics

justice-league-2_

Film-film superhero dari DC Comics memang memiliki nuansa berbeda dengan film-film superhero Marvel.

Jika superhero Marvel semacam Iron Man, Spider-Man, dan teman-temannya tampil lebih berwarna dan memiliki selera humor yang baik, maka sangat bertolak belakang dengan superhero DC Comics yang tampil lebih kelam dan suram, terkesan lebih dewasa.

Sejak Christopher Nolan menaikkan kembali pamor DC Comics di layar lebar lewat trilogi The Dark Knight (2005-2012), nuansa kelam yang ditampilkan di ketiga film itu kemudian menjadi trademark film-film dari DC Comics setelahnya, termasuk Man of Steel (2013) yang menjadi pondasi bagi DC Extended Universe.

Jika dibandingkan dengan film Justice League (2017) yang tampil seperti film-film superhero Marvel, maka tone di Zack Snyder’s Justice League kembali kepada nuansa asal, bahkan lebih pekat daripada film-film DC Comics sebelumnya.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram