bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review X2: X-Men United, Bersatunya Dua Kubu Mutan

Ditulis oleh Aditya Putra - Diperbaharui 8 November 2021

Kita mungkin pernah menjumpai ada dua orang yang mempunyai tujuan yang sama tapi menggunakan cara yang berbeda. Ada banyak hal yang mempengaruhi mengapa cara yang dipakai nggak sama. Bisa jadi dari perbedaan karakter, perbedaan pola pikir atau faktor lain yang punya pengaruh besar pada diri seseorang.

Terkadang dalam keadaan yang mendesak, untuk bisa mencapai tujuan, akan lebih mudah apabila bekerja sama dengan orang lain yang mempunyai kesamaan. Hal itulah yang terjadi di film X2: X-Men United, ketika mutan yang biasanya terbagi ke dalam dua kubu bekerja sama karena ada hal yang genting. Mau tahu ceritanya? Mari simak sinopsis dan review filmnya!

Sinopsis

Sinopsis & Review X2: X-Men United, Bersatunya Dua Kubu Mutan 1
  • Tahun Rilis: 2003
  • Genre: Superhero
  • Produksi: Marvel Enterprises, The Donners’ Company, Bad Hat Harry Productions
  • Sutradara: Bryan Singer
  • Pemain: Patrick Stewart, Hugh Jackman, Ian McKellen, Halle Berry, Famke Janssen, Brian Cox

Di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat diserang oleh mutan bernama Nightcrawler. Nightcrawler adalah mutan yang memiliki kemampuan teleportasi dan otaknya baru saja dicuci untuk melaksanakan tugas yang jahat.

Sementara itu, Logan pergi ke Alkali Lake untuk mencari tahu tentang masa lalunya tapi nggak mendapat apa-apa. Sedangkan Jean Gray semakin kesulitan mengendalikan kekuatannya.

Logan yang nggak mendapat apa-apa setelah pencarian ke Alkali Lake, kembali ke sekolah untuk para mutan. Xavier menugaskannya untuk berjaga di sekolah, sementara dia mencoba melacak keberadaan Nightcrawler dengan menggunakan Cerebro. Xavier kemudian mengajak Cyclops untuk menemui Magneto guna mencari informasi tentang penyerangan terhadap Presiden.

Storm dan Jean Grey berhasil menangkap Nightcrawler. Di tempat lain, seorang ilmuwan militer, William Stryker mendapat izin dari Presiden untuk menginvestigasi tempat tinggal Xavier yang berisi para mutan. Stryker berhasil meyakinkan Presiden bahwa kejadian penyerangan itu merupakan bukti bahwa mutan merupakan makhluk yang berbahaya.

Stryker membawa pasukan militer menyerang kediaman Xavier. Mereka bahkan berhasil menculik beberapa mutan. Colossus berhasil menyelamatkan sebagian siswa sementara Logan, Rogue, Iceman dan Pyro berhasil meloloskan diri.

Asisten dari Stryker, Yuriko Oyama berhasil menangkap Cyclops dan Xavier. Logan yang sempat menghampiri Stryker terkejut karena Stryker mengetahui tentang Wolverine dan masa lalu dari Logan.

Mystique menggunakan kekuatannya yang dapat berubah bentuk untuk meloloskan Magneto dari penjara. Dalam usahanya itu, mereka menemukan Cerebro baru. Tim X-Men kembali berkumpul dan menggunakan X-Jet untuk tiba di kediaman Xavier. Tapi sebelum tiba, ada yang menembaki X-Jet. Untungnya, Magneto menyelamatkan mereka.

Magneto memberi tahu X-Men bahwa dia menemukan Cerebro baru buatan Stryker. Cerebro itu akan digunakan untuk masuk ke dalam pikiran Xavier kemudian kekuatan telepati Xavier dipakai untuk membunuh semua mutan di bumi.

Untuk bisa melakukannya, Stryker akan mengandalkan anaknya yaitu Jason yang bisa mengontrol pikiran. Jason jugalah yang digunakan Stryker untuk mengendalikan Nightcrawler sehingga menyerang Presiden.

Magneto menceritakan pada Logan bahwa Stryker-lah yang menanamkan adamantium di tulang Logan sehingga Logan mengalami amnesia. Jean membaca pikiran Nightcrawler dan berhasil menemukan markas Stryker berada di Alkali Lake. Menyamar menjadi Logan, Mystique masuk ke dalam markas Stryker. Dia berhasil menonaktifkan Cerebro sehingga mutan-mutan yang lain bisa masuk.

Storm dan Nightcrawler langsung menyelamatkan para siswa yang ditawan. Jean terpaksa harus melawan Cyclops yang pikirannya dikendalikan oleh Jason.

Pertarungan mereka berakhir dengan Cyclops berhasil melarikan diri tapi mengakibatkan kerusakan yang akan membuat bangunan runtuh. Sementara Logan berhasil menemui Stryker di laboratorium. Dia ingat, di tempat inilah adamantium ditanam.

Stryker melarikan diri sementara Logan harus bertarung dengan Yuriko dan Yuriko harus meregang nyawa. Tugas para mutan belum selesai sebagaimana Stryker melarikan diri. Selain itu, Xavier pun masih dalam pengaruh Jason. Para mutan harus berpikir keras bagaimana caranya mengalahkan Jason supaya Xavier bisa mengembalikan pikirannya.

Sementara itu, Stryker yang masih berkeliaran nggak akan dengan mudah merelakan proyeknya gagal. Bisakah para mutan menghentikan rencana jahat Stryker? Atau mungkin Stryker yang berhasil menuntaskan misi jahatnya? Pastinya perseteruan mereka nggak akan selesai dengan mudah. Keduanya punya power yang sama kuatnya.

Kemunculan Karakter-Karakter Baru

Sinopsis & Review X2: X-Men United, Bersatunya Dua Kubu Mutan 3

Dalam film yang memuat banyak superhero, keberadaan karakter baru bisa menjadi angin segar serta menambah jalan cerita sehingga lebih menarik. X2: X-Men United pun melakukan cara serupa. Selain Xavier, Wolverine, Cyclops, Storm, Mystique dan Nightcrawler, ada beberapa karakter baru yang masuk. Ada Kitty Pryde dan Colossus yang berperan besar dalam plot utama di film ini.

Kitty menambah jajaran dalam personil X-Men. Dia punya kemampuan menembus dinding bahkan orang. Sedangkan Colossus yang punya badan terbuat dari metal bisa menampakkan dirinya ketika memanifestasikan kekuatannya.

Dengan cerita yang berubah serta villain yang otomatis berbeda, kehadiran mereka bukan hanya menambah jajaran karakter tapi diberi kesempatan memberi pengaruh besar.

Baca juga: Penggemar X-Men? Simak Urutan Film X-Men Ini Dulu Yuk!

Cerita Lebih Kompleks

Sinopsis & Review X2: X-Men United, Bersatunya Dua Kubu Mutan 5

Salah satu keistimewaan X2: X-Men United adalah keberanian sang sutradara, Bryan Singer untuk memperluas cerita. Dibandingkan film sebelumnya yaitu X-Men yang rilis tahun 2000, terasa ada perubahan yang cukup signifikan dari segi cerita. Magneto dan Xavier yang masing-masing punya tim, kini bekerja sama demi tujuan yang sama yaitu keselamatan mutan.

Kompleksnya cerita di film ini didukung juga oleh kemunculan karakter baru yaitu Jason, anak dari Stryker yang punya kemampuan mengendalikan pikiran orang lain. Hal itu dimanfaatkan oleh sang ayah untuk membuat citra buruk pada mutan sehingga pemerintah berpihak pada Stryker. Padahal Stryker punya maksud lain.

Cerita yang lebih rumit untungnya dirangkai dengan sangat baik sehingga kita sebagai penonton akan mendapatkan film yang seru untuk ditonton. Terlebih cerita seru itu ditambah dengan banyaknya adegan laga sehingga cukup memberi ikatan emosional.

Secara sinematografi, nggak ada yang menonjol dibandingkan dengan X-Men sebelumnya tapi tetap berhasil menyajikan tontonan yang mengasyikkan.

Villain yang Menarik

Sinopsis & Review X2: X-Men United, Bersatunya Dua Kubu Mutan 7

Secara sekilas, villain di X2: X-Men United bukanlah sosok yang menakutkan. Stryker adalah manusia biasa yang berprofesi sebagai ilmuwan. Justru karena profesinya sebagai ilmuwan itu, dia bisa mencari cara untuk mewujudkan keinginannya yaitu memusnahkan mutan di bumi. Dia nggak perlu banyak bertarung dengan para mutan, tapi otak cerdasnya yang bekerja.

Stryker dengan pintar menanam adamantium di tulang Wolverine sehingga dia menjadi amnesia. Dia juga menggunakan anaknya, Jason untuk mengontrol pikiran mutan sehingga melakukan tindakan yang merugikan mutan sendiri. Bahkan rencana terbesarnya adalah menghabisi mutan di bumi dengan mengandalkan kemampuan telepati Xavier yang luar biasa.  

Sebagai villain, Stryker merupakan sosok yang menarik. Otak jahatnya bisa membuat Xavier dan Magneto yang biasanya berseberangan, terpaksa harus bekerja sama demi nasib mutan di bumi. Kita patut bertepuk tangan pada penulis cerita yang mampu menciptakan Stryker menjadi villain yang sepadan dengan alur yang believable.

X2: X-Men United menjadi penyegar dalam saga X-Men yang ternyata bisa diubah menjadi lebih kompleks tapi tetap seru dan mudah untuk diikuti. Durasi yang cukup panjang yaitu 133 menit nggak akan terasa karena kita sebagai penonton akan diberi sajian yang menyenangkan.

Terlebih sajian itu berupa kerja sama antara Xavier dan Magneto yang merupakan rival. Kamu Tim Xavier apa Tim Magneto nih? Ceritakan di kolom komentar, yuk!

X2: X-Men United
Rating: 
4/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram