bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Without Saying Goodbye, Kisah Cinta di Peru

Banyak orang bilang jika cinta bisa datang tiba-tiba dan tak terduga, entah kapan dan dimana kita akan menemukan cinta. Sesuatu yang terdengar klasik, yang juga bisa kita saksikan dalam sebuah film romantis berjudul Without Saying Goodbye. 

Pada film ini, tanpa diduga si karakter utama menemukan cinta pada orang yang berbeda karakter dengannya di tempat yang tak ia sangka. Seperti apakah kisah cinta mereka? Berikut review dan sinopsisnya! 

Sinopsis 

without-saying-goodbye-1_
  • Tahun rilis: 2022
  • Genre: Drama / Romance
  • Produksi: Netflix / Tondero Films
  • Sutradara: Bruno Ascenzo
  • Pemeran: Maxi Iglesias, Stephanie Cayo, Jely Reategul 

Salvador merupakan anak seorang pebisnis kaya raya yang juga tengah naik daun karena karirnya di bidang arsitektur. Ia merupakan orang yang ambisius, perfeksionis, teratur, dan disiplin dalam semua aspek kehidupannya.

Di puncak karirnya, Salvador mendapatkan kesempatan dari sang ayah untuk memimpin pembangunan hotel bintang 7 yang akan berlokasi di Peru. 

Hotel itu digadang-gadang akan menjadi salah satu hotel termewah di dunia dan menghidupkan turisme di wilayah sekitarnya. Salvador pun berangkat ke Peru untuk melakukan survey dan negosiasi untuk membeli lahan yang nantinya akan dijadikan hotel tersebut.

Ia menginap di hostel milik Lichi, yang juga menjadi pemilik lahan dari lokasi hotel yang akan dibangun oleh Salvador. 

Di tempat itu, Salvador bertemu dengan seorang gadis bernama Ariana. Ariana adalah gadis yang energik, ceria, dan mencintai kebebasan. Ariana adalah keponakan dari Lichi yang juga ikut membantu di hostel tempat Salvador menginap. Semenjak pertemuan pertama di sebuah pesta, Salvador dan Ariana tampak saling menyukai. 

Namun Ariana mulai menunjukan keberatan saat Salvador mengungkap rencananya yang akan membuat hotel bintang 7 di kawasan tersebut. Ariana menganggap jika hal tersebut akan merusak alam dan tradisi wilayah itu.

Ariana lebih menyukai hostel sederhana saat ini dibanding bangunan beton yang menurutnya akan menghalangi pemandangan indah Peru. 

Meski memiliki pemikiran yang bertolak belakang, keduanya masih tetap menjalin kedekatan. Ariana dan Salvador kemudian melakukan perjalanan bersama dan mengunjungi banyak tempat di Peru. Dari Ariana, Salvador mulai belajar cara menikmati hidup setelah sepanjang hidupnya begitu ambisius bekerja dan mengejar karirnya. 

Di perjalanan itu, Salvador juga semakin mengenal Ariana hingga mengetahui trauma masa kecil yang dialami oleh Ariana. Setelah kembali ke hostel dari perjalanan itu, Salvador semakin ditekan oleh ayahnya untuk segera menyelesaikan negosiasi pembelian lahan hotel. Salvador pun membujuk Lichi yang akhirnya mulai tertarik untuk menjual lahannya. 

Mengetahui hal tersebut, Ariana marah pada Salvador dan Lichi. Ia menganggap Salvador sebagai pria manipulatif yang hanya bertujuan untuk membeli lahan tersebut. Ariana kemudian pergi dari hostel tersebut.

Sementara itu, ayah Salvador menyusul ke hostel untuk meninjau langsung pekerjaan Salvador. Salvador yang sudah muak kemudian memutuskan untuk keluar dari proyek hotel tersebut. 

Salvador kemudian mencari Ariana ke berbagai tempat di Peru. Setelah mencari dan terus bertanya pada orang-orang, ia tak kunjung menemukan Ariana.

Hingga suatu hari Salvador menangkap sinyal dari handphone Ariana yang menunjukan titik lokasinya berada. Salvador kemudian segera menuju ke tempat tersebut dengan menumpang pada kelompok wisatawan yang ia temui. 

Salvador akhirnya berhasil menemukan Ariana yang tengah menenangkan diri di daerah tepi pantai. Salvador menceritakan semua yang telah terjadi, termasuk keputusannya untuk keluar dari perusahaan ayahnya dan mengambil cuti setahun dari pekerjaannya.

Salvador juga mengungkapkan keinginannya untuk menikmati hidup hingga membangun rumah di tepi pantai. 

Meski awalnya sempat mengacuhkan Salvador, Ariana pun tak bisa menahan kebahagiaannya saat bisa kembali bertemu Salvador yang kini telah berubah. Mereka pun menghabiskan waktu bersama di pantai tersebut. 

Alur Cerita Klasik yang Mudah Ditebak 

without-saying-goodbye-2_

Secara garis besar, alur cerita film Without Saying Goodbye hanya berfokus pada kisah cinta antara dua karakter utamanya, Salvador dan Ariana.

Kisah cinta yang disajikan dalam film pun terasa begitu klasik dengan pola cerita yang cukup banyak kita temukan di film-film romansa lainnya. Film ini hanya menyajikan cerita mengenai dua orang yang bertemu dan saling jatuh cinta. 

Lalu perbedaan karakter pun membuat mereka bertengkar. Namun pada akhirnya keduanya kembali bersama setelah mengesampingkan ego masing-masing.

Semua tampak seperti cerita cinta yang cukup klise dan sudah terlalu sering diangkat. Begitu pula dengan konflik yang ditampilkan dalam film. Dari awal hingga akhir cerita, konflik yang disajikan pun terasa tidak terlalu mendalam. 

Konflik yang tidak cukup “nendang” ini membuat cerita film tak mencapai klimaksnya. Hal ini membuat alur cerita dari film terasa cukup mudah untuk ditebak. Bahkan hingga akhir cerita, kita tak akan menemukan kejutan yang berarti. Kamu mungkin sudah bisa menebak bagaimana akhir ceritanya sejak film masih memasuki babak pertengahan. 

Chemistry dari Kedua Pemeran Utama 

without-saying-goodbye-3_

Meski alur cerita dari filmnya terasa klise dan mudah ditebak, ada hal yang patut diapresiasi dari cerita film ini, yaitu chemistry dari kedua pemeran utamanya.

Mereka adalah Maxi Iglesias yang memerankan karakter Salvador dan Stephanie Cayo yang memerankan karakter Ariana. Sebagai karakter utama, keduanya memang memiliki screen time paling banyak di film ini. 

Selama menyaksikan perjalanan cinta Ariana dan Salvador, kita sebagai penonton akan melihat chemistry yang cukup baik dari kedua karakter utama ini. Keduanya mampu menampilkan gambaran pasangan yang saling jatuh cinta meski memiliki sifat dan karakter yang berbeda, bahkan bertolak belakang. 

Chemistry yang ditunjukan keduanya membuat kamu setidaknya mungkin akan bertahan untuk menonton film ini sampai akhir meskipun alur ceritanya yang cukup klise. 

Pesona Keindahan Alam dan Budaya di Peru 

without-saying-goodbye-4_

Selain chemistry yang cukup apik dari dua pemeran utamanya, hal lain yang bisa kamu nikmati dari film ini adalah keindahan alam hingga beragam tradisi dan budaya yang dimiliki oleh negara Peru.

Di sepanjang durasi 96 menit film ini, kita memang akan menyaksikan cerita dengan setting lokasi di Peru. Oleh karena itu, kita pun seolah diajak untuk ikut menjelajah negara ini. 

Sinematografi dari film ini pun akan banyak memperlihatkan shot-shot indah dari alam pegunungan hingga kawasan pantai di Peru yang akan memanjakan matamu. Tak hanya pemandangan dan keindahan alam, selama menonton film Without Saying Goodbye ini kita pun akan banyak belajar mengenai tradisi dan budaya yang ada di Peru. 

Mulai dari kesenian tradisional, makanan khas, hingga tradisi dan kebiasaan para penduduknya, bisa dieksplorasi dengan cukup baik. Semua hal tersebut juga dikemas baik sehingga menyatu dengan alur cerita mengenai kisah cinta Salvador dan Ariana. 

Itulah review dan sinopsis dari film Without Saying Goodbye yang akan membawamu menjelajahi Peru sembari mengikuti kisah cinta Salvador dan Ariana. Apakah kamu sudah menonton film ini? Apa bagian terbaik menurutmu dari film ini? Kita diskusikan di kolom komentar ya!

Without Saying Goodbye
Rating: 
2.7/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram