bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Animasi Turning Red, Si Panda Merah

Film ini menjadi film kedua setelah film animasi Disney lainnya yang langsung tayang di channel Disney Hotstar+ tanpa masuk bioskop terlebih dulu. Film animasi pertama yang tayang adalah Luca, yang menceritakan tentang pertemanan antara manusia dan duyung.

Kali ini Disney Hotstar+ kembali menghadirkan film arahan sutradara Domee Shi yang juga pemenang Oscar atas film pendeknya yang berjudul Bao.

Film ini menceritakan tentang kutukan turun temurun dari keluarga Lee. Kutukan tersebut jauh dari kata hantu, horror atau hal gaib lainnya. Kutukan tersebut merupakan kutukan panda merah. Kehidupan yang awalnya biasa saja mulai jadi luar biasa ketika kutukan itu muncul secara mendadak dan mulai membuat kehidupan keluarga Lee mulai jadi berantakan.

Sinopsis

Turning Red_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2022
  • Genre: Animasi, Family
  • Produksi: Walt Disney Pictures, Pixar Animation Studios
  • Sutradara: Domee Shi
  • Pengisi Suara: Rosalie Chiang, Sandra Oh, Ava Morse, Hyein Park, Orion Lee, James Hong

Pada tahun 2002, seorang gadis keturunan CIna-Kanada berusia 13 tahun bernama Meilin Lee atau yang lebih dikenal dengan Mei, tinggal di Toronto, Kanada, bersama dengan kedua orangtuanya yakni Ming Lee (Sandra Oh) dan Jin Lee (Orion Lee). Mereka hidup rukun di sebuah rumah kecil yang berdampingan dengan sebuah kuil.

Kuil tersebut merupakan kuil keluarga Lee yang didedikasikan untuk leluhur mereka, Sun Yee. Mei menghabiskan waktunya untuk merawat kuil dan sangat patuh dengan perintah Ibunya yang super tegas dan terlalu protketif. Hasilnya, Mei menjadi anak super pintar, santun namun tidak bisa bergerak banyak untuk mengisi waktu luangnya bersama teman-temannya.

Mei memiliki teman dekat bernama Miriam (Ava Morse), Priya (Maitreyi Ramakrishnan), dan Abby (Hyein Park). Mereka bertiga merupakan penggemar boyband bernama 4★Town yang terkenal di kalangan anak muda. Meski mereka berempat bersahabat, ibu Mei tidak terlalu suka dengan teman dekat Mei itu karena dianggap membawa pengaruh buruk, padahal nyatanya tidak sama sekali.

Satu kali Mei sedang belajar di kamarnya sembari menggambar seseorang yang ia taksir, pemuda itu bernama Devon (Addie Chandler) yang merupakan seorang pramuniaga di sebuah supermarket lokal.

Hal itu diketahui oleh Ming dan langsung meledak. Ming mengira Devon sudah mempengaruhi anaknya itu dan segera mendatanginya bahkan membentaknya. Hal tersebut dilihat oleh banyak orang termasuk Tyler (Tristan Allerick Chen) si bocah nakal.

Gara-gara masalah tersebut, Mei malu bukan main. Ini membuat ia mimpi buruk parah sekali. Keesokan paginya, Mei bangun dari tidurnya dan mendapatkan bahwa dirinya sudah berubah jadi seekor panda merah gendut. Ibu dan Ayahnya mendengar gaduh dari kamar mandi dan segera memeriksa keadaan putrinya.

Beruntung Mei bisa mengendalikan dirinya sehingga ia berhasil kembali berubah menjadi manusia. Namun warna rambut Mei menjadi merah. Ini membuat Mei segera menutupi rambutnya dengan beanie.

Ibu Mei sudah menaruh curiga pada keadaan anaknya itu; Ming mengira anaknya jadi aneh seperti itu karena mendapatkan menstruasi pertamanya. Saat sedang mengawasi Mei, Ming tertangkap dan malah jadi memalukan Mei dua kali lipat.

Emosi Mei kembali meledak dan ia berubah kembali menjadi panda merah. Mei segera kabur dari sekolah sebelum teman-temannya melihat dirinya. Ia kabur ke rumah dan segera bersembunyi di kamar. Ibu dan Ayah Mei langsung melihat keadaan anaknya itu yang meringkuk di ujung kamar. Ibu dan Ayah Mei lantas mengatakan yang sebenarnya.

Ming dan Jin menjelaskan pada anaknya tersebut bahwa dari jaman dulu, leluhur mereka, Sun Yee, diberikan kemampuan untuk berubah menjadi panda merah untuk melindungi putrinya. Sejak saat itu, setiap anggota keluarga perempuan akan berubah menjadi panda merah saat mereka beranjak dewasa. Hal tersebut menjadi tidak nyaman dan berbahaya.

Maka dari itu, roh panda merah harus disegel dalam jimat dengan ritual yang dilakukan pada malam Bulan Merah yang akan terjadi pada bulan depan. Saat menunggu bulan merah tiba, teman-teman Mei tidak sengaja melihat transformasi Mei.

Alih-alih ketakutan, Miriam, Priya dan Abby malah menyukainya. Mei juga bisa mengendalikan emosinya saat ia dekat dengan mereka. Mei akhirnya merubah dirinya sendiri menjadi panda untuk bersenang-senang.

Hal tersebut tidak diketahui oleh Ming dan Jin. Mei juga mulai menggunakan kekuatannya itu untuk mengumpulkan uang untuk membeli tiket konser 4★Town yang akan datang di Toronto. Ibu Mei sangat tidak suka dengan boyband tersebut; ini kenapa Mei pun menyembunyikan hal tersebut dari Ibunya.

Mei dan teman-temannya sedikit lagi berhasil sampai ketika Mei mengetahui bahwa konser 4★Town bertepatan dengan malam ritual. Hal ini membuat Mei kesal.

Otomatis Mei marah dan membuat onar tepat di ulang tahun Tyler yang mempekerjakan Mei sebagai maskot ulang tahunnya. Ming yang akhirnya tahu soal konser, pengumpulan uang dan ulang tahun Tyler langsung menjemput Mei yang sedang menyerang Tyler.

Ming menyeretnya pulang dan menghukum Mei untuk menjauh dari teman-temannya. Mei gagal membela teman-temannya karena malu dan takut melawan ibunya.

Nenek Mei, Wu (Wai Ching Ho) dan bibi Mei akhirnya berdatangan untuk membantu ritualnya. Sebelum ritual dimulai, Jin menemukan video yang Mei ambil sebagai panda merah bersama teman-temannya dan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak boleh malu dengan sisi dirinya yang ini. Selama ritual, saat bentuk panda merah akan disegel, Mei memutuskan untuk mempertahankan kekuatannya. 

Mei malah lari ke SkyDome untuk bertemu dengan teman-temannya dan menonton 4★Town. Saat kabur, ia tidak sengaja menjatuhkan ibunya berikut jimatnya. Ming ngamuk bukan main dan berubah menjadi panda merah besar yang marah dan mengejar Mei ke SkyDome.

Huru hara terjadi di SkyDome. Mei dan Ming berdebat hebat, Mei mengatakan bahwa ia sudah dewasa sedangkan Ming tidak bisa menerima, mereka berkelahi dan Ming jatuh pingsan.

Anggota keluarga Lee lainnya tiba untuk membantu. Nenenk dan para Bibi Mei mematahkan jimat mereka untuk merubah diri menjadi bentuk panda merah untuk membantu membawa Ming ke lingkaran ritual baru.

Teman Mei dan 4*Town bergabung bernyanyi untuk menyelesaikan ritual, mengirim Mei, Ming, dan wanita lainnya ke alam astral. Mei berdamai dengan Ming dan membantunya memperbaiki ikatannya dengan Wu

Setelah ritual berhasil, semua kembali seperti semula; kecuali Mei yang tetap mempertahankan kekuatan Panda Merahnya. Beberapa waktu kemudian, Mei dan keluarganya membantu mengumpulkan uang untuk memperbaiki SkyDome.

Hubungan Mei dan Ming telah membaik, dan Mei menyeimbangkan tugas kuilnya—di mana panda merahnya sekarang menjadi daya tarik—dengan menghabiskan waktu bersama teman-teman, sekarang termasuk Tyler.

Tipikal Asian

Turning Red_Asian (Copy)

Sepertinya orang Asia khususnya orang tua punya kebiasaan turun temurun ya untuk membentuk anaknya supaya sempurna, bahkan kadang beberapa tidak memikirkan perasaan anaknya. Apesnya, anak-anak Asia punya rasa hormat pada orang tua super tinggi, sampai mengiyakan apapun yang diperintah oleh orang tua tanpa syarat. Masih ingat film Crazy Rich Asian? Yah sama seperti itulah.

Baca Juga: Sinopsis & Review Film Crazy Rich Asian (2018)

Ini yang dijadikan plot inti dari film animasi Turning Red ini, Ming merupakan tipikal orang tua Asia yang kolot. Ia begitu kerasnya membentuk Mei supaya jadi apa yang ia inginkan, bukan seperti yang Mei inginkan. Alhasil, Mei jadi memberontak dan tidak mau lagi menuruti perkataan Ibunya. Apakah diantara kalian ada yang seperti Mei?

Film Animasi Rasis?

Turning Red_Racist (Copy)

Tahukah kalian bahwa film keluaran Disney featuring Pixar ini mendapat kontroversi besar atas plot filmnya? Film ini dituding sebagai salah satu film animasi yang rasis.

Disney dan Pixar mengatakan bahwa film ini memiliki tema universal; namun kenyataannya, dari awal film ini tayang hingga akhir, ceritanya mengerucut hanya ke satu target audiens, Asia. Hal ini diungkapkan oleh Sean O'Connell dari CinemaBlend.

Ia mengatakan bahwa cerita film ini hanya fokus pada seorang gadis keturunan Cina-Kanada sehingga dianggap ceritanya dibatasi dan terasa seperti dibuat untuk teman-teman Domee Shi dan anggota keluarga dekat.

Namun pernyataan Sean akhirnya dicabut dari artikel publik dan Sean meminta maaf untuk hal tersebut; ketika kru dan pemeran film akhirnya angkat bicara tentang kasus ini. Inti dari cerita ini tidak memiliki unsur rasis, melainkan cerita tentang budaya.

Terinspirasi dari 2PM dan BIGBANG

Turning Red_4Town (Copy)

Dalam wawancaranya yang pernah ia lakukan di Jepang, Domee Shi mengatakan bahwa karakter 4★Town yang ada di dalam film Turning Red ini terinspirasi dari boyband Korea Selatan bernama 2PM dan BIGBANG. Domee sendiri saat membuat karakter Mei yang suka dengan boyband merasa seperti dirinya dulu ketika mengidolakan kedua boyband tersebut saat masih jadi pelajar.

Tak heran ya saat kita menonton film ini dan melihat si kelompok boyband 4★Town, kita langsung teringat akan boyband Korea tersebut. Mulai dari rambut sampai muka. Berkat ide Domee atas seluruh plot diatas, film ini banyak menuai komentar baik. Bacaterus pun berani memberi skor 4.3/5 untuk film ini. Serius, sebagus itu.

Turning Red
Rating: 
4.3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram