bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review The Rising of the Shield Hero Season 2

The Rising of the Shield Hero Season 2 merupakan sekuel dari seri anime yang sama. Anime ini diadaptasi dari serial dark fantasy isekai novel ringan karya Aneko Yusaki dan diilustrasikan oleh Seira Minami.

Baca juga: Inilah 10 Manga Isekai Terbaik yang Wajib Kamu Baca

Season ke-2 anime ini awalnya akan ditayangkan perdana pada Oktober 2021, tapi ditunda dan kemudian ditayangkan perdana pada April 2022. Pada season ke-2 ini akan ditayangkan sebanyak 13 episode. Sejauh ini sudah ada enam episode yang ditayangkan setiap hari rabu.

Penasaran dengan kelanjutan kisah Naofumi dan teman-temannya di musim kedua ini? Yuk, simak sinopsis dan review The Rising of the Shield Hero Season 2 dari Bacaterus!

Sinopsis

The Rising of the Shield Hero Season 2___

Naofumi Iwatani diberikan tugas untuk menaklukkan ‘Roh Kura-kura’ yang dibangkitkan secara paksa. Jika roh kura-kura tersebut tidak dihentikan, maka akan terjadi sebuah bencana besar. Akankah Naofumi berhasil menaklukkan monster itu dan menemukan dalang dibalik bangkitnya roh kura-kura?

Episode 1-6

The Rising of the Shield Hero Season 2_ ep 1-6_

Dalam seminggu telah terjadi sebuah ‘gelombang’ lain yang mengakibatkan kekacauan di Kerajaan Kura-kura. Saat kelelawar menyerang desa Lurolona, ‘gelombang’ itu terhenti. Kemudian empat Pahlawan Kardinal kembali dipanggil oleh Ratu, Mirelia Q Melromarc, untuk pengarahan singkat.  

Sang ratu menduga kalau kejadian aneh itu ada kaitannya dengan ‘Roh Kura-kura’ yang kembali bangkit dari tidurnya. Empat pahlawan Kardinal pun kemudian ditugaskan untuk menghentikan Roh Kura-kura tersebut, tapi tiga pahlawan kecuali Naofumi menolak perintah Ratu Mirelia.

Naofumi beserta Raphtalia, Filo dan Rishia bersiap-siap untuk pergi keesokan paginya. Namun, sebelumnya, Rishia memutuskan untuk menjadi budak Naofumi. Setelah menjadi budaknya, kekuatan Rishia menjadi meningkat sama seperti Raphtalia yang memutuskan menjadi budak Naofumi.

Saat pasukan Naofumi berjalan ke Kerajaan Roh Kura-kura, Filo berkomunikasi dengan Fitoria. Naofumi diingatkan tentang nasib Pahlawan jika mereka menolak untuk bekerja sama.

Di tengah-tengah perjalanan, mereka diserang oleh familiar kura-kura yang datang dalam jumlah lebih banyak, sehingga memaksa Naofumi menggunakan jurus perisai yang kuat untuk menghabisi mereka.

Saat itu, ada seorang wanita berkerudung yang meminta Naofumi untuk membunuhnya dan kemudian menghilang. Setelahnya, Naofumi kembali bertemu dengan Ratu dan para jenderal dari Negara sekitar untuk membahas rencana penaklukkan Roh Kura-kura.

Pahlawan Bintang Tujuh dan orang-orang yang memiliki senjata telah dipanggil untuk membantu. Namun, kekuatan tersebut tidak akan cukup untuk menghentikan Roh Kura-kura. Saat itu, tiba-tiba masuk wanita misterius yang pernah berjumpa dengan Naofumi.

Kemudian, wanita misterius itu memperkenalkan dirinya sebagai Ost Hourai, yang merupakan familia Kura-kura itu sendiri. Ost mengatakan kalau Roh Kura-kura telah dibangkitkan secara paksa. Kemudian Ost berencana akan bekerja sama dengan Naofumi untuk menghentikan Roh Kura-kura.

Ost juga mengatakan kalau dia mengetahui cara untuk membunuh Roh Kura-kura. Naoufumi kesal Karena para jenderal malah berdebat tentang siapa yang akan memimpin penaklukkan tersebut.

Kemudian, Raphtalia menyarankan Naofumi untuk membuat rencana sendiri yang tidak bisa didebat oleh para Jendral. Setelahnya, pasukan Naofumi yang ditemani oleh Ost dan pendekar pedang Éclair Seyatte, bersiap untuk melawan Roh Kura-kura.

Tiba-tiba Roh Kura-kura kembali terbangun disaat pasukan penakluk sedang bersiap-siap. Eclair memutuskan untuk memimpin pasukan utama untuk mengalihkan dan mengarahkan Roh Kura-kura pada tempat yang telah ditentukan.

Di sisi lain, pasukan Naofumi memancing familiar untuk datang ke arahnya dengan dibantu oleh Ost yang menggunakan kekuatannya.

Setelah Roh Kura-kura berhasil diarahkan ke tempat yang telah ditentukan, lebih dari setengah pasukan terluka akibat serangan balik dari Roh Kura-kura. Melihat situasi mendesak tersebut, Naofumi memerintahkan untuk menjalankan rencana cadangan.

Dibantu oleh pengguna sihir yang menggunakan sihir ‘Penghakiman’, Naofumi dan rekannya berhasil memotong leher Roh Kura-kura. Tapi, secara mengejutkan Ost masih tetap hidup yang menandakan kalau Roh Kura-kura masih hidup.

Pada malam harinya, Rishia menceritakan masa lalunya hingga dia diselamatkan oleh Itsuki (salah satu dari empat Pahlawan Kardinal). Saat itu, Ost merasa bersalah karena tugasnya dulu adalah mengambil nyawa orang-orang untuk kepentingan Roh Kura-kura.

Tapi, saat orang-orang mengucapkan rasa terima kasih dan menganggap Ost adalah bagian dari mereka, Ost menjadi merasa bersalah. Pada pagi harinya, pasukan Naofumi berjalan ke tubuh Roh Kura-kura dan menemukan catatan cara untuk menghentikan Roh Kura-kura.

Ost yang telah mengingat semua masa lalunya membantu pasukan Naofumi memasuki tubuh Roh Kura-kura untuk menghancurkan jantungnya.

Di dalam tubuh Roh Kura-kura, Naofumi bertemu dengan L’Arc, Therese dan Glass. L’Arc mengungkapkan kalau kali ini mereka tidak berniat melawan Naofumi dan yang lainnya. Tapi, ada urusan dengan dalang yang membangkitkan Roh Kura-kura.

Naofumi dan pasukannya kembali melanjutkan perjalanannya dan dengan mudah menemukan letak jantung Roh Kura-kura berkat bantuan dari Ost. Di sana, mereka bertemu dengan bayangan dari Kyo Ethnina yang menjadi dalang bangkitnya Roh Kura-kura. 

Setelahnya, pasukan Naofumi telah berhasil menghancurkan jantung Roh Kura-kura, tapi Ost masih tetap hidup dan membuat mereka kebingungan. Sementara itu, di tempat lain Ratu tengah bersiap-siap bersama pasukan untuk menghentikan regenerasi tubuh Roh Kura-kura. 

Dalam keadaan tidak sadar, Ost melihat sesuatu dan saat tersadar dia kembali membimbing pasukan Naofumi ke tempat terdalam Roh Kura-kura. Mereka kemudian kembali bertemu dengan Kyo yang terus menerus mengolok-olok mereka. 

Kyo mengungkapkan identitas Ost sesungguhnya yang merupakan manifestasi fisik dari Roh Kura-kura itu sendiri. Jadi, sebenarnya Naofumi dan yang lainnya bisa dengan mudah membunuh Roh Kura-kura dengan cara membunuh Ost. 

Tak berselang lama, keadaan menjadi semakin genting. Pasalnya, Roh Kura-kura kembali dihidupkan kembali oleh Kyo dan membuat kepanikan baik bagi yang ada di dalam maupun di luar tubuh Roh Kura-kura. Akankah Naofumi berhasil menghentikan Kyo dan Roh Kura-kura?

Episode 7

The Rising of the Shield Hero Season 2_ Episode 7_

Setelah mencoba mengejar Kyo ke dunia lain, Naofumi tersadar berada di sebuah penjara yang aneh. Namun, di penjara tersebut hanya ada dia, Raphtalia dan Rishia saja. Sementara Firo entah ada di mana. 

Hal aneh lainnya adalah level Naofumi dan yang lainnya kembali ke level 1. Perisai milik Naofumi bentuknya telah berubah, bahkan tubuh Raphtalia menyusut seperti anak kecil. Untuk memegang pedang saja Raphtalia cukup kesulitan.

Mereka bertiga mulai mencari jalan keluar dari penjara yang aneh itu, kemudian menemukan sebuah pintu. Tapi ketika keluar dari pintu tersebut, mereka berada di sebuah pantai yang cukup misterius. Tidak berani mengarungi lautan, mereka memilih untuk mencoba mencari jalan dengan memasuki hutan.

Dalam perjalanan mereka menemukan beberapa monster kecil. Dengan mengalahkan monster-monster tersebut, level mereka perlahan mulai naik kembali. Hingga akhirnya muncul monster kappa yang ukurannya lebih besar, begitu pun dengan kekuatannya. 

Naofumi mencoba melawan monster kappa tersebut, tapi dengan kemampuannya yang sekarang dia tidak bisa melawannya. Naofumi hanya bisa dalam mode bertahan, sementara Raphtalia dan Rishia mencoba menebas monster itu. 

Saat mereka bertiga mulai kewalahan, muncul gadis asing yang membantu mereka. Gadis tersebut memperkenalkan diri sebagai seorang Pahlawan Pemburu, Kizuna. Ia mencoba menjelaskan tentang dunia tempat mereka berada sekarang dan mencoba mencari jalan keluar bersama-sama.

Episode 8

The Rising of the Shield Hero Season 2 episode 8__

Setelah terbebas dari labirin tak terbatas, Naofumi dan yang lainnya melanjutkan perjalanan mereka. Waktu mundur perhitungan Gelombang selanjutnya adalah 10 hari.

Dengan waktu yang terbatas tersebut, Kizuna menyuruh mereka untuk pergi ke negara Sickle tempat kerjaan yang memanggil dirinya untuk meminta bantuan. Tapi jarak tempuh ke sana membutuhkan waktu kurang lebih selama satu minggu dan harus melintasi beberapa perbatasan juga pemeriksaan.

Dengan waktu yang sempit, Kizuna memberikan saran alternatif untuk menggunakan Jam Pasir Naga di ibu kota Mikakage. Sembari berjalan menuju kota tersebut, mereka akan menaikkan level dan membeli peralatan yang dibutuhkan.

Setelah sampai di ibu kota, Kizuna memperkenalkan beberapa penghuni di dunia yang berbeda, termasuk manusia ‘permata’, manusia ‘rumput’ dan ‘roh’. Naofumi teringat dengan item pemulihan yang berharga bagi ‘roh/spirit’, ia kemudian mengeluarkan kemampuannya untuk berjualan.

Dengan menggunakan taktik cerdik, Naofumi berhasil menjual semua item pemulih tersebut. Sehingga Naofumi bisa membeli pakaian dan kartu lisensi untuk masuk ke perbatasan.

Pada malam harinya ketika badai salju atas saran dari Raphtalia, mereka kemudian menyusup ke kerajaan untuk menuju Jam Pasir. Tapi ketika sampai ke kerajaan, Naofumi dan yang lainnya telah masuk dalam perangkap seseorang.

Episode 9-12

Review The Rising of the Shield Hero Season 2_Episode 9-12_

Sesampainya di Sikul, Naofumi meminta Kizuna untuk mengembalikan mereka ke tempat Raphtalia. Namun, hal tersebut tidak dapat dilakukan, karena lokasi sebelumnya telah dikunci oleh Kyo.

Naofumi pun merasa sangat marah, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Kemudian Kizuna mengenalkan Ethnobalt yang mirip dengan bangsa Filo untuk membantu melacak keberadaan Raphtalia.

Untuk menemukan Raphtalia, Ethnobalt menciptakan shikigami (semacam roh/jiwa) Raphtalia yang berbentuk tanuki (rakun) kecil, untuk menemani Naofumi. Shikigami Raphtalia dan Kizuna kemudian menemukan lokasi Rarphtalia serta kelompok L’arc di tempat yang sama.

Dalam perjalanan untuk menemukan Raphtalia, Naofumi menemukan Filo yang yang sebelumnya telah terpisah cukup lama. Naofumi cs pun langsung bergegas menyelamatkan Filo yang sekarang menjadi budak di negeri Kizuna tinggal. Ketika melihat shikigami Raphtalia, Filo menamai tanuki tersebut ‘Raph-chan’.

Tak lama setelah bertemu Filo, tiba-tiba segel budak Raphtalia menghilang dan membuat Naofumi panik. Di tempat lain, Raphtalia bertemu dengan L’Arc, Therese dan Glass di sel penjara yang sama. Mereka sama-sama telah dijebak oleh perbuatan Kyo.

Raphtalia bercerita pada kelompok L’Arc, kalau sebelumnya dia bertemu dengan Kizuna. Dia dan kelompok L’Arc pun memutuskan untuk bekerjasama dan melarikan diri dari penjara.

Dengan menggabungkan kekuatan mereka, akhirnya Raphtalia dan kelompok L’Arc berhasil melarikan diri. Mereka bergegas untuk pergi ke Sikul.

Dalam perjalanan, Raphtalia terus mengembangkan kemampuannya. Tiba-tiba dia mendapatkan sebuah pedang Vassal Weapon Hero yang memilih dirinya. Kejadian tersebut menyebabkan Raphtalia dikejar-kejar oleh Kazuki yang menjadi calon pemilik pedang tersebut.

Raphtalia tidak bisa melepaskan pedang Vassal yang mirip dengan pedang Holy Weapons of the Cardinal Heroes. Ditambah lagi dia kebingungan karena segel budak miliknya menghilang setelah mendapatkan pedang tersebut. Tidak hanya itu, tubuhnya pun kini sudah kembali ke ukuran normal.

Dalam pelariannya, Raphtalia dilayani oleh seorang pelayan Pahlawan Pedang yang juga memberikannya sebuah pakaian tradisional Pahlawan. Tak lama, dia kembali harus menghadapi Kizuna yang masih merasa marah pada dirinya. Ketika energinya sudah cukup terkuras, Naofumi cs berhasil menemukan Raphtalia dan menyelamatkannya.

Saat dalam perjalanan pulang menuju ke Sikul, Kizuna mengetahui rencana L’Arc yang berniat membunuh Naofumi untuk menghentikan Gelombang. Hal itu membuat Kizuna marah besar dan merasa keputusan L’Arc itu sangat bodoh.

Kizuna kemudian mengajak Naofumi cs untuk mencari cara lain untuk menghentikan Gelombang yang akan tiba dua hari lagi. Saat itu, Naofumi baru mengetahui kalau L’Arc merupakan seorang Raja muda Sikul.

Sementara di tempat lain, Kyo menyimpan tubuh Kazuki di tempat eksperimennya. Dan dua pengikut Kazuki meminta tolong Kyo untuk memberikannya kekuatan agar bisa balas dendam pada Naofumi.

Lalu Emari Yomogi langsung menyerang Naofumi demi Kyo. Namun, pedang yang diberikan oleh Kyo tersebut merupakan senjata untuk menghancurkan dirinya sekaligus Naofumi.

Beruntung Naofumi dan yang lainnya segera menyadari hal tersebut dan berhasil menyelamatkan Yomogi. Alih-alih membawanya ke tempat investigasi kerajaan, Kizuna mengajak Yomogi ke rumahnya untuk mencari jalan keluar lain untuk menghentikan Kyo dan Gelombang.

Yomogi pun menyerah dan mengungkapkan kebenaran pada Kizuna. Dia lantas memutuskan untuk membantu Naofumi dan yang lainnya.

Pada hari berikutnya, tiba-tiba muncul Gelombang baru yang memindahkan Kizuna, Yomogi, Glass, L’Arc serta Therese menjauh dari Naofumi dan rekannya. Mereka berakhir di laboratorium milik Kyo.

Yomogi menyadari kalau Kyo ternyata tidak berencana menghentikan Gelombang, tapi menciptakan Gelombang baru. Berkat bantuan Ethnobalt, Naofumi dan rekannya berhasil bergabung dan membuat rencana untuk mengalahkan Kyo.

Episode 13

Review The Rising of the Shield Hero Season 2_episode 13_

Naofumi, Raphtalia, Filo dan Rishia akhirnya berhasil kembali ke tempat asal mereka. Dalam perjalanan, mereka mengenang kembali pertemuan mereka bersama Kizuna.

Raphtalia dan Rishia mengenang momen-momen lucu saat bersama Kizuna. Sementara itu, Filo ingin sekali bisa bertemu kembali dengan Kizuna dan ingin bisa kembali terbang seperti ketika berada di dunia Kizuna.

Di belahan dunia lain, Kizuna sedang memancing bersama Yomogi. Kemudian, Yomogi ingin mengetahui cara Kizuna bisa bertahan di labirin tak berbatas. Meski sempat terkejut, Kizuna pun menceritakan bagaimana dia bisa bertahan di labirin tak berbatas hingga akhirnya bertemu dengan Naofumi dan teman-temannya.

Pahlawan Perisai VS Roh Kura-kura

The Rising of the Shield Hero Season 2_ Pahlawan Perisai VS Roh Kura-kura_

Siapa yang sudah menanti-nanti The Rising of the Shield Hero Season 2? Kali ini, Naofumi harus berhadapan dengan monster yang disebut dengan Roh Kura-kura.

Penggambaran Roh Kura-kura ini menggunakan teknik 3D, sementara untuk gambar lainnya tidak dan terlihat seperti penggambaran anime pada umumnya.

Tapi, teknik pengambilan gambarnya sejauh ini terbilang cukup baik. Adegan aksi pertarungan pun terlihat cukup detail meskipun ada beberapa pergerakan yang terlihat kurang halus dan membuat saya kurang semangat saat menontonnya. 

Sejauh enam episode pertama, Roh Kura-kura yang menjadi ancaman telah berhasil dikalahkan. Keberhasilan Naofumi mengalahkan Roh Kura-kura tentunya tidak lepas berkat bantuan dari pasukannya dan tambahan kekuatan dari Ost yang mengorbankan dirinya sendiri. 

Tapi, dalang dibalik bangkitnya Roh Kura-kura, Kyo Ethnina, masih belum berhasil dikalahkan. Jadi, Naofumi dan pasukannya masih harus mengejar Kyo yang melarikan diri agar tidak terjadi bencana lainnya lagi.

Perkembangan Karakter yang Cukup Signifikan

The Rising of the Shield Hero Season 2_Perkembangan Karakter yang Cukup Signifikan_

Bagi saya sendiri, bagian visual anime ini memang agak mengecewakan. Tapi sebenarnya untuk alur ceritanya cukup menarik dan cukup mudah untuk diikuti. Saya sarankan untuk menonton dari musim pertama agar lebih mengerti dengan latar belakang cerita pada musim kedua ini.

Sejauh enam episode pertama, yang paling menarik bagi saya adalah perkembangan karakternya yang cukup signifikan.

Perkembangan karakter yang paling kentara adalah Rishia. Dari episode pertama diperlihatkan kalau Rishia ini memiliki karakter yang cukup pemalu, penakut dan bisa dikatakan paling lemah di antara pasukan Naofumi.

Tapi, secara mengejutkan saat keadaan genting, hanya Rishia saja yang bisa bergerak dan memprovokasi Kyo. Rishia dengan berani melawan Kyo dan berhasil menyudutkan Kyo.

Keberanian yang muncul pada diri Rishia tentu saja membuat karakter lainnya terkejut sekaligus menyadari potensi besar yang ada pada dirinya.

Terjebak di Labirin Tak Terbatas

The Rising of the Shield Hero Season 2_Terjebak di Labirin Tak Terbatas_

Dalam episode 7 diketahui kalau setiap pahlawan bisa dipanggil ke berbagai dunia lain yang berbeda. Seperti Kizuna yang baru pertama kali bertemu dengan Naofumi dan mereka sama-sama baru mengetahui ada gelar pahlawan yang berbeda.

Petualangan di labirin tak terbatas ini sebenarnya bisa dibilang sangat sebentar dan tidak begitu menegangkan. Apalagi Kizuna sudah sempat mengelilingi labirin tersebut selama beberapa tahun dan akhirnya menemukan sebuah pintu yang dicurigai sebagai jalan keluarnya.

Saat ada masalah, Naofumi pun bisa dengan cepat mengatasinya. Tidak ada kejadian yang cukup menarik selain tubuh Raphtalia yang menyusut dan jadi menggemaskan.

Namun, meski sudah berhasil keluar dari labirin tak terbatas, Firo masih belum juga ditemukan. Kira-kira mereka bisa menemukan Firo tidak ya?

Terperangkap dalam Jebakan Kyo

The Rising of the Shield Hero Season 2 episode 8_Terperangkap dalam Jebakan Kyo_

Baru juga Naofumi dan yang lainnya terbebas dari labirin tak terbatas, pada episode 8 mereka kembali terjebak. Jebakan yang ternyata sengaja dibuat oleh Kyo, musuh yang sedang dicari oleh Naofumi.

Saat mereka terjebak di labirin tak terbatas pun ternyata salah satu perbuatan Kyo. Belum lagi kali ini Raphtalia dijebak dan tidak bisa ikut teleportasi dan kemungkinan akan dijadikan bahan percobaan oleh Kyo. Bagaimana dengan nasib Raphtalia ya nanti?

Meskipun jebakan demi jebakan kembali di alami oleh Naofumi dan yang lainnya, tapi ada beberapa kejadian lucu di episode ini. Seperti tak disangka-sangka kalau Naofumi ini jago berjualan, bahkan menggunakan trik ‘cerdas’ supaya jualannya laku. 

Kemudian sebuah fakta yang cukup menggemaskan kalau Raphtalia yang badannya mengecil itu jadi sering lapar. Walaupun Raphtalia tidak pernah mau mengaku karena mungkin dia malu. Dan, sampai pada episode 8 ini, Filo masih belum juga ditemukan.

Reuni dan Bertarung Melawan Kyo

Review The Rising of the Shield Hero Season 2_Episode 9-12_Reuni dan Bertarung Melawan Kyo_

Setelah pada beberapa episode sebelumnya Naofumi berpisah dengan Filo dan Raphtalia, akhirnya mereka bisa berkumpul kembali. Tidak hanya itu, Kizuna pun bisa bertemu dengan kakaknya Glass, L’Arc juga Therese.

Hal menarik dari episode 9-12 ini adalah Naofumi dan kelompok L’Arc yang bisa menjadi rekan berkat Kizuna. Gadis imut yang terlihat biasa saja itu ternyata bisa dengan bijak memberikan perkataan pada orang-orang sekitarnya. L’Arc yang seorang Raja muda pun bisa sampai menurut pada Kizuna.

Tapi, meskipun Naofumi sudah kembali kumpul dengan teman-temannya, nyatanya Gelombang yang ditakutkan datang lebih cepat. Pada episode-episode ini juga terungkap masa lalu Kyo serta maksud jahat Kyo sesungguhnya. Pertarungan sengit antara Naofumi melawan Kyo pun akhirnya terjadi!

Bersambung ke Season 3

Review The Rising of the Shield Hero Season 2_episode 13_Bersambung ke Season 3_

Pada episode terakhir ini, lebih banyak kilas balik saat Naofumi dan teman-temannya bertemu dengan Kizuna. Meski begitu, tetap ada beberapa scene baru yang diperlihatkan. Selain kilas balik pertemuan antara Naofumi dan Kizuna, ada juga kilas balik saat Raphtalia, Rishia dan Filo berbincang dengan Ost.

Saat menceritakan kilas balik, visualnya tampak lebih hidup dan memanjakan mata dibandingkan episode-episode sebelumnya. Ditambah lagi dengan backsound yang mengiri episode ini, membuat cerita dan visualnya jadi semakin menarik.

Cerita pada musim kedua ini telah berakhir, tapi perjalanan Naofumi dan teman-temannya masih berlanjut. Sehingga cerita masih menggantung dan akan dilanjutkan pada musim ke-3, walau sejauh ini masih belum ada info kapan musim ke-3 akan ditayangkan. 

The Rising of the Shield Hero Season 2
Rating: 
1.5/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram