bacaterus web banner retina

Sinosis dan Review The Ingenuity of the Househusband

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 1 Oktober 2021

Tatsu merupakan mantan bos Yakuza yang kini berusaha mempelajari cara-cara menjadi bapak rumah tangga. Dia mempelajari segala macam teknik terkait urusan domestik melalui sebuah buku. Sebagai bapak rumah tangga pemula, Tatsu sangat teliti dan rinci mengerjakan berbagai pekerjaan rumah, mulai dari mengasah pisau sampai memisahkan sampah-sampah.

Hanya lima episode dengan durasi yang sangat pendek, The Ingenuity of the Househusband (2021) ngga akan mengecewakan. Kamu harus sempatkan untuk menontonnya jika sedang butuh hiburan yang menyenangkan dan menenangkan. Masih belum yakin? Berikut sinopsis dan ulasannya!

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: April 2021
  • Genre: Comedy, Based on Manga
  • Produksi: J.C. Staff
  • Sutradara: Chiaki Kon
  • Pemeran: Kenjiro Tsuda
  • Jumlah Episode: 5

Pagi itu Tatsu (Kenjiro Tsuda) akan membuat bento, tapi saat mengiris kubis, pisau yang digunakan terasa tumpul. Agar lebih enak dipakai, Tatsu mengasah pisaunya menggunakan teknik-teknik tinggi. Ada tiga jenis batu asah yang digunakan, mulai dari batu medium, batu penghalus dan batu pemoles. Hal pertama yang dia lakukan tidak langsung mengasah pisaunya melainkan memoles batu medium lebih dulu menggunakan batu pemoles.

Jika menggunakan batu medium atau batu asahan yang tidak rata untuk mengasah pisau, bilah pisau bisa tumpul. Oleh karena itu dia harus memoles batu asahannya lebih dulu sampai rata. Batu asahan juga harus kembali dipoles setiap lima kali pengasahan. Setelah batu asahan terpoles sempurna hingga rata dan dapat digunakan, dia mulai mengasah pisau.

Untuk mengasah pisau pun Tatsu berusaha menjaga bentuknya. Penting untuk mengeluarkan garis kasar pada pisau karena itu gunakan batu medium atau batu asahan. Dia betul-betul memperhatikan hal detail untuk mendapatkan pisau tajam sempurna. Mulai dari sudut pengasahan yang harus 45° atau cari sudut yang membuat pisau dapat meluncur dengan baik pada batu asahan.

Dia juga memerhatikan posisi tangan saat mengasah pisau, yaitu memastikan tangan kiri ada di atas dan pakai gerakan maju mundur. Gaya tersebut dapat mengurangi ketebalan bilah pisau. Perhatikan jika ada residu hitam yang mulai keluar karena itu artinya pisau sudah semakin tajam. Terus asah hingga garis kasar muncul.

Setelah itu gunakan batu penghalus. Caranya masih sama, asah hingga pisau bersinar. Jika ujung pisau bersinar, artinya pisau tersebut sudah terasah dengan baik. Setelah dasar dan sudut pisau terasah sempurna, Tatsu akan mengasah sudut sekunder. Guna mencegah sudutnya berubah, gunakan kekuatan minimal pada bagian tepi lalu dorong searah secara perlahan; tidak bergerak maju mundur seperti saat mengasah pisau tadi.

Harap hati-hati karena jika memakai tenaga terlalu banyak, batu asahan dan bilah pisau akan tumpul. Semakin pisau sering diasah, ia akan semakin tajam. Meski berkarat, ketajaman ada di dalamnya. Begitu pun dengan manusia. Menurut Tatsu demi tubuh kuat dan tidak berkarat, konon polifenol pada kopi cukup efektif. Dia lalu mulai meracik kopi.

Menurutnya untuk mendapat seduhan kopi yang konsisten, langkah pertama adalah menimbangnya dengan tepat lalu rata dalam menggiling. Semakin rata gilingannya semakin baik dan merata pula ekstraksinya. Untuk menyaringnya, pertama, siram kertas saring menggunakan air panas untuk membuang bau kertas dan menghangatkan wadah kopi.

Jika tidak begitu, kamu akan kehilangan panas saat kopimu mulai menetes. Trik selanjutnya adalah meratakan bubuk kopi pada kertas saring. Lalu, tuang air panas ke bubuk kopi serata mungkin sebagai tahapan pra-infusi. Pada tahap ini gunakan seperlima air panas yang disediakan.

Pastikan air tersebut membasahi semua bubuk kopi secara merata. Setelah selesai menuang, goyangkan. Menurutnya, saat mengasah pisau atau membuat kopi, kamu harus menguasai rahasianya. Tatsu melanjutkan racikan kopinya dengan tuangan kedua. Proses pra-infusi sudah selesai, oleh karena itu tuang air secara cepat. Air panas dan bubuk kopi berinteraksi.

Tuangan ketiga, tambahkan lagi seperlima air panas terakhir. Setelah itu jangan lupa goyang-goyangkan lalu tunggu hingga kopi bisa diminum. Bagi Tatsu menjalani hidup yang tepat dan teliti adalah hal menyenangkan. Namun, begitu dia meminum kopinya, Tatsu tidak memerhatikan jika kopi itu masih panas.

Esok harinya saat sedang duduk bersantai, Tatsu mendapati kertas pada dindingnya sobek dan terbuka. Dia juga menemukan pintunya susah digeser. Tidak ada pilihan lain selain memperbaikinya. Hal pertama yang Tatsu lakukan adalah memperbaiki dindingnya. Mula-mula dia membasahi kertas dinding lebih dulu. Diamkan selama lima menit agar kertas mudah dikelupas.

Saat melakukannya kamu harus hati-hati karena jika terlalu banyak air, dapat merusak kayunya. Setelah lima menit, tarik kertas dari atas ke bawah. Tatsu menariknya secara hati-hati dan cepat. Setelah berhasil lepas, bersihkan sisa kertas shoji yang masih ada. Jika tidak, kertas baru akan sulit menempel. Sebelumnya jangan lupa keringkan kayu lebih dulu. Dalam hal ini kesabaran adalah yang utama.

Setelah kayu kering ratakan lem secara merata ke seluruh permukaanya. Pada bagian ini ketepatan, kecepatan dan tetap tenang jadi yang utama. Tidak usah khawatir karena lem yang digunakan tidak mudah kering. Langkah selanjutnya yaitu menempelkan kertas shoji.

Tatsu begitu yakin mampu melakukannya karena dia juga tidak pernah merusak pelindung layar ponselnya. Dia merasa mampu menempel kertas dengan sempurna. Sayangnya tidak. Alih-alih rapi kertas yang dipasangnya malah miring. Lalu apa lagi yang akan Tatsu kerjakan dengan ‘teliti’?

Monolog Komedi Bapak-Bapak

Monolog Komedi Bapak-bapak

The Ingenuity of the Househusband (2021) merupakan adaptasi dari anime berjudul The Way of the Househusband karya Kousuke Oono. Manganya sendiri diterbitkan secara online oleh Kurage Bunch sejak 2018. Secara garis besar serial ini bercerita tentang mantan bos Yakuza bernama Tatsu yang berhenti dari segala macam tindakan kriminal lalu bertransformasi menjadi bapak rumah tangga.

Dengan segala kekakuannya Tatsu belajar dari buku mengenai bagaimana cara menjadi bapak rumah tangga. Hanya tampil sendiri dan bermonolog, sesekali ditemani kucing, karakter Tatsu yang dimainkan oleh Keijiro Tsuda sukses tampil konyol. Wajah dan ekspresinya yang serius dalam melakukan pekerjaan rumah, sayang untuk dilewatkan!

Selain itu gak ada usaha berlebihan dari alurnya untuk menciptakan kesan konyol. Serial ini juga cuma pakai hal-hal receh untuk menonjolkan unsur komedinya, seperti Tatsu yang kepanasan kopi bikinan sendiri, memasang kertas dengan sangat yakin ternyata hasilnya miring, serta hal-hal lain semacam itu. Namun, formula yang umum itu tetap terasa kocak karena sebelumnya dibangun dari narasi yang meyakinkan. Udah yakin, taunya, zonk.

Drama 5 Episode yang Serba Detail

Drama 5 Episode yang Serba Detail

The Ingenuity of the Househusband (2021) hanya 5 episode dengan durasi super pendek untuk setiap episodenya, yaitu sekitar 4 – 6 menit saja! Melalui durasi sependek itu, sutradara punya cara tersendiri agar serial ini tetap asyik dan bisa dinikmati. Chiaki Kon membuat setiap episodenya disajikan secara detail, baik dari segi naskah maupun pengambilan gambar.

Sehingga dalam waktu sependek itu kamu tetap dapat terhibur oleh sesuatu yang berkesan dan penting. Setiap adegan yang ditampilkan terlihat melalui proses observasi dan dikonsep secara matang serta rapi.  Informasi mengenai mengasah pisau yang tepat, mengganti kertas shoji, membuang sampah berdasarkan kategorinya sampai life hack yang dibutuhkan untuk memudahkan pekerjaan rumah tangga, bisa kamu dapat dalam durasi 4 sampai 6 menit.  

Sound dan Scoring Asyik di Telinga

Sound dan Scoring Asyik di Telinga

Hal lain yang membuat serial adaptasi ini harus kamu tonton adalah ia punya sound serta scoring yang asyik di telinga. Kamu akan betah saat mendengar bebunyian asli yang dihasilkan ketika pisau mengiris kol, ketika pisau diasah, ketika kertas disobek, suara erangan kucing, angin yang meniup daun, ketika sebuah bolah digosok hingga bersih, suara air yang dituang sampai suara cicit burung. Asyik!

Sinematografi The Ingenuity of the Househusband (2021) juga dikonsep sedemikian rupa yang akan membuat kamu betah menontonnya. Pengambilan gambar dilakukan secara terperinci dan teliti. Kamu bisa melihatnya sejak episode pertama ketika Tatsu mengasah pisau. Selain itu, serial ini juga suguhkan kesegaran melalui sinematografinya. Kamu bisa merasakan itu ketika kamera mengambil gambar pohon-pohon di sekitar rumah Tatsu yang tertiup angin.

Kita perlu lebih banyak tontonan seperti The Ingenuity of the Househusband (2021) yang berdurasi pendek tapi menyegarkan dan meaningful. Gak banyak karakter dan dialog, nonton serial ini cocok untuk healing. Penasaran bagaimana kualitasnya? Saksikan segera di Netflix1

The Ingenuity of the Househusband
Rating: 
3.8/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram