Sinopsis & Review The Hunger Games: Catching Fire (2013)

Ditulis oleh Syuri
The Hunger Games: Catching Fire
4
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

"Catching Fire" adalah sekuel dari film sebelumnya yang berjudul "The Hunger Games". Film ini dirilis satu tahun setelah film pertamanya. Para pemeran utamanya masih sama, hanya ada beberapa tambahan karena karakternya pun bertambah, seperti Jena Malone, Sam Claflin, Philip Seymour Hoffman, Jeffrey Wright, Lynn Cohen, dan Amanda Plummer.

Film yang kedua ini menerima banyak respon positif untuk sinematografi dan juga akting pemainnya. Sub-judul "Catching Fire" sendiri memiliki arti mendalam.

Katniss, sang protagonis utama, mengatakan "fire is catching" di salah satu scene-nya yang berarti api (semua) saling berkaitan. Jadi, jika orang-orang district hancur, maka Snow dan pemerintahannya juga akan ikut hancur. Inilah sinopsis dan review The Hunger Games: Catching Fire (2013) dari Bacaterus.

Sinopsis

  • Tahun rilis: 2013
  • Genre: Laga, Fiksi ilmiah, Petualangan, Cerita seru
  • Produksi: Lionsgate Films, Color Force
  • Sutradara: Francis Lawrence
  • Pemeran: Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Woody Harrelson, Elizabeth Banks, Lenny Kravitz, Donald Sutherland, Liam Hemsworth, Jena Malone, Sam Claflin, Philip Seymor Hoffman

Memenangkan The Hunger Games merupakan hal yang menggembirakan. Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) dan Peeta Mellark (Josh Hutcherson) sama-sama masih hidup, serta sama-sama mendapatkan ketenaran dan kemahsyuran.

Namun, mereka lupa kalau para victor (pemenang The Hunger Games) harus melakukan Victory Tour alias Tur Kemenangan. Mereka akan pawai ke semua distrik lalu berakhir di Capitol untuk 'merayakan' kemenangan mereka di game. Katniss dan Peeta juga harus menjadi mentor untuk calon tribute The Hunger Games selanjutnya.

Sehingga, tentu saja 'akting' berpura-pura saling jatuh cinta yang dilakoni Katniss dan Peeta harus dilanjutkan, karena kehidupan mereka selamanya akan ditelevisikan. Tentu orang-orang tidak akan menyukai jika star-crossed lover yang menghebohkan seantero Panem putus, atau malah ketahuan kalau selama ini hanya berakting, bukan?

Dan, Presiden Snow pun secara langsung memerintahkan Katniss untuk membuat orang-orang percaya, bahwa aksinya yang berkaitan dengan Nightlock merupakan 'atas dasar cinta', bukan karena ingin memicu pemberontakan. Karena, well, telah terjadi pemberontakan di distrik-distrik.

Para victor diberkahi dengan uang, tempat tinggal baru yang mewah di Victors' Village di distrik masing-masing, kemahsyuran, dan tentunya dapat tetap hidup setelah melalui game. Akan tetapi, ada yang berbeda dengan The Hunger Games ke-75 yang jatuh pada tahun ini.

Digadang-gadang, game kali ini lebih menarik. Karena Capitol menyebutnya sebagai Quarter Quell setiap 25 tahun sekali berarti ada yang spesial daripada The Hunger Games biasanya. Entah itu misalnya tanpa makanan, tanpa tempat berlindung, pokoknya arena dan alur permainan akan lebih ekstrim dari biasanya.

Akan tetapi, tema The Hunger Games Quarter Quell kali ini tidak pernah disangka oleh siapapun juga. Karena, yang akan menjadi tribut pada game tahun ini diambil dari nama para victor. Ya, ini berarti Katniss harus kembali ke arena, karena ialah satu-satunya pemenang wanita dari District 12.

Presiden Snow ingin membunuhnya secara halus. Saat nama tribute pria diundi, nama yang keluar adalah Haymitch Abernathy (diperankan Woody Harrelson). Tentu otomatis Peeta volunteer karena ingin melindungi Katniss di arena. (walaupun percintaan Katniss dan Peeta hanya 'akting, Peeta benar-benar menyayangi Katniss).

Tentunya The Hunger Games yang ke-75 ini jauh lebih berat, karena para tribut harus melawan peserta yang pernah menang sebelumnya. Mau tak mau, kali ini Katniss dan Peeta harus menggunakan taktik berbeda. Pada awalnya, Katniss ingin hanya ber-team dengan Peeta saja.

Tapi, itu akan membuat mereka menjadi sasaran empuk. Kenapa? Bayangkan saja, Katniss dan Peeta merupakan victor terbaru dan mereka belum pernah bertemu victor lainnya. Sedangkan yang lainnya sudah saling kenal bahkan berteman selama bertahun-tahun.

Maka itu, Katniss dan Peeta diminta untuk membuat aliansi oleh Haymitch. Katniss sebenarnya hanya memilih tiga orang saja, tapi Peeta memilih dua orang lainnya. Mereka pun beraliansi dengan Beetee & Wiress dari District 3, Mags & Finnick Odair dari District 4, dan Johanna Mason dari District 7.

Ternyata, aliansi tersebut bukan hanya untuk saling melindungi, berbagi makanan, juga tempat berlindung selama game, tapi ada rahasia yang tidak diketahui Peeta dan terutama Katniss. Kira-kira bagaimana akhir dari sekuel ini, ya?

Kehidupan Katniss & Peeta yang 'Membaik'

Setelah memenangkan The Hunger Games lalu, Katniss dan Peeta masing-masing mendapatkan rumah di Victor's Village, yaitu perumahan super mewah (jika dibandingkan dengan rumah lainnya di distrik) yang difasilitasi oleh pemerintahan Capitol untuk para victor. Mereka bisa mengajak keluarga mereka untuk tinggal di sana.

Tak hanya tempat tinggal, mereka juga punya makanan yang cukup, uang yang melimpah, pakaian yang bagus, dan sebagainya.

Khususnya keluarga Katniss, mereka memiliki obat-obatan yang 'mahal' dan 'terbaik' yang bisa didapatkan di district, sehingga adik Katniss, Primrose, dan ibunya Katniss bisa aktif kembali sebagai 'penyembuh'. Jadi, bisa dibilang kehidupan Katniss dan Peeta 'membaik' bukan?

Plot Semakin Intens

Mungkin Katniss tidak berpikir panjang ketika ia mengajak Peeta memakan Nightlock, buah beri mematikan, saat di dalam game. Karena, sejatinya Katniss hanya ingin ia dan Peeta tetap hidup.

1 23»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram