Sinopsis & Review The Golden Spoon, Sendok Ajaib Penukar Nasib

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
The Golden Spoon
3.2
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

The Golden Spoon hadir sebagai salah satu drama korea yang diadaptasi dari sebuah webtoon. Bergenre fantasi, ia membawa cerita tentang sendok emas ajaib yang dapat menukar nasib. Mengisahkan kehidupan seorang siswa pintar yang miskin bernama Seung Cheon, drama ini sekaligus singgung isu bullying di sekolah.

Dua episode perdananya cukup intense dengan adegan penindasan si kaya pada si miskin. Sebagai pemeran utama, penampilan Yook Sung Jae pasca selesai wamil sangat meyakinkan. Rasa tak berdaya dan putus asa bisa dia ekspresikan dengan baik. Ingin tahu lebih lanjut tentang drama ini? Berikut sinopsis dan ulasannya! 

Sinopsis

Seung Cheon, siswa cukup pintar yang berasal dari keluarga miskin. Dia bersekolah di sekolah swasta elit tempat banyak konglomerat menyekolahkan anaknya.

Sebagai siswa miskin, Seung Cheon adalah sasaran empuk para perisak. Hampir setiap hari dia diperlakukan kasar seperti dipukuli. Hidupnya berubah ketika dia membeli sendok emas dari seorang nenek misterius.  

Episode 1-2

the golden spoon_Episode 1-2_

Lee Seung Cheon adalah siswa dari keluarga miskin yang bersekolah di SMA swasta elit tempat para konglomerat menyekolahkan anaknya. Sebagai siswa miskin, Seung Cheon tak punya banyak teman. Sebaliknya, dia terus dirisak oleh salah satu siswa kaya bernama Park Jang Gun. 

Seung Cheon masih dalam keadaan bersedih karena teman satu-satunya, Park Jin Seok, bunuh diri sebab himpitan ekonomi. Namun, dia sudah harus kembali menghadapi bullying dari Jang Gun. Sembari menahan sakit hati dan luka di tubuh akibat pemukulan, Seung Cheon bekerja paruh waktu di sebuah mini market. 

Hari itu Seung Cheon bertemu nenek misterius penjual barang-barang kuno. Di antara barang jualannya, dia melihat sendok emas. Sang nenek mengatakan kalau sendok itu bisa mengubah nasib Seung Cheon dari miskin menjadi kaya.

Menurut sang nenek, Seung Cheon cukup makan sebanyak tiga kali di rumah keluarga kaya yang memiliki anak sebaya dengannya, maka kehidupan mereka akan bertukar. Seung Cheon tentu tak langsung percaya dan kembali menjalani kehidupannya.

Mini market tempat Seung Cheon bekerja rupanya kedatangan pegawai baru, yaitu seorang gadis bernama Na Ju Hee. Na Ju Hee diam-diam merupakan anak pemilik stasiun televisi yang kabur dari keluarganya karena ingin menghasilkan uang sendiri. 

Kehidupan Seung Cheon di sekolah seperti di neraka. Jang Gun memang bukan siswa paling kaya karena masih ada Hwang Tae Yong di atasnya. Namun, pemuda itu tak pernah membiarkan Seung Cheon hidup tenang di sekolah.

Kehidupan seperti di neraka ternyata dirasakan juga oleh Tae Yong. Walau dia anak semata wayang dari Hwang Hyun Do yang kaya-raya, hidup Tae Yong menderita. Saking takutnya pada sang ayah, Tae Yong membayar Seung Cheon untuk mengerjakan analisis bisnis yang ditugaskan terhadapnya karena dia sendiri tak mampu.

Dari sana mereka menjadi dekat dan untuk pertama kalinya Seung Cheon mendapat kesempatan makan di rumah Tae Yong menggunakan sendok emas yang dia dapat beberapa waktu lalu.

Kedekatannya dengan Tae Yong tidak membuat Jang Gun berhenti menyiksa. Pemuda itu malah semakin jahat karena gagal masuk kelas unggulan.

Seung Cheon yang putus asa memilih memercayai perkataan nenek misterius itu dan mendatangi kediaman Tae Yong untuk meminta makan. Walau membuat Hyun Do tak suka, Seung Cheon berhasil makan dua kali di rumah Tae Yong. 

Kebencian Hyun Do pada Seung Cheon semakin menjadi ketika Jang Gun mengadukan kerjasama Tae Yong dengan pemuda tersebut. Seung Cheon pun difitnah melakukan pemerasan dan terancam dikeluarkan dari sekolah.

Malam harinya, dua pemuda itu bertemu dan terjadi perkelahian. Akibatnya Seung Cheon terjatuh ke sungai. Anehnya, saat itulah sendok emas yang sempat dia buang, seolah memberi dorongan untuk terus hidup.

Seung Cheon pun mendapatkan harapan untuk selamat. Dalam keadaan basah kuyup dia datang ke rumah Tae Yong dan langsung meminta makan. Walau ganjil, Hyun Do mengizinkanya. 

Keajaiban pun terjadi karena nasib Seung Cheon benar-benar bertukar dengan Tae Yong. Semua orang di rumah itu mengenalinya sebagai Tae Yong. Sebaliknya, orang-orang memanggil Tae Yong dengan nama Seung Cheon.

Seung Cheon yang asli lalu ingat perkataan sang nenek bahwa dia diberi tiga pilihan waktu, yaitu satu bulan, satu tahun atau sepuluh tahun untuk berubah pikiran berganti orangtua. 

Selama menjalani hidup sebagai Tae Yong, Seung Cheon berusaha memperlakukan keluarga kandungnya dengan baik. Dia juga sebisa mungkin melindungi Tae Yong asli dari gangguan Jang Gun. Sikapnya dinilai berubah oleh orang-orang yang mengenal Tae Yong, tapi dari sana dia mulai tahu kalau Na Ju Hee adalah tunangan Tae Yong asli. 

Hal yang sama ditunjukan oleh Tae Yong asli. Kebiasaannya sebagai putra keluarga kaya masih terbawa sekalipun kini sudah hidup sebagai Seung Cheon. Samar-samar dia masih mengingat kehidupannya yang lama. Sikap Tae Yong asli yang kini berubah jadi Seung Cheon di mata banyak orang membuat Jang Gun kesal. 

Kali ini, bullying yang dilakukan sangat keterlaluan hingga membuat Seung Cheon asli bereaksi lebih keras. Di bawah ancaman senjata api, Jang Gun akhirnya berjanji tidak akan mengganggu Seung Cheon lagi.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram