bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review The Fighter, Sisi Lain Petinju Dunia

Apa yang terbayang ketika menyebut nama petinju dunia seperti Muhammad Ali, Mike Tyson atau Mayweather? Latihan yang keras, pertandingan yang nggak banyak dalam satu tahun tapi tetap mendapat bayaran yang sangat tinggi dibanding kebanyakan atlet.

Tapi di sisi lain, tinju juga merupakan olahraga berbahaya karena punya resiko cedera yang parah bahkan bisa berujung pada kematian.

Sorotan terhadap sosok petinju seringkali hanya diarahkan pada saat pertandingan. Padahal ada proses yang jauh lebih panjang sebelum pertandingan. Sesuatu yang bukan hanya menyangkut soal taktik dan kemenangan.

Seorang petinju juga punya urusan personal yang berpengaruh besar pada hidupnya seperti yang diceritakan di film The Fighter. Yuk kita bahas sinopsis dan review filmnya.

Sinopsis

the-fighter-1_
  • Tahun Rilis: 2010
  • Genre: Biopic, Sports, Drama
  • Produksi: Closest to the Hole Productions, Mandeville Films, Relativity Media
  • Sutradara: David O. Russell
  • Pemain: Mark Wahlberg, Christian Bale, Amy Adams, Melissa Leo

Micky Ward adalah seorang petinju asal Lowell, Massachusetts. Dia dimanajeri oleh ibunya, Alice Ward dan dilatih oleh saudara tirinya, Dicky Ecklund. Karir Micky sebagai petinju nggak begitu sukses karena lebih banyak menjadi sasaran bagi petinju lain yang tengah naik karirnya.

Sementara itu, Dicky pernah merasakan kesuksesan dengan merobohkan petinju legendaris Sugar Ray Leonard di tahun 1978.

Lepas dari kehidupan sebagai seorang petinju, Dicky mulai mengonsumsi narkoba. Walau begitu, HBO berencana membuat dokumenter tentang perjalanan Dicky yang dianggap sebagai kebanggaan Lowell.

Micky terus berjuang menekuni tinju walau selalu ada di bawah bayang-bayang sang kakak. Micky seringkali merasa kalau bayang-bayang kakaknya itu sulit untuk diimbangi.

Pada suatu malam, Micky dijadwalkan untuk bertinju di Atlantic City. Sayangnya, lawannya mengalami sakit dan nggak bisa bertanding. Micky pun diberi lawan yang kelasnya jauh lebih berat. Micky sempat menolak bertanding karena bukan mendapat lawan sepadan.

Tapi Alice dan Dicky memutuskan setuju agar Micky bertanding. Alhasil, Micky menjadi bulan-bulanan lawannya.

Di tengah rasa frustasi menjadi petinju, Micky bertemu dengan Charlene Fleming. Charlene adalah seorang mantan atlet ketika berkuliah tapi kini bekerja sebagai bartender setelah dikeluarkan dari kampus.

Micky mulai jatuh cinta pada Charlene. Alice menawari Micky pertandingan tapi Micky merasa bahwa hasil akhirnya akan sama saja.

Keputusan Micky membuat gusar keluarganya. Alice dan tujuh saudara Micky menuding bahwa Charlene gagal memberi motivasi pada Micky untuk bertinju. Micky mengungkapkan bahwa dia ditawari untuk latihan di Las Vegas.

Dicky mengatakan bahwa dia bisa mendapatkan uang dengan jumlah yang sama tapi Micky tetap berlatih dengan keluarga.

Dicky berupaya keras mencari uang untuk keperluan latihan dan membayar Micky. Cara yang diambil Dicky adalah menjerumuskan pacarnya ke dunia prostitusi. Dicky kemudian akan datang dengan pakaian polisi untuk mengambil uang dari tamu pacarnya.

Tindakan Dicky diketahui oleh polisi yang secara brutal menghajarnya. Micky sempat mencoba melerai tapi gagal, malah tangannya cedera karena dipukul polisi. Keduanya pun masuk penjara.

Setelah terbukti nggak bersalah, Micky dibebaskan dari penjara. Keluarga Micky terkejut ketika menonton film dokumenter tentang Dicky. Pasalnya, alih-alih menceritakan perjuangan heroik, film itu mengangkat betapa hancurnya Dicky karena kecanduan pada narkoba.

Dicky pun mencoba mengembalikan hidup dengan berlatih di penjara. Pun dengan Micky yang didukung oleh sang ayah untuk kembali latihan tinju.

Micky mendapat tim pelatih dan manajer baru. Mereka menyarankan Micky untuk bertanding tapi nggak mau Alice dan Dicky terlibat sama sekali. Mereka menjadwalkan pertandingan agar Micky kembali mendapatkan kepercayaan diri. Apakah Micky bisa sukses menjadi juara dunia tanpa dukungan Dicky yang juga punya pengalaman di bidang yang sama?

Kental dengan Drama

the-fighter-2_

Sebagai film yang bertemakan olahraga, The Fighter cenderung minim akan adegan-adegan yang menampilkan pertandingan tinju. Walau begitu, momen-momen penting dalam pertandingan tinju yang dijalani Micky tetap berhasil ditampilkan.

David O. Russell, sang sutradara mungkin lebih tertarik untuk terfokus pada sisi personal di luar taktis dan teknis tinju sehingga lebih kental dengan drama.

Drama yang disajikan dalam film ini cukup intens. Micky lahir di keluarga petinju dan punya kakak seorang petinju yang punya nama besar di Lowell. Sayangnya, karir Micky nggak dibina dengan baik dari segi manajemen maupun latihan sehingga potensinya sulit untuk dimaksimalkan.

Terlebih Alice dan Dicky yang terlibat langsung dengan karir Micky lebih mementingkan urusan uang ketimbang kepentingan jangka panjang sebagaimana keluarga mereka bermasalah secara finansial.

Drama tentang keluarga itulah yang coba diangkat di film ini. Kemudian Micky harus memilih antara benar-benar meninggalkan keluarganya untuk karir yang cemerlang atau berkutat dalam cara yang menahan potensinya. Secara sinematografi, film ini bisa merekam adegan-adegan tinju secara meyakinkan.

Tipikal Film Biopik

the-fighter-3_

The Fighter nggak memberikan tontonan yang baru sebagai sebuah film biopik. Naik turunnya karir serta perjuangan untuk mencapai mimpi menjadi tema yang diusung. Bumbu yang paling berpengaruh dalam cerita adalah bagaimana masalah personal yaitu keluarga dapat berpengaruh besar pada kehidupan seorang profesional.

Secara pendalaman karakter, film ini bisa mengemasnya dengan baik. Konflik yang terbina antar karakter pun cukup bisa mengikat secara emosi. Terlebih ketika hubungan Micky dan Dicky memburuk, ada adegan Micky tetap berusaha membantu agar sang kakak nggak dihajar oleh polisi.

Ada juga adegan ketika Dicky merasa bahwa tindakannya nggak cukup untuk membantu sang adik menjadi juara.

Empat Karakter Utama Bermain Prima

the-fighter-4_

Mark Wahlberg berperan sebagai Micky di film The Fighter. Bukan hal yang aneh kalau Wahlberg sering tampil di film yang mengharuskan dia punya fisik yang besar. Tapi transformasi fisiknya menjadi seorang petinju layak untuk mendapat apresiasi.

Pun pada Christian Bale yang lagi-lagi harus menguruskan badannya untuk menjadi Dicky yang kecanduan narkoba. Chemistry keduanya terasa meyakinkan dalam memperlihatkan hubungan kakak dan adik yang terkadang memburuk.

Dua aktor lainnya nggak kalah tampil prima. Melissa Leo bisa berperan dengan baik sebagai Alice, ibu dari Micky yang punya ambisi besar untuk sang anak tapi hanya punya kemampuan seadanya. Pun dengan Amy Adams yang menjadi Charlene.

Dia tampil impresif menjadi seorang wanita yang tegar bahkan bisa mengumpat, hal yang jarang terlihat dalam film-film yang dibintanginya.

The Fighter mungkin akan menjadi tontonan yang membosankan bagi penonton yang ingin banyak menyaksikan intensitas di dalam ring tinju. Pasalnya, film ini lebih berfokus pada konflik personal seorang petinju yang pernah terjadi secara nyata. Durasi selama 116 menit terasa cukup panjang dengan drama yang mendominasi.

Kalau kamu berharap akan banyak adegan adu jotos karena judulnya The Fighter, mungkin kamu akan kecewa. Tapi kalau kamu cukup nyaman menonton drama dari dunia olahraga, film ini cukup menyenangkan. Suka film bertema olahraga? Kalau punya rekomendasi lain, kamu bisa berbagi di kolom komentar, ya!

The Fighter
Rating: 
3.5/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram