bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Anime The Faraway Paladin (2021)

Dalam bahasa Jepang, anime ini dikenal dengan judul 最果てのパラディン (Saihate no Paladin). Merupakan sebuah anime adaptasi dari web novel seri karya Kanata Yanagino dengan judul yang sama yang dipublikasikan dari tahun 2015 hingga sekarang.

Untuk seri anime ini mulai dipublikasikan sejak 9 Oktober. Untuk menonton anime ini bisa langsung ke situs resmi iQIYI yang bisa ditonton setiap hari sabtu. Termasuk kedalam anime musim gugur 2021 yang diproduksi oleh Children’s Playground Entertainment.

Baca juga: Sinopsis dan Review Anime Mieruko-chan (2021)

Sinopsis

The Faraway Paladin
  • Tahun Rilis: 2021
  • Genre: Action, Adventure, Fantasy
  • Produksi: Children’s Playground Entertainment
  • Sutradara: Shinoda Yu
  • Pengisi Suara: Kawase Maki
  • Jumlah Episode: 12 Episode

Episode 1-4

Episode 1-4

Berpusat pada kisah seorang anak yang dibesarkan oleh makhluk yang dikenal dengan sebutan undead  yang mengerikan. William atau yang sering dipanggil dengan Will adalah anak yang didik untuk menjadi seorang ksatria. Kira-kira bagaimanakah kehidupan Will bersama tiga makhluk tersebut?

Di sebuah kota mati yang telah lama dihancurkan dan jauh dari peradaban manusia. Hiduplah seorang anak manusia yang bernama Will. Will dibesarkan oleh tiga makhluk undead yaitu, Blood yang merupakan skeleton prajurityang tangguh, mumi pendeta bernama Mary dan Gus yang merupakan roh penyihir terkuat.

Mereka bertiga mendidik Will dengan penuh kasih sayang layaknya manusia biasa. Setelah beberapa tahun berlalu, Will yang mulai remaja mulai fokus melakukan pelatihan khusus mulai dari latihan bertarung, memburu mangsa, berlatih ilmu sihir dan pelajaran sederhana tentang kehidupan.

Semakin hari, pelatihan yang diberikan oleh Blood, Gus dan Mary semakin bertambah. Dengan tujuan supaya Will kelak bisa menjaga dirinya sendiri sampai tiba waktunya hari kedewasaan. Beruntung Will merupakan anak yang cerdas, sehingga ia cepat menyerap ilmu-ilmu yang diberikan.

Di dunia undead usia 15 tahun sudah dianggap sebagai usia dewasa dan ketika mencapai pada usia tersebut, Will harus menentukan satu dewa untuk dijadikan pelindungnya sekaligus berpisah dengan keluarga angkatnya.

Ketika hari kedewasaan tiba, Blood, Mary dan Gus menceritakan asal muasal kenapa mereka bisa berubah menjadi undead. Mereka juga menceritakan awal mula mereka mengadopsi Will. Namun, saat itu tiba-tiba salah satu dewa yang dikenal dengan nama Stagnate muncul.

Stagnete yang dikenal sebagai dewa yang abadi mulai menyerang Will, Blood dan Mary. Namun berhasil diselamatkan oleh Gus. Tapi ternyata itu hanyalah kemenangan sementara, Stagnate muncul kembali dan mulai menyerang kembali mereka.

Stagnete merasa tertarik kepada Will dan mengajaknya untuk bertemu kembali keesokan harinya. Disaat Will putus asa dan merasa bersalah karena melihat orang tua angkatnya terluka, ia disadarkan oleh Mary, kalau yang terjadi kepada mereka bukanlah salah Will dan Will adalah anak yang berharga bagi mereka.

Will kembali mendatangi Stagnete dan mulai menyerangnya tapi tiba-tiba Will jatuh pingsan. Di dalam alam bawah sadarnya, Will bertemu dengan dewa Grace Fell yang merupakan Dewa Cahaya. Will pun mengucapkan sumpah kepada Dewa Cahaya sehingga ia mendapatkan perlindungan darinya.

Episode 5-7

Episode 5-7

Pertarungan Stagnate dengan Will masih berlanjut, namun itu hanyalah sebuah jebakan Stagnate. Will berlari menuju lokasi yang ditunjukan oleh Dewa Cahaya. Disana Will melihat Dewa kesuburan melindungi Mary, Blood dan Gus dari serangan Stagnate.

Will melanjutkan menyerang Stagnate, dengan dibantu oleh Mary, Blood dan Gus. Sehingga Will akhirnya berhasil mengalahkan Stagnate sang dewa keabadian. Namun, setelah berhasil mengalahkan Stagnate, Will tetap kehilangan Blood dan Mary karena waktu mereka telah habis. Tapi sebelum Blood dan Mary benar-benar menghilang, Mary dan Blood menasehati Will dan membuatnya jadi sedikit lebih kuat.

Will kemudian pergi meninggalkan Gracefill, sebelum pergi ia diberi nama marga oleh Gus. Dengan menggabungkan nama orang tua angkat dan menambah nama Gus, kini nama lengkap Will adalah William G. Maryblood.

Will telah meninggalkan kota kematian dan menemukan kota lain, namun ia belum menemukan satu orang pun disana. Hingga suatu hari ia bertemu dengan seorang pemanah di hutan yang merupakan keturunan setengah elf bernama Meneldor.

Will berpisah dengan Menel setelah melakukan negosiasi berbagi makanan dari hasil buruan. Will beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanannya. Namun Dewa Cahaya memberikannya sebuah petunjuk akan terjadinya peristiwa pembunuhan yang berhubungan dengan Menel.

Will bergegas menuju desa namun ternyata yang menjadi dalang dari bentrokan warga di desa tersebut adalah Menel. Ia terpaksa melakukan hal tersebut karena untuk melindungi warga desanya yang telah dihancurkan oleh iblis. Will menyelamatkan Menel dari hukuman dan mengajaknya untuk bergabung bersama Will untuk membasmi iblis, karena Menel mengetahui seluk beluk hutan yang akan dituju.

Will dan Menel sampai di desa terlantar yang sudah dipenuhi oleh iblis. Para iblis ternyata sedang melakukan sebuah ritual di suatu kuil dengan manusia sebagai persembahannya. Dengan petunjuk dari Menel, Will langsung menyerang para iblis.

Menel lalu mengajak Will ke tempat roh nenek Mapel berada, nenek Maple tersebut memberitahu sebuah petunjuk kepada Will tentang keberadaan iblis. Ia juga menitipkan Menel kepada Will dan berpesan kepada Will agar ia segera bangkit dari keterpurukan.

Setelah roh nenek Maple pergi, Will dan Menel melanjutkan berdoa untuk para korban yang ada disana. Orang-orang yang masih hidup pun mulai datang kembali ke desa. Mereka berterima kasih kepada Will karena telah menghancurkan para iblis yang ada disana.

Kemudian Will jadi mengetahui asal usul Menel. Will adalah setengah elf yang dijauhi oleh elf yang lain ketika orang tuanya telah tiada. Menel menjadi seorang penjelajah namun salah satu anggotanya menghianati dirinya bahkan memberi racun. Menel yang masih bertahan, diselamatkan oleh nenek  Maple dan dirawat hingga ia sembuh.

Sebagai balas budi Menel, ia menjadi pemburu di desa tersebut untuk membunuh para monster. Sehingga para warga merasa terbantu dengan keadaan Menel dan ia diterima oleh warga disana. Tapi monster dan para iblis semakin banyak dan desa mulai diserang. Tidak ingin terpuruk terlalu jauh, Menel meminta bantuan Will untuk menuntun dirinya dan sekaligus meminta perlindungan dari Dewa Cahaya.

Episode 8-9

Episode 8-9

Will dan Menel pergi menuju Whitesail untuk mencari beberapa barang demi penduduk desa. Dalam perjalanan mereka bertemu dengan Robina (Bee) seorang Troubadour yang suka menyanyi dan menari bersama seorang pedagang bernama Antonio (Tonio). Will menyelamatkan Bee dan Tonio dari raksasa gorila yang menyerang mereka.

Tonio dan Bee memiliki tujuan yang sama dengan Will dan Menel, jadi mereka pergi bersama-sama menuju Whitesail. Bee memulai pertunjukan menyanyi di desa yang mereka lalui dan Tonio mulai menjual barang-barangnya. Dengan kemampuan Will ia membantu orang-orang menyembuhkan penyakit orang dengan cara berdoa kepada Dewa Cahaya.

Hari sudah hampir gelap, mereka memutuskan untuk berkemah sementara kemudian Bee menyanyikan lagu yang menceritakan tentang pahlawan yang menyelamatkan desa dari monster. Tiga pahlawan yang ada dalam lagu tersebut adalah Blood, Mary dan Gus.

Mendengar lagu tersebut, membuat Will teringat dengan cerita yang sesungguhnya dari kejadian yang pernah dialami oleh Blood, Mary dan Gus. Mendengarnya juga sekaligus membuat Will bahagia, karena masih banyak orang yang mengenang jasa Blood, Mary dan Gus.

Setibanya di Whitesail, Tonio menjelaskan tentang keadaan di Whitesail, mulai dari ekonomi, kondisi kota dan juga pemerintahan. Will yang baru pertama kali datang ke Whitesail sangat menikmati fasilitas yang ada disana. Dibantu oleh Bee dan juga Tonio, Will merasa sangat bahagia berada di sana.

Ketika hendak mengunjungi kuil untuk berdoa, tapi ia tidak menemukan patung Dewa Cahaya. Pada awalnya Will dicurigai karena Dewa yang ia sembah pengikutnya sudah semakin sedikit. Tapi setelah menjelaskan ajaran Dewa Cahaya, ia diberikan kamar untuk menginap.

Lalu tiba-tiba ada monster Wyvern menyerang kota Whitesail. Will dan Menel tidak tinggal diam, mereka langsung berusaha melawan monster tersebut untuk mencegah kerusakan kota semakin parah. Setelah berusaha keras dengan menggabungkan kekuatan mereka, akhirnya Wyvern bisa dikalahkan oleh serangan terakhir Will.

Karena keberhasilannya mengalahkan monster Wyvern, Will diundang ke istana untuk bertemu dengan Raja Fartile. Meski pada awalnya raja mengucapkan terima kasih, Will meminta raja untuk mengirimkan pasukan ke desa hutan buas karena serangan monster iblis.  Namun permintaan Will ditolak dan raja malah mengatakan kalau ia masih mempertimbangkan harus membunuh Will atau tidak.

Episode 10

Episode 10

Will dan Menel masih berada di istana dan diancam oleh  Raja Fartile (Ethelbald) karena merasa terancam dengan perkataan Will sebelumnya. Namun setelah mendengar penjelasan lebih jauh dari Will, Raja berniat akan menjadikan dirinya sebagai prajurit dan menjadikannya seorang Paladin.

Tiba-tiba pertemuan Will dengan Raja diinterupsi oleh Bagley, karena Will telah terdaftar di Kuil, pemanggilan Will tersebut membuat dirinya tersinggung. Will lalu disuruh untuk tinggal di kuil dan mendiskusikan hal yang dibicarakan bersama Raja Ethelbald.

Bagley menjelaskan tentang seorang Prayer yang ditanyakan oleh Will. Prayer merupakan seorang tangan lanjutan dari Dewa untuk menjalankan sesuatu yang diharapkan oleh Dewa. Hal yang benar dengan seorang Prayer adalah dengan cara menyimpannya di dalam hati, tanpa harus menunjukkannya di depan umum.

Bagley sempat menentang keras tentang pendapat dari Raja Ethelbald. Ia semakin berkata sarkas kepada Will setelah menyebutkan maksud dan tujuannya. Tapi pada akhirnya, Bagley akan mengutus beberapa orang untuk Will dan untuk selanjutnya terserah pada Will. Hal tersebut membuat Will semakin yakin kalau Bagley merupakan orang yang pantas untuk dihormati.

Kemudian Will dan Menel pergi ke suatu bar kecil untuk menempelkan sebuah pengumuman. Mereka sedang mencari seorang prajurit yang mau ikut bergabung dengan petualangan mereka. Awalnya dengan imbalan yang kecil, tidak ada jaminan bisa hidup membuat misi tersebut diremehkan oleh orang-orang di bar tersebut.

Reystov adalah orang pertama yang mau bergabung dengan petualangan Will dan Menel. Kemudian orang-orang yang berada di bar kecil itu pun mulai tertarik untuk bergabung, asalkan ada makanan, tempat untuk berteduh dan petualangan yang menyenangkan. Tidak disangka Bee ternyata telah mengenal Reystov. Ketika mereka bertemu malah saling beradu mulut.

Raja Ethelbald mengangkat Will secara resmi menjadi seorang ksatria Paladin. Sebuah usul yang diajukan oleh Bee menjadi kenyataan dan pertarungan kelompok. Will dan Menel semakin terkenal, begitu juga dengan Bee dan Tonio.

Episode 11

Episode 11

Setelah mendapatkan izin dari Raja Ethel, Will dan yang lainnya mulai menyalurkan bantuan ke desa-desa yang ada disekitar hutan monster. Beberapa hari melakukan perjalanan berjalan secara mulus, hingga suatu ketika Reystov mengabarkan ada satu tim yang belum kembali setelah 10 hari berlalu.

Will dan yang lainnya kemudian memutuskan untuk mencari tim pemandu yang hilang tersebut. Meski menemukan beberapa jasad dari tim yang menghilang itu, ternyata Will dan yang lainnya terjebak oleh gerombolan monster yang ada di hutan. Monster yang bermunculan pun tak tanggung-tanggung karena muncul monster dengan kekuatan yang cukup besar.

Karena kekuatan monster yang cukup besar tersebut, meski telah menggunakan mantra pelindung Will dan Menel tetap terluka. Bahkan luka yang diderita oleh Menel cukup serius dan membuat Will merasa bersalah telah membuat Menel terluka.

Episode 12

Episode 12

Will dicegat oleh Menel ketika akan pergi sendiri melawan para monster. Tapi setelah melakukan pertarungan dan perkataan Menel yang membuat Will tersadar, Will pun kembali ke desa bersama Menel.

Bersama rekan-rekan seperjuangan yang lain, Will mulai membuat rencana sambil mempersiapkan diri. Setelah siap, mereka bersama-sama pergi ke hutan monster untuk membasmi para monster iblis yang telah mengganggu desa.

Ketika Will dan Menel bertarung melawan monster Chimera, Reystov menyelinap lewat jalur belakang dan berhasil membunuh ketua iblis. Setelah pertarungan selesai, Will, Menel, Reystov dan warga desa merayakan pesta kemenangan tersebut.

Namun, Will tidak menyadari perbuatan yang selama ini ia lakukan membuat ia bisa menjadi seorang pejabat yang penting. Lalu, kira-kira bagaimanakah pilihan Will untuk menghadapi kenyataan baru yang tidak pernah terpikirakan olehnya?

Dibesarkan oleh Tiga Makhluk Undead

Dibesarkan oleh Tiga Makhluk Undead

Normalnya manusia dibesarkan oleh manusia kembali. Tapi di anime ini seorang anak dibesarkan oleh makhluk yang dikenal dengan sebutan undead. Dimana mereka sebelum menjadi makhluk undead merupakan manusia, tapi karena melakukan sebuah perjanjian dengan dewa Stagnete, mereka pun akhirnya berubah menjadi undead.

Meski Will dibesarkan oleh undead, tapi Will bisa merasakan kasih sayang yang tulus dari Blood, Mary dan Gus. Will sudah menganggap mereka layaknya orang tua kandung. Karena dari mereka Will belajar banyak hal. Will menganggap Blood sebagai ayah, Mary sebagai ibu dan Gus sebagai kakek yang sangat berharga bagi dirinya.

Visual yang Memanjakan Mata

Visual yang Memanjakan Mata

Dengan durasi sekitar 23 menit di setiap episodenya, dijamin visual dan sinematografi nya akan memanjakan mata. Visualnya benar-benar terasa hidup, tidak hanya gambaran pemandangan tapi masing-masing karakternya pun terasa nyata.

Detail dari setiap scene ini patut diacungi jempol dengan perpaduan musik yang pas. Selain itu alur ceritanya juga tidak terlalu diburu-buru tapi tidak juga terlalu bertele-tele. Sehingga ceritanya bisa diikuti dengan nyaman.

Perjanjian dengan Dewa dan Bertarung Melawan Dewa

Perjanjian dengan Dewa dan Bertarung Melawan Dewa

Tidak hanya karakter undead yang diceritakan memiliki ikatan perjanjian dengan para dewa, tapi Will pun ketika sudah dewasa dituntut untuk melakukan sebuah perjanjian dengan salah satu dewa yang ia pilih. Tujuannya adalah agar bisa mendapatkan perlindungan dari dewa tersebut.

Tidak hanya melakukan perjanjian dengan dewa, Will juga harus bertarung melawan salah satu Dewa kejahatan. Stagnate adalah dewa abadi yang dikenal karena ia adalah dewa kejahatan yang harus dihancurkan. Ia juga merupakan dewa yang telah merubah Blood, Mary dan Gus menjadi makhluk undead.

Bertemu dengan Teman Baru

Bertemu dengan Teman Baru

Seperti di episode-episode sebelumnya, anime ini memberikan sentuhan sinematografi yang memanjakan mata pada setiap scenenya. Dan yang membuat menyenangkan menonton anime ini tidak hanya dari segi sinematografi yang bagus, tapi di setiap scene selalu ada monolog. Sehingga membantu yang menonton untuk bisa mengikuti alur cerita di setiap episodenya.

Cerita pada episode 5-7 ini melanjutkan perjuangan Will untuk mengalahkan Dewa  Stagnate. Namun diwaktu yang bersamaan, ia juga kehilangan Blood dan juga Marry. Meskipun sedih, Will tetap harus melanjutkan perjuangannya. Sehingga ia menjadi seorang Paladin dengan tuntunan dari Dewa Cahaya. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Menel yang merupakan keturunan setengah elf.

Meskipun pada awalnya Menel tidak terlalu membuka diri kepada Will. Tapi setelah kejadian yang menimpa dirinya yang hampir dihukum, Menel pun berubah bersikap lebih baik terhadap Will. Bahkan ia meminta Will untuk menuntunnya ke jalan kebaikan, lalu Will dan Menel pun menjadi teman. Kira-kira bagaimanakah perjuangan Will dan Menel selanjutnya dalam membasmi para iblis?

Bertemu Teman Baru dan Melawan Musuh yang Kuat

Bertemu Teman Baru dan Melawan Musuh yang Kuat

Pada episode kali ini, Will dan Menel bertemu dengan teman baru bernama Bee dan Tonio. Karena bertemu dengan mereka, Will merasa senang dan menemukan teman baru. Di episode kali ini juga penonton bisa mendengarkan musik yang enak didengar dan sesuai dengan alur ceritanya. Dengan munculnya tokoh baru yang cukup berbeda dari karakter-karakter sebelumnya juga membuat cerita semakin seru.

Bee dan Tonio adalah orang-orang yang baik dan mudah sekali berbaur dengan orang baru. Bahkan bisa langsung percaya kepada Will dan Menel setelah mereka ditolong oleh Will. Ditambah lagi ketika datang ke kota Whitesail untuk pertama kalinya, Will dan Menel diajak berkeliling di sana dan menunjukan beberapa tempat yang menarik. Namun, ketika mereka sedang bersantai, tiba-tiba ada monster Wyvern yang menyerang kota.

Awalnya serangan dari Will sempat meleset, tapi setelah ditenangkan oleh Menel, Will mulai bisa menyerang monster tersebut. Mereka bekerjasama untuk membasmi monster itu dengan susah payah. Tapi anehnya raja di kota itu seperti terlihat kurang suka terhadap Will dan yang lainnya. Sampai-sampai masih mempertimbangkan untuk membunuh Will. Kira-kira bagaimanakah nasib Will dan kawan-kawan selanjutnya ya?

Resmi Menjadi Seorang Paladin

Resmi Menjadi Seorang Paladin

Pada Episode kali ini melanjutkan tentang Will yang mendapatkan undangan dari istana kota Whiteseal setelah ia berhasil mengalahkan monster Wyvern. Walaupun awalnya Raja Ethelbald curiga dan bermaksud membunuh Will, tapi ia malah tertarik pada Will dan berniat akan mengangkatnya menjadi seorang Paladin.

Lucunya ketika Bagley tiba-tiba masuk ke istana dan memarahi seorang Raja karena tidak memberitahu dirinya telah seenaknya memanggil Will.  Bagley ini memang terkenal ‘galak’ oleh orang-orang di sana terutama dikalangan orang yang berada di kuil. Karena terlihat selalu marah-marah dan bersikap arogan.

Tapi sebenarnya ia adalah orang yang baik, bahkan setelah Will berdiskusi dengan Bagley, Will melihat kalau ie merupakan orang yang patut dihormati, terlepas dari pandangan buruk orang-orang disana. Kemudian Will pun pada akhirnya diangkat menjadi seorang ksatria Paladin oleh Raja dan menjadi orang yang terkenal di sana.

Keadaan yang Menjadi Sulit

Keadaan yang Menjadi Sulit

Pada episode kali ini seperti diingatkan, bahwa roda kehidupan ini terus berputar. Jika sebelum-sebelumnya Will selalu merasakan suatu keberhasilan dan segala urusannya berjalan lancar, namun kali ini Will harus mengalami keputusasaan. Dimana keadaan yang ia alami menjadi sulit dan membuat dirinya merasa bersalah juga menyesal.

Apalagi ketika melihat Menel terluka setelah ia mempercayai Menel dapat menghadapi monster yang ternyata memiliki kekuatan besar. Tapi tidak disangka, kejadian tersebut malah mengakibatkan Menel terluka parah sehingga membuat Will merasa kalau keputusan yang telah ia ambil salah, namun ia pun bingung karena pada saat kejadian tersebut keadaannya mendesak.

Kira-kira bagaimanakah kelanjutan perjuangan Will dan nasib Menel juga orang-orang yang ikut berjuang bersama Will?

Kemenangan di Pertarungan Terakhir

Kemenangan di Pertarungan Terakhir

Di episode terakhir ini, setelah sebelumnya Will sempat bersikeras mau melawan para monster iblis sendirian, tapi akhirnya Will disadarkan oleh perkataan Menel. Kemudian, setelah sadar Will, Menel dan para pejuang lainnya bersatu untuk melawan para monster iblis yang mengganggu desa.

Dari sini kita bisa melihat walaupun Will memiliki kekuatan yang besar, tapi ketika perjuangan dilakukan secara bersama-sama dan saling percaya antara satu dengan yang lainnya, hasilnya pun bisa memuaskan semua orang. Dan ketika di scene ini kita diperlihatkan sebuah kerjasama tim yang baik sehingga bisa mengalahkan monster iblis yang menyerang desa.

Cerita Berlanjut ke Season 2

Cerita Berlanjut ke Season 2

Dengan dikalahkannya monster iblis di episode ini, berarti cerita telah selesai. Namun, dari segi cerita di episode terakhir ini masih agak menggantung. Karena nampaknya perjuangan Will dan kawan-kawan masih belum selesai sampai disini.

Dan ketika di menit-menit terakhir anime ini, kita diperlihatkan kalau akan ada season ke-2! Makanya tidak heran kalau ceritanya masih terasa menggantung diakhir. Jadi, mari kita nantikan saja season ke-2 anime ini walaupun masih belum jelas kapan season ke-2 nya akan ditayangkan.

Sekian ulasan anime The Faraway Paladin (2021) dari episode 1-12. Bagi yang menantikan season ke-2 bisa baca-baca kembali ulasan sinopsis dan review untuk season 1 dan untuk menontonnya bisa langsung saja ke situs resmi iQIYI! Ada yang sudah menonton anime ini? Boleh sekalian tulis kesan dari anime ini di kolom komentar ya.

The Faraway Paladin
Rating: 
3.8/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram