bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film The Croods 2: A New Age (2020)

Setelah puas dibuat gelak tawa oleh film anime keluaran DreamWorks Animation yang berjudul The Croods dibawah tangan dingin Kirk DeMicco dan Chris Sanders; kini film sekuelnya tayang dan siap untuk memberikan cerita baru yang pastinya super seru untuk ditonton oleh keluarga khususnya para anak-anak; berjudul The Croods 2: A New Age.

Ceritanya masih seputar keluarga Grug yang kembali harus berpetualang untuk menemukan tempat tinggal baru. Namun pencarian tersebut malah berujung dengan hilangnya sense of belonging dari keluarga Grug sendiri dan membuat Guy jadi krisis identitas. Mampukah mereka kembali lagi bersama dan tak terpecah?

Sinopsis

The Croods 2_Poster (Copy)

Sedikit kilas balik saat orang tua Guy (Ryan Reynolds) tewas terbenam, sebelum mereka meninggal; orang tua Guy sempat mengatakan bahwa dirinya harus menemukan satu tempat yang disebut ‘tomorrow’ atau yang diartikan sebagai rumah untuk menghabiskan masa depan Guy dalam kebahagiaan.

Selang beberapa tahun akhirnya Guy bertemu dengan The Croods yang dipimpin oleh seorang manusia gua bernama Grug (Nicolas Cage) dan memutuskan untuk berpetualang bersama dengan mereka (Film The Croods pertama).

Baca Juga: 10 Film Seru yang Dibintangi Nicholas Cage

Keluarga Grug yang terdiri dari Ugga (Catherine Keener) yakni istri Grug, Eep (Emma Stone) anak gadis Grug tertua, Thunk (Clark Duke) anak lelaki Grug, Sandy (Kailey Crawford) anak gadis kecil Grug dan mertua Grug yang kerap dipanggil Gran (Cloris Leachman) bergabung dengan Guy untuk mencari tempat untuk menetap. Mereka bertahan hidup dari banyak makhluk berbahaya di sepanjang jalan. 

Selain harus menghadapi banyak rintangan, Grug pun dibuat jengkel oleh romansa terhadap anak gadisnya Eep yang menyukai Guy, pun sebaliknya. Grug khawatir Guy akan membawa anak gadisnya tersebut. Hal itu diperparah saat Guy mengajak Eep untuk menemukan tempat yang disebuah ‘tomorrow’ tanpa mengajak anggota keluarga lainnya. Grug yang mendengar hal tersebut marah, saat akan pergi; Grug menemukan sebuah dinding raksasa yang panjang.

Penasaran, Grug dan yang lainnya pun menyelinap masuk dan kaget bukan kepalang saat melihat di dalam dinding itu banyak sekali buah dan tanaman lain yang bisa dimakan. Keluarga Croods dan Guy senang bukan main; mereka mulai makan sesuka hati sampai satu kali, Grug yang melihat sebuah pisang dan hendak memakannya malah membuat semua orang terjerat perangkap.

Saat mereka tergantung di atas pohon, sepasang manusia lain mendekati. Mereka adalah Phil (Peter Dinklage) dan Hope Betterman (Leslie Menn) yang adalah tuan tanah; tempat mereka menyelinap. Begitu melihat Guy, pasangan tadi langsung melepaskan jerat. Ternyata Phil dan Hope adalah teman baik orang tua Guy sebelum kematian mereka dan hilangnya Guy. 

Keluarga Bettermans menyambut keluarga Croods ke rumah pohon raksasa mereka sebagai tamu rumah, di mana mereka bertemu putri mereka dan teman lama Guy yakni Dawn (Kelly Marrie Tran) yang segera berteman dengan Eep. Hidup seatap dengan Bettermans membuat Grug agak direndahkan. Bettermans melayani mereka dengan hal-hal canggih secara teknologi, lebih sopan, dan tampak lebih baik di mata keluarga Croods.

Ugga, Eep, Thunk, Sandy bahkan Gran mulai nyaman tinggal dengan Bettermans dengan segala fasilitas kelas satu, namun ini membuat Grug jadi tambah kesal dan ingin mengajak keluarganya untuk segera keluar dari kediaman Bettermans. Hal yang sama pun dipikirkan oleh pasangan Bettermans, melihat Guy masih hidup; mereka ingin merebut Guy untuk tinggal bersama dengan mereka dan mengusir Croods pergi.

Tidak butuh waktu lama, Guy langsung menjadi seperti bagian dari keluarga Bettermans; dari cara berbicara yang lebih sopan, tampilan yang rapi, badan bersih, model rambut sampai aksesoris persis sama dengan keluarga Bettermans. Hal ini membuat Guy menjadi brand new dan tidak dikenali oleh Eep. 

Guy bahkan mengatai Eep sebagai gadis gua setelah membuat Dawn tersengat lebah ketika melakukan joyride bersama dengan Eep dengan menunggangi Chunky, peliharaan keluarga Croods. Eep mengajak Dawn untuk melompati tembok yang mengurung Dawn selama hidupnya supaya Dawn bisa melihat dunia.

Namun akibat terlalu senang, Eep tidak fokus menjaga Dawn hingga Dawn tersengat yang sebenarnya tidak parah. Meski demikian Guy tetap memaki Eep membuat Eep sedih dan sakit hati.

Masalah pun bergulir kacau bak bola salju begitu makan malam tiba. Ketegangan antara keluarga Croods dan Bettermans terjadi begitu Grug mengatakan apa yang ia rasakan terhadap keluarga Bettermans yang memfitnahnya untuk pergi dari sana tanpa membawa Guy.

Padahal kejadian tersebut dibawah pengaruh kepala keluarga Bettermans yakni Phil yang membuat Grug mengatakan hal tersebut secara tidak sadar dan membuatnya sebagai senjata untuk menyerang keluarga Croods.

Setelah merasa cukup dipermalukan, keluarga Croods memutuskan untuk pergi di pagi hari setelah sebelumnya melumat semua pisang sebagai balas dendam. Ternyata hal itu berdampak fatal. Pisang-pisang yang ada disana merupakan sebuah persembahan untuk monster kera yang jahat.

Ini membuat semua Grug, Guy dan Phi yang berada di garda depan diculik oleh pasukan monyet. Mengetahui kejadian tersebut, para wanita dan Thunk langsung membantu.

Meski sebelumnya ada selisih paham antara Hope dan Ugga, namun mereka mulai mengenyampingkan ego. Apalagi ketika Hope tahu anaknya, Dawn, sangat bersemangat untuk berpetualang guna membantu misi penyelamatan Ayanya juga Grug dan Guy, sahabat dekatnya.

Para wanita itu lantas menamai mereka Thunder Sisters. Kerjasama yang baik akhirnya terjalin. Semua kompak melawan para pasukan monyet dan menyelamatkan Grug, Guy dan Phil dan bahkan melumpuhkan monster kera hingga tewas masuk ngarai dalam.

Setelah semua keadaan kembali normal, akhirnya Guy dan Eep kembali bersatu; mereka menemukan ‘tomorrow’ mereka yakni tempat tinggal sendiri yang berada berdampingan dengan kediaman keluarga Bettermans dan Croods yang sudah seatap. Harapan Grug terkabul, bukan hanya menambah personnel keluarga, Seluruh kejadian tersebut bahkan membuat semua hewan bisa hidup berdampingan.

Guy si Biang Onar

The Croods 2_Guy (Copy)

Kalau mau ditarik semua benar merah, akar dari permasalahan dari film The Croods pertama dan yang kedua; ya akibat hadirnya si Guy. Untuk film pertama mungkin tidak jadi masalah karena masih dalam masa perkenalan, namun begitu masuk dalam film The Croods kedua, Guy ini benar-benar jadi sumber masalah mengapa keluarga Croods dan keluarga Bettermans gelut.

Satu scene yang paling bikin kesal adalah saat Guy benar-benar berubah begitu kenal dengan keluarga Bettermans yang menganggap diri mereka lebih baik, the reason why their family name is ‘Bettermans’ yang berarti ‘manusia yang lebih baik’. Potret kehidupan orang biasa dan kaget ketika jadi orang kaya baru jelas tergambar dalam persona Guy dalam film ini; jadi suka merendahkan orang lain dan menganggap dirinya kelas atas. 

Hal Baru

The Croods 2_New Thing (Copy)

Film The Croods pertama memiliki sinematografi tahun 2013 yang tidak terlalu banyak buat para penontonnya terpana. Namun begitu film The Croods dua ini tayang; sinematografinya jadi lebih baik; kita banyak menemukan adegan yang menampilkan jenis binatang baru, flora baru, tempat baru berjuta warna layaknya negeri dongeng.

Kita juga jadi tahu bahwa selama ini rambut Gran merupakan seekor binatang berbulu semacam sugar glider masa purba; dan Thunk merupakan pecinta alam dengan segala keterbatasannya (hanya bisa menikmati lewat jendela saja; karena kalau tidak lewat jendela ia akan merasa biasa saja). Wah masih banyak hal baru lainnya yang harus kalian ketahui dalam film The Croods 2 ini.

Film Telat Tayang

The Croods 2_Movie (Copy)

Apakah kalian tahu sebenarnya film The Croods 2 ini seharusnya tayang di tahun 2017? Namun karena banyak pertimbangan dalam produksi ditambah lagi Covid menyerang, film The Croods 2 ini akhirnya tayang di tahun 2020 kemarin. 7 tahun gap membuat sutradara kembali mempertimbangkan apakah penonton masih ingat dengan film The Croods.

Pasalnya anak-anak kisaran 5 tahun hingga 10 tahun yang menonton film ini sudah jelas beranjak dewasa sehingga mereka khawatir kehilangan pasar. Meski demikian, film The Croods 2 tetap sukses di pasaran. Pihak rumah produksi berhasil mengantongi keuntungan hingga $ 215.9 juta dari penayangannya di seluruh dunia. Keren bukan? Film ini mendapatkan skor 3.3/5 dari Bacaterus.

The Croods 2: A New Age
Rating: 
3.3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram