bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review The Beach, Mimpi Buruk di Tempat yang Indah

Setiap orang berhak untuk pasti butuh istirahat. Aktivitas yang dilakukan secara terus-menerus akan membuat kita lelah secara fisik maupun psikis.

Untuk mengembalikan energi dalam menjalani rutinitas, kita butuh refreshing. Kita perlu tempat yang nyaman untuk berhenti sejenak dari rutinitas. Kalau bahasa gaulnya, 'menghilang untuk healing.'

Tempat yang kerap dijadikan destinasi untuk melepas penat adalah pantai atau gunung. Keduanya memberikan pengalaman yang nggak didapat sehari-hari.

Di film The Beach, sebuah tempat yang indah ternyata menyimpan mimpi buruk di belakangnya. Bahkan sampai mengancam nyawa para pengunjung. Seperti apa ceritanya? Simak sinopsis dan review filmnya, yuk!

Baca juga: 20 Film Leonardo DiCaprio Terbaik Sepanjang Masa

Sinopsis

Sinopsis

Richard adalah seorang pemuda berkewarganegaraan Amerika. Dia datang ke Bangkok untuk berlibur. Di hotel, dia bertemu dengan dua orang turis berkewarganegaraan Perancis, Francoise dan Etienne.

Richard menyukai Francoise tapi terhalang oleh status Francoise sebagai pacar dari Etienne. Richard pun berpesta dan berkenalan dengan turis-turis lain. Salah satunya adalah Daffy.

Daffy memberi tahu Richard tentang sebuah pulau yang belum diketahui banyak orang. Bahkan ada berita, pulau itu sama sekali nggak ditempati oleh penduduk.

Daffy menjelaskan bahwa dia sudah mencoba ke sana selama beberapa tahun tapi selalu gagal. Daffy kemudian memberi sebuah peta pada Richard dan dia pun tertarik untuk mendatangi pulau itu.

Ketika hendak mengajak Daffy, Richard menemukan Daffy tewas karena bunuh diri. Richard pun mengajak Francoise dan Etienne. Mereka bertiga pergi ke wilayah Ko Samui.

Richard bertemu dengan dua orang peselancar Amerika. Mereka berdua mengaku pernah mendengar tentang pantai indah tersembunyi. Richard pun memberi mereka salinan peta.

Perjalanan ke wilayah pantai itu ternyata nggak mudah. Richard, Francoise dan Etienne harus menyeberang pulau dengan berenang. Mereka sampai di sebuah pulau. Mereka melihat di pulau itu ada sebuah ladang ganja yang luas.

Sekelompok orang lokal bersenjata sedang mengamankan wilayah tersebut. Richard, Francoise dan Etienne berenang untuk bisa masuk ke daratan dari sisi yang lain.

Mereka bertemu dengan Keatey, seorang turis yang tinggal di pulau itu. Keatey membawa mereka pada Sal. Sal adalah orang yang dianggap sebagai pemimpin oleh orang-orang yang tinggal di pulau itu.

Sal mengatakan bahwa komunitas mengizinkan mereka tinggal, tapi mereka nggak boleh mendatangkan pengunjung dari luar. Richard, Francoise dan Etienne pun diterima oleh semua turis yang sudah menetap. Suatu malam, Francoise mengajak Richard bertemu di pantai. Keduanya kemudian berhubungan seks.

Komunitas mengetahui tindakan Richard dan Francoise lalu memanggil Etienne. Etienne marah dan menyatakan nggak akan menghalangi apabila Francoise ingin bersama Richard.

Sal memilih Richard untuk menemaninya membeli kebutuhan ke Ko Pha Ngan. Mereka berdua bertemu dengan dua peselancar Amerika. Dua peselancar itu mengatakan sedang mencari pulau tersembunyi.

Mereka juga mengatakan punya peta dari Richard. Sal marah besar. Kemarahan itu terhenti ketika Richard mengatakan nggak ada peta yang membawanya ke pulau.

Richard takut kalau Sal akan memberi tahu komunitas. Sal mengajaknya untuk berhubungan seks, Richard setuju. Dua peselancar Amerika datang ke pulau yang berdekatan dengan pulau yang ditempati Sal.

Dan Richard diminta untuk mengusir mereka berdua. Ketika Sal mengatakan mengaku sudah berhubungan seks dengan Richard, Francoise marah lalu kembali ke pelukan Etienne.

Setelah itu Richard dikucilkan dari komunitas dan dia mulai berhalusinasi. Richard mengobrol dengan Daffy yang sudah meninggal. Lalu dua peselancar Amerika datang ke pulau.

Mereka dibunuh oleh petani lokal yang menjaga ladang ganja dan Richard menyaksikan kejadian itu. Dia mencoba memberi tahu Francoise dan Etienne. Bisakah Richard membawa dua temannya keluar dari pulau dengan selamat?

Isu dan Pesan

Isu dan Pesan

Kalau dibedah, The Beach mengangkat banyak isu dan menyiratkan pesan dalam ceritanya. Keberangkatan Richard ke pulau tersembunyi adalah representasi dari anak muda yang mencari kesenangan dan eksklusifitas.

Pulau itu merupakan utopia bagi Richard. Hal-hal utopia seperti itu sangat relevan untuk anak muda di setiap generasi.

Kebahagiaan Richard sampai di utopia versinya nggak bertahan lama. Dia mulai menemui berbagai rintangan. Ada intrik percintaan, nuansa politis dari Sal, sampai harus bertahan hidup ketika dikucilkan.

Belum lagi, ada ancaman dari petani ladang ganja. Mereka akan menghabisi pengunjung pantai karena khawatir usaha mereka akan bocor ke Polisi.

Petualangan yang dijalani Richard menyiratkan pesan tersendiri. Pulau digambarkan tersembunyi. Petani ladang ganja nggak ingin ada intervensi dari pihak luar. Begitu juga komunitas yang dipimpin Sal.

Ketika ada seseorang yang digigit hiu, Sal menolak membawanya ke rumah sakit di pulau lain. Kita perlu menonton sampai akhir supaya bisa mengerti pesan yang tersirat di dalam ceritanya.

Penggunaan Tempo Pelan

Penggunaan Tempo Pelan

The Beach nggak menyajikan petualangan yang terus menegangkan dari awal sampai akhir. Justru film ini berjalan dengan tempo pelan. Di third act, ketegangan baru disajikan.

Kewarasan Richard terganggu karena dikucilkan. Dia juga berupaya untuk keluar dari pulau itu. Sementara Sal akan menahannya. Alasannya adalah Richard bisa saja membocorkan rahasia pulau itu ke lebih banyak orang.

Tempo yang berjalan pelan bisa jadi membosankan untuk sebagian orang. Penggunaan tempo pelan nggak membantu kita memahami alur cerita.

Dramanya malah terasa datar. Karakter Richard kurang diberikan pendalaman. Nggak ada narasi yang cukup kuat tentang latar belakang Richard sebelum pergi ke Bangkok.

Secara sinematografi, film ini memberi sajian yang unik. Ketika Richard masih di Bangkok, teknik fast cut banyak dipakai. Hal itu untuk menunjukkan bahwa kota itu penuh dengan orang.

Sesampainya di pulau, steady shot banyak diandalkan untuk merekam kesunyian di pulau. Cerita yang datar di first act sedikit termaafkan karena sajian visual yang menyenangkan.

Penampilan Tilda Swinton

Penampilan Tilda Swinton

Leonardo DiCaprio didapuk menjadi pemeran utama di The Beach. Dia bisa masuk dalam karakter Richard yang naif dan haus akan kesenangan. Hanya saja, aktingnya ketika dikucilkan masih terasa belum natural.

Saat ini sang aktor dikenal karena mampu memainkan berbagai adegan sulit, termasuk yang menampilkan kegilaan. Kegilaannya di film ini belum terbentuk sesempurna itu.

Tilda Swinton menjadi aktor yang mencuri perhatian di film garapan sutradara Danny Boyle ini. Swinton berperan sebagai Sal. Film ini menggambarkan Sal sebagai seorang pemimpin yang dikultuskan.

Swinton berhasil tampil believable untuk peran itu. Dia bisa menjadi sosok yang karismatik, intimidatif dan penuh misteri.

Plot dalam The Beach berjalan terlalu datar. Pendalaman karakter yang minim merupakan alasan terbesarnya. Durasi selama 119 menit terasa lama kalau kamu mudah bosan.

Elemen adventure baru dihadirkan pada third act. Film ini untuk kamu yang ingin menyaksikan Leonardo DiCaprio berpetualang. Film Leonardo DiCaprio terbaik versi kamu apa nih? Tulis di kolom komentar, yuk!

The Beach
Rating: 
3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram