bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Sinopsis & Review The Battery, Bisbol dan Persahabatan

Sinopsis & Review The Battery, Bisbol dan Persahabatan

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 1 Juni 2021

Di sebuah kota di Jepang, yang cukup jauh dari keramaian, seorang anak remaja laki-laki harus beradaptasi dengan lingkungan baru setelah keluarganya pindah ke rumah kakek dan nenek. Remaja laki-laki itu terkenal dengan sifatnya yang dingin. Namun, ada satu hal yang akan dengan mudah membuatnya hangat, yakni bisbol.

Bersama sahabat barunya, Takumi mulai menikmati tinggal di kota tersebut. Saat menonton film The Battery Anda akan sekaligus melihat pemandangan lanskap Jepang yang masih sangat asri sebab jauh dari keramaian kota. Ingin tahu kelanjutan cerita Takumi menjalani hari-harinya? Simak terlebih dahulu sinopsis dan review-nya di bawah ini yuk!

Sinopsis

Sinopsis the battery
  • Tanggal/Tahun Rilis: 10 Maret 2007
  • Genre: Keluarga, Olahraga, Drama, Anak-anak
  • Produksi: Kadokawa Pictures
  • Sutradara: Yōjirō Takita
  • Pemain: Kento Hayashi, Kenta Yamada, Akihiro Yarita, Misako Renbutsu

Sebelum mulai masuk ke sekolah menengah pertama, Keluarga Harada pindah ke Kota Shinden yang terletak di Prefektur Okayama. Anak tertua mereka, Takumi Harada (Kento Hayashi) ikut serta. Kepindahan mereka ke Shinden juga untuk memulihkan kesehatan Seiha Harada (Akihiro Yarita), adik Takumi yang memiliki fisik cukup lemah sehingga mudah sakit.

Takumi anak lelaki yang dingin dan sulit didekati. Satu hal yang membuatnya semangat adalah bisbol. Olahraga ini seperti menjadi bagian dari hidupnya. Ketika pertama kali pindah ke Shinden dan bertemu sang kakek, hal pertama yang diinginkannya adalah diajarkan bermain bisbol. Takumi merupakan pitcher yang berbakat.

Di tempatnya yang baru dia bertemu dengan Go Nagakura (Kenta Yamada). Kenta juga seorang pemain bisbol, posisinya adalah catcher. Keduanya mudah akrab karena kesukaan yang sama pada bisbol. Dua remaja ini akhirnya bersahabat.

Namun, semangat Takumi untuk bermain bisbol mendapat pertentangan dari Makiko Harada (Yuki Amami), sang ibu. Alasannya karena sang ibu mengkhawatirkan kesehatan Seiha. Jika Takumi terus bermain bisbol di depan Seiha, Makiko khawatir anaknya tersebut akan tertarik, sementara kesehatan Seiha tidak mendukung.

Bisbol memang menjadi bagian dari keluarga Harada. Sang kakek, Yozo Ioka (Bunta Sugawara) merupakan mantan pelatih bisbol di sekolah, sementara ayahnya, Hiroshi Harada (Goro Kishitani) juga bergabung dengan klub bisbol lokal. Tidak heran jika Takumi sangat mencintai bisbol, begitu pun dengan Seiha yang mulai tertarik dengan olahraga tersebut.

Seiha dengan rasa ingin tahunya, tetap mengikuti Takumi bermain bisbol. Dia ikut berkumpul dengan teman-teman baru Takumi dan tidak mendengarkan nasihat serta kekhawatiran ibunya. Sebagai kakak, Takumi melarang Seiha karena ikut merasa bertanggung jawab terhadap kesehatannya, tapi sang adik terus bermain.

Hari pertama masuk sekolah pun tiba, tapi Takumi sudah berbuat onar. Dia bermasalah ketika didisiplinkan oleh kakak seniornya hingga anak lelaki itu dibawa ke ruang guru dan berhadapan dengan Mr. Tomura (Masato Hagiwara), pengurus klub bisbol di sekolahnya. Namun, di hari pertamanya itu pula Takami berhasil unjuk kemampuan di depan Tomura.

Di sekolah, seorang siswi bernama Mayu Yajima (Misako Renbutsu) menaruh iba pada Takumi sebab perlakuan tidak adil yang diterimanya. Mereka kemudian menjadi teman dekat. Kehidupan Takumi di sekolah berjalan selayaknya siswa lain, hanya dia mendapat sorotan sebab kepribadiannya yang dingin, sulit diatur dan keras kepala.

Film tentang Bisbol dan Kehidupan

Film tentang Bisbol dan Kehidupan

Dalam film ini, karakter Takumi diceritakan sangat mencintai bisbol. Semua dimulai ketika dia harus tinggal bersama sang kakek dan nenek untuk sementara sebab adiknya sering sakit semenjak lahir. Setiap hari, Takumi yang kala itu berusia tiga tahun menangis mencari kedua orangtuanya, tapi semenjak mengenal bisbol, tangisannya berhenti.

Menurut sang kakek, kecintaannya pada bisbol adalah wujud pengakuan Takumi bahwa dia kesepian dan sendirian. Baginya bisbol penuh dengan kesedihan dan bukan sesuatu yang bisa membuatnya lebih baik. Namun, semua disanggah oleh Tomura yang yakin bahwa Takumi akan menjadi pemain bisbol yang jenius.

Melalui salah satu scene dalam The Battery (2007) di atas, Anda diajak memahami bahwa sesuatu yang datang dan menemani di saat seseorang butuh pertolongan dan butuh ditemani, akan mengikat dengan kuat dan menjadi bagian dari hidup mereka. Bisbol yang datang ketika Takumi butuh teman, pada akhirnya menjadi bagian dari diri dan hidupnya.

Kita pasti pernah mengalami hal seperti yang dialami Takumi. Dalam keadaan kesepian dan merasa sendirian, sesuatu yang datang menemani tiba-tiba terasa sebagai penyelamat yang mengubah pandangan kita tentang kehidupan. Latar belakang ini pula yang membentuk Takumi jadi anak yang dingin, selalu ketus, dan selalu menjaga jarak dari orang lain.

Belajar Semangat dari Anak Kecil

Belajar Semangat dari Anak Kecil

Selain Takumi, karakter Seiha dalam film ini tidak kalah menarik perhatian. Dimainkan dengan baik oleh aktor Akihiro Yarita, karakter sang adik kecil ini mengajarkan tentang semangat dan rasa percaya diri. Di tengah keadaan fisiknya yang lemah, di tengah pandangan orang lain, termasuk ibu dan kakaknya yang menilai dia lemah, Seiha terus berjalan di kaki sendiri.

Dia hanya butuh satu orang yang percaya, maka baginya segala kelemahan bukan halangan. Seiha juga anak yang pemberani. Ketika bertengkar dengan sang kakak dan Takumi melemparkan bolanya ke arah hutan, anak itu berani mencari hingga masuk hutan, sesuatu yang ditakuti oleh warga lokal.

Ingatkan Hangatnya Masa Kanak-Kanak

Ingatkan Hangatnya Masa Kanak-kanak

Dimainkan oleh anak-anak, film The Battery ini cocok ditonton bersama keluarga. Selama 1 jam 59 menit, Takumi dan kawan-kawan beserta mimpi serta semangatnya menyuguhkan tontonan yang berkesan dan mengandung moral value.

The Battery seperti me-recall kembali kenangan masa kanak-kanak yang serba menyenangkan dan penuh semangat, yaitu ketika persahabatan dan persaudaraan menjadi dua hal yang begitu dekat dengan keseharian. Mereka yang bersahabat dalam film ini, teman-teman baru Takumi yang tanpa canggung langsung terhubung, bisa membuat kita kembali rindu pada teman masa kecil dulu.

Hubungan kakak adik yang diperankan oleh Takumi dan Seiha juga tidak kalah manis. Dengan sifatnya yang dingin, Takumi punya cara sendiri untuk menyayangi adiknya. Begitu pun Seiha yang menyayangi dan mendukung kecintaan kakaknya pada bisbol dengan keterbatasan.

Dibuat Berdasarkan Novel

Dibuat Berdasarkan Novel

Film The Battery yang disutradarai oleh Yōjirō Takita rupanya diadaptasi dari sebuah novel anak-anak karya Atsuko Asano. Novel ini terbit dalam 6 volume dari 1996 hingga 2005 dan sudah mendapatkan beberapa penghargaan. Salah satunya 35th Noma Children’s Literature Award. Ia juga sukses secara penjualan sehingga dinobatkan sebagai novel terlaris tahun 1997.

Cerita ini juga diadaptasi menjadi sebuah serial anime yang tayang pada 15 Juli – 23 September 2016. Bertindak sebagai sutradara adalah Tomomi Mochizuki sementara karakternya didesain oleh Takako Shimura dan Hideko Kusama. Anime ini berjumlah 11 episode dan disiarkan di Fuji TV.

The Battery merujuk pada istilah dalam bisbol yang mengacu pada pitcher dan catcher. Film ini pun demikian. Anda akan menyaksikan kisah Takumi dan Nakagura sebagai pitcher dan catcher yang saling bekerjasama memberikan hasil terbaik untuk tim bisbol mereka. Tidak lupa tentang persahabatan, keluarga dan kehidupan yang ditampilkan secara harmonis.

Sudah bersiap ajak seluruh anggota keluarga nonton The Battery akhir pekan nanti? Anda sudah bisa menyaksikannya di Netflix mulai hari ini. Jangan lupa siapkan cemilan agar suasana lebih asyik ya!

The Battery
7 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram